15 Materi TOEFL Grammar yang Sering Diujikan, Contoh Soal, dan Pembahasannya

Materi TOEFL yang mencakup topik grammar sangat luas dan sering muncul saat tes. Penguasaan materi dan latihan soal dapat meningkatkan akurasi jawaban dan skor tes. Yuk, cari tau selengkapnya di sini!
Kamu sedang belajar materi TOEFL, ya? Oke, berarti sekarang kamu berada di tempat yang tepat. TOEFL memang menjadi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang populer dan diakui di seluruh dunia. Makanya, banyak orang yang ingin melanjutkan studi di luar negeri melakukan sertifikasi kemampuan bahasa Inggrisnya menggunakan TOEFL.
Test of English as a Foreign Language atau disingkat TOEFL adalah salah satu ujian bahasa Inggris internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. Selain untuk studi, ujian ini juga dibutuhkan untuk keperluan profesional yang berkaitan dengan kemampuan bahasa Inggris.
Ada beberapa jenis TOEFL test yang paling dikenal secara umum, yaitu TOEFL ITP, (Institutional Testing Program), TOEFL iBT (Internet-Based Test), TOEFL PBT (Paper-Based Test), TOEFL CBT (Computer-Based Test), dan TOEFL Essentials. Masing-masing tes memiliki format dan tujuan penggunaan yang berbeda-beda, tapi semuanya sama-sama dirancang untuk menguji kemampuan bahasa Inggris secara akademis.
TOEFL menguji aspek berbahasa Inggris, seperti listening, speaking, reading, dan writing. Tapi, ada salah satu bagian yang seringkali dianggap menantang dalam TOEFL test. Ia adalah grammar atau tata bahasa. Siapa yang setuju? Nah, karena itu, sekarang kita akan bahas mengenai materi grammar yang sering diujikan saat TOEFL agar kamu semakin siap menjalani tesnya.
Baca Juga: Lembaga Penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia dan Jadwal Tes
Ingin memperdalam kemampuan bahasa Inggris dan memahami lebih banyak materi dengan cara yang seru dan mudah dipahami Yuk, belajar bareng di English Academy dan klik banner di bawah untuk pilih program belajar yang sesuai dengan kebutuhanmu!
Materi Grammar TOEFL Test yang Sering Muncul
Kamu yang mau tes TOEFL mungkin masih ada yang bertanya; materi grammar TOEFL apa aja sih? Nah, banyak yang masih salah kaprah soal ini, mengira bahwa grammar hanya seputar tenses. Padahal, materi grammar yang diuji dalam TOEFL sangat luas. Dalam TOEFL, peserta tes harus bis amemahami struktur kalimat secara keseluruhan, mulai dari hubungan antar-kata, penggunaan klausa, hingga pola-pola kalimat yang kompleks. Berikut beberapa materi grammar yang biasa muncul dalam TOEFL test.
1. Subject – Verb Agreement
Pada materi ini, subjek, dan verba dalam sebuah kalimat harus sesuai dalam hal jumlah dan orang. Jika subjek tunggal (singular), kata kerja harus berbentuk tunggal. Jika subjek jamak (plural), kata kerja harus mengikuti bentuk jamak.
Contoh:
- The student studies hard.
- The students study hard.
TOEFL kerap menyisipkan kata atau frasa tambahan yang membuat peserta salah mengidentifikasi subjek utama. Soal seperti ini cukup sering muncul, karenanya kamu perlu sering melakukan grammar TOEFL practice untuk topik ini.
Baca Juga: Hindari 10 Kesalahan Grammar dalam Penulisan Bahasa Inggris!
2. Sentence Structure
Kuasai berbagai jenis sentence structure TOEFL, seperti kalimat sederhana (simple sentences), kalimat majemuk (compound sentences), dan kalimat kompleks (complex sentences). Soal TOEFL menguji, apakah sebuah kalimat memiliki unsur yang lengkap (subjek, verb, dsb) hingga bagaimana klausa dan frasa disusun dengan benar.
Contoh:
- The students in the classroom are studying Math.
- I like to eat apples and bananas.
Pemahaman tentang sentence structure sangat penting, sebelum mempelajari topik lainnya yang lebih kompleks, karena ini menjadi pondasi bagi hampir semua materi grammar.
Baca Juga: Types of Sentences: Jenis Kalimat Bahasa Inggris
3. Tenses
Pemahaman akan tenses sangat berkaitan dengan topik subject-verb agreement, karena perubahan waktu akan mempengaruhi bentuk verb. So, kamu perlu paham betul berbagai bentuk keterangan waktu dalam tenses, seperti present simple, present continuous, present perfect, past simple, past continuous, past perfect, future simple, dan sebagainya.
Contoh:
- She studies Math every Tuesday. (Simple present)
- I have finished my assignment. (Present perfect)
Dalam soal TOEFL, kamu lebih dituntut untuk mampu memilih bentuk verb yang sesuai dengan konteks kalimat, daripada sekadar hafal rumus. Untuk itu, kamu perlu memahami
Baca Juga: 16 Tenses dalam Bahasa Inggris dan Contohnya
4. Adjective Clause
Adjective clause adalah klausa yang fungsinya menjelaskan kata benda dan biasanya diawali oleh relative pronouns; who, whom, which/that, whose, where, when.
Contoh:
- The man who teaches Physics is my father. — digunakan untuk mendeskripsikan orang.
- The film that I watched is very interesting. – digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu.
Materi ini cukup sering muncul dalam TOEFL test, karena berkaitan dengan stuktur kalimat kompleks.
Baca Juga: Apa Itu Klausa (Clause): Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya
5. Conjunction
Dalam sebuah kalimat, conjunction berfungsi sebagai kata penghubung antar kata, frasa, atau klausa. Ada banyak jenis conjunction, tapi beberapa kata yang sering muncul, di antaranya and, but, although, since, while, etc.
Contoh:
- I like to listen to music while I am driving.
- Although he got sick, he went to school today.
Peserta perlu memahami hubungan makna yang dibentuk oleh conjunction. Pelajari lebih dalam tentang conjunction: pengertian, jenis, dan contohnya untuk persiapan TOEFL test.
6. Gerund and Infinitive Verb
Di dalam tes TOEFL, materi gerund dan infinitive sering diuji bersamaan pada bagian Structure Written Expression. Ini karena keduanya sama-sama menguji pemahaman kamu tentang kata kerja yang beralih fungsi menjadi kata benda dalam suatu kalimat.
Contoh Gerund (verb + -ing):
- Swimming is one of my hobbies.
- My mother loves painting so much.
Contoh Infinitive (to + verb):
- I want to study abroad.
- Rara loves to sing rock songs.
Baca Juga: Mengenal To Be dalam Bahasa Inggris dan Penggunaannya
7. Passive Voive
Dalam bidang akademik, khususnya saat membuat laporan studi, bentuk pasif sangat umum digunakan. Itulah mengapa, kamu harus paham topik ini pada materi grammar structure TOEFL.
Rumusnya umumnya; Subject + be + past participle (V3)
Contoh:
- The report completed yesterday. (Salah)
- The report was completed yesterday. (Benar)
Soal yang muncul dalam TOEFL biasanya peserta sering diminta menentukan bentuk “be” atau past participle yang tepat. Namun, kesalahan yang sering terjadi, justru peserta lupa menggunakan auxiliary verb “be” sebelum past participle.
Baca Juga: Perbedaan Active Voice (Kalimat Aktif) dan Passive Voice (Kalimat Pasif) Bahasa Inggris
8. Word Forms
Kuasai berbagai bentuk kata, seperti kata benda (noun), kata kerja (verb), kata sifat (adjective), dan kata keterangan (adverb).
Contoh:
- Success (noun)
- Successful (adjective)
- Successfully (adverb)
Selain mampu membedakan fungsinya, di topik ini kamu perlu memperhatikan perubahan akhiran kata yang tergantung pada konteks kata atau posisinya dalam kalimat.
Baca Juga: Mengenal Word Formation Process dalam Morphology
9. Pronouns
Pronouns atau kata ganti harus digunakan secara tepat.
Contoh:
- Her loves reading books. (Salah) → She loves reading books. (Benar)
- Jess bought a gift for mine. (Salah) → Jess bought a gift for me. (Benar)
Kesalahan penggunaan pronoun sering muncul dalam TOEFL test, terutama yang ada kaitannya dengan kesesuaian antara pronoun dan antecedent (kata yang dirujuk).
Baca Juga: Pronoun (Kata Ganti): Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimat
10. Parallel Structure
Parallel structure artinya menggunakan bentuk gramatikal yang sejajar dalam sebuah rangkaian kalimat. Ini membantu kamu menjaga konsistensi ide yang sedang kamu kembangkan.
Contoh:
- He likes to swim and playing football. (Salah) → He likes swimming and playing football. (Benar)
- She’s so smart, hardworking, and studies efficiently. (Salah) → She’s so smart, hardworking, and efficient.
Kesalahan yang sering terjadi adalah mencampur bentuk-bentuk grammar dalam satu kalimat utuh yang membuat kalimat terasa tidak enak dibaca dan tidak logis. Materi tentang parallel structure sering dijadikan soal grammar TOEFL test yang menjebak.
Baca Juga: Mengenal Cakupan Grammar Bahasa Inggris, Nggak Cuma Tenses!
Sudah sejauh mana kemampuan bahasa Inggris kamu? Yuk, cari tahu lewat placement test dari English Academy supaya kamu bisa tahu materi mana yang perlu ditingkatkan. Klik banner di bawah ini, GRATIS dan dapat sertifikat, lho!
11. Prepositions
Kalau materi ini kamu tentu sudah khatam dong, ya. Prepositions yang menunjukkan hubungan tempat (at, in, on), waktu (at, in, on), arah atau posisi (around, to, in between, besides). Nah, yang perlu kamu kuasai dari materi ini, yaitu penggunaannya dalam berbagai konteks, karena banyak prepositions memiliki penggunaan khusus.
Contoh:
- The meeting starts in 8 a.m. (Salah) → The meeting starts at 8 a.m. (Benar)
- She lives on Jakarta. (Salah) → She lives in Jakarta. (Benar)
Dalam TOEFL test, materi ini cukup banyak muncul lho! Kamu bisa pahami dulu materi preposisi dalam bahasa Inggris sebelum ujian TOEFL.
Baca Juga: Penggunaan In On At Preposition of Place and Time Beserta Contohnya
12. Modals
Topik modals dalam TOEFL biasanya muncul dalam bentuk pemilihan kata yang tepat sesuai dengan konteks kalimat. So, yang perlu diketahui bukan sekadar hafalan “can, could, should, etc.,” tapi memahami makna dan fungsinya dalam kalimat. Misalnya:
- Menyatakan kewajiban → must, have to
- Menyatakan kemampuan → can, could
- Menyatakan kemungkinan → may, might, could
- Menyatakan saran → should, ought to
Contoh:
- She can to speak five languages. (Salah) → She can speak five languages. (Benar)
- He must studies harder. (Salah) → He must study harder. (Benar)
Peserta seringkali “terjebak” dalam penambahan akhiran -s atau bentuk lampau setelah modal. Selain itu, ada juga yang bingung dengan pilihan modal yang maknanya serupa, misalnya antara must dan have to. Di sini kamu harus memilih berdasarkan tingkat kepastian dalam sebuah pernyataan atau konteks kalimatnya, bukan hanya sekadar arti umum.
Baca Juga: Mengenal Modal Auxiliary Verb Beserta Contohnya
13. Conditional Sentences
Pada topik ini, peserta tes TOEFL biasanya diminta untuk memilih bentuk verb yang tepat agar hubungan antara kondisi (if clause) dan hasil (result clause) tetap sesuai dengan gramatikal.
Contoh:
- If the weather is nice tomorrow, we would go to the beach. (Salah)
- If the weather is nice tomorrow, we will go to the beach. (Benar)
Biasanya, kesalahan yang dilakukan peserta, yaitu mencampur antara pola conditional yang berbeda ke dalam satu kalimat. Misalnya, past tense digabungkan dengan will atau present tense disandingkan dengan would.
Baca Juga: Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya
14. Articles (A, An, The)
Ada 2 jenis article, yaitu definite atau pasti (the) dan indefinite atau tidak pasti (a/an). Nah, penggunaannya punya aturan masing-masing, karenanya kamu perlu tahu kapan waktu menggunakannya, jenis mana yang perlu diguanakan, dan kapan tidak perlu digunakan.
Contoh:
- She is reading an novel. (Salah) → She is reading a novel. (Benar)
- Everything under a sun. (Salah) → Everything under the sun. (Benar)
Sistem bahasa Indonesia tidak menggunakan article, karenanya tidak sedikit peserta tes yang terjebak di soal ini. Kesalahan yang umum dilakukan peserta biasanya seputar penggunaan article yang kurang sesuai dengan kata benda yang mengikutinya.
Baca Juga: Definisi + Contoh Indefinite Pronoun & Interrogative Pronoun
15. Comparative and Superlative
Dalam tes TOEFL, topik ini sering menguji peserta dengan memilih bentuk kata sifat yang tepat sesuai dengan konteks kalimat. Misalnya, apakah sebuah kalimat harus menggunakan bentuk perbandingan (comparative) atau bentuk yang paling tinggi lagi (superlative).
Contoh:
- My new room is more larger than the old one. (Salah) → My new room is larger than the old one. (Benar)
- Among all the candidates, he is more qualified. (Salah) → Among all the candidates, he is the most qualified. (Benar)
Meski kelihatannya sederhana, masih banyak peserta yang bingung, justru malah mencampurkan dua bentuk perbandingan dalam satu kata. Misalnya, menggunakan more dan kata sifat berakhiran -er secara bersamaan (seperti pada contoh pertama). Ada juga yang salah memilih antara comparative dan superlative.
Baca Juga: Comparative Degree: Definisi, Fungsi, Pola, dan Contoh Singkatnya
Contoh Soal TOEFL, Pembahasan, dan Tips Menjawabnya
Nah, agar semakin percaya diri, kamu bisa berlatih mengerjakan TOEFL practice test di bawah ini sebelum ngerjain tes yang asli. Berikut ini beberapa contoh soal yang mengadopsi pola yang sering muncul dalam TOEFL. Soal-soal ini akan berfokus pada materi grammar structure TOEFL yang sering diujikan.
Subject–Verb Agreement
Soal 1
The number of employees enrolled in the field _____ increased significantly this year.
A. has
B. have
C. are
D. were
Jawaban: A
Pembahasan: Subjek utamanya adalah the number, bukan employees. Karena sifat subjeknya tunggal, maka kata kerja yang digunakan adalah has.
Hint: Cari dan perhatikan subjek kalimat. Jangan sampai terkecoh oleh kata benda jamak yang muncul setelahnya.
Soal 2 (Error Identification)
The results (A) of the experiment (B) shows that the new method (C) is more effective (D) than the previous one.
Jawaban: B
Perbaikan: shows → show
Pembahasan: Subjek pada kalimat di atas adalah the results (plural), sehingga kata kerjanya harus plural atau jamak juga, yaitu show.
Hint: Cari subjek utama terlebih dulu, sebelum menentukan verb. Abaikan frasa tambahan, seperti of…, in…, etc. Jangan terkecoh dengan kata benda setelah of.
Baca Juga: Yuk Belajar! Contoh Soal TOEFL Lengkap dengan Pembahasan
Tenses
Soal 3
By the time we arrived, the meeting _____.
A. ends
B. ended
C. has ended
D. had ended
Jawaban: D
Pembahasan: Urutannya the meeting had ended terjadi lebih awal, kemudian we arrived (terjadi setelahnya. Pertemuan selesai lebih dulu daripada kedatangan, maka kejadian awal menggunakan past perfect (had + V3).
Hint: Jika kamu menemukan kata by the time, coba cari apakah ada dua kejadian di masa lalu. Trik cepatnya “by the time + simple past”, kemudian periksa bagian lainnya, perlukan past perfect?
Soal 4 (Error Identification)
My aunty (A) has lived in Bandung (B) since five years (C) ago and currently (D) works as a teacher.
Jawaban: B
Perbaikan: since five years → for five years
Pembahasan: TOEFL cukup sering menguji pasangan kata waktu yang tepat/sesuai, misalnya seperti di soal tersebut since dan for.
Hint: Since itu menitikberatkan pada waktu (Monday, last year, 2026), sedangkan for menitikberatkan pada durasi (five years, one week, etc.)
Passive Voice
Soal 5
Many new products _____ every year.
A. are introduced
B. introduced
C. introducing
D. introduce
Jawaban: A
Pembahasan: Produk “diperkenalkan” oleh pihak lain, sehingga menggunakan passive voice.
Hint: Jika subjek menerima tindakan, maka kemungkinan besar passive voice. Pola passive voice adalah be + V3.
Baca Juga: Pengertian, Rumus, dan Contoh Passive Voice
Buat kamu yang berusia 18 tahun ke atas dan ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk kuliah, karier, atau persiapan studi ke luar negeri, program Explorer dari English Academy siap bantu kamu belajar lebih percaya diri! Klik banner di bawah untuk ikuti programnya!
Soal 6 (Error Identification)
The final report (A) submitted by the research team (B) was reviewed by (C) the director (D) yesterday.
Jawaban: A
Perbaikan: submitted → was submitted
Pembahasan: Kalimat di atas butuh passive voice yang lengkap.
Hint: Passive voice memerlukan pola be + V3 (past participle).
Word Forms
Soal 7
The company’s rapid _____ attracted new investors.
A. grow
B. growing
C. growth
D. grown
Jawaban: C
Pembahasan: Frasa “rapid” adalah adjective. Setelah adjective, biasanya dibutuhkan noun untuk membentuk noun phrase. Jawaban paling pas adalah growth yang berarti pertumbuhan, karena berperan sebagai noun. Sehingga, kalimatnya menjadi benar dan enak dibaca.
Hint: Saat mengerjakan soal seperti ini, lihat kata sebelum dan sesudah bagian yang kosong.
Soal 8 (Error Identification)
The project was completed (A) success and (B) received positive feedback (C) from clients (D) worldwide.
Jawaban: A
Perbaikan: success → successfully
Pembahasan: Kata yang menerangkan verb “completed”, setelahnya harus adverb.
Hint: Perhatikan bagian yang digarisbawahi, apakah itu noun, adjective, verb, atau adverb.
Conjunction
Soal 9 (Error Identification)
(A) Although the weather (B) was extremely bad, (C) but the event continued as planned (D) without major problems.
Jawaban: C
Perbaikan: Tidak menggunakan but.
Pembahasan: Although dan but sama-sama conjunction yang menunjukkan pertentangan. Kemudian, karena although sudah berfungsi sebagai subordination conjunction yang menjadi penghubung kedua klausa, maka penggunaan but menjadi tidak diperlukan.
Hint: Kenali betul jenis-jenis conjunction dan cirinya. Jika kalimat sudah diawali oleh subordinating conjunction (although, because, while, if, since), maka kamu tinggal memeriksa, apakah ada connector lain di tengah kalimat atau di klausa berikutnya.
Baca Juga: Subordinating Conjunctions: Pengertian, Contoh, dan Latihan Soalnya
Gerund and Infinitive
Soal 10
The manager suggested _____ the proposal before submitting it.
A. revise
B. to revise
C. revised
D. revising
Jawaban: D
Pembahasan: Pada soal ini kata kuncinya adalah suggested. Verb suggest termasuk verb yang selalu diikuti gerund (verb + -ing), bukan (to + verb).
Hint: Suggest hampir selalu diikuti dengan gerund.
Parallel Structure
Soal 11 (Error Identification)
She (A) enjoys (B) reading books, (C) watching movies, and (D) to listen to music.
Jawaban: D
Perbaikan: to listen → listening
Pembahasan: Ada tiga aktivitas di dalam satu kalimat, ketiganya harus sejajar.
Hint: Jika polanya “A, B, dan C”, maka perlu kamu cek apakah bentuk ketiganya sama.
—
Rencana kuliah di luar negeri memang harus dipikirkan secara matang, salah satu yang perlu kamu perhatikan adalah tes kemampuan bahasa. Kemampuan memahami structure TOEFL yang benar bukan hanya membuat kamu lihai menjawab soal dengan tepat, tapi juga bisa membuat kemampuan membaca, menulis, dan memahami bahasa Inggris secara komprehensif jadi meningkat.
Untuk mencapai ini semua tentu tidak bisa dilakukan secara instan. Kalau kamu ingin mempersiapkan TOEFL agar lebih percaya diri dan dapat hasil yang maksimal, yuk tingkatkan kemampuan bahasa Inggris kamu bareng English Academy. Kamu bisa ikutan grammar TOEFL practice hingga bertanya apa saja seputar materi bahasa Inggris dengan metode interkatif dari native dan pengajar bersertifikasi internasional.
Kalau mau konsultasi gratis dulu, bisa banget! Tinggal klik aja banner di bawah ini, ya!

Materi TOEFL yang mencakup topik grammar sangat luas dan sering muncul saat tes. Penguasaan materi dan latihan soal dapat meningkatkan akurasi jawaban dan skor tes. Yuk, cari tau selengkapnya di sini!
Kamu sedang belajar materi TOEFL, ya? Oke, berarti sekarang kamu berada di tempat yang tepat. TOEFL memang menjadi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang populer dan diakui di seluruh dunia. Makanya, banyak orang yang ingin melanjutkan studi di luar negeri melakukan sertifikasi kemampuan bahasa Inggrisnya menggunakan TOEFL.
Test of English as a Foreign Language atau disingkat TOEFL adalah salah satu ujian bahasa Inggris internasional untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. Selain untuk studi, ujian ini juga dibutuhkan untuk keperluan profesional yang berkaitan dengan kemampuan bahasa Inggris.
Ada beberapa jenis TOEFL test yang paling dikenal secara umum, yaitu TOEFL ITP, (Institutional Testing Program), TOEFL iBT (Internet-Based Test), TOEFL PBT (Paper-Based Test), TOEFL CBT (Computer-Based Test), dan TOEFL Essentials. Masing-masing tes memiliki format dan tujuan penggunaan yang berbeda-beda, tapi semuanya sama-sama dirancang untuk menguji kemampuan bahasa Inggris secara akademis.
TOEFL menguji aspek berbahasa Inggris, seperti listening, speaking, reading, dan writing. Tapi, ada salah satu bagian yang seringkali dianggap menantang dalam TOEFL test. Ia adalah grammar atau tata bahasa. Siapa yang setuju? Nah, karena itu, sekarang kita akan bahas mengenai materi grammar yang sering diujikan saat TOEFL agar kamu semakin siap menjalani tesnya.
Baca Juga: Lembaga Penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia dan Jadwal Tes
Ingin memperdalam kemampuan bahasa Inggris dan memahami lebih banyak materi dengan cara yang seru dan mudah dipahami Yuk, belajar bareng di English Academy dan klik banner di bawah untuk pilih program belajar yang sesuai dengan kebutuhanmu!
Materi Grammar TOEFL Test yang Sering Muncul
Kamu yang mau tes TOEFL mungkin masih ada yang bertanya; materi grammar TOEFL apa aja sih? Nah, banyak yang masih salah kaprah soal ini, mengira bahwa grammar hanya seputar tenses. Padahal, materi grammar yang diuji dalam TOEFL sangat luas. Dalam TOEFL, peserta tes harus bis amemahami struktur kalimat secara keseluruhan, mulai dari hubungan antar-kata, penggunaan klausa, hingga pola-pola kalimat yang kompleks. Berikut beberapa materi grammar yang biasa muncul dalam TOEFL test.
1. Subject – Verb Agreement
Pada materi ini, subjek, dan verba dalam sebuah kalimat harus sesuai dalam hal jumlah dan orang. Jika subjek tunggal (singular), kata kerja harus berbentuk tunggal. Jika subjek jamak (plural), kata kerja harus mengikuti bentuk jamak.
Contoh:
- The student studies hard.
- The students study hard.
TOEFL kerap menyisipkan kata atau frasa tambahan yang membuat peserta salah mengidentifikasi subjek utama. Soal seperti ini cukup sering muncul, karenanya kamu perlu sering melakukan grammar TOEFL practice untuk topik ini.
Baca Juga: Hindari 10 Kesalahan Grammar dalam Penulisan Bahasa Inggris!
2. Sentence Structure
Kuasai berbagai jenis sentence structure TOEFL, seperti kalimat sederhana (simple sentences), kalimat majemuk (compound sentences), dan kalimat kompleks (complex sentences). Soal TOEFL menguji, apakah sebuah kalimat memiliki unsur yang lengkap (subjek, verb, dsb) hingga bagaimana klausa dan frasa disusun dengan benar.
Contoh:
- The students in the classroom are studying Math.
- I like to eat apples and bananas.
Pemahaman tentang sentence structure sangat penting, sebelum mempelajari topik lainnya yang lebih kompleks, karena ini menjadi pondasi bagi hampir semua materi grammar.
Baca Juga: Types of Sentences: Jenis Kalimat Bahasa Inggris
3. Tenses
Pemahaman akan tenses sangat berkaitan dengan topik subject-verb agreement, karena perubahan waktu akan mempengaruhi bentuk verb. So, kamu perlu paham betul berbagai bentuk keterangan waktu dalam tenses, seperti present simple, present continuous, present perfect, past simple, past continuous, past perfect, future simple, dan sebagainya.
Contoh:
- She studies Math every Tuesday. (Simple present)
- I have finished my assignment. (Present perfect)
Dalam soal TOEFL, kamu lebih dituntut untuk mampu memilih bentuk verb yang sesuai dengan konteks kalimat, daripada sekadar hafal rumus. Untuk itu, kamu perlu memahami
Baca Juga: 16 Tenses dalam Bahasa Inggris dan Contohnya
4. Adjective Clause
Adjective clause adalah klausa yang fungsinya menjelaskan kata benda dan biasanya diawali oleh relative pronouns; who, whom, which/that, whose, where, when.
Contoh:
- The man who teaches Physics is my father. — digunakan untuk mendeskripsikan orang.
- The film that I watched is very interesting. – digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu.
Materi ini cukup sering muncul dalam TOEFL test, karena berkaitan dengan stuktur kalimat kompleks.
Baca Juga: Apa Itu Klausa (Clause): Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya
5. Conjunction
Dalam sebuah kalimat, conjunction berfungsi sebagai kata penghubung antar kata, frasa, atau klausa. Ada banyak jenis conjunction, tapi beberapa kata yang sering muncul, di antaranya and, but, although, since, while, etc.
Contoh:
- I like to listen to music while I am driving.
- Although he got sick, he went to school today.
Peserta perlu memahami hubungan makna yang dibentuk oleh conjunction. Pelajari lebih dalam tentang conjunction: pengertian, jenis, dan contohnya untuk persiapan TOEFL test.
6. Gerund and Infinitive Verb
Di dalam tes TOEFL, materi gerund dan infinitive sering diuji bersamaan pada bagian Structure Written Expression. Ini karena keduanya sama-sama menguji pemahaman kamu tentang kata kerja yang beralih fungsi menjadi kata benda dalam suatu kalimat.
Contoh Gerund (verb + -ing):
- Swimming is one of my hobbies.
- My mother loves painting so much.
Contoh Infinitive (to + verb):
- I want to study abroad.
- Rara loves to sing rock songs.
Baca Juga: Mengenal To Be dalam Bahasa Inggris dan Penggunaannya
7. Passive Voive
Dalam bidang akademik, khususnya saat membuat laporan studi, bentuk pasif sangat umum digunakan. Itulah mengapa, kamu harus paham topik ini pada materi grammar structure TOEFL.
Rumusnya umumnya; Subject + be + past participle (V3)
Contoh:
- The report completed yesterday. (Salah)
- The report was completed yesterday. (Benar)
Soal yang muncul dalam TOEFL biasanya peserta sering diminta menentukan bentuk “be” atau past participle yang tepat. Namun, kesalahan yang sering terjadi, justru peserta lupa menggunakan auxiliary verb “be” sebelum past participle.
Baca Juga: Perbedaan Active Voice (Kalimat Aktif) dan Passive Voice (Kalimat Pasif) Bahasa Inggris
8. Word Forms
Kuasai berbagai bentuk kata, seperti kata benda (noun), kata kerja (verb), kata sifat (adjective), dan kata keterangan (adverb).
Contoh:
- Success (noun)
- Successful (adjective)
- Successfully (adverb)
Selain mampu membedakan fungsinya, di topik ini kamu perlu memperhatikan perubahan akhiran kata yang tergantung pada konteks kata atau posisinya dalam kalimat.
Baca Juga: Mengenal Word Formation Process dalam Morphology
9. Pronouns
Pronouns atau kata ganti harus digunakan secara tepat.
Contoh:
- Her loves reading books. (Salah) → She loves reading books. (Benar)
- Jess bought a gift for mine. (Salah) → Jess bought a gift for me. (Benar)
Kesalahan penggunaan pronoun sering muncul dalam TOEFL test, terutama yang ada kaitannya dengan kesesuaian antara pronoun dan antecedent (kata yang dirujuk).
Baca Juga: Pronoun (Kata Ganti): Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimat
10. Parallel Structure
Parallel structure artinya menggunakan bentuk gramatikal yang sejajar dalam sebuah rangkaian kalimat. Ini membantu kamu menjaga konsistensi ide yang sedang kamu kembangkan.
Contoh:
- He likes to swim and playing football. (Salah) → He likes swimming and playing football. (Benar)
- She’s so smart, hardworking, and studies efficiently. (Salah) → She’s so smart, hardworking, and efficient.
Kesalahan yang sering terjadi adalah mencampur bentuk-bentuk grammar dalam satu kalimat utuh yang membuat kalimat terasa tidak enak dibaca dan tidak logis. Materi tentang parallel structure sering dijadikan soal grammar TOEFL test yang menjebak.
Baca Juga: Mengenal Cakupan Grammar Bahasa Inggris, Nggak Cuma Tenses!
Sudah sejauh mana kemampuan bahasa Inggris kamu? Yuk, cari tahu lewat placement test dari English Academy supaya kamu bisa tahu materi mana yang perlu ditingkatkan. Klik banner di bawah ini, GRATIS dan dapat sertifikat, lho!
11. Prepositions
Kalau materi ini kamu tentu sudah khatam dong, ya. Prepositions yang menunjukkan hubungan tempat (at, in, on), waktu (at, in, on), arah atau posisi (around, to, in between, besides). Nah, yang perlu kamu kuasai dari materi ini, yaitu penggunaannya dalam berbagai konteks, karena banyak prepositions memiliki penggunaan khusus.
Contoh:
- The meeting starts in 8 a.m. (Salah) → The meeting starts at 8 a.m. (Benar)
- She lives on Jakarta. (Salah) → She lives in Jakarta. (Benar)
Dalam TOEFL test, materi ini cukup banyak muncul lho! Kamu bisa pahami dulu materi preposisi dalam bahasa Inggris sebelum ujian TOEFL.
Baca Juga: Penggunaan In On At Preposition of Place and Time Beserta Contohnya
12. Modals
Topik modals dalam TOEFL biasanya muncul dalam bentuk pemilihan kata yang tepat sesuai dengan konteks kalimat. So, yang perlu diketahui bukan sekadar hafalan “can, could, should, etc.,” tapi memahami makna dan fungsinya dalam kalimat. Misalnya:
- Menyatakan kewajiban → must, have to
- Menyatakan kemampuan → can, could
- Menyatakan kemungkinan → may, might, could
- Menyatakan saran → should, ought to
Contoh:
- She can to speak five languages. (Salah) → She can speak five languages. (Benar)
- He must studies harder. (Salah) → He must study harder. (Benar)
Peserta seringkali “terjebak” dalam penambahan akhiran -s atau bentuk lampau setelah modal. Selain itu, ada juga yang bingung dengan pilihan modal yang maknanya serupa, misalnya antara must dan have to. Di sini kamu harus memilih berdasarkan tingkat kepastian dalam sebuah pernyataan atau konteks kalimatnya, bukan hanya sekadar arti umum.
Baca Juga: Mengenal Modal Auxiliary Verb Beserta Contohnya
13. Conditional Sentences
Pada topik ini, peserta tes TOEFL biasanya diminta untuk memilih bentuk verb yang tepat agar hubungan antara kondisi (if clause) dan hasil (result clause) tetap sesuai dengan gramatikal.
Contoh:
- If the weather is nice tomorrow, we would go to the beach. (Salah)
- If the weather is nice tomorrow, we will go to the beach. (Benar)
Biasanya, kesalahan yang dilakukan peserta, yaitu mencampur antara pola conditional yang berbeda ke dalam satu kalimat. Misalnya, past tense digabungkan dengan will atau present tense disandingkan dengan would.
Baca Juga: Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya
14. Articles (A, An, The)
Ada 2 jenis article, yaitu definite atau pasti (the) dan indefinite atau tidak pasti (a/an). Nah, penggunaannya punya aturan masing-masing, karenanya kamu perlu tahu kapan waktu menggunakannya, jenis mana yang perlu diguanakan, dan kapan tidak perlu digunakan.
Contoh:
- She is reading an novel. (Salah) → She is reading a novel. (Benar)
- Everything under a sun. (Salah) → Everything under the sun. (Benar)
Sistem bahasa Indonesia tidak menggunakan article, karenanya tidak sedikit peserta tes yang terjebak di soal ini. Kesalahan yang umum dilakukan peserta biasanya seputar penggunaan article yang kurang sesuai dengan kata benda yang mengikutinya.
Baca Juga: Definisi + Contoh Indefinite Pronoun & Interrogative Pronoun
15. Comparative and Superlative
Dalam tes TOEFL, topik ini sering menguji peserta dengan memilih bentuk kata sifat yang tepat sesuai dengan konteks kalimat. Misalnya, apakah sebuah kalimat harus menggunakan bentuk perbandingan (comparative) atau bentuk yang paling tinggi lagi (superlative).
Contoh:
- My new room is more larger than the old one. (Salah) → My new room is larger than the old one. (Benar)
- Among all the candidates, he is more qualified. (Salah) → Among all the candidates, he is the most qualified. (Benar)
Meski kelihatannya sederhana, masih banyak peserta yang bingung, justru malah mencampurkan dua bentuk perbandingan dalam satu kata. Misalnya, menggunakan more dan kata sifat berakhiran -er secara bersamaan (seperti pada contoh pertama). Ada juga yang salah memilih antara comparative dan superlative.
Baca Juga: Comparative Degree: Definisi, Fungsi, Pola, dan Contoh Singkatnya
Contoh Soal TOEFL, Pembahasan, dan Tips Menjawabnya
Nah, agar semakin percaya diri, kamu bisa berlatih mengerjakan TOEFL practice test di bawah ini sebelum ngerjain tes yang asli. Berikut ini beberapa contoh soal yang mengadopsi pola yang sering muncul dalam TOEFL. Soal-soal ini akan berfokus pada materi grammar structure TOEFL yang sering diujikan.
Subject–Verb Agreement
Soal 1
The number of employees enrolled in the field _____ increased significantly this year.
A. has
B. have
C. are
D. were
Jawaban: A
Pembahasan: Subjek utamanya adalah the number, bukan employees. Karena sifat subjeknya tunggal, maka kata kerja yang digunakan adalah has.
Hint: Cari dan perhatikan subjek kalimat. Jangan sampai terkecoh oleh kata benda jamak yang muncul setelahnya.
Soal 2 (Error Identification)
The results (A) of the experiment (B) shows that the new method (C) is more effective (D) than the previous one.
Jawaban: B
Perbaikan: shows → show
Pembahasan: Subjek pada kalimat di atas adalah the results (plural), sehingga kata kerjanya harus plural atau jamak juga, yaitu show.
Hint: Cari subjek utama terlebih dulu, sebelum menentukan verb. Abaikan frasa tambahan, seperti of…, in…, etc. Jangan terkecoh dengan kata benda setelah of.
Baca Juga: Yuk Belajar! Contoh Soal TOEFL Lengkap dengan Pembahasan
Tenses
Soal 3
By the time we arrived, the meeting _____.
A. ends
B. ended
C. has ended
D. had ended
Jawaban: D
Pembahasan: Urutannya the meeting had ended terjadi lebih awal, kemudian we arrived (terjadi setelahnya. Pertemuan selesai lebih dulu daripada kedatangan, maka kejadian awal menggunakan past perfect (had + V3).
Hint: Jika kamu menemukan kata by the time, coba cari apakah ada dua kejadian di masa lalu. Trik cepatnya “by the time + simple past”, kemudian periksa bagian lainnya, perlukan past perfect?
Soal 4 (Error Identification)
My aunty (A) has lived in Bandung (B) since five years (C) ago and currently (D) works as a teacher.
Jawaban: B
Perbaikan: since five years → for five years
Pembahasan: TOEFL cukup sering menguji pasangan kata waktu yang tepat/sesuai, misalnya seperti di soal tersebut since dan for.
Hint: Since itu menitikberatkan pada waktu (Monday, last year, 2026), sedangkan for menitikberatkan pada durasi (five years, one week, etc.)
Passive Voice
Soal 5
Many new products _____ every year.
A. are introduced
B. introduced
C. introducing
D. introduce
Jawaban: A
Pembahasan: Produk “diperkenalkan” oleh pihak lain, sehingga menggunakan passive voice.
Hint: Jika subjek menerima tindakan, maka kemungkinan besar passive voice. Pola passive voice adalah be + V3.
Baca Juga: Pengertian, Rumus, dan Contoh Passive Voice
Buat kamu yang berusia 18 tahun ke atas dan ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk kuliah, karier, atau persiapan studi ke luar negeri, program Explorer dari English Academy siap bantu kamu belajar lebih percaya diri! Klik banner di bawah untuk ikuti programnya!
Soal 6 (Error Identification)
The final report (A) submitted by the research team (B) was reviewed by (C) the director (D) yesterday.
Jawaban: A
Perbaikan: submitted → was submitted
Pembahasan: Kalimat di atas butuh passive voice yang lengkap.
Hint: Passive voice memerlukan pola be + V3 (past participle).
Word Forms
Soal 7
The company’s rapid _____ attracted new investors.
A. grow
B. growing
C. growth
D. grown
Jawaban: C
Pembahasan: Frasa “rapid” adalah adjective. Setelah adjective, biasanya dibutuhkan noun untuk membentuk noun phrase. Jawaban paling pas adalah growth yang berarti pertumbuhan, karena berperan sebagai noun. Sehingga, kalimatnya menjadi benar dan enak dibaca.
Hint: Saat mengerjakan soal seperti ini, lihat kata sebelum dan sesudah bagian yang kosong.
Soal 8 (Error Identification)
The project was completed (A) success and (B) received positive feedback (C) from clients (D) worldwide.
Jawaban: A
Perbaikan: success → successfully
Pembahasan: Kata yang menerangkan verb “completed”, setelahnya harus adverb.
Hint: Perhatikan bagian yang digarisbawahi, apakah itu noun, adjective, verb, atau adverb.
Conjunction
Soal 9 (Error Identification)
(A) Although the weather (B) was extremely bad, (C) but the event continued as planned (D) without major problems.
Jawaban: C
Perbaikan: Tidak menggunakan but.
Pembahasan: Although dan but sama-sama conjunction yang menunjukkan pertentangan. Kemudian, karena although sudah berfungsi sebagai subordination conjunction yang menjadi penghubung kedua klausa, maka penggunaan but menjadi tidak diperlukan.
Hint: Kenali betul jenis-jenis conjunction dan cirinya. Jika kalimat sudah diawali oleh subordinating conjunction (although, because, while, if, since), maka kamu tinggal memeriksa, apakah ada connector lain di tengah kalimat atau di klausa berikutnya.
Baca Juga: Subordinating Conjunctions: Pengertian, Contoh, dan Latihan Soalnya
Gerund and Infinitive
Soal 10
The manager suggested _____ the proposal before submitting it.
A. revise
B. to revise
C. revised
D. revising
Jawaban: D
Pembahasan: Pada soal ini kata kuncinya adalah suggested. Verb suggest termasuk verb yang selalu diikuti gerund (verb + -ing), bukan (to + verb).
Hint: Suggest hampir selalu diikuti dengan gerund.
Parallel Structure
Soal 11 (Error Identification)
She (A) enjoys (B) reading books, (C) watching movies, and (D) to listen to music.
Jawaban: D
Perbaikan: to listen → listening
Pembahasan: Ada tiga aktivitas di dalam satu kalimat, ketiganya harus sejajar.
Hint: Jika polanya “A, B, dan C”, maka perlu kamu cek apakah bentuk ketiganya sama.
—
Rencana kuliah di luar negeri memang harus dipikirkan secara matang, salah satu yang perlu kamu perhatikan adalah tes kemampuan bahasa. Kemampuan memahami structure TOEFL yang benar bukan hanya membuat kamu lihai menjawab soal dengan tepat, tapi juga bisa membuat kemampuan membaca, menulis, dan memahami bahasa Inggris secara komprehensif jadi meningkat.
Untuk mencapai ini semua tentu tidak bisa dilakukan secara instan. Kalau kamu ingin mempersiapkan TOEFL agar lebih percaya diri dan dapat hasil yang maksimal, yuk tingkatkan kemampuan bahasa Inggris kamu bareng English Academy. Kamu bisa ikutan grammar TOEFL practice hingga bertanya apa saja seputar materi bahasa Inggris dengan metode interkatif dari native dan pengajar bersertifikasi internasional.
Kalau mau konsultasi gratis dulu, bisa banget! Tinggal klik aja banner di bawah ini, ya!





