Subordinating Conjunctions: Pengertian, Contoh, dan Latihan Soalnya

Subordinating Conjunctions

Simak beberapa contoh penggunaan subordinating conjunction dalam kalimat bahasa Inggris!

Siapa disini yang masih suka bingung nyambungin dua klausa saat bikin complex sentence? Nah, biar hubungan antar klausa jadi lebih jelas, kamu perlu memakai kata hubung yang tepat. Salah satu jenis conjunction yang sering digunakan adalah subordinating conjunctions.

Dengan subordinating conjunctions, kamu bisa menunjukkan hubungan sebab-akibat, waktu, syarat, pertentangan, hingga tempat dengan lebih runtut.

Biar nggak bingung lagi pas bikin complex sentence, yuk simak pembahasannya sampai selesai!

 

Tapi sebelum lanjut ke materi, kamu mau belajar bahasa Inggris jadi lebih lancar dan percaya diri? Yuk, temukan program belajar yang paling cocok untuk kamu di English AcademyKlik banner di bawah untuk mulai perjalanan belajarmu!

English Academy. Kursus Bahasa Inggris dengan Program Sesuai Jenjang Usia

 

Pengertian Subordinating Conjunctions

Subordinating conjunction adalah kata hubung yang digunakan untuk membuat complex sentence dalam bahasa Inggris. Kata hubung ini berfungsi untuk menghubungkan main clause (induk kalimat yang bisa berdiri sendiri) dengan subordinating clause (anak kalimat yang maknanya belum lengkap jika berdiri sendiri).

Sederhananya, subordinating conjunction dipakai ketika ada satu klausa utama dan satu klausa tambahan yang saling berkaitan. Nah, kata hubung inilah yang menjadi penghubung antara keduanya.

Perlu diingat, subordinating conjunction hanya digunakan untuk menghubungkan antar klausa, bukan kata atau frasa.

Selain itu, terdapat dua cara penulisan complex sentence, yaitu kalimat yang diawali oleh main clause dan kalimat yang diawali dengan subordinating clause.

1. Main Clause + Subordinating Conjunction + Subordinate Clause

Pada pola ini, main clause diletakkan di depan, lalu diikuti kata hubung, kemudian anak kalimat.

Contoh:

“I stayed at home because it was raining.” (Aku tetap di rumah karena sedang hujan.)

Kalau di breakdown, kalimat “I stayed at home” adalah independent clause, sedangkan “because it was raining” adalah dependent clause.

 

2. Subordinating Conjunction + Subordinating Clause, Main Clause

Selain itu, kamu juga bisa menempatkan anak kalimat di awal. Jika menggunakan pola ini, subordinating conjunction harus berada di depan subordinating clause dan biasanya dipisahkan koma sebelum main clause.

Contoh:

Because it was raining, I stayed at home. ” (Karena sedang hujan, aku tetap di rumah. )
Kalimat “Because it was raining” adalah subordinating clause, sedangkan “I stayed at home” sdalah main clause. Jadi, meskipun susunannya berbeda, arti kalimatnya tetap sama.

Baca Juga: Conjunction: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

 

Contoh Subordinating Conjunctions

Subordinating conjunctions adalah kata hubung yang berfungsi untuk menggabungkan dependent clause dengan independent clause.

Dependent clause merupakan anak kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri sehingga membutuhkan klausa utama agar kalimat menjadi utuh.

Penggunaan subordinating conjunctions membuat hubungan antara dua klausa menjadi lebih jelas, misalnya hubungan sebab-akibat, waktu, syarat, pertentangan, dan tempat.

Berikut beberapa subordinating conjunctions examples yang sering digunakan.

1. Sebab-akibat

Subordinating conjunction yang menunjukkan hubungan sebab-akibat digunakan untuk menjelaskan alasan, tujuan, dan akibat dari suatu peristiwa. Kata hubung yang termasuk dalam jenis ini adalah as (karena), because (karena), in order that (agar), since (karena), dan so that (supaya).

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • I stayed at home because it was raining outside. (Saya tinggal di rumah karena hujan di luar.)
  • Since you were absent yesterday, you missed the announcement. (Karena kamu tidak hadir kemarin, kamu melewatkan pengumuman.)
  • She spoke quietly so that the baby would not wake up. (Dia berbicara pelan supaya bayinya tidak bangun.)
  • He saved his money in order that he could buy a new laptop. (Dia menabung agar bisa membeli laptop baru.)
  • She looked worried as she had not finished her project. (Dia terlihat khawatir karena belum menyelesaikan proyeknya.)

 

2. Waktu

Subordinating conjunction yang menunjukkan hubungan waktu digunakan untuk menjelaskan kapan suatu kejadian terjadi. Kata hubung yang termasuk di dalamnya adalah after (setelah), as soon as (segera setelah), as long as (selama), before (sebelum), once (setelah/sebegitu), still (selama masih), till (sampai), until (hingga), when (ketika), whenever (setiap kali), dan while (sementara/ketika).

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • We went home after the meeting ended. (Kami pulang setelah rapat selesai.)
  • Call me as soon as you arrive. (Telepon saya segera setelah kamu sampai.)
  • You may stay here as long as you keep quiet. (Kamu boleh tinggal disini selama kamu tetap tenang.)
  • Finish your homework before you play games. (Selesaikan PR-mu sebelum bermain game.)
  • Once the rain stops, we will go outside. (Setelah hujan berhenti, kita akan keluar.)
  • Wait here till I come back. (Tunggu disini sampai saya kembali.)
  • She read a book until midnight. Dia membaca buku hingga tengah malam.)
  • I smiled when I saw her. (Saya tersenyum ketika melihatnya.)
  • Whenever he visits, he brings snacks. (Setiap kali dia berkunjung, dia membawa camilan.)
  • She listened to music while studying. (Dia mendengarkan musik saat belajar.)

 

Baca Juga: Apa Itu Klausa (Clause): Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya

 

3. Hubungan/Syarat

Subordinating conjunction yang menunjukkan hubungan syarat digunakan untuk menyatakan bahwa suatu hal dapat terjadi apabila syarat tertentu terpenuhi. Kata hubung yang termasuk adalah if (jika), even if (meskipun jika), in case (jika-jika), provided that (asalkan), unless (kecuali jika), otherwise (jika tidak), or else (kalau tidak), dan supposing (andaikan).

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • If it rains, we will stay at home. (Jika hujan, kami akan tetap di rumah.)
  • I will support you even if nobody else does. (Saya akan mendukungmu meskipun tidak ada orang lain yang mendukung.)
  • Take an umbrella in case it rains later. (Bawalah payung jika nanti hujan.)
  • You can join us provided that you finish your work first. (Kamu bisa bergabung asalkan menyelesaikan pekerjaanmu dulu.)
  • I won’t go unless you come with me. (Saya tidak akan pergi kecuali kamu ikut.)
  • Hurry up, otherwise we will miss the train. (Cepatlah, kalau tidak kita akan ketinggalan kereta.)
  • Study harder, or else you may fail the exam. (Belajarlah lebih giat, kalau tidak kamu bisa gagal ujian.)
  • Supposing he refuses, what will you do? (Andaikan dia menolak, apa yang akan kamu lakukan?)

 

4. Tempat

Subordinating conjunction yang menunjukkan hubungan tempat digunakan untuk menjelaskan lokasi atau tempat berlangsungnya suatu kejadian. Kata hubung yang termasuk adalah where (di mana) dan wherever (di mana pun).

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Sit where you feel comfortable. (Duduklah di mana kamu merasa nyaman.)
  • I will follow you wherever you go. (Saya akan mengikutimu kemanapun kamu pergi.)
  • Please put the bag where I can see it. (Tolong letakkan tas itu di tempat yang bisa saya lihat.)
  • Wherever she lives, she always makes new friends. (Dimanapun dia tinggal, dia selalu mendapat teman baru.)

 

5. Hubungan Pertentangan

Subordinating conjunction yang menunjukkan hubungan pertentangan digunakan untuk memperlihatkan dua ide yang saling berlawanan. Kata hubung yang termasuk adalah although (meskipun), even though (meskipun), though (walaupun), whereas (sedangkan), dan while (sedangkan).

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

  • Although she was tired, she continued studying. (Meskipun dia lelah, dia tetap belajar.)
  • Even though he was sick, he came to work. (Meskipun dia sakit, dia tetap masuk kerja.)
  • Though the road was far, they kept walking. (Walaupun jalannya jauh, mereka tetap berjalan.)
  • My brother likes coffee, whereas I prefer tea. (Kakak saya suka kopi, sedangkan saya lebih suka teh.)
  • While I enjoy traveling, my sister prefers staying home. (Sementara saya suka bepergian, saudara perempuan saya lebih suka di rumah.)

 

Baca Juga: Konjungsi Kausalitas (Causality Conjunction) & Contohnya

 

Materi ini mulai dipelajari di SMP. Buat kamu yang berusia 11–14 tahun dan ingin belajar bahasa Inggris dengan cara yang lebih seru, aktif, dan mudah dipahami, program Sprinter dari English Academy cocok banget buat kamu! Yuk, klik banner di bawah untuk cari tahu programnya!

English Academy Sprinter, kursus bahasa inggris untuk usia 11-14 tahun

 

Subordinating Conjunctions Exercises

Untuk menguji pemahaman kamu tentang subordinating conjunctions, yuk kerjakan beberapa latihan soal berikut!

Exercise 1 Fill in the Blank

Lengkapilah kalimat berikut dengan subordinating conjunction yang tepat!

  1. I stayed at home __________ it was raining heavily.
  2. __________ you finish your homework, you can watch television.
  3. She kept smiling __________ she was feeling sad.
  4. We will wait here __________ the bus arrives.
  5. Sit __________ you feel comfortable.

 

Pilihan jawaban: although, because, until, where, after

Answer:

  1. because
  2. after
  3. although
  4. until
  5. where

 

Exercise 2 Choose the Correct Answer

Pilih subordinating conjunction yang paling tepat untuk melengkapi kalimat.

1. __________ he was tired, he still went to the office.
a. Because
b. Although
c. Until

2. Call me __________ you get home.
a. when
b. though
c. unless

3. Bring your jacket __________ it gets cold tonight.
a. in case
b. where
c. since

4. I won’t go __________ you come with me.
a. because
b. unless
c. after

5. She whispered __________ the baby would not wake up.
a. so that
b. whenever
c. whereas

Answer:

b. Although
a. when
a. in case
b. unless
a. so that

 

Exercise 3 Rewrite the Sentences

Gabungkan dua kalimat berikut menggunakan subordinating conjunction yang sesuai.

  1. She was sick. She went to school.
  2. I will call you. I arrive at the airport.
  3. You must study hard. You want to get good grades.
  4. It was raining. We canceled the picnic.
  5. I will follow you. You go anywhere.

 

Answer:

  1. Although she was sick, she went to school.
  2. I will call you when I arrive at the airport.
  3. You must study hard if you want to get good grades.
  4. We canceled the picnic because it was raining.
  5. I will follow you wherever you go.

 

Selain di SMP, materi ini dipelajari juga di SMA. Apakah kamu siswa SMA yang sedang mencari kursus bahasa Inggris dengan metode belajar yang asik tapi tetap on point?  Kenalan yuk, sama English Academy Ranger. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

English Academy Ranger

Itulah beberapa contoh subordinating conjunctions dalam complex sentence yang perlu kamu pahami. Selain melihat contoh-contohnya, kamu juga bisa belajar melalui latihan soalnya lho.

Oh iya, kalau kamu masih ada pertanyaan seputar kalimat dalam bahasa Inggris, bisa gabung di English Academy ya. Nggak cuma bakal belajar dengan kurikulum berstandar internasional, kamu juga akan belajar bersama native speaker yang berpengalaman.

Tertarik? Coba Free Placement Test-nya aja dulu, klik banner di bawah ini ya!

CTA English Academy Placement Test

Reference:

BBC. What are subordinating conjunctions?. Diakses 29 April 2026, dari https://www.bbc.co.uk/bitesize/articles/zqk37p3#zx2n7v4.

RWU School of Law. Subordinating Conjunctions. Diakses 29 April 2026, dari https://law.rwu.edu/sites/law/files/downloads/Academic%20Success/Subordinating%20Conjunctions%20Handout.pdf.

Olivia Yunita