Hindari 10 Kesalahan Grammar dalam Penulisan Bahasa Inggris!

Masih sering melakukan kesalahan grammar bahasa Inggris? Yuk, pelajari kesalahan umum yang terjadi lengkap dengan penjelasan dan contohnya melalui artikel ini!
—
Guys, pernah nggak sih kamu merasa sudah menulis kalimat dalam bahasa Inggris dengan benar, tapi ternyata masih ada grammar yang keliru? Tenang, hal seperti ini cukup sering terjadi, apalagi kalau kamu masih belajar bahasa Inggris.
Beberapa kesalahan grammar bahkan terlihat sepele, seperti salah menggunakan tenses, to be, atau bentuk kata kerja. Kalau dibiarkan, kesalahan tersebut bisa membuat kalimat jadi kurang tepat atau bahkan mengubah maknanya.
Biar nggak mengulang kesalahan yang sama, yuk kenali beberapa grammar mistakes yang sering terjadi dalam bahasa Inggris, lengkap dengan contoh. Scroll terus artikelnya sampai selesai ya!
Sebelum lanjut ke materi, kamu mau belajar bahasa Inggris jadi lebih lancar dan percaya diri? Yuk, temukan program belajar yang paling cocok untuk kamu di English Academy. Klik banner di bawah untuk mulai perjalanan belajarmu!
Contoh Kesalahan Grammar dalam Penulisan Bahasa Inggris
1. Effect – Affect
Affect merupakan kata kerja yang berarti pengaruh atau akibat, sedangkan effect adalah kata bendanya.
Penggunaan kata Effect: “The effect of drugs can be detrimental to your body.”
Penggunaan kata Affect: “Drugs can affect your body permanently.”
2. Lie – Lay
Keduanya bisa berarti meletakkan/membaringkan, namun lay digunakan ketika ada objek langsung yang terlibat, sedangkan lie tidak perlu objek.
Penggunaan kata Lie: “I lie down after a long day of work.”
Penggunaan kata Lay: “I lay down the paperwork on the table.”
Namun, dua kata ini sangat kompleks karena past tense dari “lie” adalah “lay”, sehingga kamu perlu mengingatnya.
Present Tense
Past Tense
Past Participle
Lie
Lay
Lain
Lay
Laid
Laid
3. Among – Between
Kedua kata sama-sama memiliki arti “di antara”, namun among digunakan untuk mengacu kepada sekelompok (lebih dari dua) objek, sedangkan between hanya mengacu kepada dua.
Penggunaan kata Among: “Anna is the only one who got an A on geography quiz among her classmates”.
Penggunaan kata Between: “Between the two best friends, Anna performs better on the test compared to Fanie.”
Baca Juga: 15 Materi TOEFL Grammar yang Sering Diujikan, Contoh Soal, dan Pembahasannya
Kalau kamu mau adalah siswa SMP yang lagi cari kursus bahasa Inggris dengan pengajar yang tersertifikasi internasional, yuk, kenalan dengan English Academy Sprinter! Program belajar bahasa Inggris khusus anak usia 11-14 tahun. Klik banner ini untuk info selengkapnya, ya!
4. Who – Whom
Penggunaan kata who ditujukan untuk subjek dari sebuah kalimat, sedangkan kata whom digunakan untuk merujuk ke objek dari kata kerja, atau sebuah preposisi.
Penggunaan kata Who: “Who are you talking about?” (who adalah subjek)
Penggunaan kata Whom: “The girl whom you talked to last night was friendly.” (you adalah subjek, whom dari “the girl” adalah objek).
5. Apostrophe
Apostrof (Apostrophe) adalah tanda baca (‘) yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan (misalnya, Kanya’s book, Rana’s boyfriend) atau penghilangan huruf/ angka (misalnya, can’t ; he’s ; class of ‘18).
Penggunaan Apostrophe:
- Bukan ketika ingin menunjukkan pluralitas. Contoh: Cats (banyak kucing), Pillows (banyak bantal).
- Digunakan ketika ingin menunjukkan kepemilikan. Contoh: “Madha’s wife” (memperlihatkan bahwa seorang istri merupakan kepemilikan Madha sang suami).
- Ketika apostrof perlu digunakan untuk kata-kata yang plural, maka apostrof perlu diletakkan di akhir kata setelah ‘s’. Contoh: “I need all the students’ ID collected by Monday”
6. Further – Farther
Keduanya memiliki arti sama-sama lebih jauh, namun farther biasa digunakan dalam konteks jarak secara fisik, sedangkan further biasa digunakan untuk jarak yang metaforis.
Penggunaan kata Further: “The further we stay the same, the further our chances of growing”.
Penggunaan kata Farther: “We need to go farther down the road”.
7. Assure – Ensure – Insure
Assure berarti kamu meyakinkan dirimu dan lawan bicaramu bahwa sesuatu akan pasti terjadi (dengan usaha yang maksimal). Ensure digunakan ketika ingin mempertanyakan sesuatu yang belum jelas. Sedangkan insure berarti untuk membeli jasa asuransi.
Penggunaan kata Assure: “I was so assured that I would get the job.”’
Penggunaan kata Ensure: “He ensured whether I would get the job or not.”
Penggunaan kata Insure: “I would have to get myself health insured before I start my job.”
Baca Juga: Memiliki Akhiran yang Sama, Ini Perbedaan Ensure, Insure, dan Assure
8. Advice – Advise
Advice adalah nasihat, sedangkan advise berarti menasehati. Sehingga advice adalah kata benda dan advise adalah kata kerja.
Penggunaan kata Advice: “Yura has given me great advice on love.”
Penggunaan kata Advise: “Yura advises me to love myself first before anyone else.”
Apakah kamu siswa SMA yang sedang mencari kursus bahasa Inggris dengan metode belajar yang asik tapi tetap on point? Kenalan yuk, sama English Academy Ranger. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!
9. Except – Accept
Kedua kata ini memiliki pelafalan yang sangat mirip namun arti dari keduanya sangat berbeda. Except adalah sebuah preposisi yang berarti ‘tidak termasuk’, sedangkan accept merupakan sebuah kata kerja yang berarti ‘untuk menerima’.
Penggunaan kata Except: “She usually hates football guys, except you.”
Penggunaan kata Accept: “She would definitely accept the proposal, had you asked her out before.”
10. Parallel Structure
Salah satu kesalahan paling umum dalam bahasa Inggris adalah perbedaan struktur kerja yang seharusnya parallel dalam satu kalimat.
Contoh:
- “My hobbies are playing piano, going on an adventure, and horseback riding.”
“My hobbies are playing piano, to go on an adventure, and horseback ride.”
Kalimat kedua tidak mengikuti struktur yang parallel. Struktur parallel menggunakan kata yang sama dalam sebuah kalimat.
Contoh yang lain:
– “I had to forecast the company’s financial projection quickly, thoroughly, and accurately.”
– “I had to forecast the company’s financial projection quickly, thoroughly, and in an accurate manner.”
—
Nah, sekarang kamu sudah tahu beberapa kesalahan grammar yang cukup sering muncul dalam bahasa Inggris. Mulai dari penggunaan tenses hingga to be, hal-hal kecil seperti ini ternyata bisa memengaruhi ketepatan sebuah kalimat. Jadi, jangan lupa perhatikan lagi grammar saat menulis atau berkomunikasi dalam bahasa Inggris, ya!
Buat kamu yang mau tahu sudah seberapa jauh kemampuan bahasa Inggrismu, coba ikuti Placement Test gratis dari English Academy. Dari hasilnya, kamu bisa mengetahui level kemampuan bahasa Inggrismu dan melihat program belajar yang sesuai. Yuk, coba Placement Test gratis dengan klik banner di bawah ini!

Masih sering melakukan kesalahan grammar bahasa Inggris? Yuk, pelajari kesalahan umum yang terjadi lengkap dengan penjelasan dan contohnya melalui artikel ini!
—
Guys, pernah nggak sih kamu merasa sudah menulis kalimat dalam bahasa Inggris dengan benar, tapi ternyata masih ada grammar yang keliru? Tenang, hal seperti ini cukup sering terjadi, apalagi kalau kamu masih belajar bahasa Inggris.
Beberapa kesalahan grammar bahkan terlihat sepele, seperti salah menggunakan tenses, to be, atau bentuk kata kerja. Kalau dibiarkan, kesalahan tersebut bisa membuat kalimat jadi kurang tepat atau bahkan mengubah maknanya.
Biar nggak mengulang kesalahan yang sama, yuk kenali beberapa grammar mistakes yang sering terjadi dalam bahasa Inggris, lengkap dengan contoh. Scroll terus artikelnya sampai selesai ya!
Sebelum lanjut ke materi, kamu mau belajar bahasa Inggris jadi lebih lancar dan percaya diri? Yuk, temukan program belajar yang paling cocok untuk kamu di English Academy. Klik banner di bawah untuk mulai perjalanan belajarmu!
Contoh Kesalahan Grammar dalam Penulisan Bahasa Inggris
1. Effect – Affect
Affect merupakan kata kerja yang berarti pengaruh atau akibat, sedangkan effect adalah kata bendanya.
Penggunaan kata Effect: “The effect of drugs can be detrimental to your body.”
Penggunaan kata Affect: “Drugs can affect your body permanently.”
2. Lie – Lay
Keduanya bisa berarti meletakkan/membaringkan, namun lay digunakan ketika ada objek langsung yang terlibat, sedangkan lie tidak perlu objek.
Penggunaan kata Lie: “I lie down after a long day of work.”
Penggunaan kata Lay: “I lay down the paperwork on the table.”
Namun, dua kata ini sangat kompleks karena past tense dari “lie” adalah “lay”, sehingga kamu perlu mengingatnya.
| Present Tense | Past Tense | Past Participle |
|
Lie |
Lay |
Lain |
| Lay | Laid | Laid |
3. Among – Between
Kedua kata sama-sama memiliki arti “di antara”, namun among digunakan untuk mengacu kepada sekelompok (lebih dari dua) objek, sedangkan between hanya mengacu kepada dua.
Penggunaan kata Among: “Anna is the only one who got an A on geography quiz among her classmates”.
Penggunaan kata Between: “Between the two best friends, Anna performs better on the test compared to Fanie.”
Baca Juga: 15 Materi TOEFL Grammar yang Sering Diujikan, Contoh Soal, dan Pembahasannya
Kalau kamu mau adalah siswa SMP yang lagi cari kursus bahasa Inggris dengan pengajar yang tersertifikasi internasional, yuk, kenalan dengan English Academy Sprinter! Program belajar bahasa Inggris khusus anak usia 11-14 tahun. Klik banner ini untuk info selengkapnya, ya!
4. Who – Whom
Penggunaan kata who ditujukan untuk subjek dari sebuah kalimat, sedangkan kata whom digunakan untuk merujuk ke objek dari kata kerja, atau sebuah preposisi.
Penggunaan kata Who: “Who are you talking about?” (who adalah subjek)
Penggunaan kata Whom: “The girl whom you talked to last night was friendly.” (you adalah subjek, whom dari “the girl” adalah objek).
5. Apostrophe
Apostrof (Apostrophe) adalah tanda baca (‘) yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan (misalnya, Kanya’s book, Rana’s boyfriend) atau penghilangan huruf/ angka (misalnya, can’t ; he’s ; class of ‘18).
Penggunaan Apostrophe:
- Bukan ketika ingin menunjukkan pluralitas. Contoh: Cats (banyak kucing), Pillows (banyak bantal).
- Digunakan ketika ingin menunjukkan kepemilikan. Contoh: “Madha’s wife” (memperlihatkan bahwa seorang istri merupakan kepemilikan Madha sang suami).
- Ketika apostrof perlu digunakan untuk kata-kata yang plural, maka apostrof perlu diletakkan di akhir kata setelah ‘s’. Contoh: “I need all the students’ ID collected by Monday”
6. Further – Farther
Keduanya memiliki arti sama-sama lebih jauh, namun farther biasa digunakan dalam konteks jarak secara fisik, sedangkan further biasa digunakan untuk jarak yang metaforis.
Penggunaan kata Further: “The further we stay the same, the further our chances of growing”.
Penggunaan kata Farther: “We need to go farther down the road”.
7. Assure – Ensure – Insure
Assure berarti kamu meyakinkan dirimu dan lawan bicaramu bahwa sesuatu akan pasti terjadi (dengan usaha yang maksimal). Ensure digunakan ketika ingin mempertanyakan sesuatu yang belum jelas. Sedangkan insure berarti untuk membeli jasa asuransi.
Penggunaan kata Assure: “I was so assured that I would get the job.”’
Penggunaan kata Ensure: “He ensured whether I would get the job or not.”
Penggunaan kata Insure: “I would have to get myself health insured before I start my job.”
Baca Juga: Memiliki Akhiran yang Sama, Ini Perbedaan Ensure, Insure, dan Assure
8. Advice – Advise
Advice adalah nasihat, sedangkan advise berarti menasehati. Sehingga advice adalah kata benda dan advise adalah kata kerja.
Penggunaan kata Advice: “Yura has given me great advice on love.”
Penggunaan kata Advise: “Yura advises me to love myself first before anyone else.”
Apakah kamu siswa SMA yang sedang mencari kursus bahasa Inggris dengan metode belajar yang asik tapi tetap on point? Kenalan yuk, sama English Academy Ranger. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!
9. Except – Accept
Kedua kata ini memiliki pelafalan yang sangat mirip namun arti dari keduanya sangat berbeda. Except adalah sebuah preposisi yang berarti ‘tidak termasuk’, sedangkan accept merupakan sebuah kata kerja yang berarti ‘untuk menerima’.
Penggunaan kata Except: “She usually hates football guys, except you.”
Penggunaan kata Accept: “She would definitely accept the proposal, had you asked her out before.”
10. Parallel Structure
Salah satu kesalahan paling umum dalam bahasa Inggris adalah perbedaan struktur kerja yang seharusnya parallel dalam satu kalimat.
Contoh:
- “My hobbies are playing piano, going on an adventure, and horseback riding.”
“My hobbies are playing piano, to go on an adventure, and horseback ride.”
Kalimat kedua tidak mengikuti struktur yang parallel. Struktur parallel menggunakan kata yang sama dalam sebuah kalimat.
Contoh yang lain:
– “I had to forecast the company’s financial projection quickly, thoroughly, and accurately.”
– “I had to forecast the company’s financial projection quickly, thoroughly, and in an accurate manner.”
—
Nah, sekarang kamu sudah tahu beberapa kesalahan grammar yang cukup sering muncul dalam bahasa Inggris. Mulai dari penggunaan tenses hingga to be, hal-hal kecil seperti ini ternyata bisa memengaruhi ketepatan sebuah kalimat. Jadi, jangan lupa perhatikan lagi grammar saat menulis atau berkomunikasi dalam bahasa Inggris, ya!
Buat kamu yang mau tahu sudah seberapa jauh kemampuan bahasa Inggrismu, coba ikuti Placement Test gratis dari English Academy. Dari hasilnya, kamu bisa mengetahui level kemampuan bahasa Inggrismu dan melihat program belajar yang sesuai. Yuk, coba Placement Test gratis dengan klik banner di bawah ini!




