Narrative Text: Definisi, Struktur, dan Contohnya

EA - Narrative Text-01

Masih ingat dengan cerita si kancil dan buaya? Nah, cerita tersebut adalah salah satu contoh jenis narrative text, lo. Sudah tahu belum, bagaimana definisi, struktur, dan contoh narrative text dalam bahasa Inggris? Kalau belum, kamu dapat menemukan pembahasan lengkapnya di artikel ini!

--

Hai hai! Guys, di artikel ini, English Academy akan kembali mengupas tuntas salah satu teks yang kerap muncul dan menemani kita dalam kehidupan sehari-hari. Setelah sebelumnya membahas tentang teks eksplanasi, teks prosedur, dan teks eksposisi, sekarang giliran narrative text atau teks naratif, nih.

Kalau kamu masih ingat, narrative text merupakan salah satu materi yang umumnya dipelajari oleh siswa SMA. Coba diingat lagi, ini materi bahasa Inggris kelas berapa ya? By the way, selain menjadi bahan belajar, teks ini juga tak jarang hadir sebagai soal di berbagai tes, mulai dari ujian sekolah, ujian nasional, hingga TOEFL. Seperti yang kita tahu, TOEFL adalah tes yang menguji kemampuan bahasa Inggris seseorang. Jadi, perlu dipersiapkan dengan sebaik mungkin, bukan?

Well, agar dapat memahami lebih rinci terkait narrative text, yuk, kita sama-sama belajar terkait definisi hingga contoh teksnya dalam artikel ini!

 

Definisi/Pengertian Narrative Text

Narrative text adalah salah satu jenis teks yang menceritakan rangkaian peristiwa dengan sistem kronologis atau saling terhubung. Narrative text umumnya bersifat imajinatif, alias tidak nyata atau berupa hasil imajinasi dari penulisnya. Karena bersifat karangan atau fiktif, maka tujuan utama dari narrative text adalah untuk menghibur pembaca atau pendengar cerita.

 

Generic Structure of Narrative Text (Struktur Teks Naratif)

Ada tiga struktur dari teks naratif yang perlu kamu perhatikan jika ingin membuat atau membaca sebuah teks naratif (narrative text), yaitu:

 

Struktur narrative text

1. Orientation

Dalam bahasa Indonesia, orientation berarti pengenalan. Jadi, pada paragraf awal narrative text biasanya berisi mengenai perkenalan tokoh dan latar yang terlibat dalam isi cerita. Dalam hal ini, latar bisa menjadi tempat kejadian serta waktu cerita. Selain itu orientation berisi tempat kejadian serta waktu cerita.

2. Complication

Bagian ini akan mulai masuk pada paragraf yang menceritakan terkait awal mula masalah suatu peristiwa atau kejadian. Karena bersifat kronologis, maka masalah yang muncul di awal akan berlanjut menjadi rentetan alur cerita panjang yang mengandung konflik, klimaks serta anti klimaks.  Oh ya, untuk memudahkanmu, begini susunan dalam complication:

  • Problem, yaitu paragraf atau kalimat yang mulai menjurus pada masalah dari suatu cerita.
  • Conflict, lebih kompleks lagi, setelah ada masalah, maka cerita akan berlanjut pada konflik. Di bagian ini, audiens akan dibuat penasaran dengan apa yang terjadi antara satu tokoh dengan tokoh lainnya.
  • Climax, yaitu puncak konflik yang menjadi sorotan utama dalam narrative text.
  • Anti-climax, dalam bahasa Indonesia, bagian ini biasa disebut juga sebagai penurunan konflik. Jadi, konflik akan berkurang dengan pelan.
  • Solution, sesuai dengan namanya yaitu solusi, maka paragraf dalam bagian solution akan menjelaskan tentang penyelesaian dari konflik yang sudah diceritakan sebelumnya.

Dalam hal ini, complication terdiri atas tiga konflik, yaitu:

  • Natural conflict, konflik alam atau antar semesta.
  • Social conflict, konflik antar tokoh atau pelaku.
  • Psychological conflict, konflik pada batin atau diri sendiri.

3. Resolution

Resolution adalah akhir dari cerita atau kesimpulan dari cerita. Paragraf ini bisa menjadi penjelasan lanjutan dari solution. Dalam bagian ini, penulis juga dapat menggambarkan apakah narrative text yang dibuat akan berakhir dengan sad ending atau happy ending.

4. Re-orientation

Sebetulnya struktur yang satu ini tidak wajib ada di narrative text. Namun, umumnya kalimat dalam paragraf ini akan menceritakan kondisi terakhir sang tokoh dalam cerita, atau bisa juga berisi tentang pelajaran dan pesan moral yang dapat diambil oleh pembaca untuk diimplementasikan dalam kehidupan real. 

Ada info penting buat kamu! Wait, guys. Sebelum kita lanjut ke pembahasan sebelumnya, yuk cobain fitur Placement Test dari English Academy. Di sana, kamu dapat mengerjakan beberapa soal untuk menguji level kemampuan bahasa Inggris saat ini. Gratis dan bersertifikat, lo!

New call-to-action

 

Ciri-ciri Narrative Text

Ada beberapa karakteristik dan ciri-ciri narrative text yang bisa kamu jadikan sebagai acuan untuk membedakan jenis teks ini dengan teks yang lainnya. Ciri-cirinya yaitu:

  1. Umumnya, narrative text menceritakan sebuah kisah yang sudah terjadi di masa lalu.
  2. Biasanya teks naratif adalah berupa cerita-cerita yang populer di kalangan masyarakat umum, seperti kisah The Mouse-deer and Crocodile, The Rabbit and Turtle, etc. Pasti kamu sudah tidak asing dengan kedua contoh teks naratif dalam bahasa inggris tersebut, bukan?
  3. Narrative text tak jarang dibagi ke dalam beberapa sekuel, baik yang sederhana maupun kompleks. Artinya, ada beberapa teks naratif yang memang ceritanya dibuat secara bersambung atau berkelanjutan antara bagian satu dengan bagian lainnya.
  4. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu ciri paling mencolok dalam teks naratif adalah teks ini bertujuan untuk menghibur pembaca. Selain itu, ada pun tujuan lainnya adalah berbagi pengalaman pada audiens.

 

Various of Narrative Text (Jenis-jenis Narrative Text)

Jenis-jenis dari narrative text cukup banyak nih, guys. Namun, sepertinya kamu sudah cukup familiar. Pasalnya, ada beberapa jenis teks naratif yang sudah sering kita dengar sejak usia dini. Penasaran apa saja? Yuk, simak!

 

Jenis-jenis narrative text

1. Fairy tale

Singkatnya, fairytale adalah dongeng dengan genre cerita fantasi atau tidak nyata. Fairytale biasanya berbentuk cerita rakyat atau cerita anak-anak yang kisahnya diselimuti oleh keajaiban. Contohnya Snow White, Thumbelina, Timun Mas, dan Cinderella.

2. Folktale/Folklore

Hampir sama dengan fairy tale, folktale atau folklore adalah cerita rakyat yang bersifat turun temurun. Selain itu, biasanya folktale ini menyebar dari mulut ke mulut, sehingga akan diceritakan secara turun menurun hingga menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Salah satu contoh ceritanya adalah Malin Kundang. 

3. Legend

Legend adalah cerita  legenda yang berasal dari perpaduan antara fairy tale dengan folktale. Kalau kamu pernah membacanya, salah satu contoh dari cerita legend adalah The Legend of Surabaya. Yap! Jadi, legenda adalah sebuah cerita rakyat yang banyak dianggap nyata oleh masyarakat karena ada kandungan heroik di dalamnya. Umumnya, legenda mengisahkan tentang bagaimana asal usul suatu tempat bisa terbentuk. Contoh lainnya adalah story of Lake Toba.

4. Myth

Yap, ada pula jenis dari narrative text adalah myth adalah mitos. Sebetulnya, jenis narrative text yang satu ini tidak berbeda jauh dengan folktale. Namun, bedanya adalah terkadang myth dapat kita temukan juga di kehidupan masa kini. Biasanya masyarakat menganggap bahwa cerita mitos benar-benar terjadi, contohnya cerita Aji Saka dan Dewata Cengkar. 

5. Science fiction

Science fiction biasa disingkat sebagai Sci-Fi, adalah cerita yang berkisah mengenai fiksi ilmiah. Jenis teks ini biasanya berhubungan dengan konsep imajinatif dan masa depan menggunakan sains dan teknologi canggih. 

6. Romance

Romance atau love story adalah narrative text yang berisi mengenai perjuangan cinta si tokoh utama. Contohnya Romeo and Juliet dan I’m One of Those Fool Man.

7. Horror stories

Narrative text selanjutnya adalah horror stories. Horror teks adalah cerita yang berisi mengenai kisah-kisah seram seperti hantu dan makhluk-makhluk astral lainnya yang banyak digemari oleh masyarakat.

8. Fable

Pernah dengar cerita atau kisah-kisah yang tokoh utamanya adalah binatang? Nah, itu namanya narrative text jenis fabel. Biasanya teks ini banyak ditujukan untuk anak-anak sebagai pengantar tidur.

9. History

Selain tujuh jenis di atas, sejarah juga merupakan salah satu contoh dari narrative text, lo. Seperti yang kita tahu, sejarah merupakan cerita tentang peristiwa dan yang terjadi di masa lalu lengkap dengan kronologis tempat, tokoh, dan waktu kejadiannya.

10. Slice of life

Iya, kalau dalam bahasa Indonesia, slice of life bisa diartikan sebagai “potongan kehidupan”, slice of life adalah teks yang berisi tentang kegiatan sehari-hari penulis atau tokoh imajinatif yang diciptakan oleh penulis. Salah satu contoh terkenal dari jenis teks yang satu ini adalah True Friends.

11. Personal experience

Jenis narrative text lainnya adalah personal experience atau pengalaman pribadi penulis. Dalam jenis teks yang satu ini, penulis dapat menuangkan apa yang telah dialami oleh dirinya ke dalam suatu cerita menarik yang dapat dinikmati oleh orang lain.

 

Unsur/Kaidah Kebahasaan Narrative Text

1. Simple Past Tense

Hayo, masih ingat apa itu simple past tense? Itu, lo, tenses yang digunakan untuk menceritakan masa lampau. Nah, karena erat kaitannya dengan kisah atau cerita di masa lampau, maka tenses yang paling umum dipakai dalam narrative text adalah past tense dengan perubahan bentuk kata kerja menjadi Verb 2.

2. Action Verb

Kalau kamu sudah mengetahui semua jenis kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris, pasti sudah familiar dengan action verb, kan? Action verb adalah jenis kata kerja untuk menyatakan suatu aksi atau kegiatan yang tampak dan bisa dilihat oleh orang lain. Action verbs umum digunakan dalam teks naratif untuk menceritakan kronologis kejadian dan aktivitas apa saja yang dilakukan oleh tokoh di dalam cerita. 

Selanjutnya, dilansir dari Teach Starter, action verb adalah kata kerja untuk mengungkapkan sesuatu yang dapat dilakukan atau dilakukan oleh seseorang, hewan, objek, atau kekuatan alam, seperti dalam, "The water gurgled all the way down the sink.” (Air menggelegak sampai ke bak cuci). Contoh lain action verb yang menggunakan simple past tense adalah sent, killed, etc

3. Saying and Thinking Verb

Selain menggunakan action verb, kata kerja lainnya yang sering muncul dalam teks naratif adalah saying and thinking verb. Saying verb adalah kata kerja untuk mengindikasikan tindakan speaking, contohnya tell, say, etc. Sementara itu, thinking verb adalah kata kerja yang berfungsi untuk menginformasikan pada pembaca tentang apa yang dipikirkan oleh tokoh cerita mengenai suatu peristiwa dalam cerita. Contoh verb-nya adalah though.

4. Conjunction of Time

Karena teks naratif adalah cerita yang berbentuk kronologis, maka kamu bisa menggunakan conjunction of time untuk menghubungkan alur dari setiap latar waktu yang berbeda, sederhananya untuk mengurutkan kejadian-kejadian. Conjunction of time adalah kata hubung dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan keterangan waktu. Contohnya adalah before, after, as soon as, until, till, dan masih banyak lagi.

5. Adjective 

Seperti yang kita tahu, adjective adalah kata sifat. Biasanya, dalam teks naratif, kata sifat ini berperan untuk menggambarkan atau menjelaskan karakteristik spesifik setiap tokoh yang disebutkan dalam cerita. Contoh, Aladdin is a poor man, Cinderella is a beautiful girl.

6. Noun

Selanjutnya yaitu, dalam teks naratif, tak jarang kita dapat menemukan noun sebagai kata ganti orang, hewan, atau benda tertentu dalam cerita. Misal, ada teks naratif yang menceritakan tentang ratu elizabeth atau tentang raja william . Nah, dalam penulisan ceritanya, jika tokoh utama selalu ditulis dengan penyebutan nama asli, pasti akan membosankan, bukan? Jadi, di sinilah noun akan muncul. Misal, ratu elizabeth diganti dengan kata “The queen”, kemudian raja william diganti dengan “the king”.

 

Contoh Narrative Text dalam bahasa Inggris 

Agar kamu bisa menguasai teks ini dengan lebih mudah, yuk, simak satu contoh narrative text di bawah ini, sekaligus kita sama-sama kerjakan latihan soal yang ada. Let's go!

Once, there was a kingdom in Priangan Land. Lived a happy family. They were a father in form of dog,his name is Tumang, a mother which was called is Dayang Sumbi, and a child which was called Sangkuriang. One day, Dayang Sumbi asked her son to go hunting with his lovely dog, Tumang. After hunting all day, Sangkuriang began desperate and worried because he hunted no deer. Then he thought to shot his own dog. Then he took the dog liver and carried home.

Soon Dayang Sumbi found out that it was not deer lever but Tumang's, his own dog. So, She was very angry and hit Sangkuriang's head. In that incident, Sangkuriang got wounded and scar then cast away from their home.

Years go bye, Sangkuriang had travel many places and finally arrived at a village. He met a beautiful woman and felt in love with her. When they were discussing their wedding plans, The woman looked at the wound in Sangkuriang's head. It matched to her son's wound who had left severall years earlier. Soon she realized that she felt in love with her own son.

She couldn't marry him but how to say it. Then, she found the way. She needed a lake and a boat for celebrating their wedding day. Sangkuriang had to make them in one night. He built a lake. With a dawn just moment away and the boat was almost complete. Dayang Sumbi had to stop it. Then, she lit up the eastern horizon with flashes of light. It made the cock crowed for a new day.

Sangkuriang failed to marry her. She was very angry and kicked the boat. It felt over and became the mountain of Tangkuban Perahu Bandung.

Sumber: gatenglishnow.org

Dari cerita tersebut, kalimat pertama termasuk ke dalam struktur bagian..

  1. Resolution
  2. Orientation
  3. Re-orientation

Jawabannya adalah B, yaitu orientation, alias pengenalan. Kalimatnya yaitu "Once, there was a kingdom in Priangan Land". Artinya, teks naratif ini akan menceritakan sebuah kisah dengan latar tempat di Pulau Priangan.

Oke, kita lanjut latihan ke-2 ya!

Di bawah ini adalah kalimat yang termasuk ke dalam complication bagian "problem", yaitu..

  1. After hunting all day, Sangkuriang began desperate and worried because he hunted no deer.
  2. It felt over and became the mountain of Tangkuban Perahu Bandung.
  3. They were a father in form of dog,his name is Tumang, a mother which was called is Dayang Sumbi, and a child which was called Sangkuriang.

Yap! Jawabannya adalah A, yaitu "After hunting all day, Sangkuriang began desperate and worried because he hunted no deer." Kalimat ini menunjukkan awal mula permasalahan muncul, yaitu ketika Sangkuriang putus asa karena sudah berburu seharian, tetapi tidak ada hasil yang Ia dapat.

Wah, meskipun pembahasan terkait teks naratif lumayan banyak, tapi kamu sudah berhasil untuk mencoba memahaminya sampai akhir, terima kasih ya! Nah, setelah membaca keseluruhan pembahasan di atas, dapat kita simpulkan kalau narrative text adalah teks bersifat fiktif yang berfungsi untuk entertaining alias menghibur. Kalau kamu senang menulis karangan, jangan lupa untuk abadikan dalam sebuah karya ya!

Biar proses menulis dalam bahasa Inggris-mu semakin lancar, jangan lupa untuk tingkatkan skill writing dengan belajar bersama Master Teacher di kelas English Academy. Kelasnya interaktif dengan kurikulum berstandar internasional, lo. Selain itu, kalau kamu tidak memahami suatu materi, terdapat fitur English Clinic atau sesi one-on-one untuk berkonsultasi dengan lebih eksklusif bersama teacher. Penasaran? Ikut dulu aja Live Teaching-nya, kamu tinggal pilih jadwal yang tersedia, gratis pula!

Belajar Bahasa Inggris dengan Tutor GRATIS di English Academy

 

Referensi:

Gate English Now. 10 Examples of Narrative Text in the Legend with Generic Structure Analysis. Available at https://www.getenglishnow.org/2020/08/10-examples-of-narrative-text-in-legend.html. [Accessed 18 April 2022]

 

Profile

Intan Aulia Husnunnisa

Seorang perempuan dengan sejuta mimpi yang saat ini sedang fokus mengembangkan minat menulis di Ruangguru.