Review Text: Definisi, Struktur, Tujuan, dan Contohnya

Review Text

Kamu termasuk orang yang senang dengan karya orang lain? Jika iya, bagaimana kalau sekalian menilai karya-karya tersebut melalui review text? Yuk, kenali review text terlebih dahulu melalui artikel ini!

--

Yes, hai everyone! Pembahasan mengenai jenis teks dalam bahasa Inggris masih berlanjut, nih. Terakhir, English Academy sudah berhasil mengajakmu untuk mempelajari tentang recount text, spoof text, dan news item text. Sekarang, artikel ini akan menyajikan penjelasan mengenai review text

Jenis teks satu ini cocok bagi kamu yang detail oriented. Pasalnya, review text adalah sebuah tulisan yang berkaitan dengan bagaimana seseorang menilai sesuatu secara rinci.

Oke, kita akan langsung ke pembahasan ini ya, mulai dari definisi review text, struktur, tujuan, dan juga contohnya. Keep going on!

 

Apa Itu Review Text

Pengertian dari review text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang berisi ulasan, evaluasi, tinjauan, atau penilaian dari sebuah produk. Dalam hal ini, produk bisa mengacu pada banyak hal, mulai dari publikasi berbentuk buku, film, musik, video, etc

Selain itu, jika kamu juga bisa menuliskan ulasan dalam bentuk review text untuk barang atau jasa, lo. Misal kamu menuliskan ulasan tentang merek mobil, skincare, wedding organizer, dan masih banyak lagi.

Kalau mengutip dari British Course, review text jika didefinisikan dalam bahasa Inggris adalah,Review text is an evaluation of a publication, such as a movie, video game, musical composition, book; a piece of hardware like a car, home appliance, or computer; or an event or performance, such as a live music concert, a play, musical theatre show or dance show.”

Nah, dalam review text, biasanya penulis akan menjelaskan bagaimana kekurangan dan kelebihan dari produk yang mereka gunakan. Jadi, memang idealnya penulis harus merasakan atau menggunakan terlebih dahulu produk/karya yang dipakai untuk bisa membuat teks review.

 

Apa Saja Struktur Review Text (Generic Structure of Review Text)

Seperti biasa, ketika ingin membuat teks apa pun itu, pasti ada struktur yang bisa jadi acuan bagi penulis. Review text tersusun dari:

 

struktur review text

 

1. Introduction

As always, pada bagian awal akan selalu ada pengenalan. Kalau dalam narrative text, bagian ini disebut juga dengan orientasi. Orientasi dalam teks review disebut dengan introduction

Dalam introduction atau orientasi, kamu wajib memperkenalkan suatu produk/karya yang akan dibahas pada audiens. Mulai dari apa nama produknya, siapa yang membuatnya, sejarahnya, fungsi dan kegunaannya, atau gambaran umum mengenai sesuatu yang akan di-review.

Jangan lupa untuk mengenalkan karya atau benda tersebut dengan jelas agar pembaca tidak misunderstanding ya. Terlebih, dalam penulisan nama karya atau produk jangan sampai ada salah penulisan atau typo, guys.  

Penasaran sejauh mana kemampuan bahasa Inggris kamu? Yuk, cari tahu melalui Placement Test by English Academy! Ssst, tesnya bersertifikat dan kamu akan berkesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan Personal Consultant English Academy, lo! Yuk, cobain sekarang!

New call-to-action

2. Evaluation

Struktur yang selanjutnya adalah evaluation. Dalam bahasa Indonesia, tentu artinya adalah evaluasi. Pada bagian ini, kamu bisa menggambarkan suatu produk atau karya dengan lebih detail.

Well, di paragraf evaluation umumnya berisi tentang kelebihan, keunikan, kualitas, dan apa yang menurutmu mencolok dari sebuah karya atau produk. 

Contohnya, kalau kamu membuat review text tentang skincare B untuk kulit berjerawat, maka sebutkan apa saja kandungan dari skincare tersebut, bagaimana kemasannya, lalu apakah efektif untuk menyembuhkan jerawat, dan lain sebagainya.

Ingat, jangan sampai membuat review text jika kamu tidak mencoba dan menikmati suatu produk/karya terlebih dahulu ya!

3. Interpretative

Evaluation akan diikuti dengan interpretation. Sebagian orang menyebut bagian ini dengan interpretative recount, yaitu paragraf yang berisi pandangan penulis terhadap karya atau produk yang diulas. Nah, dalam interpretative juga kamu bisa melakukan komparasi alias menunjukkan perbandingan dengan karya atau produk lain yang sejenis. 

Tujuan dari perbandingan tersebut adalah untuk memperkuat pandangan penulis terhadap suatu produk. Misal, Caca mengulas serum pencerah wajah merek A dan membandingkannya dengan merek B. Kemudian Caca berpendapat bahwa serum merek A lebih worth to buy karena hasilnya dapat terlihat dalam waktu 1 bulan, sedangkan merek B tidak membuahkan hasil sama sekali.

4. Evaluative Summation / Summary

Yap, summary adalah kesimpulan. Jadi, setelah rampung menulis tiga struktur sebelumnya, pada bagian ini penulis dapat memberi kesimpulan sebagai akhir dari review text.

Kesimpulan adalah opini terakhir dari penulis. Dalam hal ini, penulis bisa juga menambahkan kritik dan saran untuk owner, creator, atau author. Selain itu, bagian ini berfungsi untuk memberikan penegasan pada audiens apakah suatu produk/karya recommended untuk digunakan atau tidak.

 

Apa Tujuan Dari Review Text? (Purpose of Review Text)

Dalam menulis sebuah teks, pasti ada tujuan dan fungsi yang ingin dicapai, guys. Ini dia tujuan dari review text:

1. Memberikan informasi baru berupa gambaran produk, evaluasi, dan kritik untuk pembaca atau khalayak umum.

2. Menjelaskan secara detail terkait kualitas, kelebihan, dan juga kekurangan yang ada pada suatu produk atau karya. Harapannya, audiens yang membaca review text bisa mendapat gambaran yang lebih rinci sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk membeli atau menikmati suatu produk/karya.

Contoh, kamu ingin membeli sebuah laptop A, tetapi bingung apakah laptop tersebut akan sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Nah, kalau ada review text tentang laptop A, pasti kamu akan lebih terbantu, bukan?


3. Selain untuk khalayak umum, jenis teks yang satu ini
akan berpengaruh terhadap creator, author, atau owner dari sebuah produk. Jika penulis memberikan review text yang bagus, maka secara tidak langsung mereka telah mempromosikan suatu karya atau produk secara gratis.

4. Secara tidak langsung,
review text dapat kamu jadikan media untuk pemberian input pada produk/publikasi yang dibuat oleh creator, author, atau owner. Pasalnya, jika ada penulis yang menuangkan kritik pada teks review, biasanya akan dilengkapi juga dengan saran. Hal ini tentu bisa menjadi bekal bagi para creator, author, dan owner agar mereka bisa menghasilkan sebuah produk/karya yang lebih baik lagi.

 

Ciri-ciri Review Text (Characteristics of Review Text)

Kira-kira, apa, sih, yang membedakan review text dengan jenis teks bahasa Inggris lainnya?

1.  Berisi mengenai opini yang sifat subjektif tergantung bagaimana sudut pandang penulis (personal).

2. Dapat memberikan preferensi kepada pembaca. Misal, Ratna mereview sebuah buku genre romantis dengan judul A. Namun, ternyata Ia memberikan bad review karena pada dasarnya Ratna lebih menyukai buku dengan genre petualangan. Hal ini tentu akan kembali pada pilihan pembaca, jadi review Ratna tidak sepenuhnya dapat diterima oleh orang lain.

 

Language Features of Review Text (Unsur Kebahasaan Review Text)

Bahasa Inggris erat kaitannya dengan grammar seperti tenses dan juga part of speech. Kalau dalam teks, biasa disebut juga sebagai unsur kebahasaan. Language features dalam review text terdiri dari:

 

kaidah kebahasaan review text

 

1. Using simple present tense

Kalau nggak skip belajar simple present tense melalui artikel Simple Present Tense: Pengertian, Kegunaan, Rumus, dan Contoh Kalimat, sepertinya menulis review text bukan hal yang sulit untukmu.

Simple present tense adalah bentuk kalimat dengan kata kerja yang menunjukkan suatu aktivitas di masa sekarang. Karena tidak bersifat terikat oleh waktu, maka review text sangat cocok untuk menggunakan tenses yang satu ini. Contoh kalimatnya begini:

Aroskin Retinol Serum is a serum clear gel texture that feels thick on the skin. Even though it's thick, it's not heavy and tends to absorb quickly. In addition, this serum is fragrance-free so it doesn't emit any scent.

 

2. Using adjectives

Sudah mengenal salah satu part of speech yang satu ini belum? Kita sempat membahasnya bersama melalui artikel 7 Jenis Kata Sifat (Adjective) Bahasa Inggris Beserta Contohnya guys. Exactly, adjective adalah kata sifat. 

Umumnya, adjectives pada review text memiliki tujuan untuk memberikan gambaran tentang keadaan sebuah produk atau karya pada pembaca. Contoh dari adjectives seperti bad, good, etc. Kalau melihat contoh pada poin 1, yang termasuk adjective adalah thick, heavy, and fragrance-free


3
. Focus on specific participants

Specific participant adalah sesuatu yang memiliki objek tertentu, ia tidak bersifat umum dan hanya ada satu. 

Nah, karena review text mengulas tentang suatu produk atau karya, tentunya objek yang dituju pun bersifat spesifik. Contohnya kamu ingin mengulas film Doctor Strange in the Multiverse of Madness, judul film tersebut tentu hanya ada satu, kan? Contoh lain adalah novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, and many more.

 

4. Using long and complex clauses

Actually, penjelasan apa itu long and complex clauses cukup panjang. Tapi intinya, complex clauses adalah kalimat yang terdiri atas satu independent clause serta satu atau lebih dependent clause/subordinate clause.

Independent clause adalah inti kalimat yang bisa berdiri sendiri. Sementara itu, dependent clause adalah klausa yang bergantung pada kalimat inti. Nah, biasanya kedua klausa ini dipisahkan dengan tanda koma (,) untuk membentuk sebuah complex clauses. Selain itu, ditandai juga dengan conjunction atau kata penghubung. Kita coba ambil kalimat dari poin nomor satu:

 Even though the texture of aroskin retinol serum is thick, it's not heavy and tends to absorb quickly. 

Pada contoh di atas, terdapat konjungsi even though yang artinya “meski” dengan fungsi menunjukkan pertentangan. Umumnya, tekstur cairan yang kental akan sulit untuk meresap pada kulit, akan tetapi serum dari Aroskin mampu menyerap dengan cukup cepat.


5. Using metaphor or idiom

Masih ingat dengan majas? Yap, metaphor atau metafora adalah salah satu jenis majas. Mengutip dari KBBI, metafora adalah kata atau kelompok kata dengan arti yang bukan sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan.

Misalnya seperti ini:

Aroskin claims that their retinol serum product can brighten the face within 1 month. I think it's wrong, because the serum can make my face compete with shiny glass in just 2 weeks.

Tujuan dari metaphor tersebut adalah untuk membuat teks lebih enak dibaca, sekaligus bisa mempengaruhi audiens bahwa serum yang diulas memang layak untuk dicoba.

Sementara itu, idiom adalah serangkaian kata yang tidak bisa diartikan secara harfiah. Kamu bisa cek penjelasan lengkapnya di artikel 101 Idioms yang Tidak Bisa Diterjemahkan Secara Harfiah ya! Contohnya adalah sebagai berikut:

I think this music can make a lot of people feel as snug as a bug in a rug.

Kalau secara harfiah, snug as a bug in a rug artinya adalah nyaman seperti serangga di permadani. Padahal, makna yang sebenarnya adalah “senang/nyaman”

 

Apa Perbedaan Review Text dan Resensi? 

Mungkin kamu sedikit bingung, apa perbedaan review text dan juga resensi. Jika menyimpulkan dari berbagai sumber, review text adalah teks dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk mengulas mulai dari barang, jasa, atau karya. Berbeda dengan resensi yang identik dengan ulasan terhadap suatu karya saja (seperti film, buku, atau lagu).

Selain itu, dalam resensi biasanya hanya berfokus pada satu produk, alias tidak membandingkan dengan produk lain. 

 

Contoh Review Text (Example of Review Text)

 

Review of Top Gun Maverick Film

Introduction:

Top Gun: Maverick is a 2022 American action drama film directed by Joseph Kosinski and written by Ehren Kruger, Eric Warren Singer and Christopher McQuarrie, from a story by Peter Craig and Justin Marks. 

The sequel to Top Gun (1986), the film stars Tom Cruise as Captain Pete "Maverick" Mitchell reprising his role from the original, alongside Miles Teller, Jennifer Connelly, Jon Hamm, Glen Powell, Lewis Pullman, Ed Harris, and Val Kilmer. Top Gun Maverick released in the box office on May 27, 2022 by Paramount Pictures.

Evaluation:

This film tells the story of the great naval aviator of more than 30 years, Pete Mitchell who is assigned to lead his juniors on a mission. Pete only has less than three weeks to make all his juniors have the skills and strong mental  to carry out the mission.

The mission that must be carried out is quite dangerous, so the juniors must have jet maneuvering skills and also high concentration. The action of chasing fighter jets in the air is one of the stunning displays and the main attraction of this film.

The most unique fact of this film is about Tom Cruise operating a real fighter jet. At first, he was skeptical about this project, but the production team twisted Tom Cruise's arm by sending him to the Naval Air Facility in El Centro (California) to ride an F-14 until finally he was convinced to take this film.

Interpretative:

Reportedly, Top Gun: Maverick managed to earn Rp 11 trillion and became Tom Cruise's most successful film. I think they really deserve it. This film not only emphasizes the skill side as a pilot, but there are stories of family, love, friendship, competition, and friendship. This film deserves to be the best film in 2022.

Summary:

If you are a person who likes action or adventure genre films, then this film will amaze you. Tom Cruise's expertise in "playing" fighter jets amazed the audience. You will have a great experience if you watch it in a 4D cinema.

 

Penjelasan:

Dari contoh di atas, berikut analisa terkait kaidah kebahasaan yang digunakan (ditunjukkan dengan bold):

1. Simple present tense
  • Top Gun: Maverick is a 2022 American action drama film
  • This film tells the story of the great naval aviator of more than 30 years

2. Using adjectives

  •  Have the skills and strong mental to carry out the mission
  • The mission that must be carried out is quite dangerous

3. Using specific participant

  • Top Gun: Maverick is a 2022 American action drama film
  • Top Gun Maverick released in the box office on May 27, 2022 by Paramount Pictures
  • Naval Air Facility in El Centro (California)

4. Using long and complex causes

  • At first, he was skeptic about this project, but the production team twisted Tom Cruise's arm by sending him to the Naval Air Facility in El Centro (California)

5. Using metaphor and idioms

  • The production team twisted Tom Cruise's arm by sending him to the Naval Air Facility in El Centro (California)

Finally, itulah penjelasan mengenai review text yang cukup lengkap. Jadi, kalau kamu ingin menulis ulasan tentang produk atau karya tapi nggak tahu bagaimana caranya, ikuti saja langkah-langkah di artikel ini ya!

Ingin lebih mahir writing dalam bahasa Inggris? Yuk, belajar di English Academy bareng pengajar lokal dan internasional! Ketahui dulu bagaimana proses kelasnya melalui Free Trial Class dengan cara klik gambar di bawah ini ya!

Belajar Bahasa Inggris dengan Tutor GRATIS di English Academy

 

Profile

Intan Aulia Husnunnisa

Seorang perempuan dengan sejuta mimpi yang saat ini sedang fokus mengembangkan minat menulis di Ruangguru.