Tips Mengerjakan Soal Writing Production Test

Tips Mengerjakan soal Writing Production Test

Bingung harus nulis apa di ujian tulis bahasa Inggris?  Yuk simak kriteria penilaian dan tips-tips mengerjakan soal writing production test berikut ini!

- -

Mengikuti ujian bahasa Inggris baik itu untuk kepentingan kuliah dan kerja seperti TOEFL dan IELTS, atau saat ujian sekolah, tentunya bisa memberikan tantangan sendiri. Seperti misalnya ketika mengerjakan listening comprehension test yang audionya terasa terdengar terlalu cepat. Atau mungkin saat ini kamu sedang bingung dengan ujian writing production test, karena nggak merasa takut nggak tahu mau nulis apa.

Tentunya untuk mendapatkan nilai yang memuaskan, kamu perlu menggunakan berbagai macam strategi dalam mengerjakan ujian-ujian ini. Berbagai macam ujian kemampuan berbahasa seperti membaca (reading), menyimak (listening), menulis (writing) dan berbicara (speaking) pasti terdapat cara-cara efektif untuk mengerjakan soal-soalnya. Nah kali ini, kamu akan mempelajari tentang tips-tips mengerjakan writing production test.

 

Kriteria Penilaian Ujian Writing Production Test

Sebelum ke tips-tips mengerjakan ujian writing production test, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu seperti apa kriteria penilaian ujian menulis, yaitu sebagai berikut:

Kriteria Penilaian Writing Production Test

1. Task Achievement

Dalam mengerjakan soal writing production test, kamu akan menemukan berbagai macam perintah. Misalnya kamu diminta untuk membuat sebuah teks prosedur berdasarkan gambar. Maka kamu harus membuat struktur penulisan teks prosedur. Atau teks laporan berdasarkan grafik atau data statistik, maka informasi yang kamu buat harus sesuai dengan data yang diberikan. Pastikan ketika kamu membaca perintah soal, tulisanmu sesuai dengan tema tersebut.

 

2. Grammar

Sebagaimana yang kamu ketahui, kalau kamu sudah berada di tingkat menengah dan mahir, kamu akan diminta untuk menuliskan suatu teks yang lebih menantang. Misalnya opini, essai tentang hiburan, teks laporan, dan lain-lain. Teks-teks tersebut lebih menantang karena di dalamnya kamu akan diminta untuk menulis menggunakan gaya bahasa tertentu, ungkapan-ungkapan khusus, dan grammar yang beragam. Misalnya ketika membuat opini kamu harus menggunakan if clause. Atau ketika membuat teks laporan kamu menggunakan past tense. Yang harus kamu perhatikan adalah penggunaan grammar yang sesuai dengan isi teks yang akan kamu buat.

 

3. Vocabulary

Ketika menulis teks, upayakan untuk tidak menggunakan kata-kata yang sama persis. Semakin beragam vocabulary yang kamu gunakan, semakin tinggi skor yang akan kamu peroleh. Sering-sering membuka kamus dan English Thesaurus dan melihat contoh-contoh kalimatnya, agar bisa membuat kalimat yang tidak monoton. Atau kamu juga bisa membaca artikel kosakata advanced ini untuk memperkaya vocab-mu. Yang pasti, sesuaikan penggunaan vocabulary dengan tema teks yang akan kamu buat.

 

4. Coherence and Cohesion

Teks yang kamu tulis tentunya harus memiliki keterbacaan yang baik jika ingin mendapatkan skor yang tinggi. Pada dasarnya tulisan yang baik akan memiliki urutan yang logis. Urutan logis ini bisa kamu buat dengan membentuk struktur penulisan terlebih dahulu. Seperti paragraf pengenalan topik, lalu pembahasan utama dan kesimpulan. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan apakah kalimat-kalimat yang kamu buat dapat saling berkaitan sehingga dapat dipahami (koheren) dan memiliki bentuk yang saling berhubungan (kohesi). Kalau kamu bingung berikut adalah contoh kalimat-kalimat yang koheren dan kohesi:

Koheren: Not only do you have to work hard, but you also have to work smart. Only then could you become a successful person. 

Kalimat pertama dengan kalimat kedua terlihat berbeda. Tapi secara makna, kalimat kedua merupakan pendukung gagasan dari kalimat pertama.

Kohesi: Andrew teaches Social Sciences and Music. He teaches those subjects quite well.

Pada kalimat kedua, those subjects merujuk pada Social Sciences dan Music. Contoh kalimat di atas menunjukkan keduanya saling berhubungan secara bentuknya.

Oh iya, kamu bisa lho ikut placement test di English Academy supaya kamu tahu kemampuan mana yang masih harus kamu pelajari lebih dalam agar makin paham. Jadinya akan memudahkanmu dalam menguasai bahasa Inggris. Gratis dan dapat sertifikat, lho! Klik gambar di bawah ini ya!

 

Placement Test English Academy

 

Tips-tips Mengerjakan Soal Writing Production Test

Dengan memahami kriteria penilaian ujian tulis, kamu bisa lebih mengetahui tulisan seperti apa yang harus kamu buat. Nah, selanjutnya terdapat tips-tips yang dapat membantu kamu juga untuk mendapatkan skor tes tulis yang kamu harapkan. Berikut adalah bberapa tips mengerjakan soal writing production test:

Tips Mengerjakan soal Writing Production Test - 1

 

1. Familiarise with the writing test format

Sebagaimana yang sudah kamu ketahui di kriteria penilaian, level kemampuan berbahasa Inggris-mu akan menentukan format penulisan yang harus kamu buat. Misalnya kamu berada di level pemula. Maka format penulisan yang kamu buat tidaklah begitu rumit dan tema tulisan yang akan kamu kerjakan juga sederhana. Dalam soal kamu akan mendapatkan berbagai jenis perintah yang harus kamu muat dalam tulisanmu. Jadi, pastikan tulisan yang kamu buat sudah sesuai perintah soal.

 

2. Pay attention to the time

Seperti pada ujian kemampuan bahasa Inggris lainnya, kamu harus menyelesaikan perintah di dalam soal sesuai dengan waktu yang ditentukan. Dari sini kamu bisa melakukan strategi pembagian waktu. Terdapat banyak peserta ujian tidak lolos atau tidak mendapatkan hasil yang mereka harapkan karena mereka tidak memperhatikan waktu ujian, merasa waktu masih banyak, sehingga akhirnya waktu sudah habis tapi tulisan mereka tidak selesai.

 

3. Think and plan

Berkaitan dengan poin sebelumnya, pastikan kamu memiliki rencana dan strategi yang matang, seperti membuat pembagian waktu. Biasanya, ujian writing production akan memberikan dua soal. Misalnya waktu ujian berlangsung selama 90 menit. Terdapat dua soal yang harus kamu selesaikan. Soal pertama adalah membuat teks laporan berdasarkan data statistik, lalu soal kedua adalah membuat teks opini berdasarkan isu sosial. Nah kamu bisa mengalokasikan 45 menit untuk setiap soalnya. Lalu dari 45 menit itu, kamu bisa membaginya ke beberapa langkah pengerjaan. 

Contohnya, 10 menit pertama adalah memahami dan membuat catatan penting berdasarkan data statistik atau isu sosial yang disebutkan di soal. Lalu 10 menit kedua kamu membuat kerangka penulisan. Hal apa yang ingin kamu bahas di paragraf pembuka, paragraf utama dan paragraf kesimpulan. 20 menit kamu gunakan untuk menulis berdasarkan kerangka tulisan yang kamu buat sebelumnya, lalu 5 menit terakhir kamu gunakan untuk mengecek kembali apakah ada kesalahan yang kamu buat dalam tulisanmu.

 

4. Think about the target audience

Tema dari soal writing test akan beragam. Bisa jadi di soal pertama kamu diminta untuk membuat surat pribadi ke temanmu, dan soal kedua kamu diminta untuk membuat surat keluhan ke pelayanan hotel yang buruk. Berdasarkan kedua tema ini, kamu harus bisa membedakan gaya penulisan terhadap target audience-nya. Untuk soal pertama kamu bisa menggunakan gaya bahasa yang non-formal, karena kamu menulis kepada temanmu. Sedangkan soal kedua kamu harus menggunakan gaya bahasa formal, karena membuat surat keluhan kepada instansi, organisasi atau pihak perusahaan.

 

5. Use a variety of English grammar

Tentu saja dalam membuat tulisan kamu bisa menggunakan beragam grammar. Misalnya Dalam satu tulisan, kamu menggunakan simple past tense dan past perfect. Atau menggunakan gerund dan present continuous tense. Dengan menggunakan beragam grammar, tidak hanya membuat tulisanmu jadi lebih mudah terbaca, tapi juga membuat kamu terlihat sangat memahami tata bahasa Inggris. 

 

6. Use a variety of English Vocabulary

Selain agar tidak terlihat monoton, menggunakan beragam kosakata bahasa Inggris berfungsi untuk menggunakan berbagai macam kata yang memiliki makna serupa, tetapi pada konteks yang berbeda-beda. Selain itu, kosakata yang beragam bisa menunjukkan tingkat pengetahuanmu dalam bahasa Inggris. Misalnya alih-alih menggunakan very big untuk menggambarkan suatu benda yang sangat besar, kamu bisa menggunakan kata enormous.

 

7. Provide a logical sequence

Seperti yang sudah kamu ketahui sebelumnya, urutan logis dalam tulisan tidak hanya membuat tulisanmu jadi terlihat baik saja. Tapi juga membuat tulisanmu dapat lebih mudah dipahami, terorganisasi dan dapat diketahui arah tulisannya ke mana. Selain itu kamu juga dapat menggunakan berbagai macam ungkapan yang menghubungkan sebuah kalimat dengan kalimat sebelumnya, seperti firstly, in addition, on the other hand, respectively dan lain-lain.

Demikianlah tips mengerjakan soal writing production test. Selain tips-tips di atas, hal yang nggak kalah penting untuk kamu lakukan adalah latihan berulang-ulang. Jika kamu tidak latihan, tentunya kamu akan merasa sulit karena belum mencoba beragam strategi terlebih dahulu. Banyak latihan akan membuatmu terbiasa dalam mengerjakan soal writing production.

Kalau kamu masih penasaran dengan belajar menulis dalam bahasa Inggris, kamu bisa lho gabung dengan English Academy. Nggak cuma belajar menggunakan kurikulum cambridge, kamu juga bakal diajari oleh native speaker yang berpengalaman. Jadi tunggu apalagi? Yuk gabung sekarang juga!

English Academy

Referensi:

English Radar. ND. (online at) https://www.englishradar.com/english-exams/writing-tips-for-english-proficiency-exams/ [accessed 13 October 2022]

Profile

Muhammad Azka Rais

Penulis yang tertarik pada topik pendidikan, parenting, sains, dan kesehatan mental. Suka banget nulis fiksi, masak, nonton film, TV series dan anime. Suka juga main game sama cari-cari info tentang kehidupan alien, peradaban kuno, sama hantu.