Menolak Pakai Refuse atau Reject? Ketahui Bedanya Agar Tidak Salah Pilih

Refuse dan reject sama-sama verb bermakna menolak. So, mana yang paling tepat digunakan sesuai keadaan? Cari tahu, yuk!
Pasti kamu pernah berada dalam situasi di mana harus menolak suatu permintaan atau tawaran yang datang. Dalam situasi ini, penting untuk memilih kata yang tepat agar pesan dan nuansa yang kamu ingin sampaikan tepat ditangkap oleh lawan bicaramu. Refuse dan reject adalah dua kata yang paling umum dipilih dalam kalimat penolakan.
Kedua verbs ini, memang memiliki kesamaan makna, tetapi penggunaan dan vibes yang dirasakan bisa berbeda. Penting sekali untuk memahami kedua perbedaannya agar komunikasi kamu tetap jelas dan tepat makna. Sebab, pemilihan kata yang tepat bisa membuat penolakan kamu terdengar lebih sopan atau tegas, sesuai dengan konteks.
Jadi, dalam situasi seperti apa sebaiknya refuse atau reject digunakan? Mari kita bahas lebih lanjut agar kamu bisa menolak bahasa Inggris dengan percaya diri.
Baca Juga: 121 Kosakata Tentang Pendidikan (Educational Institutions Vocabulary)
Menolak dalam Bahasa Inggris
Kata kerja refuse dan reject umum digunakan untuk mengungkapkan keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu. Hal utama yang bisa menjadi pembeda antara refuse dan reject terletak pada struktur bahasanya.
Kata reject termasuk transitive verbs, sedangkan refuse bisa termasuk transitive dan intransitive verbs. Karenanya, reject hanya diikuti oleh noun, sedangkan refuse dapat diikuti oleh noun maupun infinitive verb.
Tapi perlu diingat juga, penggunaan kedua kata penolakan ini bukan hanya tentang tingkat kehalusan atau ketegasan saja, tetapi juga dilihat dari konteks dan hubungan dengan lawan bicara. Pemilihan kata penolakan yang sesuai dapat menghindari kesalahpahaman dan menjaga komunikasi yang baik antara kamu dan lawan bicaramu.
Jadi, saat dihadapkan dengan situasi seperti ini, perlu pertimbangkan dengan hati-hati mana kata penolakan yang tepat untuk digunakan dengan memahami konteksnya.
Baca Juga: Expressions of Invitation: Pengertian, Cara Merespon, dan Contoh Kalimatnya
Arti Reject dan Konteks Penggunaannya
Reject artinya menolak atau bisa diartikan menyingkirkan sesuatu dengan tegas, kadang bersifat formal. Kata ini bisa digunakan saat kamu benar-benar tidak setuju atau tidak bisa menerima suatu permintaan atau penawaran. Penggunaan kata reject bisa diartikan, bahwa keputusanmu dalam menolak sudah final dan tidak ada ruang untuk negosiasi.
Konteks penggunaan reject sangat beragam, tergantung dari situasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat. Kamu mungkin sering mendengarnya dalam dunia bisnis. Misalnya, saat penawaran proposal tidak memenuhi ekspektasi yang diharapkan. Nah, di kehidupan sehari-hari kamu juga bisa menggunakannya, lho.
Baca Juga: Perbedaan Mr, Mrs, Ms, dan Miss dalam Bahasa Inggris
Konteks Penggunaan Reject
Agar kamu bisa lebih memahami penggunaan kata reject sebagai penolakan, berikut ini adalah konteks penggunaan reject yang perlu diketahui:
1. Dalam konteks keputusan final: kamu menggunakan reject ketika ingin menegaskan, bahwa keputusanmu sudah final dan tidak bisa diubah. Misalnya:
- Menolak lamaran kerja
- Menolak proposal
- Menolak visa
- Menolak klaim asuransi
- Menolak panggilan telepon
2. Dalam konteks perasaan atau emosional: selain objek, reject juga bisa digunakan dalam konteks perasaan atau emosional yang sifatnya lebih personal. Misalnya:
- Penolakan cinta seseorang
- Menolak perasaan sedih
- Menolak ajakan berteman
Baca Juga: Expressions of Invitation: Pengertian, Cara Merespon, dan Contoh Kalimatnya
3. Dalam konteks penilaian atau evaluasi: kamu bisa menggunakan kata “reject” dalam konteks penilaian atau evaluasi. Misalnya:
- Menolak ide atau solusi yang diajukan karena dianggap kurang efektif
- Menolak saran
- Menolak tawaran alternatif dengan pertimbangan
- Menolak untuk menerima barang yang rusak
- Menarik suatu produk dari peredaran
Baca Juga: Apa Itu Bare Minimum? Kenali Definisi & Contoh Kalimatnya!
Arti Refuse dan Konteks Penggunaannya
Nah, sekarang kita bahas refuse. Kata refuse artinya juga menolak, tetapi saat kamu menggunakan kata ini, berarti kamu sedang menolak sesuatu dengan cara yang lebih halus atau sopan. Penggunaan refuse menunjukkan bahwa kamu tidak menerima penawaran atau permintaan, tetapi dengan cara yang lebih lembut dari reject.
Konteks penggunaan refuse biasanya bersifat informal dan cocok digunakan dalam bahasa sehari-hari. Misalnya, kamu ingin menolak sesuatu tanpa bermaksud menyinggung perasaan orang lain. Dalam dunia profesional, refuse sebenarnya juga bisa digunakan, tetapi tetap dengan nada profesional.
Baca Juga: Asking and Offering Help: Definisi, Ekspresi, dan Contoh Dialog
Konteks Penggunaan Refuse
Agar kamu bisa lebih memahami penggunaan refuse, berikut ini adalah konteks penggunaannya yang perlu kamu ketahui:
1. Menolak permintaan dan penawaran: kamu bisa menggunakan refuse dalam konteks penolakan permintaan atau penawaran sesuatu yang tidak bisa kamu penuhi dengan alasan kamu sudah memiliki rencana lain. Misalnya:
- Menolak permintaan bantuan, karena kamu sedang mengerjakan hal lain yang lebih penting.
- Menawar harga, karena tidak sesuai dengan budget plan yang kamu buat.
- Menolak tawaran pekerjaan, di luar beban kerja normalmu.
- Menolak tawaran masuk universitas, karena sudah memilih universitas lainnya.
Baca Juga: Asking and Giving Suggestion (Advice) dan Contoh Kalimatnya
2. Menjaga kesopanan dan ketegasan: kamu ingin menolak sesuatu, tetapi tidak ingin memberi kesan negatif terhadap hal yang ditolak. Agar terdengar lebih tegas sekaligus sopan, maka gunakan refuse. Misalnya:
- Menolak ide atau saran dari seseorang yang tidak kamu setujui.
- Menolak makanan atau minuman, karena kamu tidak suka atau sedang berpuasa.
- Menolak perilaku yang tidak pantas.
Baca Juga: Gabungan Sarapan dan Makan Siang (Brunch) yang Jadi Lifestyle
3. Berkaitan dengan kewenangan: kata refuse juga bisa digunakan saat melibatkan kewenangan seseorang yang berkuasa menolak untuk memberi izin akan suatu hal. Misalnya:
- Menolak tuntutan atas dakwaan seseorang.
- Menolak memberi izin tempat acara.
- Menyatakan ketidaksetujuan.
Baca Juga: Mengenal Prefix Beserta Contoh Kata dan Contoh Kalimatnya
Contoh Kalimat Penolakan yang Sopan dengan Menggunakan Refuse dan Reject
Sampai ini, kamu tentu sudah semakin paham mengenai arti refuse dan reject begitu juga dengan konteks penggunaannya. Nah, agar semakin mudah dipahami, berikut ini kami berikan contoh kalimat penolakan yang sopan menggunakan refuse dan reject.
Contoh Kalimat Penolakan Menggunakan Refuse
1. Menunjukan penolakan dengan cara sopan dan alasan jelas.
“I’m really sorry, but I must refuse your invitation to brunch this weekend, because I already have other plans.”
“Maaf, tapi aku harus menolak undangan brunch di akhir pekan ini, karena saya sudah ada rencana lain.”
2. Menolak tawaran pekerjaan dengan hormat karena alasan profesional atau pribadi.
“I really appreciate the offer, but I’ve to refuse the job position at this time.”
“Saya sangat menghargai tawarannya, tapi saya harus menolak posisi pekerjaan ini untuk saat ini.”
3. Menolak menerima bantuan dengan sopan.
“Thank you. I really appreciate your offer to help, but I’ve to refuse your assistance for this assignment as I need to manage it alone.”
“Terima kasih. Saya sangat menghargai tawaran bantuanmu, tetapi saya harus menolak bantuanmu dalam tugas ini, karena saya perlu menanganinya sendiri.”
4. Menolak permintaan untuk bertemu dengan alasan yang lebih penting.
“I’m sorry, but I’ve got to refuse to hang out as I have other assignments to do.”
“Maaf, tapi aku harus menolak untuk nongkrong karena aku punya tugas lain yang harus kulakukan.”
5. Menolak saran dengan alasan jelas.
“Thank you for your suggestion, but I’ll have to refuse since it doesn’t quite fit with our company’s current needs.”
“Terima kasih atas sarannya, tapi saya harus menolak karena tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini.”
Baca Juga: Ucapan Terima Kasih dan Minta Maaf dalam Bahasa Inggris (Thanking and Apologizing)
Contoh Kalimat Penolakan Menggunakan Reject
Meski menggunakan kata reject untuk penolakan yang bernada lebih keras, tetapi kata ini tetap bisa digunakan secara sopan dengan pilihan kata dan intonasi yang sesuai. Berikut beberapa contohnya:
1. Menolak proposal karena alasan kuat
“We have to reject your proposal, because it wasn’t well-thought-out.”
“Kami harus menolak proposalmu, karena tidak dipikirkan dengan matang.”
2. Menolak esai karena tidak sesuai penilaian
“His essay was rejected by the teacher, because it was poorly written.”
“Esainya ditolak oleh guru, karena ditulis dengan buruk.”
Baca Juga: Mengenal Jenis Essay dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya
3. Mengabaikan emosi seseorang
“He already tried to talk to her about his feelings, but she just rejected him.”
“Dia sudah mencoba bicara dengannya tentang perasaannya, tetapi dia mengabaikannya.”
Baca Juga: Arti Ungkapan Feeling Blue dan Variasinya
4. Menolak perasaan cinta
“He rejected her love, because he was still in love with his ex-girlfriend.”
“Dia menolak cintanya, karena dia masih mencintai mantannya.”
5. Menolak proposal setelah evaluasi.
“We have reviewed your proposal and unfortunately, we must reject it.”
“Kami telah meninjau proposal Anda dan sayangnya, kami harus menolaknya.”
Contoh Kalimat Penolakan Lamaran Kerja dengan Menggunakan Refuse dan Reject
Bagi dunia profesional, penolakan lamaran kerja mungkin biasa dilakukan, tetapi bukan berarti ini adalah keputusan yang mudah. Terkadang, ada perasaan tidak tega terhadap kandidat yang tidak lolos, meski memang perusahaan berhak menolak pelamar. Perusahaan sebaiknya menolak pelamar kerja secara baik-baik, bukan mengabaikan kandidat yang tidak lolos begitu saja.
Nah, begini contoh kalimat penolakan lamaran kerja yang bisa dilakukan perusahaan pada para pelamar.
Contoh Kalimat Penolakan Lamaran Kerja Menggunakan Refuse
- Thank you for applying, but we must refuse your application due to a lack of accordance with our criteria. (Terima kasih telah melamar, tetapi kami harus menolak lamaran Anda karena tidak sesuai dengan kriteria kami.)
- We appreciate your interest in our company, but we must refuse it, because we’re looking for someone with more experience. (Kami mengapresiasi ketertarikan Anda pada perusahaan kami, tetapi kami harus menolaknya, karena kami mencari seseorang dengan lebih banyak pengalaman.)
- Despite your outstanding background, we have to refuse your application for this position. (Meskipun latar belakang Anda luar biasa, kami harus menolak lamaran Anda untuk posisi ini.)
Contoh Kalimat Penolakan Lamaran Kerja Menggunakan Reject
- After careful consideration, we have chosen to reject your application for this position. (Setelah pertimbangan matang, kami memilih untuk menolak lamaran Anda untuk posisi ini.)
- Despite your impressive resume, we have decided to reject your application due to a lack of necessary qualifications. (Meskipun resume Anda mengesankan, kami telah memutuskan untuk menolak lamaran Anda, karena kurangnya kualifikasi yang diperlukan.)
- Thank you for your effort. Your skills are impressive, but we have to reject your application as we need different expertise. (Terima kasih atas usaha Anda. Keterampilan Anda mengesankan, tetapi kami harus menolak lamaran Anda, karena membutuhkan keahlian yang berbeda.)
Baca Juga: Pahami “Effort” dalam Writing dan Ubah Skor IELTS-mu Drastis!
—
Gimana? Kamu semakin paham kan, kapan harus menolak menggunakan refuse atau reject. Penggunaan yang tepat sesuai konteks bisa membuat komunikasimu lebih jelas dan menghindari kesalahpahaman. Semakin paham konteks penggunaan kata penolakan ini, maka kamu akan semakin dihargai oleh lawan bicaramu.
Kamu juga bisa memahami situasi semacam ini dengan lebih baik di Kelas Profesional English Academy. Bersama para penutur asli, kamu akan mendapatkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Kamu jadi lebih percaya diri dalam mengaplikasikan bahasa Inggris sehari-hari. Yuk, bergabung dan tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu sekarang!
References:
Ask a Teacher. (2022, August 12). Refuse vs Reject. Learning English VOA. Accessed 18 July 2024, from https://learningenglish.voanews.com/a/refuse-vs-reject/6696541.html
Hasa. (2017, January, 8). Difference Between Reject and Refuse. Accessed 18 July 2024, from https://www.differencebetween.com/difference-between-reject-and-vs-refuse/

Refuse dan reject sama-sama verb bermakna menolak. So, mana yang paling tepat digunakan sesuai keadaan? Cari tahu, yuk!
Pasti kamu pernah berada dalam situasi di mana harus menolak suatu permintaan atau tawaran yang datang. Dalam situasi ini, penting untuk memilih kata yang tepat agar pesan dan nuansa yang kamu ingin sampaikan tepat ditangkap oleh lawan bicaramu. Refuse dan reject adalah dua kata yang paling umum dipilih dalam kalimat penolakan.
Kedua verbs ini, memang memiliki kesamaan makna, tetapi penggunaan dan vibes yang dirasakan bisa berbeda. Penting sekali untuk memahami kedua perbedaannya agar komunikasi kamu tetap jelas dan tepat makna. Sebab, pemilihan kata yang tepat bisa membuat penolakan kamu terdengar lebih sopan atau tegas, sesuai dengan konteks.
Jadi, dalam situasi seperti apa sebaiknya refuse atau reject digunakan? Mari kita bahas lebih lanjut agar kamu bisa menolak bahasa Inggris dengan percaya diri.
Baca Juga: 121 Kosakata Tentang Pendidikan (Educational Institutions Vocabulary)
Menolak dalam Bahasa Inggris
Kata kerja refuse dan reject umum digunakan untuk mengungkapkan keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu. Hal utama yang bisa menjadi pembeda antara refuse dan reject terletak pada struktur bahasanya.
Kata reject termasuk transitive verbs, sedangkan refuse bisa termasuk transitive dan intransitive verbs. Karenanya, reject hanya diikuti oleh noun, sedangkan refuse dapat diikuti oleh noun maupun infinitive verb.
Tapi perlu diingat juga, penggunaan kedua kata penolakan ini bukan hanya tentang tingkat kehalusan atau ketegasan saja, tetapi juga dilihat dari konteks dan hubungan dengan lawan bicara. Pemilihan kata penolakan yang sesuai dapat menghindari kesalahpahaman dan menjaga komunikasi yang baik antara kamu dan lawan bicaramu.
Jadi, saat dihadapkan dengan situasi seperti ini, perlu pertimbangkan dengan hati-hati mana kata penolakan yang tepat untuk digunakan dengan memahami konteksnya.
Baca Juga: Expressions of Invitation: Pengertian, Cara Merespon, dan Contoh Kalimatnya
Arti Reject dan Konteks Penggunaannya
Reject artinya menolak atau bisa diartikan menyingkirkan sesuatu dengan tegas, kadang bersifat formal. Kata ini bisa digunakan saat kamu benar-benar tidak setuju atau tidak bisa menerima suatu permintaan atau penawaran. Penggunaan kata reject bisa diartikan, bahwa keputusanmu dalam menolak sudah final dan tidak ada ruang untuk negosiasi.
Konteks penggunaan reject sangat beragam, tergantung dari situasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat. Kamu mungkin sering mendengarnya dalam dunia bisnis. Misalnya, saat penawaran proposal tidak memenuhi ekspektasi yang diharapkan. Nah, di kehidupan sehari-hari kamu juga bisa menggunakannya, lho.
Baca Juga: Perbedaan Mr, Mrs, Ms, dan Miss dalam Bahasa Inggris
Konteks Penggunaan Reject
Agar kamu bisa lebih memahami penggunaan kata reject sebagai penolakan, berikut ini adalah konteks penggunaan reject yang perlu diketahui:
1. Dalam konteks keputusan final: kamu menggunakan reject ketika ingin menegaskan, bahwa keputusanmu sudah final dan tidak bisa diubah. Misalnya:
- Menolak lamaran kerja
- Menolak proposal
- Menolak visa
- Menolak klaim asuransi
- Menolak panggilan telepon
2. Dalam konteks perasaan atau emosional: selain objek, reject juga bisa digunakan dalam konteks perasaan atau emosional yang sifatnya lebih personal. Misalnya:
- Penolakan cinta seseorang
- Menolak perasaan sedih
- Menolak ajakan berteman
Baca Juga: Expressions of Invitation: Pengertian, Cara Merespon, dan Contoh Kalimatnya
3. Dalam konteks penilaian atau evaluasi: kamu bisa menggunakan kata “reject” dalam konteks penilaian atau evaluasi. Misalnya:
- Menolak ide atau solusi yang diajukan karena dianggap kurang efektif
- Menolak saran
- Menolak tawaran alternatif dengan pertimbangan
- Menolak untuk menerima barang yang rusak
- Menarik suatu produk dari peredaran
Baca Juga: Apa Itu Bare Minimum? Kenali Definisi & Contoh Kalimatnya!
Arti Refuse dan Konteks Penggunaannya
Nah, sekarang kita bahas refuse. Kata refuse artinya juga menolak, tetapi saat kamu menggunakan kata ini, berarti kamu sedang menolak sesuatu dengan cara yang lebih halus atau sopan. Penggunaan refuse menunjukkan bahwa kamu tidak menerima penawaran atau permintaan, tetapi dengan cara yang lebih lembut dari reject.
Konteks penggunaan refuse biasanya bersifat informal dan cocok digunakan dalam bahasa sehari-hari. Misalnya, kamu ingin menolak sesuatu tanpa bermaksud menyinggung perasaan orang lain. Dalam dunia profesional, refuse sebenarnya juga bisa digunakan, tetapi tetap dengan nada profesional.
Baca Juga: Asking and Offering Help: Definisi, Ekspresi, dan Contoh Dialog
Konteks Penggunaan Refuse
Agar kamu bisa lebih memahami penggunaan refuse, berikut ini adalah konteks penggunaannya yang perlu kamu ketahui:
1. Menolak permintaan dan penawaran: kamu bisa menggunakan refuse dalam konteks penolakan permintaan atau penawaran sesuatu yang tidak bisa kamu penuhi dengan alasan kamu sudah memiliki rencana lain. Misalnya:
- Menolak permintaan bantuan, karena kamu sedang mengerjakan hal lain yang lebih penting.
- Menawar harga, karena tidak sesuai dengan budget plan yang kamu buat.
- Menolak tawaran pekerjaan, di luar beban kerja normalmu.
- Menolak tawaran masuk universitas, karena sudah memilih universitas lainnya.
Baca Juga: Asking and Giving Suggestion (Advice) dan Contoh Kalimatnya
2. Menjaga kesopanan dan ketegasan: kamu ingin menolak sesuatu, tetapi tidak ingin memberi kesan negatif terhadap hal yang ditolak. Agar terdengar lebih tegas sekaligus sopan, maka gunakan refuse. Misalnya:
- Menolak ide atau saran dari seseorang yang tidak kamu setujui.
- Menolak makanan atau minuman, karena kamu tidak suka atau sedang berpuasa.
- Menolak perilaku yang tidak pantas.
Baca Juga: Gabungan Sarapan dan Makan Siang (Brunch) yang Jadi Lifestyle
3. Berkaitan dengan kewenangan: kata refuse juga bisa digunakan saat melibatkan kewenangan seseorang yang berkuasa menolak untuk memberi izin akan suatu hal. Misalnya:
- Menolak tuntutan atas dakwaan seseorang.
- Menolak memberi izin tempat acara.
- Menyatakan ketidaksetujuan.
Baca Juga: Mengenal Prefix Beserta Contoh Kata dan Contoh Kalimatnya
Contoh Kalimat Penolakan yang Sopan dengan Menggunakan Refuse dan Reject
Sampai ini, kamu tentu sudah semakin paham mengenai arti refuse dan reject begitu juga dengan konteks penggunaannya. Nah, agar semakin mudah dipahami, berikut ini kami berikan contoh kalimat penolakan yang sopan menggunakan refuse dan reject.
Contoh Kalimat Penolakan Menggunakan Refuse
1. Menunjukan penolakan dengan cara sopan dan alasan jelas.
“I’m really sorry, but I must refuse your invitation to brunch this weekend, because I already have other plans.”
“Maaf, tapi aku harus menolak undangan brunch di akhir pekan ini, karena saya sudah ada rencana lain.”
2. Menolak tawaran pekerjaan dengan hormat karena alasan profesional atau pribadi.
“I really appreciate the offer, but I’ve to refuse the job position at this time.”
“Saya sangat menghargai tawarannya, tapi saya harus menolak posisi pekerjaan ini untuk saat ini.”
3. Menolak menerima bantuan dengan sopan.
“Thank you. I really appreciate your offer to help, but I’ve to refuse your assistance for this assignment as I need to manage it alone.”
“Terima kasih. Saya sangat menghargai tawaran bantuanmu, tetapi saya harus menolak bantuanmu dalam tugas ini, karena saya perlu menanganinya sendiri.”
4. Menolak permintaan untuk bertemu dengan alasan yang lebih penting.
“I’m sorry, but I’ve got to refuse to hang out as I have other assignments to do.”
“Maaf, tapi aku harus menolak untuk nongkrong karena aku punya tugas lain yang harus kulakukan.”
5. Menolak saran dengan alasan jelas.
“Thank you for your suggestion, but I’ll have to refuse since it doesn’t quite fit with our company’s current needs.”
“Terima kasih atas sarannya, tapi saya harus menolak karena tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini.”
Baca Juga: Ucapan Terima Kasih dan Minta Maaf dalam Bahasa Inggris (Thanking and Apologizing)
Contoh Kalimat Penolakan Menggunakan Reject
Meski menggunakan kata reject untuk penolakan yang bernada lebih keras, tetapi kata ini tetap bisa digunakan secara sopan dengan pilihan kata dan intonasi yang sesuai. Berikut beberapa contohnya:
1. Menolak proposal karena alasan kuat
“We have to reject your proposal, because it wasn’t well-thought-out.”
“Kami harus menolak proposalmu, karena tidak dipikirkan dengan matang.”
2. Menolak esai karena tidak sesuai penilaian
“His essay was rejected by the teacher, because it was poorly written.”
“Esainya ditolak oleh guru, karena ditulis dengan buruk.”
Baca Juga: Mengenal Jenis Essay dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya
3. Mengabaikan emosi seseorang
“He already tried to talk to her about his feelings, but she just rejected him.”
“Dia sudah mencoba bicara dengannya tentang perasaannya, tetapi dia mengabaikannya.”
Baca Juga: Arti Ungkapan Feeling Blue dan Variasinya
4. Menolak perasaan cinta
“He rejected her love, because he was still in love with his ex-girlfriend.”
“Dia menolak cintanya, karena dia masih mencintai mantannya.”
5. Menolak proposal setelah evaluasi.
“We have reviewed your proposal and unfortunately, we must reject it.”
“Kami telah meninjau proposal Anda dan sayangnya, kami harus menolaknya.”
Contoh Kalimat Penolakan Lamaran Kerja dengan Menggunakan Refuse dan Reject
Bagi dunia profesional, penolakan lamaran kerja mungkin biasa dilakukan, tetapi bukan berarti ini adalah keputusan yang mudah. Terkadang, ada perasaan tidak tega terhadap kandidat yang tidak lolos, meski memang perusahaan berhak menolak pelamar. Perusahaan sebaiknya menolak pelamar kerja secara baik-baik, bukan mengabaikan kandidat yang tidak lolos begitu saja.
Nah, begini contoh kalimat penolakan lamaran kerja yang bisa dilakukan perusahaan pada para pelamar.
Contoh Kalimat Penolakan Lamaran Kerja Menggunakan Refuse
- Thank you for applying, but we must refuse your application due to a lack of accordance with our criteria. (Terima kasih telah melamar, tetapi kami harus menolak lamaran Anda karena tidak sesuai dengan kriteria kami.)
- We appreciate your interest in our company, but we must refuse it, because we’re looking for someone with more experience. (Kami mengapresiasi ketertarikan Anda pada perusahaan kami, tetapi kami harus menolaknya, karena kami mencari seseorang dengan lebih banyak pengalaman.)
- Despite your outstanding background, we have to refuse your application for this position. (Meskipun latar belakang Anda luar biasa, kami harus menolak lamaran Anda untuk posisi ini.)
Contoh Kalimat Penolakan Lamaran Kerja Menggunakan Reject
- After careful consideration, we have chosen to reject your application for this position. (Setelah pertimbangan matang, kami memilih untuk menolak lamaran Anda untuk posisi ini.)
- Despite your impressive resume, we have decided to reject your application due to a lack of necessary qualifications. (Meskipun resume Anda mengesankan, kami telah memutuskan untuk menolak lamaran Anda, karena kurangnya kualifikasi yang diperlukan.)
- Thank you for your effort. Your skills are impressive, but we have to reject your application as we need different expertise. (Terima kasih atas usaha Anda. Keterampilan Anda mengesankan, tetapi kami harus menolak lamaran Anda, karena membutuhkan keahlian yang berbeda.)
Baca Juga: Pahami “Effort” dalam Writing dan Ubah Skor IELTS-mu Drastis!
—
Gimana? Kamu semakin paham kan, kapan harus menolak menggunakan refuse atau reject. Penggunaan yang tepat sesuai konteks bisa membuat komunikasimu lebih jelas dan menghindari kesalahpahaman. Semakin paham konteks penggunaan kata penolakan ini, maka kamu akan semakin dihargai oleh lawan bicaramu.
Kamu juga bisa memahami situasi semacam ini dengan lebih baik di Kelas Profesional English Academy. Bersama para penutur asli, kamu akan mendapatkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Kamu jadi lebih percaya diri dalam mengaplikasikan bahasa Inggris sehari-hari. Yuk, bergabung dan tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu sekarang!
References:
Ask a Teacher. (2022, August 12). Refuse vs Reject. Learning English VOA. Accessed 18 July 2024, from https://learningenglish.voanews.com/a/refuse-vs-reject/6696541.html
Hasa. (2017, January, 8). Difference Between Reject and Refuse. Accessed 18 July 2024, from https://www.differencebetween.com/difference-between-reject-and-vs-refuse/


