Mempelajari Seni Negosiasi dalam Bahasa Inggris

Vita Lutfiah Mar 9, 2021 • 7 min read

kayak apa cara bernegosiasi dalam bahasa inggris

Artikel ini menjelaskan seni bernegosiasi dalam Bahasa Inggris

--

Dalam dunia bisnis, negosiasi sering disebut sebagai seni karena melibatkan pemikiran kreatif. Apalagi kamu sebagai negosiator merupakan poros perusahaan untuk mencari client yang loyal, nih. yang baik biasanya memiliki kesadaran, kesabaran, dan keterampilan berkomunikasi. Seorang negosiator akan santai saja jika mengetahui latar belakang dan emosi client serta mampu mengetahui bahasa tubuh yang digunakan oleh orang lain. Kesabaran dan ketekunan akan menjadikan seseorang berhasil dalam melakukan negosiasi bisnis. Selain itu, keterampilan berkomunikasi bisnis secara profesional menjadi hal yang sangat penting karena negosiasi merupakan proses dua arah yang membutuhkan komunikasi yang baik sekaligus menjadi pendengar yang baik.

Wah, sebelum berbicara tentang skill negosiasi, kamu harus tahu nih macam-macam gaya negosiasi yang bisa dipakai saat kamu bertemu client dari luar negeri ya! Tentunya, jangan khawatir kamu bisa memperkaya vocabulary Bahasa Inggris Bisnis dengan banyak membaca kamus Oxford Dictionary atau Cambridge Dictionary ya. Dalam dunia perusahaan, kamu pasti dituntut untuk menjadi negosiator produk, oleh karena itu kuasai juga speaking skill, dan bargaining skill dengan kursus interaktif bersama native speaker English Academy by Ruangguru!

Setiap orang pasti memiliki kodrat dan gaya negosiasi dalam bahasa Inggris yang dipengaruhi oleh kepribadiannya diantaranya pesaing, kolaborator, kompromi, pleaser dan avoider.

1. Pesaing

Pesaingmu biasanya cenderung asertif, pantang menyerah dan tidak kooperatif. Gaya ini bisa menjadi efektif jika kamu berada dalam tawar-menawar yang kuat dari segi posisi. Namun, jika hal tersebut digunakan secara tidak tepat, maka dapat menciptakan ketegangan dan ketidakpercayaan dalam menjalin hubungan bisnis. Jika dihadapkan pada persaingan negosiator, ingatlah bahwa tidak ada aturan atau prosedur yang harus dimiliki serta kamu tidak berkewajiban untuk berpendapat “setuju” ketika melakukan negosiasi. Namun jika kamu ingin berkata “setuju”, maka kamu bisa memakai kalimat “I can not see the problem with that

2. Kolaborator

Kolaborator biasanya menggunakan waktu dan energi untuk menemukan kesamaan visi dan misi dari masing-masing bisnis. Gaya ini memiliki karakteristik tinggi dalam ketegasan serta kerjasama yang ideal. Seorang kolaborator biasanya ingin memelihara hubungan dengan pihak partner bisnis lainnya.

3. Kompromi

Seorang negosiator dengan gaya kompromi memiliki sifat asertif dan kooperatif. Hal tersebut didukung oleh seseorang yang tidak berlebihan dalam bernegosiasi serta siap untuk bertemu dengan point of view lain di tengah jalan. Kamu bisa memakai kalimat “If you look at it from our point of view..”

4. Pleaser

Pleasers sering dianggap menyenangkan orang tetapi memberi jalan terlalu mudah. Gaya bernegosiasi ini biasanya hanya sengaja digunakan jika salah satu sisinya hanya dengan senang hati mengakomodasi yang lain.

5. Avoider

Avoider biasanya rendah di kegotongroyongan dan ketegasan. Gaya ini sering diadopsi oleh orang-orang yang berharap jika mereka mengabaikan masalah, maka hal tersebut akan hilang.

Selain itu, kamu perlu mengetahui proses negosiasi dalam bahasa Inggris. Terdapat 4 tahapan dalam bernegosiasi yaitu persiapan, pembukaan, diskusi dan penutupan.

Baca juga: Apa Saja Skill yang Perlu Kamu Kuasai Saat Meeting Berbahasa Inggris?

Persiapan, Meskipun negosiator yang baik memiliki banyak keterampilan, ini akan menjadi percuma jika kamu tidak melakukan mini research terdahulu terkait fakta dan masalah dari client bisnis. Misalnya, jika negosiasi kamu melibatkan semacam kesepakatan bisnis, maka kamu akan melakukannya perlu mengumpulkan data, laporan tahunan dan informasi tentang perusahaan atau organisasi. Sebelum kamu akan melakukan negosiasi apa pun, kamu harus menentukan tujuan apa yang harus dicapai. Untuk memulai percakapan, kamu bisa memakai kalimat “I would like to begin the outline of our aims and objectives that…” atau bisa juga memakai kalimat “ There are two main point that we would like to concentrate.”

Posisi pembukaan dan pernyataan pembukaan, pembukaan negosiasi dalam bahasa Inggris menjadi hal yang harus diperhatikan. Manfaat dari pembukaan negosiasi ini adalah membuat first impression poin yang kamu sampaikan menjadi valid. Kamu punya ruang untuk menawarkan konsesi. Pada proses pembukaan, kamu bisa memulai penawaran. Pernyataan pembukaan harus menciptakan iklim untuk kolaborasi. Mulailah dari cara yang benar karena pernyataan pembukaan akan menjadikan client tertarik dengan produk yang kamu tawarkan. Contohnya, kamu bisa memakai kalimat “These are some of the things that you will be getting from us that you can not find anywhere” 

Diskusi kegiatan, dalam diskusi ini kamu memiliki kesempatan untuk menyelidiki dan mencari variabel yang belum pernah kamu pertimbangkan sebelumnya. Namun, ingatlah untuk tidak membahas di luar topik ya!. Ajukan satu pertanyaan di akhir diskusi dan beri waktu untuk client untuk menjawab kesempatan. Hal ini bertujuan untuk menjelajahi bagaimana semua orang bisa bernegosiasi dengan sesuatu yang mereka inginkan. Dengarkan baik-baik apa yang disampaikan oleh client. Kamu harus mendengarkan secara aktif artinya kamu harus mendengarkan dan mengajukan pertanyaan. Jika kamu sebagai negosiator yang melakukan penawaran produk, lakukanlah dengan menawarkan kelebihan-kelebihan produk dibandingkan kompetitor bisnis lainnya. Contohnya, “ I believe with these extra benefits, you are paying for a very cost effective product”.  Sebagai negosiator, kamu harus siap berkata setuju atau tidak setuju pada hasil kesepakatan diskusi, ya! Contohnya, ketika kamu tidak setuju dengan hasil negosiasi, kamu bisa memakai kalimat “I am afraid that is not acceptable for us” atau “Can I just pick you up on a point that you made earlier?

Penutup Ada tiga hasil dasar dari negosiasi dalam bahasa Inggris. Hasil win-win solution adalah dimana kedua belah pihak muncul dari negosiasi merasa bahwa mereka telah menang atau setidaknya telah mencapai tujuan minimum mereka. Setelah kamu menutup kesepakatan dan mencapai situasi win-win solution atau bahkan jika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana, catat apa yang telah disetujui secara tertulis. Pastikan kamu bisa meringkas kesimpulan dari negosiasi dan kamu bisa memakai kalimat “Can we summarise what we have agreed so far?” atau bisa juga memakai kalimat “ Let’s take look at the points we agree on.

New call-to-action

Profile

Vita Lutfiah

Beri Komentar