Cara Menolak Tawaran Kerja dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

EA - Cara Menolak Tawaran Undangan Interview dalam Bahasa Inggris-01

Kamu mendapat penawaran kerja, tapi ternyata ada hal yang membuatmu harus menolak penawaran tersebut? Hmm, kira-kira, bagaimana ya cara menolak job offer dalam bahasa Inggris? Tenang, kamu akan menemukan jawabannya di artikel ini!

--

Bekerja di perusahaan impian merupakan langkah awal untuk mencapai career goals. Tetapi, untuk mendapatkan jenjang karir yang baik, tentu banyak hal yang harus kamu pertimbangkan. Mulai dari skill, work culture, hingga hal sensitif seperti salary yang harus disesuaikan dengan beban kerja. 

Yap! Setiap perusahaan pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Oleh karenanya, jika kamu adalah seorang jobseeker berstatus fresh graduate atau experienced, tentu perlu memilah setiap perusahaan yang dilamar, apakah sudah sesuai dengan kriteria yang kamu cari atau belum?

Nah, dalam proses filtering pekerjaan, kita akan sering bertemu dengan penolakan. Namun, yang akan dibahas dalam artikel ini bukanlah penolakan dari company terhadap kandidat, tetapi rejecting dari kandidat terhadap company. Lo, emang bisa? Of course you can, guys! Kamu dapat memberikan penolakan jika memang benefit dari perusahaan terkait nggak sesuai dengan ekspektasi-mu.

Well, karena di era global ini banyak company yang menggunakan bahasa Inggris untuk memberikan job offering, maka English Academy akan membantumu untuk mengetahui bagaimana cara menolak job offering dalam bahasa Inggris. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

 

Apa yang Dimaksud dengan Offering Letter dalam bahasa Inggris?

Jika kamu adalah seorang profesional berpengalaman, pasti sudah tidak asing dengan istilah dunia kerja yang satu ini. Exactly! Dalam bahasa Indonesia, offering letter adalah surat penawaran pekerjaan. Offering letter merupakan dokumen formal yang dikirim pada kandidat sebagai tanda bahwa ia telah memenuhi kriteria untuk bergabung di perusahaan yang dilamar. 

Secara umum, offering letter dibuat oleh pihak HRD perusahaan terkait atas dasar penilaian semua proses seleksi yang telah dilewati oleh kandidat. Untuk membalas offering letter, kamu perlu perhatikan terlebih dahulu, apakah isi penawarannya sesuai dengan apa yang disampaikan recruiter atau tidak. 

For your information, offering letter masih bersifat penawaran yang tidak bersifat mengikat secara hukum, berbeda dengan Surat Perjanjian Kerja atau kontrak kerja yang biasanya sudah dilengkapi dengan peraturan untuk mengikat secara hukum.

Dalam Surat Penawaran Kerja berisi nama posisi yang akan ditempati oleh calon karyawan, serta fasilitas yang akan didapatkan seperti salary, deskripsi pekerjaan yang akan menjadi tanggung jawab karyawan, work hour, asuransi swasta, jadwal kerja, jatah cuti, etc sebagai pemberitahuan formal tertulis pada kandidat. Kamu dapat melihat contoh offering letter kerja di artikel Offering Letter: Pengertian, Cara Membalas, dan Bedanya dengan Kontrak Kerja

 

Kabar baik buat kamu! Gratis konsultasi bersama Personal Consultant English Academy untuk bantu meraih career goals secara profesional. Book  jadwal kamu sekarang dengan klik gambar di bawah!

Belajar Bahasa Inggris untuk Capai Tujuan Bisnis

 

Apakah Offering Letter Bisa Ditolak?

Actually sebelum melakukan rejecting, jika isi atau perjanjian dalam offering letter tidak sesuai, kamu bisa mencoba untuk  menegosiasikannya dengan pihak perusahaan. Namun, apabila proses negosiasi tidak membuahkan hasil yang baik, memberikan penolakan adalah suatu hal yang sah-sah saja, kok

The important thing, jangan sampai kamu menghilang begitu saja, alias meng-ghosting pihak recruiter tanpa memberi penjelasan. Selain itu, declining a job offer pun masih bisa dilakukan selama kamu belum menandatangani dokumen tawaran tersebut. Means, kamu tidak memiliki keterikatan apa pun dengan pihak perusahaan.

 

Bagaimana Cara Menolak Tawaran Kerja dengan Baik dan Benar?

Menolak tawaran kerja memang sebuah keputusan yang sulit. Terkadang, kamu akan merasa segan atau tidak enak terhadap perusahaan yang bersangkutan. Namun, kamu perlu ingat bahwa sebagai pemberi kerja, company berhak menolak pelamar. Begitupun dengan pelamar yang berhak menolak tawaran dari perusahaan.

Ingat! Kamu harus melakukan penolakan secara terhormat dan professional agar tidak merusak networking dengan perusahaan terkait di masa depan. Ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan sebagai tips saat hendak menolak tawaran kerja. Yuk, scroll down!

 

cara menolak tawaran kerja dengan sopan

 

1. Make sure you want to decline the offer

Sebelum memutuskan untuk menolak, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyakinkan diri sendiri untuk benar-benar mengatakan tidak pada offering yang kamu dapat. Pasalnya, mengubah pekerjaan adalah salah satu bagian penting yang akan berpengaruh terhadap hidup seseorang.

Kamu perlu melihat dengan lebih jauh, apakah penolakan tersebut akan berdampak terhadap income? Bagaimana dampak yang akan kamu rasakan pada kesehatan mental dan kesejahteraan hidupmu? Apakah sistem bekerja yang diterapkan sudah sesuai dengan keinginanmu (on site, hybrid, or flexible working arrangement)? Kamu perlu mengambil keputusan dengan confident.

2. Don’t procrastinate

Segala sesuatu yang ditunda biasanya akan menimbulkan dampak yang negatif, hal ini pun berlaku ketika kamu ingin menolak penawaran kerja dari sebuah perusahaan. Jika kamu telah yakin dengan keputusan yang dibuat, segera kabari recruiter di hari yang sama, atau selambat-lambatnya satu hari setelah kamu menerima offering.  

Pasalnya, mungkin saja recruiter tak hanya menghubungimu, tetapi kamu adalah kandidat yang diprioritaskan. Oleh karena itu, jika kamu menolak, recruiter harus segera mencari penggantimu dengan menghubungi kandidat lain. Sikap menunda yang kamu lakukan tentu mempengaruhi kinerja perusahaan, bukan? Jadi, tunjukkan integritasmu dengan menghargai waktu yang diberikan recruiter.

4. Keep it simple and to the point

Bukan hanya dalam surat lamaran kerja, bertele-tele pun tidak dianjurkan saat kamu menolak tawaran kerja. Hindari untuk terlalu emosional dengan memberikan kalimat pujian berlebihan terhadap perusahaan atau recruiter yang pernah berinteraksi denganmu.

Dalam hal ini, kamu hanya perlu jujur dan berterus terang. Jadi, keep it simple and be professional, guys. Ini contoh kalimat menolak  job offer dalam bahasa Inggris:

 

  • Unfortunately, I cannot accept the offer.
    (Sayangnya, saya harus menolak tawaran Anda.)
  • I sincerely apologize. I am unable to accept the offer.
    (Saya sangat menyesal. Saya tidak dapat menerima tawaran itu.)
  • With great regret, I have to decline the offer.
    (Dengan sangat menyesal, Saya harus menolak tawaran itu.)

5. Show appreciation and gratitude

Meskipun harus ditulis secara singkat, memberikan ucapan terima kasih adalah hal yang wajib kamu sampaikan. Bagaimana pun, recruiter telah meluangkan waktunya untuk menjadikanmu sebagai kandidat terpilih. You can show your gratitude to the company.

Selain itu, tentu rekruter akan lebih menghargai kandidat yang memberikan apresiasi pada mereka. Pasalnya, mereka telah berusaha sebaik mungkin untuk me-review aplikasi hingga melakukan wawancara kerja dengan kandidat. Kamu bisa mengungkapkan rasa terima kasih dengan contoh sebagai berikut:

  • Thank you again for the interview last week—it was great to meet the team and see the offices. I enjoyed learning about the Content Writer position, and I appreciate this generous offer.
    (Terima kasih sekali lagi untuk wawancara minggu lalu—senang bertemu dengan tim dan melihat kantor. Saya senang belajar tentang posisi Content Writer, dan saya menghargai tawaran murah hati ini.)
  • Thank you so much for considering me as part of your company in the SEO Associate position. I so appreciate you taking the time to consider me and for answering so many of my questions about the company and role.
    (Terima kasih banyak telah mempertimbangkan saya sebagai bagian dari perusahaan Anda di posisi SEO Associate. Saya sangat menghargai Anda meluangkan waktu untuk mempertimbangkan saya dan untuk menjawab begitu banyak pertanyaan saya tentang perusahaan dan peran.)
  • I am thankful for the interview and job offer in Marketing Manager. I really appreciate your time and effort until I successfully passed all of the selection steps.
    (Saya berterima kasih atas wawancara dan tawaran pekerjaan di Manajer Pemasaran. Saya sangat menghargai waktu dan usaha Anda sampai saya berhasil melewati semua tahap seleksi.)

6. Keep the networking door open

Menolak kesempatan kerja bukan berarti menutup akses untuk networking, bukan? Walaupun penolakan adalah respon yang tidak diharapkan oleh rekruter, kamu dianjurkan untuk tetap menjaga hubungan baik dengan perusahaan terkait. 

Akses ini dapat kamu buka dengan memberikan informasi kontak tambahan, atau menegaskan bahwa kamu memang terbuka dengan kesempatan di lain waktu. Selain itu, salah satu cara lain yang possible untuk dilakukan adalah berkoneksi dengan rekruter melalui LinkedIn. 

Dengan cara di atas, rekruter akan mengetahui tentang pencapaian paling update dari perkembangan karier-mu. Hal ini bisa menjadi top-of-mind untuk perusahaan ketika peluang kerja di perusahaan itu muncul kembali dengan penawaran benefit yang (mungkin) lebih baik dari sebelumnya. Kalimat yang bisa kamu sampaikan antara lain:

 

  • It’s been a pleasure getting to know you, and I hope that we cross paths in the future in the better opportunities.
    (Senang mengenal Anda, dan saya harap kita bertemu di masa depan dalam peluang yang lebih baik.)
  • Nice to meet you, I am open to other opportunities in the future. Let me connect to you through LinkedIn for better networking.
    (Senang bertemu dengan Anda, saya terbuka untuk peluang lain di masa depan. Biarkan saya terhubung dengan Anda melalui LinkedIn untuk hubungan yang lebih baik.)

Oh ya, bagian ini tidak bersifat wajib.

7. Provide a reason but don’t get specific

Menolak job offer tanpa sebuah alasan tentu bukan sikap yang profesional. Jangan sampai recruiter bertanya-tanya tentang alasan mengapa kamu tidak menerima offering yang diberikan oleh perusahaan.

Pasalnya, alasan yang kamu terima bisa menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk proses recruitment yang lebih baik di lain waktu. Tapi, ingat! Sangat disarankan agar kamu memberikan alasan secukupnya, tidak perlu mendetail. Misal, jika alasan sebenarnya adalah kamu tidak senang dengan budaya kerja, maka cukup untuk menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai. Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

  • Unfortunately it isn’t the right fit for my long-term career goals.
    (Sayangnya itu tidak cocok untuk tujuan karir jangka panjang saya.)
  • I have decided not to accept the position, as it isn't the right fit for me at this time.
    (Saya telah memutuskan untuk tidak menerima posisi itu, karena itu tidak cocok untuk saya saat ini.)

8. Choose the right media

Kamu dapat mengirimkan penolakan offering melalui media yang sesuai. Misal, jika sebelumnya komunikasi antar kandidat dan recruiter dilakukan melalui email, maka kamu dapat mengirim penolakan melalui email. 

Hal di atas tidak berlaku jika memang kamu diarahkan oleh rekruter untuk membalas pesan offering melalui media yang berbeda. Jadi, perhatikan baik-baik intstruksi yang kamu dapatkan dari pihak perusahaan.

 

Alasan Menolak Offering Letter Sebuah Perusahaan

Kira-kira, apa, sih alasan yang paling sering mendasari munculnya penolakan offering letter? Kamu bisa cek melalui beberapa poin di bawah ini!

 

alasan menolak tawaran kerja

 

1. Mendapatkan Penawaran Kerja yang Lebih Baik

Alasan ini menjadi salah satu yang paling umum ditemukan dalam dunia kerja. Hal ini bisa terjadi ketika seorang kandidat melamar pekerjaan dan melalui tahap seleksi di banyak perusahaan sekaligus dalam timeline yang sama. 

Sebagai seorang jobseeker, tentu kamu akan memilih perusahaan yang memberikan offering lebih baik dan sesuai, kan? Entah itu salary yang lebih besar, fasilitas yang lebih memadai, hingga tunjangan yang lebih beragam. 

2. Pekerjaan yang Tidak Sesuai

Salah satu hal yang penting untuk dipertimbangkan sebelum menerima offering letter adalah memahami job description dari posisi tujuan. Dalam surat penawaran, kamu dapat melihat lebih detail gambaran pekerjaan yang akan dilakukan jika sudah officially bergabung dengan perusahaan.

Jika ternyata beban pekerjaan yang tercantum jauh lebih demanding, atau bahkan out of the field, kamu bisa menjadikannya sebagai alasan untuk menolak offering letter.

3. Gaji Tidak Sesuai Harapan

Gaji merupakan hal yang paling sensitif dalam proses seleksi kerja. Idealnya, seorang kandidat sudah melakukan riset gaji saat hendak melalui proses interview. Kamu perlu memastikan apakah gaji yang ditawarkan sesuai dengan rentang gaji yang berlaku saat ini untuk posisi yang dipilih?

Selain itu, pastikan juga salary yang akan kamu terima sesuai dengan rentang UMR dan juga skill serta pengalaman yang dimiliki. Namun, jika pada akhirnya gaji yang ditawarkan masih tidak sesuai dengan ekspektasi, kamu berhak untuk menolak offering letter menggunakan alasan ini.

4. Perusahaan yang Tidak Sesuai

Alasan ini bisa mengacu pada sikap perusahaan yang terkesan negatif. Terkadang, sisi kurang baik sebuah perusahaan akan terlihat selama proses rekrutmen berlangsung. Misal, perusahaan meng-ghosting-mu dalam memberikan hasil interview kerja, wawancara yang di-reschedule, hingga sikap rekruter yang kurang hangat.

Selain itu, alasan poin empat ini bisa juga menggambarkan tentang kondisi perusahaan. Contoh, saat kamu masih dalam proses seleksi, tiba-tiba kondisi ekonomi perusahaan melemah. Hal ini tentunya akan menimbulkan job insecurities bagi kandidat, dan kamu berhak untuk menolak offering letter dengan alasan tersebut.

5. Penawaran yang Diberikan Perusahaan Tidak Membantu Mencapai Career Goals

Sebagian besar profesional tentu memiliki career goals sebagai tujuan pencapaian dalam pekerjaan. Salah satu cara untuk mencapai career goals adalah terbukanya kesempatan untuk naik jabatan dan bisa mengembangkan diri untuk mendapat posisi yang lebih baik.

Sebelum memutuskan bergabung di sebuah company, ada baiknya jika kamu menyampaikan goals yang ingin dicapai dalam jangka waktu pendek dan panjang, serta bertanya bagaimana perusahaan dapat membantumu untuk meraih hal itu. Jika company tidak memiliki program atau fasilitas yang bisa membuatmu berkembang, maka sebaiknya kamu tidak menerima offering letter, ya.

6. Budaya Perusahaan dan Sistem Kerja yang Tidak Sesuai

Selain gaji, tunjangan, dan juga berbagai fasilitas kantor, faktor lain yang membuat kinerja seorang karyawan terus meningkat adalah budaya, sistem, dan juga lingkungan kerja. Dalam hal ini, budaya kerja biasanya dapat dilihat berdasarkan value suatu perusahaan. Salah satu contohnya adalah bagaimana cara atasan menegur bawahan saat melakukan kesalahan. Kamu bisa mencari tahu melalui internet tentang budaya kerja perusahaan yang dituju.

Selain itu, sistem kerja pun jadi salah satu faktor yang perlu kamu perhatikan. Apakah kamu lebih menyukai sistem on site, hybrid, atau flexible working arrangement? Jika tidak sesuai, maka kamu bisa menjadikannya sebagai sebuah alasan penolakan job offer.

 

Contoh Email Menolak Tawaran Kerja dengan Baik

Salah satu media yang paling banyak digunakan untuk berkomunikasi dengan company  adalah email. Kalau kamu berniat untuk declining the offering letter, perhatikan beberapa hal yang umumnya dicantumkan dalam pesan penolakan, yaitu:

1. Isi Subjek Email yang Sesuai

Karena tujuanmu adalah ingin menolak, maka bisa mengisi bagian subject seperti contoh berikut ini:

Declining [Job Title] Offering Letter at [Company Name]

2. Tulis Kepada Siapa Email Ditujukan

Jangan lupa, kamu perlu mencantumkan kepada siapa email tersebut disampaikan. Contoh:

To whom it may concern.

To the hiring manager.

3. Greetings

Salam pembuka adalah hal basic yang seharusnya tidak dilupakan. Kamu bisa sesuaikan dengan kondisi saat mengirim email, entah itu pagi, siang, atau sore. Sebagai contoh:

Good afternoon.

Good morning.

4. Tulis Konteks/Isi Email

Nah, kamu bisa lanjut ke bagian inti email, yaitu isi dari penolakan offering letter. Untuk susunannya, kamu bisa mulai dari:

  • Appreciation and gratitude
  • Point that you want to decline the job offer
  • Honest, good, clear, and brief reason why you choose to decline the offer
  • Offering to stay in touch and maintain the good relationship
  • Closing

Berikut adalah contoh yang bisa kamu perhatikan dengan baik:

Thank you very much for offering me the role of SEO Content Writer in ABC company. I sincerely enjoyed our conversations and very much appreciate your taking time to interview me over the course of the past few weeks.

While this position seems like a great opportunity, I have accepted a position with another company. Again, thank you for your time and consideration; best wishes for your continued success, and I hope our paths cross again in the future.

5. Signature

Setelah selesai, kamu bisa mengakhiri email dengan tandatangan. Contohnya sebagai berikut:

Sincerely, 

 

Intan Aulia Husnunnisa

www.linkedin.com/in/intanauliahusnunnisa

+62 81 123 456




Berbagai Contoh Email untuk Menolak Offering Letter

How to reject the job offer? Kamu bisa gunakan template di bawah ini!

1.  When the job is not a good fit

To the hiring manager,

Good morning.

I thank you so much for selecting me as a priority candidate and offering me the role of Social Media Officer. I sincerely enjoyed our dialog as well as discussions with your team, and I very much appreciate your taking time to share information about the role and vision of XYZ company.

However, ultimately, I will have to decline this role/job offer because that’s not the right fit for my career goals at this time.

Again, thank you for your time and consideration; best wishes in your continued success.

 

Regards,

Lala Nurmala

 

Artinya

Kepada manajer perekrutan,

Selamat pagi.

Saya berterima kasih banyak karena telah memilih saya sebagai kandidat prioritas dan menawarkan saya peran sebagai Social Media Officer. Saya sangat menikmati dialog kami serta diskusi dengan tim Anda, dan saya sangat menghargai Anda meluangkan waktu untuk berbagi informasi tentang peran dan visi perusahaan XYZ.

Namun, pada akhirnya, saya harus menolak tawaran peran/pekerjaan ini karena itu tidak sesuai dengan tujuan karir saya saat ini.

Sekali lagi, terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda; semoga sukses terus.

Salam,

Lala Nurmala


2. When the salary doesn’t fit your expectations

To whom may it concern,

Good afternoon.

Thank you for the opportunity to work as a Content Creator for Shame Beauty. I’ve enjoyed learning more about the role, the organization, and the company culture.

I sincerely appreciate you taking the time to discuss salary expectations with me. Unfortunately, I will have to decline this role as the salary does not meet the financial requirements of my current living expenses.

Thank you again for your consideration, and I wish you all the best in finding someone suitable for the position.

Yours fatihfully,

Cintia Kimberly

 

Artinya

Kepada yang bersangkutan,

Selamat sore.

Terima kasih atas kesempatan bekerja sebagai Content Creator untuk Shame Beauty. Saya senang belajar lebih banyak tentang peran, organisasi, dan budaya perusahaan.

Saya sangat menghargai Anda meluangkan waktu untuk mendiskusikan ekspektasi gaji dengan saya. Sayangnya, saya harus menolak peran ini karena gaji tidak memenuhi kebutuhan finansial untuk biaya hidup saya saat ini.

Sekali lagi terima kasih atas pertimbangan Anda, dan saya berharap yang terbaik untuk Anda dalam menemukan seseorang yang cocok untuk posisi itu.

Hormat saya,

Cintia Kimberly

 

3. When the company isn’t the right fit

To the hiring manager,

Good afternoon.

Thank you very much for offering me the position of Graphic Designer at Formal Digital. I’m pleased to know more about the organization and the role through the great discussion with you.

Unfortunately, I have decided not to accept the position, as it isn’t the right fit for me at this time. I truly appreciate the offer and your consideration. 

Thank you again for your time and I wish you all the best in finding someone suitable for the position.

Warm Regards,

Vicky Prasetya

 

Artinya

Kepada manajer perekrutan,

Selamat sore.

Terima kasih banyak telah menawarkan saya posisi Graphic Designer di Formal Digital. Saya senang mengetahui lebih banyak tentang organisasi dan peran melalui diskusi hebat dengan Anda.

Sayangnya, saya telah memutuskan untuk tidak menerima posisi itu, karena itu tidak cocok untuk saya saat ini. Saya sangat menghargai tawaran dan pertimbangan Anda.

Sekali lagi terima kasih atas waktu Anda dan saya berharap yang terbaik untuk Anda dalam menemukan seseorang yang cocok untuk posisi tersebut.

Salam hangat,

Vicky Prasetya

 

Setelah mengetahui alasan dan cara menolak job offer dari sebuah company, apakah kamu tertarik untuk mencobanya? Eits, ingat! Mencari dan mendapatkan sebuah pekerjaan itu tidak mudah ya, guys. Jadi, sebelum memutuskan untuk mengirim rejecting, pastikan kembali bahwa kamu tidak akan menyesal di kemudian hari.

Oh ya,  jangan lupa untuk terus mencari penawaran yang lebih baik ya. Job offering akan banyak berdatangan jika kamu terus meningkatkan kualitas diri, salah satunya adalah dengan menambah skill berbahasa Inggris untuk profesional. Kamu dapat mengakselerasi kemampuan tersebut di Kelas Professional English Academy. Terdapat pilihan kelas untuk group, team, semi-private, private, sampai custom, lo! Yuk, temukan kelas yang cocok untukmu!

New call-to-action



Referensi:

BetterUp. How to (politely) decline a job offer. Online. Available at https://www.betterup.com/blog/how-to-decline-a-job-offer. [Accessed 30 May 2022]

MicahelPage. How to decline a job offer gracefully. Online. Available at https://www.michaelpage.co.id/advice/career-advice/career-progression/how-decline-job-offer-gracefully.  [Accessed 30 May 2022]

TheMuse. How to Gracefully Turn Down a Job Offer. Online. Available at https://www.themuse.com/advice/how-to-gracefully-turn-down-a-job-offer.  [Accessed 30 May 2022]

Indeed. How to Decline a Job Offer (With Email Examples). Online. Available at https://www.indeed.com/career-advice/finding-a-job/how-to-decline-a-job-offer-email-examples.  [Accessed 30 May 2022]





Profile

Intan Aulia Husnunnisa

Seorang perempuan dengan sejuta mimpi yang saat ini sedang fokus mengembangkan minat menulis di Ruangguru.