Reported Speech dan Segala Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Clara Pricilla Adiputra Jul 27, 2021 • 7 min read


Academic_English_-_Segala_Hal_yang_Perlu_Kamu_Ketahui_Tentang_Reported_Speech-01

Artikel ini akan membahas tentang segala hal yang perlu kamu ketahui tentang reported speech. Ingin terdengar pintar ketika menceritakan kembali perkataan orang lain dalam bahasa Inggris? Yuk, simak artikel di bawah ini.

--

Kamu ingin mengungkapkan perasaanmu terhadap orang yang kamu sukai tapi merasa malu? Hm, kalau begini, biasanya kamu berujung menceritakan perasaanmu kepada sahabat terdekat saja. Sayangnya, tidak jarang ada sahabat yang justru menceritakan kembali rahasiamu kepada orang yang kamu sukai.

Nah, kalau dalam bahasa Inggris, apa yang dilakukan oleh sahabat kamu itu bisa disebut sebagai reported speech. Misalnya, kamu mengatakan kepada sahabatmu “Jane, I like him”. Maka, reported speech adalah ketika Jane berkata kepada orang yang kamu sukai “She says that she likes you”.

Anyways, reported speech itu tidak hanya memungkinkan kamu untuk menceritakan kembali pernyataan orang lain, loh. Dalam hal ini, ketahuilah bahwa reported speech dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu reported statements dan reported questions. Sebenarnya, keduanya sama-sama menceritakan kembali perkataan orang lain, tetapi yang satu berbentuk pernyataan dan satunya lagi berbentuk pertanyaan.

Kini, pertanyaannya adalah sudahkah kamu mengetahui cara mengubah direct speech menjadi reported speech dalam bahasa Inggris dengan tepat? Apabila kamu belum mengetahuinya atau masih merasa ragu, yuk, simak artikel ini!

 

1. Reported Statements

Pertama, reported statements adalah pernyataan pribadi yang diungkapkan oleh orang lain. Contohnya, dalam bahasa Indonesia, direct statements dapat berbunyi: “Saya suka es krim”. Maka, reported statements dalam bahasa Indonesia akan berbunyi: “Dia mengatakan bahwa dia suka es krim”.

Dalam bahasa Inggris, untuk menyampaikan pernyataan orang lain, umumnya digunakan reporting verb. Waduh, reporting verb itu apa, ya? Nah, reporting verb adalah verb yang bisa digunakan untuk menyampaikan pernyataan orang lain seperti “say” atau “tell”. Eits, tetapi, jangan lupa untuk memperhatikan penggunaan reporting verb di atas sesuai dengan waktu mengucapkannya, ya.

Example 1: Reporting verb is in the present tense

Direct statement -> Reported statement

I like strawberry cheesecake -> She says (that) she likes likes strawberry cheesecake

Jika kamu perhatikan, perubahan hanya terletak pada “person” seperti “I” ke “she”. Sementara itu, kata “says” digunakan untuk menekankan bahwa pernyataan di atas berasal dari mulut orang lain. Nah, penambahan kata “that” bersifat opsional di mana menggunakan atau tidak menggunakan kata “that” bukanlah suatu masalah. Sekarang, simak contoh penggunaan reporting verb dalam waktu pengucapan yang berbeda, yuk!

Example 2: Reporting verb is in the past tense

Direct statement -> Reported statement

I like strawberry cheesecake -> She said (that) she liked strawberry cheesecake

Wah, ternyata sesederhana itu, loh. Dalam hal ini, kamu hanya perlu mengubah reporting verb dari dalam present tense menjadi dalam past tense. Contohnya adalah mengubah “says” menjadi “said” dan mengubah “likes” menjadi “liked”.

Academic_English_-_Segala_Hal_yang_Perlu_Kamu_Ketahui_Tentang_Reported_Speech_(inf)-01

Baca juga: Simple present tense vs simple past tense, ketahui perbedaannya!

 

2. Reported Questions

Wah, sudah merasa jago mengubah direct speech menjadi reported speech? Sekarang, waktunya kamu menyimak cara mengubah direct questions menjadi reported questions. Secara sederhana, direct questions adalah pertanyaan yang kamu terima yang kemudian disampaikan kepada orang lain. Tetapi, ingatlah bahwa ketika pertanyaan yang kamu terima disampaikan kepada orang lain, bentuknya sudah tidak lagi pertanyaan.

Contohnya, dalam bahasa Indonesia direct questions dapat berbunyi: “Kamu lahir di mana?”. Maka, reported questions akan berbunyi: “Dia menanyakan tempat kelahiran saya”. Nah, kalau dalam bahasa Indonesia sih mudah dipahami, tapi bagaimana kalau dalam bahasa Inggris? Tenang, jangan khawatir, artikel ini sudah menyediakan contoh reported questions khusus untuk kamu.

Example 3: Reported questions

Direct questions -> Reported questions

Where is the Menara BCA building? -> She asked me where the Menara BCA building was

Jika kamu perhatikan, perubahan yang terlihat jelas adalah bagaimana pertanyaan berubah menjadi pernyataan ketika diposisikan sebagai reported questions. Lantas bagaimana cara mengubahnya? Pertama, karena kamu ingin menceritakan kembali pertanyaan yang sudah kamu terima sebelumnya, kalimat pertama dari reported questions adalah “she/he asked me”. Kedua, sisipkan pertanyaan yang diberikan dan ubahlah bentuknya dari pertanyaan menjadi pernyataan.

Contohnya adalah dengan mengubah kalimat “where is the building” menjadi “where the building was”. Akhirnya, ketika digabungkan, jadilah apa yang disebut sebagai reported questions. Eh, tapi kamu penasaran nggak sih tentang bagaimana cara mengubah “yes/no” direct questions menjadi reported questions? Kalau penasaran, simak contoh di bawah ini!

Example 4: How to report a "yes/no" questions

Direct questions -> Reported questions

Do you like strawberry cheesecake? -> She asked me if I liked strawberry cheesecake

Nah, sekarang kamu bisa melihat bahwa kunci dari mengubah “yes/no direct questions menjadi reported questions adalah dengan menambahkan kata “if”. Dalam hal ini, kata “if” merefleksikan bagaimana pertanyaan yang diberikan memungkinkan munculnya jawaban menyukai atau tidak menyukai.

Academic_English_-_Segala_Hal_yang_Perlu_Kamu_Ketahui_Tentang_Reported_Speech_(inf)-02

Finally, itulah segala hal yang perlu kamu ketahui tentang reported speech. Hm, sebenarnya, reported speech ini tidak bisa dibilang mudah dan tidak bisa dibilang sulit. Artinya, seberapa baik kemampuan kamu menyampaikan kembali pernyataan atau pertanyaan yang diungkapkan orang lain bergantung pada seberapa sering kamu melakukannya. Sejujurnya, kuncinya adalah untuk tidak takut salah, seperti quotes ikonik NIKE yang berbunyi “Just do it!”. Dalam hal ini, berbicaralah dengan percaya diri dan apabila kamu membuat kesalahan, belajarlah dari kesalahan tersebut.

Ngomong-ngomong soal menjadi percaya diri, tahukah kamu bahwa rasa percaya diri dapat diperoleh dari latihan rutin? Nah, untungnya, artikel ini memang sudah ingin memperkenalkan kamu dengan English Academy. Dengan mengikuti kelas English Academy, kamu bisa memperluas pengetahuanmu tentang reported speech dan mengaplikasikannya melalui pengerjaan tugas yang diberikan. Is there any better way to gain your confidence than to practice properly? I assure you, there isnt. Yuk, bergabung dengan kelas English Academy sekarang!

New call-to-action

Referensi:

Perfect English Grammar. 2021. Reported Speech. [online] Available at: https://www.perfect-english-grammar.com/reported-speech.html [Accessed 22 July 2021].

Profile

Clara Pricilla Adiputra

I am a 5th semester's student majoring in Sociology at the University of Indonesia. Being a part of the Faculty of Social and Political Science community have made writing became something that I truly love doing. The idea of being able to educate people through my writing is the icing on the cake.

Beri Komentar