Perbedaan Hope dan Wish: Definisi, Fungsi, dan Cara Membuat Kalimatnya

perbedaan wish dan hope

I hope we can grow old together.
Kamu pernah mengatakan kalimat di atas pada pasangan nggak? Menurutmu, kata yang tepat dalam expression of wish itu pakai “hope” atau “wish”, sih? Soalnya, keduanya memiliki makna yang berbeda, lo. Yuk, cari tahu perbedaan hope dan wish di artikel ini!
--

 

Dalam mempelajari sebuah bahasa, salah satu hal penting yang perlu dikuasai adalah vocabulary. Nah, saat mempelajari vocab, tentu kita akan menemukan banyak kosakata yang serupa, kayak hope dan wish. Apa bedanya hope dan wish?

Hope dan wish adalah kedua kata yang digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tapi, meskipun sama-sama memiliki arti “berharap”, ternyata keduanya punya perbedaan, lo.

For your information, banyak orang yang bingung apa perbedaan penggunaan hope dan wish. Kalau kamu adalah salah satunya, maka jangan khawatir, English Academy akan menjelaskan secara rinci melalui artikel ini. Biar nggak salah lagi, langsung saja simak artikelnya sampai tuntas!

 

Apa Persamaan Ungkapan Hope dan Wish?

Hope dan wish digunakan ketika seseorang mengekspresikan sebuah keinginan. Ini merupakan vocabulary untuk mengungkapkan bahwa, “I want something”. Oh ya, kamu juga perlu ingat kalau hope dan wish bisa bertindak sebagai noun maupun verb, tergantung bagaimana struktur kalimat yang kamu buat.

 

Apa Perbedaan dari Hope dan Wish?

Bedanya hope dan wish adalah, hope berfungsi untuk mengungkapkan keinginan yang possible alias mungkin terjadi. Sementara itu, wish digunakan untuk mengekpresikan harapan atau angan-angan yang dianggap mustahil untuk diwujudkan.

Tapi.. ada tapinya, nih. Sebetulnya, “possible” atau “impossible” di sini akan bergantung pada siapa yang mengungkapkannya.

 

bedanya hope dan wish

 

Misal, coba kita lihat pada gambar di atas. Di sana, terdapat kalimat “I hope one day I can go to London”, ini adalah keinginan yang sangat mungkin untuk terjadi, bukan? Pasalnya, kamu dapat dengan mudah pergi ke London jika sudah memiliki tabungan dan juga persyaratan yang cukup.

Lalu, sebelah kiri ada contoh kalimat menggunakan wish, “I wish I can marry Jungkook.” Hmm, ini adalah sebuah keinginan yang mustahil, bestie. Siapakah kita di mata Jungkook? Hehe. Kecuali, yang mengungkapkan kalimat tersebut adalah Song He Kyo, tentu itu adalah suatu hal yang besar kemungkinan dapat terwujud.

Selain itu, wish juga mengacu pada sesuatu yang kamu rindukan, atau berfungsi untuk menyatakan harapan bahwa kita menginginkan ada sesuatu yang diubah pada masa lalu (penyesalan).

 

Kamu rugi kalu skip info penting ini! Soalnya, English Academy bisa bantu kamu buat cari tau seberapa jauh kemampuan atau skill bahasa Inggris kamu, gratis! Bonusnya, kamu bakal dapet sertifikat hasil tesnya juga! Mumpung free, cobain sekarang dengan klik gambar di bawah ya! 

Placement Test English Academy



Hope Digunakan untuk Apa?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, hope bisa kamu gunakan saat membahas hal atau peristiwa yang sudah dinanti-nantikan. Selain itu, ekspresi dari “hope” biasanya akan didukung dengan berbagai alasan yang “make sense” a.k.a masuk akal.

 

Bagaimana Cara Membuat Kalimat Hope?

Kamu tahu kan, kalau dalam bahasa Inggris ada banyak tenses seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel 16 Tenses dalam Bahasa Inggris dan Contohnya? Oleh karena itu, jika ingin membuat kalimat menggunakan hope, kamu harus menyesuaikannya dengan “aturan” dari tenses itu sendiri. Nah, berikut ini beberapa cara membuat kalimat hope yang bisa kamu gunakan:

1. Hope Diikuti Simple Present Tense

Kalau sudah baca materi tentang simple present tense, tentu kamu nggak akan sulit untuk memahami cara membuat kalimat hope yang satu ini. Dalam hal ini, “hope” merupakan kata kerja (verb) yang bertindak sebagai predikat dalam sebuah kalimat.

Nah, kita throwback dulu deh, masih ingat kan? Rumus simple present tense adalah S + Verb (s/es) + Complement. Sekarang, mari kita lihat contoh penggunaan kalimatnya:

  • She hopes her daughter passes the test.
    (Dia berharap putrinya lulus ujian.)

Mengapa hopes? Soalnya, subjek dari kalimat di atas adalah “she” (kata ganti orang ketiga tunggal). Maka, pada bagian akhir kata harus ditambahkan s. Nah, setelah frasa “she hopes”, di sana terdapat “her daughter passes the test” yang merupakan kalimat simple present tense dengan bentuk kalimat verbal.

Begitupun sebaliknya, kalau subjek yang dipakai adalah I, You, We, They, maka kamu nggak perlu menambahkan s/es ya. Contoh kalimat:

  • I hope he is in a good health.
    (Aku harap dia dalam keadaan sehat.)

Kalau contoh yang kedua, simple present tens-nya dikemas dalam bentuk nominal.

Nah, dua contoh kalimat tersebut adalah harapan yang dimiliki saat ini (yang semoga terwujud di masa mendatang).

Baca Juga: Simple Present Tense: Pengertian, Kegunaan, Rumus, dan Contoh Kalimat

2. Hope Diikuti dengan To + Infinitive

Infinitive adalah bentuk dasar dari sebuah kata kerja (verb). Format infinitive adalah to + verb 1. Umumnya, infinitive digunakan untuk mengungkapkan tujuan dari seseorang. Berikut contoh kata hope dengan infinitive:

  • I hope to see you again.
    (Aku harap untuk bertemu kamu lagi.)
  • She hopes to pass the final examination next week.
    (Dia berharap bisa lulus ujian akhir minggu depan.)

     

3. Kata Hope dengan Will + Base Verb

Sebelumnya, kamu sudah tahu apa itu base verb? Jadi, base verb adalah bentuk kata kerja asli, atau biasa disebut juga dengan root verb. Sebenarnya ini hampir sama dengan infinitive, bedanya format base verb tidak menggunakan awalan “to” ya, bestie. Mari lihat contoh seperti berikut ini:

  • I hope Azka will finish his homework.
    (Aku berharap Azka akan menyelsaikan PR-nya.)
  • I hope he will apply for a job at Ruang Raya Ltd. next week.
    (Aku harap dia akan melamar pekerjaan di Ruang Raya Ltd. minggu depan.)

     

4. Kalimat Hope + That Clause

Kamu akan lebih mudah mencerna point ini jika sudah memahami tentang jenis jenis clause dalam artikel Apa Itu Clause (Klausa): Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya. Intinya, dalam kalimat ini terdapa kata “that” yang berperan untuk menghubungkan dua klausa. Contoh kalimat dengan kata "hope" diikuti that clause:

  • We hope that the new law on the environment will prove effective in practice.
    (Kami berharap undang-undang lingkungan hidup yang baru akan terbukti efektif dalam praktiknya.)
  • Mirsha hoped that the meeting won’t last too long.
    (Mirsha berharap pertemuan itu tidak berlangsung lama.)

     

5. Bentuk Kata Hope dalam Continuous Tense

For your information, sebagai verb, tentu “hope” bisa juga diubah ke dalam bentuk continuous tense, atau familiar juga dengan sebutan progressive tense. Yap, jika diubah dalam bentuk continuous, maka dari “hope” akan berubah menjadi “hoping”. Lihat contoh di bawah ini:

  • She is hoping to meet her boyfriend.
    (Dia berharap bisa bertemu dengan kekasihnya.)
  • I am hoping to pass my driving test this time.
    (Aku berharap bisa lulus tes mengemudi saya kali ini.)

Kalau kamu bertanya, Lalu, apa bedanya “hope” dengan “hoping”? Kan sama-sama berfungsi untuk menyampaikan keinginan di masa yang akan datang?

Jadi, kalau “hope” bersifat lebih umum. Sementara itu, penambahan -ing di akhir kata mengindikasikan bahwa kamu benar benar berharap terhadap suatu hal. Selain itu, “hoping” juga menunjukkan suatu harapan yang ingin terwujud dalam waktu dekat. Misal:

  • I'm hoping we win the game tonight.
    (Saya berharap kami memenangkan pertandingan malam ini.)

 

6. Frasa “Hope so” dan “Hope not”

“I hope so.”

Kamu pernah menjawab ekspresi harapan seseorang menggunakan frasa di atas? Contoh seperti ini:

Alya: “Have you been to the job interview? Do you think they’ll hire you?”
(Apakah kamu pernah melakukan wawancara kerja? Menurutmu, apakah mereka akan menerima kamu?)

Sasha: “I sincerely hope so.”
(Saya sangat berharap begitu)

Kalau ternyata kamu memiliki pendapat yang berlawanan dengan lawan bicara, maka kamu dapat menggunakan frasa “I hope not”, contoh kalimatnya seperti ini:

Fazri: “I could see some dark clouds coming. Do you think it will rain?”
(Aku bisa melihat beberapa awan gelap datang. Apakah menurutmu hujan akan turun?)

Bisril: “I hope not.”
(Aku harap tidak.)

 

7. Penggunaan “Hope” yang Diikuti Preposisi “For”

Selain enam cara di atas, kata “hope” juga tak jarang diikuti dengan preposisi “for”. Berbeda dengan to + infinitive dan base verb, pola yang satu ini biasanya digunakan untuk menunjukkan sebuah kata sifat atau adjective seperti better, positive, good, dan masih banyak lagi. Berikut contohnya:

  • Monica was hoping for better pay in the new job.
    (Monica berharap mendapat gaji yang lebih baik dalam pekerjaan barunya.)

Baca Juga: Prepositions: Preposisi dalam Bahasa Inggris

 

Kapan Kita Menggunakan Kata Wish?

Owrait, kita akan beralih pada pembahasan mengenai penggunaan kata wish. Apakah wish termasuk kata kerja? Jawabannya adalah benar. Tapi, ia bisa juga berubah menjadi kata benda atau noun.

Dalam bahasa Inggris, kata wish sangat popular dalam penggunaan wish clause. Kamu bisa baca penjelasan apa itu wish clause pada artikel types of sentences (jenis-jenis kalimat) bahasa Inggris ya!

Sama halnya dengan hope, kamu juga dapat memasukkan wish ke dalam berbagai cara untuk mengungkapkan expressing of wishes. Mari simak di bawah ini!

1. Penggunaan Wish + To-Infinitive

Kamu dapat menggunakan pola pembentukan kalimat ini untuk mengungkapkan suatu keinginan. Contoh kalimatnya:

  • I wish to write a novel.
    (Saya ingin menulis novel.)
  • Now that you are older, I wish you to be a better person.
    (Sekarang kamu sudah bertambah usia, aku berharap kamu bisa jadi orang yang lebih baik.)

 

2. Wish + Past Tense

Kalau hendak membicarakan keinginan di masa sekarang (present), maka kamu bisa mengungkapkan wish yang disertai dengan past tense. Ini contoh kalimatnya:

  • I wish I had a bigger salary. (But I don’t.)
    (Saya berharap dapat memiliki gaji yang lebih besar). (Kenyataannya saya masih memiliki gaji kecil.)
  • I wish I could speak Japanese. (But I obviously don’t.)
    (Aku harap bisa berbicara bahasa Jepang.) (Kenyataannya saya tidak bisa berbahasa Jepang.)

 

3. Penggunaan Wish + Would

Nah, ini adalah format kalimat paling pas buat kamu yang hobi berandai-andai tentang sesuatu yang akan terjadi di masa setelah sekarang. For example:

  • I wish you would stop smoking. (I’ll be happy if you stop smoking.)
    (Saya berharap kamu akan berhenti merokok. (Saya akan senang jika kamu berhenti merokok.)
  • We wish it would stop raining. (We don’t know if it will stop in the future, but we’d love it would.)
    (Kami berharap hujan berhenti. (Kami tidak tahu apakah hujan akan berhenti, tetapi kami akan senang jika itu terjadi.)

 

4. Membuat Kalimat dengan Kata Wish + Past Perfect

Hayo, apakah kamu termasuk orang yang sering menyesal setelah melakukan sesuatu di masa lalu? Jika iya, maka cobalah untuk belajar mengungkapkannya dalam bahasa Inggris dengan pola kalimat wish + past perfect. Ini contoh kalimatnya:

  • I wish I had been a better employee. (But I wasn’t)
    (Saya harap saya bisa jadi pegawai yang lebih baik.) (Tetapi saya tidak.)
  • I wish I had learned to swim when I was younger. (I’m too old for that now)
    (Saya harap saya telah belajar berenang saat masih muda.) (Sekarang sudah terlalu tua untuk melakukannya.)

Baca Juga: Past Perfect Tense: Pengertian, Fungsi, Rumus, dan Contoh Kalimat

 

Contoh Dialog Expression of Wish and Hope dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Dalam dialog ini, kamu bisa belajar berbagai contoh kalimat expression of wish and hope, serta lebih memahami bagaimana perbedaan keduanya. Yuk, langsung praktik bersama temanmu!

Arya: Hi Ren, I would like to inform you that I got a job offer from a contractor company in Surabaya today!
Arya: Hai Ren, saya ingin memberi tahu bahwa hari ini saya mendapat tawaran kerja dari sebuah perusahaan kontraktor di Surabaya!

Reena: Wow, finally your dream came true! I'm so proud of you.
Reena: Wow, akhirnya mimpi kamu jadi kenyataan! Saya bangga sekali padamu.

Arya: Thank you very much, Ren. I hope this can be a good start for my future career.
Arya: Terima kasih banyak Ren. Saya harap ini bisa menjadi awal karier yang baik untuk masa depan saya.

Reena: I hope so. Hmm, I wish to work in a big company like yours. But it doesn't seem possible, I'm just a high school graduate.
Reena: Saya harap begitu. Hmm, andai saja saya juga bisa bekerja di perusahaan besar seperti kamu. Tapi sepertinya itu tidak mungkin terjadi, saya hanya lulusan SMA.

Arya: Hey, it's okay. A successful person is not only seen by where he works. Instead, I wish I had a business like yours. I think what you are doing right now can be a dream for many people.
Arya: Hey, tenang saja. Orang yang sukses tidak hanya dilihat dari tempat ia bekerja. Justru, saya berharap memiliki bisnis seperti kamu. Mungkin yang kamu lakukan saat ini bisa jadi mimpi bagi banyak orang.

Reena: Well, I wish I had billionaire parents, I don't think I'm going to be in a difficult situation.
Reena: Yah, andai saja saya memiliki orang tua kaya, saya sepertinya tidak akan menghadapi situasi yang sulit.

Arya: We should be grateful Ren, I want you to be a successful person in the future.
Arya: Kita harus bersyukur Ren, saya ingin di masa depan kamu jadi orang yang sukses.

Reena: Thank you so much, Arya.
Reena: Terima kasih banyak Arya.

Arya: You're welcome. By the way, I have to go to Surabaya tomorrow. Will you accompany me to the bus station?
Arya: Sama-sama. Oh ya, besok saya harus langsung berangkat ke Surabaya. Apakah kamu akan mengantar saya ke terminal bus?

Reena: Of course. I wish you a safe journey.
Reena: Tentu. Semoga kamu selamat sampai tujuan ya!

--

Finally, semoga bermanfaat! Sekarang, kalau sudah baca semua materi di atas, pastikan agar kamu menggunakan kata “hope” dan “wish” sesuai dengan fungsinya ya! Soalnya, perbedaan antara hope dan wish akan berpengaruh terhadap makna kalimat yang kamu sampaikan pada lawan bicara. 

Oh ya, masih banyak kosakata lainnya yang serupa tapi tak sama, guys. Contohnya seperti much dan many, lalu ada fews dan a lot, dan masih banyak lagi. Pertanyaannya, gimana sih, cara supaya kita bisa menggunakan berbagai kosakata tersebut dengan tepat?

Well, salah satu metode efektif yang bisa kamu gunakan adalah belajar bahasa Inggris bersama native speaker, alias pengajar internasional kayak di English Academy by Ruangguru. Sstt, ada kelas gratis-nya yang bisa kamu akses kapan pun dan di mana pun, lo!

Yuk, daftar sekarang sebelum jatahnya keburu diambil orang! Langsung aja klik gambar di bawah ya!

Belajar Bahasa Inggris dengan Tutor GRATIS di English Academy

References:

Ellii. Hope Vs. Wish. Online. Available at https://ellii.com/blog/hope-vs-wish. Accessed 04 October 2022.

My English Teacher. Difference Between Wish and Hope. Online. Available at https://myenglishteacher.co.uk/2022/03/27/difference-between-wish-and-hope/. Accessed 04 October 2022.

 

Profile

Intan Aulia Husnunnisa

Hai! Aku Intan Aulia Husnunnisa, aku masih belajar nulis di Ruangguru. Terima kasih sudah baca tulisanku ya!