Past Future Perfect Tense: Definisi, Rumus, Fungsi, dan Contoh

Past future perfect tense adalah

Ingin mengekspresikan cerita di masa lampau tetapi ternyata cerita tersebut belum tentu terjadi? Kamu bisa pakai past future perfect tense. Pahami definisi hingga contoh kalimatnya di artikel ini, yuk!

--

Hi everyone! Masih semangat untuk menyelesaikan grammar tenses, kan? Harus, dong! Setelah menuntaskan materi Past Future Continuous Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh, kita akan berlanjut pada tenses ke-15 dari total 16 tenses dalam bahasa Inggris yang dibahas di English Academy. Yeay, dikit lagi, nih

Tenses yang akan kita pelajari bersama kali ini adalah past future perfect tense. Ingat, ini tenses yang berbeda dari simple past future tense atau pun past perfect continuous tense, jangan sampai tertukar ya! 

Actually, tenses ini jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi nggak menutup kemungkinan untuk diaplikasikan dalam obrolan dengan konteks tertentu. Pasalnya, suatu tenses biasanya memiliki lebih dari satu fungsi yang bisa kita sesuaikan dengan situasi atau keadaan saat membuat kalimat. 

Nah, untuk melengkapi pemahaman terkait tenses dan dapat membedakannya dengan tenses lain, mari simak artikel di bawah ini. Sstt, di akhir artikel ini bakal ada hadiah menarik buat kamu, lo. Scroll sampai bawah ya!

 

Apa Itu Past Future Perfect Tense?

Pengertian past future perfect tense adalah tense atau sebuah struktur kalimat yang memiliki fungsi utama untuk mengekspresikan ide/gagasan di masa lampau. Gagasan tersebut berupa suatu kejadian yang diprediksikan, direncanakan, dijanjikan, atau diharapkan akan sudah terjadi pada suatu waktu di masa depan, tetapi dilihat dari sudut pandang masa lalu. 

Oke, sederhananya seperti ini. Jadi, gambaran past future perfect adalah, pada masa lampau, kamu menyatakan kejadian yang akan sudah terjadi di masa depan. Tapi, kejadiannya bersifat nggak pasti. Intinya, past future perfect tense digunakan untuk bercerita tentang ide/gagasan yang kamu nyatakan di masa lalu, nah cerita yang kamu sampaikan di masa lalu tersebut berkaitan dengan masa depan yang sifatnya nggak pasti. 

 

Formula/Rumus Past Future Perfect Tense

Agar lebih memahami penggunaan dari past future perfect tense, untuk lebih jelasnya kamu bisa cek rumus yang dimiliki tenses ini melalui infografik di bawah!

 

Rumus past future perfect tense

 

Notes! Ini dia yang menjadi ciri dari rumus past future perfect tense:

  • Past future perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “should dan “would.”
  • Sepertinya kamu masih ingat kalau should/would adalah bentuk lampau dari shall/will, yang mana shall dan will adalah auxiliary yang biasa dipakai dalam simple future tense. Jadi, should/would adalah bentuk “past future.”
  • Dalam tenses ini, should tidak seperti shall yang umum digunakan untuk subject I dan We, alias berlaku untuk semua jenis subjek.
  • Kata kerja yang digunakan dalam tenses ini adalah verb 3 atau biasa disebut juga dengan past participle.
  • Past participle adalah kata kerja yang secara umum dibentuk dengan menambahkan suffix (akhiran) -ed atau -d pada base form (bare infinitive) berupa regular verb. Pada base form/bare infinitive (bentuk dasar kata kerja) berupa irregular verb, bentuk past participle tidak konsisten. Kamu bisa cek artikel 11 Tipe Kata Kerja Bahasa Inggris (Verb) Beserta Contohnya untuk mengingat kembali materi mengenai verb.
  • Have berlaku untuk semua subjek, baik itu singular maupun plural
  • Complement bisa diisi dengan objek, keterangan tempat, dan keterangan waktu.

Bentar bentar, kamu ngerasa nggak, sih? Semakin sini, materi tenses semakin membingungkan. Tapi untungnya kamu baca artikel ini. Soalnya, kamu bisa tanya terkait tenses sama Master Teacher English Academy! Melalui kelas interaktif, kamu dapat belajar bersama pengajar lokal dan internasional. Penasaran contoh kelasnya seperti apa? Cus, klik gambar di bawah ya, GRATIS!

Belajar Bahasa Inggris dengan Tutor GRATIS di English Academy

 

Contoh Kalimat Past Future Perfect Tense

Seperti biasa, kamu bisa menyimak beberapa contoh pola kalimat dengan menggunakan past future perfect tense lengkap disertai artinya. Perhatikan baik-baik!

Past Future Perfect Tense dalam Bentuk Kalimat Positif

Contoh dari past future perfect tense pada kalimat positif adalah sebagai berikut:

  • He would have finished the weekly report by 9 o’clock two days ago if he hadn’t gotten sick.
    (Dia akan menyelesaikan laporan mingguan pada jam 9 dua hari yang lalu jika dia tidak sakit.)
  • She would have completed her project a week ago if she had wanted to take a leave of absence yesterday.
    (Dia akan menyelesaikan proyeknya seminggu yang lalu jika dia ingin mengambil cuti kemarin.)

Past Future Perfect Tense dalam Bentuk Negatif

Pola kalimat ini pada dasarnya sama dengan tenses lain. Jangan lupa tambahkan not setelah should/would, selain itu bisa juga disingkat dengan shouldn't atau wouldn't. Contohnya yaitu:

  • My mother would not have cooked my favorite dish yesterday if I hadn’t called her before.
    (Ibuku tidak akan memasak hidangan favoritku kemarin jika aku tidak menelponnya sebelumnya.)
  • My friend would not have picked me up by 8 p.m two days ago if she hadn’t repaired her old car.
    (Teman saya tidak akan menjemput saya pada jam 8 malam dua hari yang lalu jika dia tidak memperbaiki mobil tuanya.)

Kalimat Interrogative/Kalimat Tanya Past Future Perfect Tense

Dalam bentuk kalimat tanya, auxiliary akan selalu ada di awal kalimat. Berikut adalah contohnya:

  • Would Nency have arrived on time at my wedding party yesterday if her friend had given the ride?
    (Akankah Nency tiba tepat waktu di pesta pernikahanku kemarin jika temannya memberi tumpangan?)
  • Should Zoey have presented the business proposal if she hadn’t got sick last week?
    (Haruskah Zoey mempresentasikan proposal bisnis jika dia tidak sakit di minggu lalu?)

 

Keterangan Waktu atau Time Signal dalam Past Future Perfect Tense

Yha, sebetulnya keterangan waktu dari tenses ini nggak jauh berbeda dengan beberapa tenses dalam rumpun perfect lainnya. Ada beberapa contoh keterangan waktu yang bisa kamu gunakan:

 

Keterangan Waktu

Artinya

Last week

Pada minggu lalu

In August last year

Pada bulan Agustus tahun lalu

At five o’ clock yesterday

Pada jam lima kemarin

In last year

Pada tahun lalu

Yesterday

Kemarin



Fungsi dan Penggunaan Past Future Perfect Tense beserta Contoh Kalimatnya

Nah, selain pengertian dan contoh kalimat yang sudah English Academy sampaikan di atas, perlu kita ketahui kalau past future perfect tense juga memiliki fungsi lain, yaitu:

1. Untuk menunjukkan kejadian yang akan sudah selesai atau terjadi pada waktu tertentu di masa lampau

Poin pertama adalah fungsi utama dari past future perfect tense. Untuk menggunakan fungsi ini, biasanya kalimat akan dibentuk sesuai dengan rumus tanpa ada tambahan kalimat lain. Ini adalah contoh kalimat yang bisa kamu perhatikan baik-baik:

  • Jonas should have submitted his homework at 9 a.m yesterday.
    (Jonas seharusnya sudah menyerahkan pekerjaan rumah dia pada jam 9 pagi kemarin.)
  • I should have watched Doctor Strange in the Multiverse of Madness last night.
    (Seharusnya aku menonton Doctor Strange in the Multiverse of Madness tadi malam.)

2. Untuk menyatakan suatu kejadian yang akan selesai sebelum kejadian lain terjadi di masa lalu

Pada fungsi yang satu ini, dalam satu kalimat akan ada dua aktivitas yang disebutkan. Karena ada kejadian yang akan selesai sebelum ada kejadian lain, maka fungsi ini erat kaitannya dengan adverb of time seperti when (ketika) dan before (sebelum). Berikut contohnya:

  • Candidates would have taken the TOEFL test before they completed the selection last week.
    (Kandidat akan diwawancarai sebelum mereka menyelesaikan seleksi minggu lalu.)
  • My youngest sister should have booked the villa in Bandung before the price went up two days ago.
    (Adik bungsu saya seharusnya sudah memesan villa di Bandung sebelum harganya naik dua hari yang lalu.)

3. Untuk menyatakan conditional sentence type 3

Kamu nggak lupa sama kalimat pengandaian, kan? Iya, dalam bahasa Inggris, kalau berandai-andai disebut dengan conditional sentence. Kalau lupa, coba baca lagi di artikel 5 Tipe Conditional Sentences dalam Bahasa Inggris dan Contoh Kalimat ya! Kamu juga bisa ingat-ingat kembali melalui contoh di bawah ini:

  • If he had invited you to his wedding in Istanbul last month, they would have prepared a five-star hotel.
    (Jika dia mengundang kamu  ke pernikahannya di Istanbul bulan lalu, mereka akan menyiapkan hotel bintang lima.)
  • If they still had stayed in our apartment last night, they would not have shown up to the party.
    (Jika mereka masih tinggal di apartemen kami tadi malam, mereka tidak akan muncul ke pesta.)

Terima kasih ya untuk kamu yang sudah baca artikel ini sampai habis, semoga penjelasan yang English Academy sampaikan bisa menjawab pertanyaanmu terkait past future perfect tense. Oh ya, meskipun tenses ini terkesan jarang digunakan, tapi tetap memiliki peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris, apalagi kalau kamu orang yang hobi berandai-andai menggunakan conditional sentence, hehe.

Terakhir, ada hadiah buat kamu, nih, yaitu Free Test untuk mengenali kemampuan bahasa Inggris secara gratis dan bersertifikat! Pasalnya, bahasa Inggris itu memiliki cakupan ilmu yang sangat luas. Nah, kamu perlu mengukur sejauh apa pengetahuanmu dalam bahasa Inggris. Jadi, kalau sudah tau ada di level mana, kamu bisa belajar bahasa Inggris di English Academy dengan lebih jauh. Yuk, cobain sekarang!

New call-to-action



Profile

Intan Aulia Husnunnisa

Seorang perempuan dengan sejuta mimpi yang saat ini sedang fokus mengembangkan minat menulis di Ruangguru.