Mengenal Digital Literacy dan Pentingnya di Era Digital

Pengertian dari digital literacy

Internet bisa jadi tempat belajar yang asik, asal tahu cara menggunakannya. Yuk, kenali digital literacy dan berbagai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari!

—

Ngerasa nggak sih, guys, arus dunia digital semakin kencang? Informasi instan juga semakin mudah didapatkan melalui konten-konten dari seluruh dunia. Ini bisa jadi memudahkan, sekaligus membahayakanmu sebagai pengguna. Makanya, berselancar di internet, tidak cukup hanya memiliki gadget. Kamu butuh digital literacy agar dapat memanfaatkan teknologi secara cerdas.

Dari awal kemunculannya, teknologi dan dunia digital sudah semakin dekat dengan kehidupan kita. Nah, tapi justru seharusnya semakin sering kita menggunakannya, semakin penting juga nih untuk tahu cara menggunakannya secara tepat dan bijak.

Tidak semua informasi dari dunia digital harus dipercaya begitu saja. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari keamanan data hingga cara berinteraksi di media sosial. So, digital literacy adalah kemampuan penting di era modern. Kemampuan ini melibatkan pemahaman kritis terhadap informasi yang ditemukan, termasuk kemampuan membedakan mana informasi valid dan menyesatkan.

Yuk, baca lebih lanjut untuk memahami apa itu digital literacy atau literasi digital!

Baca Juga: Rangkuman Materi Belajar Bahasa Inggris SMA Kelas 10-12 Lengkap

 

Apa Itu Digital Literacy?

Mengacu pada UNESCO, digital literacy adalah kemampuan seseorang untuk mengakses, mengelola, memahami, mengevaluasi, mengkomunikasikan, dan memproduksi informasi dalam ranah digital secara aman, efektif, dan bijak guna.

Kemampuan ini bukan hanya meliputi penggunaan media sosial, tetapi juga mencakup penguasaan software dasar, seperti pengolah kata, email, browser, hingga menyunting konten multimedia. Digital literacy lebih dari sekadar kemampuan teknis, melainkan kompetensi multiliterasi yang meliputi literasi komputer, ICT (TIK), informasi, dan media.

Sederhananya, digital literacy dapat dipahami melalui lima area kompetensi digital yang dikembangkan dalam kerangka European Commision, yaitu information and data literacy, communication and collaboration, digital content creation, safety, dan problem solving.

Dalam penerapannya, kemampuan ini mencakup digital citizenship, keamanan data dan privasi, serta daya pikir kritis terhadap akses informasi terbuka di internet. So, konsep ini menyadarkan kita, bahwa internet memiliki aturan dan dampak yang nyata, sama seperti di kehidupan sesungguhnya.

 

Ingin memperdalam kemampuan bahasa Inggris dan memahami lebih banyak materi dengan cara yang seru dan mudah dipahami Yuk, belajar bareng di English Academy dan klik banner di bawah untuk pilih program belajar yang sesuai dengan kebutuhanmu!

English Academy. Kursus Bahasa Inggris dengan Program Sesuai Jenjang Usia

 

Tujuan dan Manfaat Digital Literacy

Mengacu pada materi tentang digital literacy bahasa Inggris kelas 11 dalam Kurikulum Merdeka, berikut beberapa tujuan dan manfaat memahami digital literacy:

Tujuan Digital Literacy

  • Membantu siswa menggunakan teknologi digital secara efektif, aman, dan mampu bertanggung jawab.
  • Meningkatkan kesadaran terhadap privasi, keamanan data pribadi, dan hak cipta.
  • Melatih kemampuan siswa dalam mencari, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dari berbagai sumber di ruang digital.
  • Mampu berpikir kritis dan memiliki etika digital ketika menghadapi berbagai situasi dan kondisi di ruang digital.
  • Melatih siswa menyampaikan pendapat saat setuju (agreeing), tidak setuju (disagreeing).
  • Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi melalui berbagai platform digital.
  • Membantu siswa membuat dan membagikan konten secara kreatif, tepat guna, dan etis.

 

Manfaat Digital Literacy

Dengan memiliki digital literacy yang baik, tentu dapat lebih percaya diri menggunakan teknologi, baik saat digunakan untuk belajar maupun bersosialisasi di ruang digital. Kamu juga lebih mampu membedakan, mana informasi yang valid dan palsu atau masih perlu dipertanyakan. Selain itu, keterampilan ini bisa mendukung kamu memiliki problem-solving, kreativitas, kolaborasi, serta kemandirian belajar yang semakin terasah.

Baca Juga: 65 Kosakata Bahasa Inggris Tentang Komputer Beserta Penjelasannya

 

Kemampuan dalam Digital Literacy

Mengacu pada lima area kompetensi yang telah kita bahas sebelumnya, keterampilan dalam literasi digital bisa mencakup beberapa hal berikut ini.

  • Information and Data Literacy

Memiliki kemampuan mencari, memilah, memilih, memahami, sekaligus mengevaluasi informasi yang didapat dari internet. Misalnya, dengan membandingkan beberapa sumber informasi dan mengenali mana informasi yang valid dan mana yang merupakan hoax atau berita palsu.

Melakukannya diperlukan critical thinking, sebab kamu harus mampu menilai kredibilitas dan analisis konten. Artinya, mampu menilai maksud, konteks, serta sudut pandang dari sebuah informasi atau konten yang disajikan di internet.

  • Communication and Collaboration

Mampu berkomunikasi dan bekerjasama menggunakan media digital, seperti email, chat, video conference, atau platform lainnya. Ini juga mencakup etika berkomunikasi dan menjadi pengguna yang bertanggung jawab.

  • Digital Content Creation

Mampu membuat dan mengedit konten digital, misalnya video, foto, gambar, presentasi, tulisan, atau siniar (podcast). Termasuk juga etika penggunaan konten, seperti memahami hak cipta, menghargai kekayaan intelektual, menghindari plagiarisme, hingga penggunaan konten secara etis.

  • Safety and Cybersecurity

Mampu melakukan proteksi terhadap data pribadi, seperti menjaga keamanan perangkat pribadi, akun, data pribadi, dan penggunaan kata sandi (password) yang kuat. Selain itu, perlu juga mengenali ancaman daring, seperti mengenali phising atau scam, mencurigai tautan berbahaya, mencegah cyberbullying, juga berhati-hati sharing kegiatan di internet.

  • Problem-Solving

Mampu menemukan solusi saat menghadapi masalah teknologi maupun situasi di ruang digital. Mulai dari mengatasi error hingga menentukan langkah saat menemukan informasi atau terjebak dalam situasi yang mencurigakan.

Baca Juga: 15 Contoh Discussion Text Bahasa Inggris Beserta Strukturnya

 

Ciri-Ciri Digital Literacy

Nah, sekarang, seperti apa sih ciri-ciri seseorang sudah memiliki literasi digital? Ada beberapa faktor yang bisa dilihat untuk mengenali, apakah seseorang sudah memiliki digital literacy yang matang, yaitu sebagai berikut:

  • Mampu menggunakan teknologi dengan efektif

Mampu mengoperasikan perangkat keras, baik itu smartphone, komputer, laptop, hingga tab, dengan benar. Selain terampil menggunakan berbagai aplikasi/software sesuai kebutuhan, kamu juga sudah harus bisa menggunakan layanan internet dan mesin pencari dengan lancar.

  • Kritis terhadap konten digital

Saat mendapatkan informasi yang berasal dari konten digital, kamu tidak lantas percaya atau membagikannya. Tapi, justru cepat dan efisien mencari informasi atau sumber lain untuk menganalisis konteks, tujuan, dan validitasnya. Sehingga, tidak terjebak dalam berita palsu atau hoax.

  • Menjaga privasi

Paham cara melindungi data pribadi dan privasi. Kamu piawai membuat password kuat, tidak ikut-ikut trend yang rawan menyebar data pribadi, serta tidak terlibat dalam cyberbullying.

  • Menjadi digital citizenship yang bertanggungjawab

Kamu sudah paham, bahwa aktivitas online memiliki dampak yang nyata bagi diri sendiri dan orang lain, maka kamu siap bertanggung jawab dengan apapun yang kamu lakukan di dunia maya. Sehingga, kamu juga baik dalam berinteraksi di ruang digital, seperti memilih bahasa yang sopan dan menghargai.

  • Menjaga digital ethics

Selain menjaga tata krama (netiquette) saat berkomunikasi dan berinteraksi di ruang digital, kamu sudah mampu menghargai hak cipta konten milik orang lain. Misalnya, meminta izin saat ingin membagikan atau mencantumkan sumber informasi.

  • Mampu mengelola dan membuat konten

Ciri selanjutnya adalah sudah mampu secara kreatif memproduksi dan membagikan konten yang bermanfaat. Bisa berupa tulisan, gambar, audio, hingga video di berbagai platform. Artinya, kamu tidak sekadar membuat konten asal, tapi mampu memanfaatkannya dalam hal positif.

 

Sudah sejauh mana kemampuan bahasa Inggris kamu?  Yuk, cari tahu lewat placement test dari English Academy supaya kamu bisa tahu materi mana yang perlu ditingkatkan. Klik banner di bawah ini, GRATIS dan dapat sertifikat, lho!

Placement Test English Academy

 

Etika dan Keamanan dalam Menggunakan Media Digital

Sebagai seorang yang digital literate, tentu harus sudah paham etika dan keamanan digital. Berikut ini beberapa hal yang termasuk dalam etika dan keamanan dalam penggunaan media digital.

Etika Digital (Digital Ethics)

Etika digital, yaitu seperangkat prinsip dan nilai yang mengatur perilaku seseorang dalam menggunakan teknologi digital. Sebenarnya sih, etika digital berangkat dari etika bermasyarakat, hanya saja ini berada dalam lingkup digital. Apa saja yang termasuk etika digital?

  • Menggunakan bahasa yang sopan dan menghindari kata-kata kasar. Selain itu, perlu menghargai pendapat orang lain saat berinteraksi di media sosial atau platform lainnya.
  • Menghormati privasi diri sendiri dan orang lain di ruang digital, misalnya tidak membagikan foto atau informasi pribadi tanpa izin pemilik. 
  • Selalu melakukan verifikasi atau cek ulang suatu informasi, sehingga tidak langsung percaya atau ikut menyebar berita palsu (hoax), fitnah, atau informasi keliru.
  • Mencantumkan sumber, ketika menggunakan sebuah karya atau informasi milik orang lain. Sebab, menggunakan karya orang lain tanpa izin adalah sebuah pelanggaran hak cipta.
  • Menghindari cyber bullying atau ujaran kebencian dan merendahkan orang lain.
  • Berpartisipasi secara positif di ruang digital, seperti berdiskusi secara sehat, membagikan informasi bermanfaat, dan bantu menciptakan lingkungan supportive.

 

Keamanan Digital

Sementara itu, untuk hal yang berkaitan dengan keamanan digital, ada beberapa etikanya, yaitu:

  • Melindungi informasi pribadi yang sensitif, seperti nomor KTP, nomor kartu kredit, kata sandi, dan sebagainya. Gunakan enkripsi yang kuat untuk agar terhindar dari hal berbahaya.
  • Gunakan koneksi yang aman, khususnya saat mengakses informasi pribadi atau melakukan transaksi online. Sebaiknya hindari wifi publik untuk hal ini.
  • Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA) untuk semua akun, karena ini akan menambah lapisan keamanan pada akunmu.
  • Kelola izin aplikasi dengan memeriksa izin yang diminta oleh aplikasi sebelum menginstalnya. Jangan memberikan akses ke informasi pribadi, jika memang tidak berhubungan dengan fungsi aplikasi.
  • Waspada bermedia sosial, yaitu dengan mengatur siapa saja yang dapat melihat informasi pribadimu, misalnya lokasi, aktivitas, dan informasi lainnya.

 

Baca Juga: 101 Bio IG Aesthetic Bahasa Inggris Singkat dan Menarik

 

Buat kamu yang berusia 15–18 tahun dan ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk sekolah, organisasi, sampai persiapan masa depan, program Ranger dari English Academy bisa jadi pilihan yang tepat, nih! Klik banner di bawah dan mulai belajar dengan cara yang lebih seru dan interaktif.

English Academy Ranger, kursus bahasa inggris untuk usia 15-18 tahun

 

Cara Meningkatkan Digital Literacy

Kamu bisa meningkatkan digital literacy dengan melakukan beberapa hal seperti berikut:

  • Kritis dalam mengkonsumsi informasi

Jangan langsung percaya pada berita yang diterima. Kamu perlu memeriksa dulu sumbernya, tanggal terbit, dan keaslian akun penyebar.

  • Gunakan password yang kuat dan beda untuk setiap akun

Hindari membuat password menggunakan angka atau abjad yang mudah, misalnya tanggal lahir, nomor rumah, nomor telepon, atau nama sendiri. Gunakan kombinasi huruf, angka, juga simbol.

  • Pelajari tentang digital ethics

Selalu ingat, bahwa di balik dunia maya ada dunia yang nyata, maka pahami dan selalu ingat etika digital.

  • Mengikuti pelatihan literasi digital

Kini sudah banyak platform yang menyediakan pelatihan digital literacy. Ikutilah agar membuat kemampuan literasimu terhadap ruang digital jadi lebih meningkat.

  • Jaga jejak digital

Segala aktivitasmu di ruang digital bisa meninggalkan jejak. Maka, pastikan kamu tidak melanggar etika dan bagikan hanya hal-hal yang positif dan bermanfaat.

 

Kosakata yang Berkaitan dengan Digital Literacy

Ada beberapa kosakata yang berkaitan dengan digital literacy yang sering muncul, baik di soal literasi bahasa Inggris maupun di kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa di antara

  • Access: Mengakses
  • Browse: Menjelajah internet
  • Communicate: Berkomunikasi
  • Content creation: Pembuatan konten
  • Copyright: Hak cipta
  • Create: Membuat
  • Critical thinking: Berpikir kritis
  • Cyberbullying: Perundungan siber
  • Cybersecurity: Keamanan siber
  • Data privacy: Privasi data
  • Data security: Keamanan data
  • Digital citizenship: Kewargaan digital
  • Digital content: Konten digital
  • Digital footprint: Jejak digital
  • Digital identity: Identitas digital
  • Digital skills: Keterampilan digital
  • Disinformation: Informasi palsu yang sengaja disebar
  • Download: Mengunduh
  • Fact-checking: Pemeriksaan fakta
  • Fake news: Berita palsu
  • Manage: Mengelola
  • Misinformation: Informasi yang keliru
  • Online collaboration: Kolaborasi daring
  • Online safety: Keamanan daring
  • Phishing: Penipuan digital untuk mencuri informasi atau data pribadi korbannya.
  • Plagiarism: Plagiarisme
  • Privacy settings: Pengaturan privasi
  • Reliable sources: Sumber terpercaya
  • Scam: Penipuan digital yang merugikan secara finansial dan material.
  • Search engine: Mesin pencari
  • Share: Membagikan
  • Two-factor authentication (2FA): Autentikasi dua faktor
  • Upload: Mengunggah
  • User Account: Akun pengguna
  • Verify: Memverifikasi

 

Baca Juga: Explanation Text: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, dan Contohnya

 

Contoh Digital Literacy dalam Bahasa Inggris\

Nah, kalau sudah paham akarnya, sekarang tinggal penerapannya nih. Digital literacy bisa diterapkan dalam beberapa kegiatan sederhana, misalnya saat menggunakan internet untuk belajar dan mencari informasi. Berikut beberapa contoh digital literacy:

  • Reading an online article (Membaca artikel online)
  • Checking the credible of an online sources (Memeriksa kredibilitas sumber informasi)
  • Comparing information (Membandingkan informasi)
  • Identifying the main idea of an online text (Mengidentifikasi gagasan utama dari teks online)
  • Identifying the writer’s purpose (Mengidentifikasi tujuan penulis)
  • Protecting personal information online (Melindungi informasi pribadi di internet)
  • Communicating through email or online platform (Berkomunikasi melalui email atau platform online)
  • Creating positive digital content (Membuat konten digital yang positif)

 

Salah satu penerapannya bisa juga saat siswa membaca analytical exposition text dari sumber online. Setelah membaca, siswa dapat mengidentifikasi arguments dan reiteration, kemudian mengecek apakah informasi di dalamnya ada fakta yang disampaikan penulis dari sumber terpercaya. Dengan begitu, kamu bukan hanya melatih kemampuan bahasa Inggrismu, tapi juga kemampuan critical thinking.

Baca Juga: 15 Contoh Analytical Exposition Text dalam Berbagai Tema

—

Memahami digital literacy juga bisa lho membantu kamu belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif. Jadi, jangan hanya aktif saja di dunia digital tapi juga harus bisa jadi pengguna yang cerdas dan kritis.

Nah, kalau ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara lebih terarah, kamu bisa mulai dari daftar English Academy. Di sini kamu akan dibimbing oleh master teacher yang interaktif dan seru! Selain itu, ada juga native yang bikin bahasa Inggrismu naik level.

Tertarik? Yuk. konsultasikan kebutuhan belajarmu secara gratis dengan klik banner di bawah ini!

Konsultas English Academy

References:

Wiguna, Ringgana Wandy. (2025). Mengenal Digital literacy: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya | Bahasa Inggris Kelas 11. Ruangguru. Diakses dari: https://www.ruangguru.com/blog/digital-literacy. 

TVETipedia Glossary. (n.d.). Digital Literacy. UNEVOC. Diakses dari: https://connect.unevoc.unesco.org/home/TVETipedia+Glossary/lang=e/show=term/term=digital+literacy. 

Team Community. (n.d.). What is Digital Literacy? And Why It Matters. Digital Rights Community. Diakses dari: https://www.digitalrights.community/blog/what-is-digital-literacy. 

Salwa, Nikita Dewi K. (2024). Apa Itu Digital Citizenship? Pilar dalam Peradaban Digital. Digital Citizenship. Diakses dari: https://digitalcitizenship.id/pengetahuan-dasar/apa-itu-digital-citizenship.

Daveompnz88. (n.d.). What are the 5 Features of Digital Literacy What are the Characteristics of a Digitally Literate Person. Diakses dari: https://eliteracylink.co.nz/what-are-the-5-features-of-digital-literacy-what-are-the-characteristics-of-a-digitally-literate-person/. 

Siberkreasi. (n.d.). Paham Etiket di Dunia Internet. Siber Kreasi. Diakses dari: https://gnld.siberkreasi.id/modul/.

Azzahra .