11 Kosa Kata dalam Bahasa Inggris yang Paling Sering Disalahgunakan

EA - 10 Kata dalam Bahasa Inggris yang Paling Sering Disalahgunakan-01

Artikel ini akan membahas tentang 11 kosa kata dalam bahasa Inggris yang paling sering disalahgunakan.

--

Ngaku, siapa di antara kalian yang melihat kewajiban untuk belajar bahasa Inggris sebagai suatu kutukan? Jika kamu adalah salah satunya, kamu pasti mengetahui bagaimana menguasai tata bahasa adalah mimpi buruk untuk sebagian besar dari kita. Kesulitan ini salah satunya disebabkan oleh banyaknya kata dalam bahasa Inggris yang bisa menjadi membingungkan (confusing words). Seringkali, confusing words itu membuat kita gagal dalam dalam menciptakan kalimat bahasa Inggris yang tepat secara tata bahasa atau grammatically correct

Padahal, untuk menghindari kesalahan tersebut, kamu hanya perlu mempelajari perbedaan mendasar setiap kosa kata yang kamu anggap membingungkan. Nah, di bawah ini adalah 10 kata dalam bahasa Inggris yang paling sering disalahgunakan. Tenang, aku menyertakan contoh penggunaan setiap kosa kata yang tepat dalam kalimat bahasa Inggris, kok. Yuk, simak artikel ini sampai akhir!

 

1. Affect vs. Effect

Affect dan effect adalah dua kosa kata dalam bahasa Inggris yang bisa menjadi sangat membingungkan untuk sebagian besar orang. Sangking membingungkan, beberapa orang melakukan kesalahan dalam penggunaannya. Secara mendasar, affect adalah kata kerja (verb) dan effect adalah kata benda (noun).

Dalam bahasa Indonesia, affect berarti “pengaruh” atau untuk menghasilkan efek pada sesuatu. Contohnya adalah cuaca terik yang mungkin bisa mempengaruhi suasana hati kamu. Sementara itu, effect berarti “efek” atau perubahan yang dihasilkan setelah sesuatu dilakukan. 

Oh, ya! Effect juga bisa didefinisikan sebagai suasana hati tertentu, diciptakan oleh situasi yang tertentu pula. Contohnya adalah bagaimana suasana hati yang buruk bisa dipicu oleh teriknya cuaca di Jakarta. 

  • We shouldnt let emotions affect our decision making process.” -> “Kita tidak boleh membiarkan emosi mempengaruhi proses pengambilan keputusan kita.”
  • Every drug has its own side effect.” -> “Setiap obat memiliki efek sampingnya masing-masing.”

 

2. Compliment vs. Complement

Sama-sama dikategorikan sebagai kata kerja (verb), compliment dan complement memiliki arti yang sangat berbeda. Mereka yang tidak memahami perbedaan di antara kedua kosa kata ini cenderung melakukan kesalahan dalam penggunaannya.

Dalam bahasa Indonesia, compliment berarti “pujian” atau cara seseorang mengekspresikan kekaguman terhadap sesuatu. Contohnya adalah memberikan pujian kepada seniman yang tidak pernah berhenti berkarya. 

Sementara itu, complement berarti “melengkapi” atau sesuatu yang bisa melengkapi atau menyempurnakan. Contohnya adalah saus sambal yang bisa menyempurnakan cita rasa makanan Indonesia. 

  • A sincere compliment can boost one's spirit.” -> “Pujian yang tulus dapat meningkatkan semangat seseorang.”
  • The scarf is a perfect complement to her outfit.” -> “Syal adalah pelengkap yang sempurna untuk pakaiannya.”

 

3. Advise vs. Advice

Advise dan advice, satu huruf yang membedakan arti dan pengucapan kedua kosa kata. Secara mendasar, advise adalah kata kerja (verb) dan advice adalah kata benda (noun).

Dalam bahasa Indonesia, advise berarti “menyarankan” atau memberikan rekomendasi, pendapat, atau masukan. Contohnya adalah dosen yang membantu mahasiswanya menyempurnakan tugas akhirnya dengan memberikan sejumlah saran atau masukan.

Sementara itu, advice berarti “saran” atau rekomendasi, pendapat, atau masukan itu sendiri. To put it simply, advise means to give advice. Hayo, siapa yang di antara kalian para perempuan yang suka meminta pendapat teman tentang laki-laki yang lagi ngedeketin kamu?

  • The lawyer advised the client not to sign anything that she had not read first.” -> “Pengacara menyarankan klien untuk tidak menandatangani apa pun yang belum dibacanya terlebih dahulu.”
  • My advice for you is to not make decisions when youre angry.” -> "Saran saya untuk Anda adalah untuk tidak membuat keputusan ketika Anda sedang marah.”

Baca juga: 7 Serial TV yang Wajib Kamu Tonton untuk Belajar Bahasa Inggris

 

4. Principle vs. Principal

Principle dan principal adalah contoh lain dari kosa kata dalam bahasa Inggris yang paling sering disalahgunakan. Secara mendasar, principle adalah kata benda (noun) dan principal adalah kata sifat (adjective).

Dalam bahasa Indonesia, principle berarti “prinsip” atau keyakinan yang bisa membantu seseorang mengetahui mana yang salah dan mana yang benar. Nantinya, prinsip itu pula yang akan mengarahkan tindakan seseorang. Contohnya adalah memilih untuk gagal daripada berhasil karena bertindak curang.

Sementara itu, principal berarti “kepala” atau posisi tertinggi dalam suatu institusi pendidikan, perusahaan, atau organisasi. Hm, ada yang tau contoh principal nggak, nih? Guys, kepala sekolah atau school principal adalah salah satu contohnya, loh!

  • "My principles in life are to be honest, genuine, thoughtful, and caring." -> "Prinsip dalam hidup saya adalah menjadi jujur, tulus, bijaksana, dan peduli."
  • Nobody likes that new scary school principal.” -> “Tidak ada yang menyukai kepala sekolah baru yang menakutkan itu.”

Kosakata bahasa Inggris yang sering disalahgunakan

 

5. Assure vs. Ensure vs. Insure

Sama-sama memiliki akhiran sure, ketiganya mempunyai arti yang berbeda. Oh, ya! Ketiga kosa kata ini juga tergolong sebagai kata kerja (verb), loh. Memiliki banyak kemiripan, mereka yang tidak memahami perbedaan di antara ketiganya cenderung melakukan kesalahan dalam penggunaannya. 

Dalam bahasa Indonesia, “to assure” berarti untuk menghilangkan keraguan seseorang. Sementara itu, “to ensure” berarti untuk memastikan atau memberikan jaminan bahwa sesuatu akan terjadi. Terakhir, “to insure” berarti membayar asuransi untuk properti, kesehatan, dsb.

  • I assure you, we will get to the concert on time.” -> “Saya jamin, kita akan sampai ke konser tepat waktu.”
  • She froze then looked around to ensure no one was there to overhear them.” -> “Dia mematung lalu melihat sekeliling untuk memastikan tidak ada orang yang mendengarkan mereka di sana.”
  • We insured our house against fire and flood damage.” -> “Kami mengasuransikan rumah kami dari kebakaran dan kerusakan akibat banjir.”

 

6. Except vs. Accept

Except dan accept, dua kata kerja (verb) dengan pengucapan yang sama. Sangking miripnya, beberapa orang melakukan kesalahan dalam penggunaannya. Since sounding out the word wont help, heres the difference.

Dalam bahasa Indonesia, “except” berarti tidak memasukkan atau tidak melibatkan sesuatu. In this case, you can use the word ex-cept when you want to ex-clude. Kosa kata yang satu ini juga bisa dijadikan conjunction yang memiliki arti “kecuali.” Sementara itu, “accept” berarti menerima sesuatu secara sukarela. Contohnya adalah ketika kamu menerima kado ulang tahun gitu, loh.

  • Everyone is invited except Shotaro.” -> “Semua orang diundang kecuali Shotaro.”
  • “Taeyong gladly accepted Jaehyun’s gift.” -> “Taeyong menerima hadiah dari Jaehyun dengan senang hati.” 

 

7. Then vs. Than

Sama halnya dengan advise dan advice, dua kosa kata ini juga memiliki satu huruf yang membedakan arti dan pengucapan. Secara mendasar, then adalah kata keterangan (adverb) dan than adalah kata penghubung (conjunction).

Dalam bahasa Indonesia, kata “then” selalu berhubungan dengan waktu, seperti “pada waktu itu” atau “setelah itu”. Sementara itu, kata “than” digunakan untuk membandingkan dua hal yang berbeda. Contohnya adalah menggunakan kosa kata yang satu ini untuk membandingkan tinggi badan kamu dengan salah satu temanmu. 

  • I lived in Chicago then.” -> “Saya tinggal di Chicago saat itu.”
  • “Johnny is taller than Mark.” -> “Johnny lebih tinggi dari Mark.”

Baca juga: 11 Kosa Kata Bahasa Inggris untuk Tes TOEIC yang Perlu Kamu Ketahui

 

8. It's vs. Its

Its dan its, dua kosa kata dalam bahasa Inggris yang memiliki pengucapan yang sama. Namun, digunakan atau tidaknya tanda baca (‘) mengubah arti dan fungsi dari kosa kata ini dalam kalimat bahasa Inggris. 

Secara mendasar, “its” adalah singkatan dari it is atau it has. Sementara itu, “its” adalah kata ganti kepunyaan (possessive pronoun) yang digunakan untuk mengatakan: “Hal ini adalah milik..”

  • Its been a month since the last time they met.” -> “Sudah sebulan sejak terakhir kali mereka bertemu.”
  • A car is useless without its wheels.” -> “Sebuah mobil tidak bisa berguna tanpa rodanya.”

 

9. They're vs. There vs. Their

Sama halnya dengan its dan its, ketiga kosa kata ini juga memiliki pengucapan yang sama. Namun, theyre, there, dan their memiliki arti dan fungsi yang berbeda dalam kalimat bahasa Inggris. 

Secara mendasar, “theyre” adalah singkatan dari they are yang berarti mereka. Sementara itu, “there” adalah kata sifat (adjective) yang berarti di sana. Terakhir, “their” adalah kata ganti kepunyaan (possessive pronoun) yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan beberapa orang (jamak) atas sesuatu.

  • Theyre getting married next weekend.” -> “Mereka akan menikah akhir pekan depan”.
  • The bathroom is over there.” -> “Kamar mandinya ada di sebelah sana.”
  • Their car is green.” -> “Mobil mereka berwarna hijau.”

Kosakata yang sering salah dalam bahasa Inggris

 

10. You're vs. Your

Youre dan your adalah contoh lain dari dua kosa kata dalam bahasa Inggris yang memiliki pengucapan yang sama. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam kalimat bahasa Inggris. Dalam prakteknya, mereka yang tidak memahami perbedaan di antara keduanya seringkali melakukan kesalahan dalam penggunaannya.

Secara mendasar, “youre” adalah singkatan dari you are yang berarti kamu. Sementara itu, “your” adalah kata ganti kepunyaan (possessive pronoun) yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan seseorang (tunggal) atas sesuatu. 

  • Youre my best friend!” -> “Kamu adalah sahabat terbaikku!”
  • Your hair looks great today.” -> “Rambutmu terlihat bagus hari ini.”

 

11. Altogether vs. All Together

Sekali lagi, altogether dan all together adalah dua kata dalam bahasa Inggris dengan pengucapan yang sama. Terdapat satu huruf yang membedakan arti masing-masing kata, beberapa orang masih melakukan kesalahan dalam penggunaannya. So, heres the difference between altogether and all together that you should know.

Secara mendasar, “altogether” adalah kata keterangan (adverb) yang berarti secara keseluruhan. Sementara itu, “all together” berhubungan dengan semua anggota kelompok. Dalam hal Ini, all together bisa berarti semuanya bersama-sama. 

  • Altogether, North American sales gained 3.3 percent to $2.66 billion.” -> "Secara keseluruhan, penjualan di Amerika Utara naik 3,3 persen menjadi $2,66 miliar."
  • We went all together to the cinema.” -> “Kami pergi bersama-sama ke bioskop.”

Akhirnya, itulah 11 kosa kata dalam bahasa Inggris yang paling sering disalahgunakan. Dari pemaparan di atas, kamu dapat mengetahui bagaimana dua atau tiga kata dengan komposisi huruf dan pengucapan yang sangat mirip bisa memiliki arti yang berbeda. Selain dari yang sudah disebutkan, masih ada banyak lagi kosa kata dalam bahasa Inggris yang masih sering disalahgunakan.

Pesanku, cobalah untuk mengingat perbedaan mendasar dari dua atau tiga kata dalam bahasa Inggris yang kamu anggap membingungkan. Dengan begitu, kamu bisa menghindari kesalahan dalam penggunaannya. Kalau masih bingung juga, kamu bisa coba tanyakan pada tutor profesional di kelas English Academy! Ingin coba? Yuk, rasakan pengalaman kerennya di Free Trial Class English Academy! Segera tentukan jadwalmu ya!

 

New call-to-action

 

Referensi:

British Council. 2021. [online] Available at: https://www.britishcouncilfoundation.id/en/english/articles/12-commonly-misused-english-words [Accessed 28 November 2021].

Ledger, K., 2021. The Most Commonly Misused Words in the English Language. [online] Available at: https://www.qualitylogoproducts.com/blog/ironic-and-word-misuse-in-writing/ [Accessed 28 November 2021].

Writers' Center. 2021. Research Guides: Grammar, Punctuation, and Sentences: Commonly Misused Words. [online] Available at: https://research.ewu.edu/writers_c_grammar_basics/misused_words [Accessed 28 November 2021].

Profile

Clara Pricilla Adiputra

I am a 5th semester's student majoring in Sociology at the University of Indonesia. Being a part of the Faculty of Social and Political Science community have made writing became something that I truly love doing. The idea of being able to educate people through my writing is the icing on the cake.