Cara Negosiasi Gaji dalam Bahasa Inggris, Dapatkan Karier Impianmu!

Negosiasi Gaji dalam Bahasa Inggris

Kamu ingin mendapat karier impian, tapi ternyata salary yang ditawarkan belum sesuai? Tandanya, kamu harus melakukan negosiasi gaji. Agar lebih profesional, kamu dapat melakukan negosiasi gaji dalam bahasa Inggris. Yuk, lihat tips dan contohnya di artikel ini!

Hai! Seperti yang kamu tahu, gaji adalah salah satu pembahasan yang cukup sensitif dalam dunia bisnis dan pekerjaan. Pastinya tidak ada pekerja yang bersedia untuk mendapatkan penghasilan di bawah standar, bukan?

Maka dari itu, jika kamu mendapat offering gaji yang tidak sesuai harapan, alangkah baiknya agar kamu melakukan negosiasi gaji secara profesional.

Negosiasi gaji dapat dilakukan pada waktu-waktu terbaik, seperti saat interview kerja, diskusi terkait kesepakatan offering letter melalui email, sesi one on one bersama atasan, dan lain sebagainya.

Pasalnya, sebagai pekerja, tentu kamu harus mendapatkan gaji yang layak. Namun, sebelum melakukan negosiasi gaji, kamu harus memberikan kesan baik terlebih dahulu, agar peluang negosiasi kamu menjadi lebih besar.

Selain saat interview kerja, dalam perjalanan jenjang karier seseorang, biasanya negosiasi gaji dilakukan oleh para profesional yang sudah lama bekerja di suatu perusahaan dan merasa sudah cukup layak untuk mengalami kenaikan salary.

Nggak hanya itu, kalau kamu merasa underpaid, kesempatan untuk negosiasi gaji bisa tetap dilakukan, kok. Nah, di tengah era globalisasi saat ini, banyak perusahaan besar dan pekerja yang melakukan proses negosiasi gaji menggunakan bahasa Inggris.

Jika beberapa waktu ke depan kamu hendak melakukan negosiasi gaji, yuk simak tips dan contoh percakapannya di artikel ini! Jangan di-skip ya!

 

Hal yang Harus Diperhatikan saat Akan Melakukan Negosiasi Gaji

Sebelum melakukan negosiasi gaji, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar proses negosiasi gaji-mu berjalan dengan lancar. Yuk, scroll down!

Cara dan Tips Negosiasi Gaji dalam Bahasa Inggris

1. Take a mini research (lakukan riset gaji kecil-kecilan)

Hal paling penting yang harus kamu lakukan sebelum negosiasi gaji adalah riset. Dalam hal ini, riset maksudnya adalah mencari informasi mengenai kisaran gaji yang akan kamu dapat apabila bekerja dengan posisi dan level tertentu di suatu perusahaan.

Misal, kamu melamar posisi Marketing Engineer di perusahaan X dengan posisi G1 (grade 1, level staff), maka coba riset kisaran gaji engineer di perusahaan tersebut.

Kamu juga bisa melakukan riset berdasarkan skill dan experience. Hal ini akan membantumu untuk mendapat gambaran dalam menentukan range gaji yang sesuai untuk diajukan.

 

2. Ask a Question (coba tanya teman/komunitas)

Nah, setelah mengetahui gambaran atau kisaran gaji yang akan diajukan, cobalah untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan teman, rekan kerja, atau komunitas profesional.

Memang, gaji biasanya bersifat confidential, tetapi kamu bisa berdiskusi tanpa menyebutkan gaji yang kamu inginkan, kok. Misal, kamu berencana untuk masuk di perusahaan A, maka kamu bisa mencari teman di perusahaan tersebut, lalu bertanya untuk posisi X dengan level officer biasanya mendapat gaji dengan range berapa. Apakah dua digit, di atas UMR, atau patokan nominal lainnya.

 

3. Don’t Say Before Asked (hindari mengutarakan angka gaji sebelum ditanya oleh interviewer)

Setelah melakukan riset dan bertanya pada rekan kerja, selanjutnya pada tahap interview, kamu tidak disarankan untuk mengutarakan angka gaji yang diinginkan secara langsung, kecuali kamu adalah seorang senior di perusahaan yang akan mengajukan salary increase, atau biasa juga disebut merit increment.

Bagi seorang kandidat baru, biasanya, kamu akan diberikan pemaparan terlebih dahulu terkait job description secara detail. Nah, pada bagian akhir, HRD akan menyampaikan pertanyaan interview kerja seperti ini, “What is your expected salary?”

Hati-hati, kamu harus memberikan jawaban yang berdasar. Hmm, maksudnya bagaimana? Mari, baca di poin selanjutnya.

 

4. Show  your Value (tunjukkan nilai dan kemampuan diri)

Nah, saat mengutarakan expected salary, kamu harus fokus terhadap nilai dan skill set yang kamu miliki pada posisi yang dilamar di perusahaan tujuan.

Misal, kamu melamar kerja untuk posisi Graphic Designer, kira-kira skill apa saja yang kamu miliki? Lalu, bagaimana pengalaman kerjamu di posisi tersebut?

Oh ya, sebagai catatan penting, hindari untuk mengutarakan gaji karena alasan yang tidak relevan dengan pekerjaan atau posisi yang dilamar (alasan pribadi).

Contohnya seperti tanggungan keluarga, melunasi biaya kuliah, utang kendaraan, cicilan rumah, dan lain sebagainya. Just explain with the relevant answers.

 

5. Look to your Last Salary (sesuaikan dengan gaji terakhir)

Kalau kamu adalah seorang experienced candidate, alias sebelumnya sudah pernah bekerja di perusahaan lain, negosiasi gaji dapat dilakukan berdasarkan gaji terakhir yang kamu dapatkan.

Dengan memberitahu jumlah gaji terakhir, HRD tentu akan mempetimbangkan gaji yang layak kamu terima. Selain itu, biasanya kandidat yang sudah berpengalaman akan  mendapat tawaran gaji yang lebih besar, karena HRD akan menyesuaikan angka dengan skill dan pengalaman sebelumnya. Terlebih, jika kamu melakukan negosiasi gaji untuk kenaikan jabatan, pasti gaji terakhir akan menjadi salah satu penentunya.

 

6. Be Confident (percaya diri)

Hal terakhir yang bisa menjadi salah satu faktor kelancaran saat negosiasi gaji adalah confident atau percaya diri. Ingat! Percaya diri tidak sama dengan overproud. Pastikan kembali apakah salary yang kamu inginkan sudah sesuai dengan kemampuan, pengalaman, pencapaian, serta prestasi yang kamu miliki. 

Perlu dicatat bahwa negosiasi gaji adalah tahap agar kedua belah pihak tidak saling merugikan. Maka dari itu, cobalah untuk melakukan negosiasi gaji dengan teknik-teknik yang benar.

Nah, selanjutnya, kita akan membahas beberapa contoh percakapan negosiasi gaji dalam bahasa Inggris, nih.

Baca Juga: Contoh Percakapan Bisnis Melalui Telepon dalam Bahasa Inggris

 

Contoh Percakapan Negosiasi Gaji dalam Bahasa Inggris dan Artinya

1. Negosiasi Gaji secara Umum

Kamu seorang profesional yang sedang mencari pengalaman bekerja di tempat lain, tapi ternyata banyak peluang yang datang dan harus mencari mana yang terbaik?

Jika iya, kamu bisa coba bandingkan dari segi gaji. Nah, ini cara negosiasi gaji dalam bahasa Inggris yang bisa kamu gunakan:

 

Thank you for the opportunity you have given me to be at this stage. I have previously informed you that I am currently negotiating with several other companies with the same position. Therefore, based on my skills and some of the projects that I have worked on, I hope your company can provide opportunities for salary with (the nominal salary you want). I will gladly take this offer.

Artinya:

Terima kasih atas kesempatan yang telah Anda berikan kepada saya untuk berada di tahap ini. Sebelumnya saya telah memberitahu Anda bahwa saya sedang bernegosiasi dengan beberapa perusahaan lain dengan posisi yang sama. Oleh karena itu, berdasarkan keterampilan saya dan beberapa proyek yang telah saya kerjakan, saya berharap perusahaan Anda dapat memberikan peluang untuk gaji dengan (nominal gaji yang kamu inginkan). Saya akan dengan senang hati menerima tawaran ini.

 

2. Negosiasi Gaji untuk Fresh Graduate

Hah? Fresh graduate kok negosiasi gaji? Nggak masalah dong. Seorang mahasiswa yang baru lulus bisa melakukan negosiasi gaji jika memang gaji yang ditawarkan perusahaan tidak seimbang dengan deskripsi pekerjaan.

Selain itu, apabila kamu memiliki plus value seperti prestasi saat di kampus, maka kesempatan untuk negosiasi gaji akan lebih besar. Ini contohnya:

 

Thank you for the job offer as X in the Y company you lead. I have considered an offer from HRD that fits my dream job.  I am optimistic about being in this position and want to contribute to the company immediately. However, there is something I want to discuss regarding the base salary. So, I would like to apply for a salary adjustment.

Even though I am a recent graduate, I have many achievements relevant to my current position, so I think this could be an opportunity for me to get a salary adjustment. HRD offers a salary of (XX) and I feel more comfortable if the pay is (XX). 

Artinya:

Terima kasih atas tawaran pekerjaan sebagai X di perusahaan Y yang Anda pimpin. Saya telah mempertimbangkan tawaran dari HRD yang sesuai dengan pekerjaan impian saya. Saya optimis berada di posisi ini dan ingin segera berkontribusi pada perusahaan. Namun, ada sesuatu yang ingin saya diskusikan mengenai gaji pokok. Jadi, saya ingin mengajukan penyesuaian gaji.

Meskipun saya baru lulus, saya memiliki banyak prestasi yang relevan dengan posisi saya saat ini, jadi saya pikir ini bisa menjadi kesempatan bagi saya untuk mendapatkan penyesuaian gaji. HRD menawarkan gaji (XX) dan saya merasa lebih nyaman jika gajinya (XX).

 

3. Negosiasi Gaji karena Pindah Perusahaan

Jika kamu merupakan seseorang yang memiliki pengalaman, tapi ingin mencoba belajar di perusahaan lain, maka hal yang wajib kamu perhatikan adalah bagaimana benefit yang akan kamu dapatkan nanti, apakah lebih menguntungkan dari perusahaan lama, atau malah sebaliknya.

Jika gaji yang ditawarkan belum sesuai, tetapi kamu sudah terlanjur jatuh cinta dengan perusahaan tersebut, kamu bisa ajukan negosiasi seperti ini:

 

Previously, I would like to thank you for the job offer as X in company Y you lead. The job description given is relevant with my experience and career goals. However, I intend to discuss the basic salary beforehand before accepting the offer you have shared.

Position X requires Y years of experience and XXX abilities. However, based on my contributions to my previous job and the average salary offered for this position, I respectfully request consideration of an initial offer of (XX).

The average salary per year for the XX position ranges from (XX) to (XX). So, I believe that an offer of (XX) will better match my qualifications and the demands of the job. 

Artinya:

Sebelumnya, saya ingin mengucapkan terima kasih atas tawaran pekerjaan sebagai X di perusahaan Y yang Anda pimpin. Deskripsi pekerjaan yang diberikan relevan dengan pengalaman dan tujuan karir saya. Namun, saya bermaksud untuk membahas gaji pokok terlebih dahulu sebelum menerima tawaran yang Anda bagikan.

Posisi X membutuhkan pengalaman Y tahun dan kemampuan XXX. Namun, berdasarkan kontribusi saya pada pekerjaan saya sebelumnya dan gaji rata-rata yang ditawarkan untuk posisi ini, dengan hormat saya meminta pertimbangan untuk tawaran awal (XX).

Gaji rata-rata per tahun untuk posisi XX berkisar antara (XX) hingga (XX). Jadi, saya percaya bahwa tawaran (XX) akan lebih sesuai dengan kualifikasi saya dan tuntutan pekerjaan.

 

4. Negosiasi Gaji karena Underpaid

Hmm, siapa sih yang bersedia untuk bekerja dengan gaji yang tidak sesuai workload? Jangan sampai load pekerjaan terlalu banyak, tetapi gaji yang kamu dapatkan tidak sesuai dan lebih rendah jika dibanding dengan rekan-rekan seprofesi lainnya.

Nah, demi mendapat penghasilan yang layak, kamu bisa coba ajukan kenaikan gaji dengan contoh kalimat berikut:

 

Based on a mini-research process on the internet and asking some professional colleagues, I think that for this position at the staff level, ideally, I get an income with nominal (X), which means that my current income is still lower than that. I feel I have the qualifications and work experience that I deserve to get a salary of (X) too. Therefore, I would like to apply for an adjustment of my income at this opportunity.

Artinya:

Berdasarkan proses riset kecil-kecilan di internet dan bertanya kepada beberapa rekan satu profesi, menurut saya untuk posisi di level staf ini, idealnya saya mendapatkan penghasilan dengan nominal (X) yang artinya penghasilan saya saat ini masih lebih rendah dari itu. Saya merasa memiliki kualifikasi dan pengalaman kerja yang layak untuk mendapatkan gaji (X) juga. Oleh karena itu, saya ingin mengajukan permohonan penyesuaian penghasilan saya pada kesempatan ini.

 

5. Negosiasi Gaji karena Naik Jabatan

Kamu sudah bekerja di perusahaan dengan waktu yang cukup lama, lalu dipromosikan untuk naik jabatan? Jika iya, maka kamu perlu skill negosiasi yang baik. Sebelum mengajukan negosiasi gaji, kamu juga harus melakukan diskusi langsung dengan atasan baik itu supervisor atau manajer terlebih dahulu. Jika sudah, ini contoh pengajuan yang bisa kamu gunakan:

 

This year is my (X) year serving in this company. Under the discussions and agreements that we have had, I am very grateful for being promoted to a higher-level position than before. I am very grateful for this opportunity. Because my responsibilities and job description will be more significant in the future, I would like to submit a salary evaluation adjusted to the contribution I have made so far. This application is also based on the research I have done that for a period of work for (X) years, it is customary to be at level (A) with income (Z).

Artinya:

Tahun ini adalah X tahun saya mengabdi di perusahaan ini. Berdasarkan diskusi dan kesepakatan yang telah kita lakukan, saya sangat bersyukur telah dipromosikan ke posisi tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya. Saya sangat berterima kasih untuk kesempatan ini. Karena tanggung jawab dan pekerjaan saya akan lebih besar di masa mendatang, saya ingin mengajukan evaluasi gaji yang disesuaikan dengan kontribusi yang telah saya berikan selama ini. Permohonan ini juga berdasarkan penelitian yang saya lakukan bahwa untuk masa kerja (X) tahun, biasanya berada pada level (A) dengan penghasilan (Z).

Baca Juga: Menulis Request Letter dan Offering Letter dalam Bahasa Inggris

 

Contoh Percakapan Negosiasi Gaji

1. Dialog Negosiasi Gaji bahasa Inggris saat Interview Kerja

Interviewer: What do you expect in the salary of this position?

(Bagaimana gaji yang Anda harapkan dari posisi ini?)

Interviewee: Based on your explanation about job description of this position, it appears to be in the $50,000–65,000 range. I’ve also previously tried to do a mini research from the internet and some of my colleagues. I could not give you the exact figure, but it normally ranges from $45,000 to $55,000. Is that what you had in mind? 

(Berdasarkan penjelasan Anda tentang deskripsi pekerjaan posisi ini, tampaknya berada di kisaran $50.000–65.000. Sebelumnya saya juga pernah mencoba melakukan mini research dari internet dan beberapa rekan saya. Saya tidak bisa memberitahu angkanya, namun biasanya berkisar antara $45,000 sampai $55,000. Apakah itu yang ada dalam pikiranmu?)

Interviewer: I see. Is that the net salary?

(Saya mengerti. Apakah itu gaji bersih?)

Interviewee: It is. All the taxes have been removed. 

(Ya. Sudah dipotong pajak)

Interviewer: If so, I will try to ask the management regarding the salary range you are asking for.

(Jika demikian, saya akan mencoba bertanya kepada manajemen mengenai kisaran gaji yang Anda ajukan.)

 

2. Contoh Negosiasi Gaji dalam bahasa Inggris dengan Atasan

Employee: Hi, do you have a second to chat? 

(Hai, apakah Anda ada waktu untuk bicara sebentar?)

Manager: Sure. How can I help you? 

(Ya, silahkan duduk. Apa yang bisa saya bantu?)

Employee: Well, I’ve been thinking that it’s time for me to finally have a pay rise. (Saya merasa bahwa ini sudah waktunya bagi saya untuk mendapat kenaikan gaji.)

Manager: Well, give me some reasons. 

(Baiklah. Beri saya beberapa alasan.) 

Employee: First, it’s my fourth year here and I have made better progress and I’ve taken on a lot more responsibility than in the previous year. You know, that needs to be recognized and my efforts shall be rewarded. 

(Pertama-tama, ini tahun keempat saya di sini, saya telah membuat kemajuan yang lebih baik dan saya telah memegang tanggung jawab yang lebih banyak daripada tahun sebelumnya. yah, itu perlu diakui dan usaha saya seharusnya dihargai)

Manager: So the salary for your current position and current responsibilities feels just too low? 

(Jadi, gaji Anda terlalu rendah untuk posisi dan tanggung jawab yang sekarang?)

Employee: Yes.

(Ya)

Manager: Then, now tell me what kind of rise that you expect? 

(Baiklah, beritahu saya kenaikan gaji yang seperti apa yang Anda harapkan?)

Employee: I do think that 6% on top of the usual annual rise with inflation isn’t too much to ask.

(Saya merasa bahwa 6% di atas kenaikan tahunan dengan inflasi yang biasa tidaklah berlebihan)

Manager: I see. But you know, I can’t just grant it immediately. I will have to discuss your request with the other managers here. I’ll bring that to our meeting this week. Now put it in writing, and you can email me also the Human Resources. I’ll give you the follow-up as soon as I have the agreement. 

(Saya mengerti. Tapi, saya tidak bisa mengabulkannya segera. Saya harus mendiskusikan pengajuan Anda terlebih dahulu pada meeting pekan ini. Silakan tulis pengajuan Anda dan kirim melalui email pada saya dan HRD. Akan saya kabari tindak lanjutnya segera setelah mendapat persetujuan.)

Employee: I’ll do that. Thank you. 

(Akan saya lakukan. Terima kasih)

Finally, itulah tips dan cara negosiasi gaji dalam bahasa Inggris, serta contoh percakapan yang bisa kamu praktikkan langsung di perusahaan atau kantor tempatmu bekerja. Oh ya, sebelum melakukan negosiasi gaji, kamu juga harus memiliki standard atau alasan yang jelas dan terukur ya!

Nah, kalau gaji sudah sesuai harapan, jangan lupa untuk memberikan best performance kamu pada perusahaan, agar kamu bisa bekerja sesuai dengan value dan company goals.

Kamu dapat mengakselerasi kemampuan tersebut di Kelas Professional English Academy. Terdapat pilihan kelas untuk group, team, semi-private, private, sampaicustom, lho! Yuk, temukan kelas yang cocok untukmu!

CTA English Academy for Corporate

Intan Aulia Husnunnisa

Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!