Perbedaan Active Voice (Kalimat Aktif) dan Passive Voice (Kalimat Pasif) Bahasa Inggris

My mom peels the banana.
Yap, contoh di atas merupakan kalimat aktif (active voice). Kamu tahu nggak, bagaimana cara mengubahnya ke dalam kalimat passive (passive voice)? Kalau belum tahu, belajar lewat artikel ini, yuk!
—
Pernah bingung membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif dalam bahasa Inggris? Keduanya sama-sama digunakan untuk menyampaikan suatu tindakan, tetapi memiliki fokus yang berbeda.
Active voice atau kalimat aktif menempatkan pelaku tindakan sebagai subjek. Sementara itu, passive voice atau kalimat pasif menempatkan orang atau benda yang menerima tindakan sebagai subjek.
Contohnya:
- Active: Sarah writes a letter.
(Sarah menulis sebuah surat.)
- Passive: A letter is written by Sarah.
(Sebuah surat ditulis oleh Sarah.)
Pada kalimat aktif, fokusnya adalah Sarah sebagai pelaku. Sebaliknya, pada kalimat pasif, fokusnya adalah a letter sebagai penerima tindakan.
Terus, apa saja ya perbedaan active voice dan passive voice? Gimana rumusnya, kapan harus menggunakannya, dan gimana cara mengubah kalimat aktif menjadi pasif? Yuk, pelajari selengkapnya di artikel ini!
Sebelum lanjut ke materi, kamu mau belajar bahasa Inggris jadi lebih lancar dan percaya diri? Yuk, temukan program belajar yang paling cocok untuk kamu di English Academy. Klik banner di bawah untuk mulai perjalanan belajarmu!
Apa Perbedaan Antara Active Voice dan Passive Voice?
Active voice adalah kalimat yang menempatkan orang untuk melakukan suatu tindakan sebagai subjeknya, sedangkan passive voice adalah kalimat di mana sebuah kata kerja menunjukkan bahwa suatu tindakan dilakukan pada subjek.
Active Voice
Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, active voice adalah kalimat yang menempatkan orang yang melakukan suatu tindakan sebagai subjeknya. Kalau dalam bahasa Indonesia, verb dalam active voice umumnya diawali dengan imbuhan ber- atau me-. Misal seperti menulis, berlari, dan lain-lain.
Apa Saja Ciri-Ciri Kalimat Aktif?
Berikut ini ciri-ciri active voice:
- Kalimat active voice cenderung memiliki nada yang tegas dan jelas
- Kalimat aktif ditandai dengan subjek yang berada di awal
- Subjek diikuti oleh bentuk ‘to be’, verb, dan objek
- Dapat menceritakan dengan jelas tentang subjek yang telah melakukan suatu hal
Rumus Kalimat Aktif (Active Voice)
Rumus active voice adalah Subject + Verb + Object. Dalam bahasa Indonesia, kamu bisa menyebutnya dengan S-P-O (subjek, predikat, keterangan).
Nah, kalimat aktif dalam bahasa Inggris paling banyak diungkapkan dalam bentuk simple present tense menggunakan verb 1 (base form).
Tapi, kalau kamu bertanya, kalimat aktif dalam bahasa Inggris menggunakan verb berapa? Jawabannya adalah bisa menggunakan verb 1, verb 2, atau verb 3. Artinya, kamu dapat membuat kalimat aktif dalam semua jenis tenses.
Ini contoh kalimat aktif bahasa Inggris (dalam simple present tense):
- We found a lost puppy in the garden.
(Kami menemukan anak anjing hilang di kebun.)
- Lions adore beef.
(Singa menyukai daging sapi.)

Dari dua contoh di atas, kata “We” dan “Lions” adalah subjek dalam kalimat yang diikuti oleh verb.
FYI, dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari, sebetulnya akan lebih bagus kalau berbicara dengan kalimat aktif. Pasalnya, jika kita menyebut pelaku sebagai subjek, lawan bicara akan lebih mudah untuk memahami makna dari kalimat yang kita sampaikan.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Teks Bahasa Inggris Beserta Struktur & Contohnya
Buat kamu yang berusia 11–14 tahun dan ingin belajar bahasa Inggris dengan cara yang lebih seru, aktif, dan mudah dipahami, program Sprinter dari English Academy cocok banget buat kamu! Yuk, klik banner di bawah untuk cari tahu programnya!
Passive Voice
Seperti yang sudah diulas sebelumnya, passive voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan orang atau benda yang dikenai atau dipengaruhi oleh kata kerja (verb).
Ingat! Passive voice bukan semata-mata lawan dari active voice. Pasalnya, kedua kalimat ini memiliki struktur yang berbeda.
Kalau dalam bahasa Indonesia, kata kerja dalam passive voice biasanya diawali dengan “di”, kayak dimasak, dicuci, ditulis, etc.
Baca Juga: Definisi Passive Voice dan Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris
Apa Ciri-Ciri Passive Voice?
Ini dia karakter atau ciri-ciri kalimat pasif:
- Ketika kita mengubah kalimat dari kalimat aktif menjadi pasif, objek menjadi subjek.
- Tidak menceritakan dengan jelas tentang ‘aktor’ yang telah melakukan sebuah tindakan.
- Kita harus menambahkan ‘by’ pada akhir kalimat jika ingin memperjelas siapa yang melakukan sebuah tindakan.

Bagaimana Rumus Passive Voice (Rumus Kalimat Pasif)?
Rumus passive voice adalah Subject + to be + past participle (Verb 3) + by + object untuk kalimat simple present tense. Lagi-lagi, rumus bisa berubah tergantung kamu menggunakan tenses apa pada kalimat aktifnya.
Contoh kalimat pasif bahasa Inggris (passive voice):
- The romantic comedy novel Crazy Rich Asians was written by Kevin Swan.
(Novel komedi romantis Crazy Rich Asians ditulis oleh Kevin Swan.)
- An old man was found dead on the street.
(Seorang lelaki tua ditemukan tewas di jalan.)
Bagaimana Cara Mengubah dari Active Form Menjadi Passive Voice?
Supaya kamu lebih paham, mari belajar cara mengubah active voice menjadi passive voice. Untuk mengubah active voice menjadi passive voice dengan tepat, kamu harus memahami rumus pembentukan masing-masing kalimat.
Tujuannya adalah, saat ujian nanti, kamu mampu mengubah active voice menjadi passive voice, maupun mengubah kalimat yang ditulis dalam bentuk passive voice menjadi active voice.
Ingat, active voice digunakan untuk menceritakan ‘aktor’ dari suatu tindakan. Sementara itu, dalam passive voice lebih menekankan bahwa suatu tindakan telah terjadi.
Nah, sesuatu yang dikenai atau dipengaruhi oleh tindakan tertentu adalah subjek kalimat. Apakah kamu penasaran? Perhatikan contoh berikut ya!
Contoh 1: Active Voice -> Passive Voice
Active Voice: The bank counted the money.
(Bank menghitung uang.)
Passive Voice: The money was counted by the bank.
(Uang dihitung oleh bank.)
Penjelasan:
- Objek langsung dari kalimat di atas adalah ‘the money‘
- Verb yang pada active voice adalah ‘counted’, kemudian pada kalimat pasif berubah menjadi ‘was counted‘
- ‘The money‘ berpindah posisi dari akhir kalimat jadi di awal kalimat
- Subjek dijelaskan dalam frasa kata ‘by the bank‘
Contoh 2: Passive Voice -> Active Voice
Passive Voice: The cat was chased by the dog.
(Kucing itu dikejar anjing.)
Active Voice: The dog chased the cat.
(Anjing mengejar kucing.)
Penjelasan:
- Objek langsung dari kalimat di atas adalah ‘The cat‘
- Verb dari bentuk pasif yaitu ‘was chased‘ berubah menjadi ‘chased’
- Objek dari awal kalimat berpindah ke akhir kalimat
- Subjek kalimatnya adalah ‘The dog‘
Apakah kamu siswa SMA yang sedang mencari kursus bahasa Inggris dengan metode belajar yang asik tapi tetap on point? Kenalan yuk, sama English Academy Ranger. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!
Rumus Active Voice dan Passive Voice dalam Berbagai Tenses
Passive voice dapat digunakan dalam berbagai tenses. Namun, tidak semua bentuk passive voice sama-sama umum digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari. Beberapa bentuk, terutama passive dalam continuous perfect tenses, secara tata bahasa dapat dibentuk tetapi terdengar sangat tidak natural.
Berikut beberapa bentuk active dan passive voice yang paling umum digunakan:
Tense
Active Voice
Passive Voice
Simple Present
Sarah cleans the room.
The room is cleaned by Sarah.
Present Continuous
Sarah is cleaning the room.
The room is being cleaned by Sarah.
Simple Past
Sarah cleaned the room.
The room was cleaned by Sarah.
Past Continuous
Sarah was cleaning the room.
The room was being cleaned by Sarah.
Present Perfect
Sarah has cleaned the room.
The room has been cleaned by Sarah.
Past Perfect
Sarah had cleaned the room.
The room had been cleaned by Sarah.
Simple Future
Sarah will clean the room.
The room will be cleaned by Sarah.
Future Perfect
Sarah will have cleaned the room.
The room will have been cleaned by Sarah.
Catatan Penting
Pada dasarnya, passive voice dibentuk menggunakan:
Subject + to be + Verb 3 (past participle)
Bentuk to be harus disesuaikan dengan tense yang digunakan.
Contohnya:
- Present: The room is cleaned every day.’
- Past: The room was cleaned yesterday.
- Future: The room will be cleaned tomorrow.
- Present perfect: The room has been cleaned already.
Tidak semua kalimat aktif dapat diubah menjadi passive voice. Umumnya, kalimat harus memiliki direct object yang dapat dipindahkan menjadi subjek dalam kalimat pasif.
FAQ tentang Active Voice dan Passive Voice
1. Apa yang dimaksud dengan active voice?
Active voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan pelaku tindakan sebagai subjek. Pola dasarnya adalah Subject + Verb + Object.
Contoh:
Rina reads a book.
(Rina membaca sebuah buku.)
2. Apa yang dimaksud dengan passive voice?
Passive voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan penerima tindakan sebagai subjek. Pola dasarnya adalah Subject + to be + Verb 3.
Contoh:
A book is read by Rina.
(Sebuah buku dibaca oleh Rina.)
3. Apa perbedaan active voice dan passive voice?
Perbedaan utamanya terletak pada fokus kalimat. Active voice berfokus pada pelaku tindakan, sedangkan passive voice berfokus pada penerima tindakan atau tindakan yang terjadi.
4. Bagaimana cara mengubah active voice menjadi passive voice?
Pertama, pindahkan objek pada kalimat aktif menjadi subjek. Kemudian, gunakan bentuk to be + Verb 3 yang sesuai dengan tense. Jika diperlukan, tambahkan by + pelaku.
Contoh:
Active: The chef cooks the meal.
Passive: The meal is cooked by the chef.
5. Apakah semua kalimat aktif bisa diubah menjadi passive voice?
Tidak. Kalimat aktif umumnya harus memiliki direct object agar dapat diubah menjadi passive voice. Karena itu, kalimat dengan intransitive verbs seperti arrive, sleep, dan happen tidak dapat diubah menjadi passive voice dengan cara biasa.
6. Apakah “by” wajib digunakan dalam passive voice?
Tidak. By + agent digunakan jika kita ingin menyebutkan siapa yang melakukan tindakan. Jika pelakunya tidak diketahui, tidak penting, atau sudah jelas dari konteks, bagian tersebut dapat dihilangkan.
7. Mana yang lebih baik, active voice atau passive voice?
Tidak ada yang selalu lebih baik. Pilih active voice ketika ingin menekankan pelaku dan membuat kalimat lebih direct. Gunakan passive voice ketika ingin menekankan tindakan atau objek yang menerima tindakan, atau ketika pelakunya tidak diketahui atau tidak penting.
—
Nah, itulah pembahasan tentang kalimat aktif kalimat pasif serta bagaimana cara mengubahnya. Jangan lupa luangkan waktumu untuk menguasai active voice dan passive voice secara bertahap.
Selain menggunakannya dalam percakapan sehari-hari, kamu bisa belajar contoh kalimat pasif dan aktif dengan membuat berbagai macam teks. Misalnya dalam teks prosedur kamu menggunakan active voice, sedangkan teks eksplanasi bisa dibuat dalam kalimat pasif.
By the way, untuk lebih memahami jenis kalimat ini, kamu bisa bergabung dengan kelas English Academy. Di sana, kamu akan bertemu dengan guru berpengalaman dengan kurikulum internasional .
See? You never have to walk alone, my friend.
Tertarik? Coba Free Placement Test-nya aja dulu, klik banner di bawah ini ya!
Referensi:
Merriam-Webster. 2020. On Active and Passive Voice. [online] Available at: <https://www.merriam-webster.com/words-at-play/active-vs-passive-voice-difference> [Accessed 5 August 2021].
Traffis, C., 2021. Active vs. Passive Voice. [online] Grammarly. Available at: <https://www.grammarly.com/blog/active-vs-passive-voice/> [Accessed 5 August 2021].
Artikel ini pertama kali ditulis oleh Clara Pricilla Adiputra, lalu diperbarui pada tanggal 11 Maret 2022 oleh Intan Aulia Husnunnisa.

My mom peels the banana.
Yap, contoh di atas merupakan kalimat aktif (active voice). Kamu tahu nggak, bagaimana cara mengubahnya ke dalam kalimat passive (passive voice)? Kalau belum tahu, belajar lewat artikel ini, yuk!—
Pernah bingung membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif dalam bahasa Inggris? Keduanya sama-sama digunakan untuk menyampaikan suatu tindakan, tetapi memiliki fokus yang berbeda.
Active voice atau kalimat aktif menempatkan pelaku tindakan sebagai subjek. Sementara itu, passive voice atau kalimat pasif menempatkan orang atau benda yang menerima tindakan sebagai subjek.
Contohnya:
- Active: Sarah writes a letter.
(Sarah menulis sebuah surat.) - Passive: A letter is written by Sarah.
(Sebuah surat ditulis oleh Sarah.)
Pada kalimat aktif, fokusnya adalah Sarah sebagai pelaku. Sebaliknya, pada kalimat pasif, fokusnya adalah a letter sebagai penerima tindakan.
Terus, apa saja ya perbedaan active voice dan passive voice? Gimana rumusnya, kapan harus menggunakannya, dan gimana cara mengubah kalimat aktif menjadi pasif? Yuk, pelajari selengkapnya di artikel ini!
Sebelum lanjut ke materi, kamu mau belajar bahasa Inggris jadi lebih lancar dan percaya diri? Yuk, temukan program belajar yang paling cocok untuk kamu di English Academy. Klik banner di bawah untuk mulai perjalanan belajarmu!
Apa Perbedaan Antara Active Voice dan Passive Voice?
Active voice adalah kalimat yang menempatkan orang untuk melakukan suatu tindakan sebagai subjeknya, sedangkan passive voice adalah kalimat di mana sebuah kata kerja menunjukkan bahwa suatu tindakan dilakukan pada subjek.
Active Voice
Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, active voice adalah kalimat yang menempatkan orang yang melakukan suatu tindakan sebagai subjeknya. Kalau dalam bahasa Indonesia, verb dalam active voice umumnya diawali dengan imbuhan ber- atau me-. Misal seperti menulis, berlari, dan lain-lain.
Apa Saja Ciri-Ciri Kalimat Aktif?
Berikut ini ciri-ciri active voice:
- Kalimat active voice cenderung memiliki nada yang tegas dan jelas
- Kalimat aktif ditandai dengan subjek yang berada di awal
- Subjek diikuti oleh bentuk ‘to be’, verb, dan objek
- Dapat menceritakan dengan jelas tentang subjek yang telah melakukan suatu hal
Rumus Kalimat Aktif (Active Voice)
Rumus active voice adalah Subject + Verb + Object. Dalam bahasa Indonesia, kamu bisa menyebutnya dengan S-P-O (subjek, predikat, keterangan).
Nah, kalimat aktif dalam bahasa Inggris paling banyak diungkapkan dalam bentuk simple present tense menggunakan verb 1 (base form).
Tapi, kalau kamu bertanya, kalimat aktif dalam bahasa Inggris menggunakan verb berapa? Jawabannya adalah bisa menggunakan verb 1, verb 2, atau verb 3. Artinya, kamu dapat membuat kalimat aktif dalam semua jenis tenses.
Ini contoh kalimat aktif bahasa Inggris (dalam simple present tense):
- We found a lost puppy in the garden.
(Kami menemukan anak anjing hilang di kebun.) - Lions adore beef.
(Singa menyukai daging sapi.)

Dari dua contoh di atas, kata “We” dan “Lions” adalah subjek dalam kalimat yang diikuti oleh verb.
FYI, dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari, sebetulnya akan lebih bagus kalau berbicara dengan kalimat aktif. Pasalnya, jika kita menyebut pelaku sebagai subjek, lawan bicara akan lebih mudah untuk memahami makna dari kalimat yang kita sampaikan.
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Teks Bahasa Inggris Beserta Struktur & Contohnya
Buat kamu yang berusia 11–14 tahun dan ingin belajar bahasa Inggris dengan cara yang lebih seru, aktif, dan mudah dipahami, program Sprinter dari English Academy cocok banget buat kamu! Yuk, klik banner di bawah untuk cari tahu programnya!
Passive Voice
Seperti yang sudah diulas sebelumnya, passive voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan orang atau benda yang dikenai atau dipengaruhi oleh kata kerja (verb).
Ingat! Passive voice bukan semata-mata lawan dari active voice. Pasalnya, kedua kalimat ini memiliki struktur yang berbeda.
Kalau dalam bahasa Indonesia, kata kerja dalam passive voice biasanya diawali dengan “di”, kayak dimasak, dicuci, ditulis, etc.
Baca Juga: Definisi Passive Voice dan Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris
Apa Ciri-Ciri Passive Voice?
Ini dia karakter atau ciri-ciri kalimat pasif:
- Ketika kita mengubah kalimat dari kalimat aktif menjadi pasif, objek menjadi subjek.
- Tidak menceritakan dengan jelas tentang ‘aktor’ yang telah melakukan sebuah tindakan.
- Kita harus menambahkan ‘by’ pada akhir kalimat jika ingin memperjelas siapa yang melakukan sebuah tindakan.

Bagaimana Rumus Passive Voice (Rumus Kalimat Pasif)?
Rumus passive voice adalah Subject + to be + past participle (Verb 3) + by + object untuk kalimat simple present tense. Lagi-lagi, rumus bisa berubah tergantung kamu menggunakan tenses apa pada kalimat aktifnya.
Contoh kalimat pasif bahasa Inggris (passive voice):
- The romantic comedy novel Crazy Rich Asians was written by Kevin Swan.
(Novel komedi romantis Crazy Rich Asians ditulis oleh Kevin Swan.) - An old man was found dead on the street.
(Seorang lelaki tua ditemukan tewas di jalan.)
Bagaimana Cara Mengubah dari Active Form Menjadi Passive Voice?
Supaya kamu lebih paham, mari belajar cara mengubah active voice menjadi passive voice. Untuk mengubah active voice menjadi passive voice dengan tepat, kamu harus memahami rumus pembentukan masing-masing kalimat.
Tujuannya adalah, saat ujian nanti, kamu mampu mengubah active voice menjadi passive voice, maupun mengubah kalimat yang ditulis dalam bentuk passive voice menjadi active voice.
Ingat, active voice digunakan untuk menceritakan ‘aktor’ dari suatu tindakan. Sementara itu, dalam passive voice lebih menekankan bahwa suatu tindakan telah terjadi.
Nah, sesuatu yang dikenai atau dipengaruhi oleh tindakan tertentu adalah subjek kalimat. Apakah kamu penasaran? Perhatikan contoh berikut ya!
Contoh 1: Active Voice -> Passive Voice
Active Voice: The bank counted the money.
(Bank menghitung uang.)
Passive Voice: The money was counted by the bank.
(Uang dihitung oleh bank.)
Penjelasan:
- Objek langsung dari kalimat di atas adalah ‘the money‘
- Verb yang pada active voice adalah ‘counted’, kemudian pada kalimat pasif berubah menjadi ‘was counted‘
- ‘The money‘ berpindah posisi dari akhir kalimat jadi di awal kalimat
- Subjek dijelaskan dalam frasa kata ‘by the bank‘
Contoh 2: Passive Voice -> Active Voice
Passive Voice: The cat was chased by the dog.
(Kucing itu dikejar anjing.)
Active Voice: The dog chased the cat.
(Anjing mengejar kucing.)
Penjelasan:
- Objek langsung dari kalimat di atas adalah ‘The cat‘
- Verb dari bentuk pasif yaitu ‘was chased‘ berubah menjadi ‘chased’
- Objek dari awal kalimat berpindah ke akhir kalimat
- Subjek kalimatnya adalah ‘The dog‘
Apakah kamu siswa SMA yang sedang mencari kursus bahasa Inggris dengan metode belajar yang asik tapi tetap on point? Kenalan yuk, sama English Academy Ranger. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!
Rumus Active Voice dan Passive Voice dalam Berbagai Tenses
Passive voice dapat digunakan dalam berbagai tenses. Namun, tidak semua bentuk passive voice sama-sama umum digunakan dalam bahasa Inggris sehari-hari. Beberapa bentuk, terutama passive dalam continuous perfect tenses, secara tata bahasa dapat dibentuk tetapi terdengar sangat tidak natural.
Berikut beberapa bentuk active dan passive voice yang paling umum digunakan:
| Tense | Active Voice | Passive Voice |
|---|---|---|
| Simple Present | Sarah cleans the room. | The room is cleaned by Sarah. |
| Present Continuous | Sarah is cleaning the room. | The room is being cleaned by Sarah. |
| Simple Past | Sarah cleaned the room. | The room was cleaned by Sarah. |
| Past Continuous | Sarah was cleaning the room. | The room was being cleaned by Sarah. |
| Present Perfect | Sarah has cleaned the room. | The room has been cleaned by Sarah. |
| Past Perfect | Sarah had cleaned the room. | The room had been cleaned by Sarah. |
| Simple Future | Sarah will clean the room. | The room will be cleaned by Sarah. |
| Future Perfect | Sarah will have cleaned the room. | The room will have been cleaned by Sarah. |
Catatan Penting
Pada dasarnya, passive voice dibentuk menggunakan:
Subject + to be + Verb 3 (past participle)
Bentuk to be harus disesuaikan dengan tense yang digunakan.
Contohnya:
- Present: The room is cleaned every day.’
- Past: The room was cleaned yesterday.
- Future: The room will be cleaned tomorrow.
- Present perfect: The room has been cleaned already.
Tidak semua kalimat aktif dapat diubah menjadi passive voice. Umumnya, kalimat harus memiliki direct object yang dapat dipindahkan menjadi subjek dalam kalimat pasif.
FAQ tentang Active Voice dan Passive Voice
1. Apa yang dimaksud dengan active voice?
Active voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan pelaku tindakan sebagai subjek. Pola dasarnya adalah Subject + Verb + Object.
Contoh:
Rina reads a book.
(Rina membaca sebuah buku.)
2. Apa yang dimaksud dengan passive voice?
Passive voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan penerima tindakan sebagai subjek. Pola dasarnya adalah Subject + to be + Verb 3.
Contoh:
A book is read by Rina.
(Sebuah buku dibaca oleh Rina.)
3. Apa perbedaan active voice dan passive voice?
Perbedaan utamanya terletak pada fokus kalimat. Active voice berfokus pada pelaku tindakan, sedangkan passive voice berfokus pada penerima tindakan atau tindakan yang terjadi.
4. Bagaimana cara mengubah active voice menjadi passive voice?
Pertama, pindahkan objek pada kalimat aktif menjadi subjek. Kemudian, gunakan bentuk to be + Verb 3 yang sesuai dengan tense. Jika diperlukan, tambahkan by + pelaku.
Contoh:
Active: The chef cooks the meal.
Passive: The meal is cooked by the chef.
5. Apakah semua kalimat aktif bisa diubah menjadi passive voice?
Tidak. Kalimat aktif umumnya harus memiliki direct object agar dapat diubah menjadi passive voice. Karena itu, kalimat dengan intransitive verbs seperti arrive, sleep, dan happen tidak dapat diubah menjadi passive voice dengan cara biasa.
6. Apakah “by” wajib digunakan dalam passive voice?
Tidak. By + agent digunakan jika kita ingin menyebutkan siapa yang melakukan tindakan. Jika pelakunya tidak diketahui, tidak penting, atau sudah jelas dari konteks, bagian tersebut dapat dihilangkan.
7. Mana yang lebih baik, active voice atau passive voice?
Tidak ada yang selalu lebih baik. Pilih active voice ketika ingin menekankan pelaku dan membuat kalimat lebih direct. Gunakan passive voice ketika ingin menekankan tindakan atau objek yang menerima tindakan, atau ketika pelakunya tidak diketahui atau tidak penting.
—
Nah, itulah pembahasan tentang kalimat aktif kalimat pasif serta bagaimana cara mengubahnya. Jangan lupa luangkan waktumu untuk menguasai active voice dan passive voice secara bertahap.
Selain menggunakannya dalam percakapan sehari-hari, kamu bisa belajar contoh kalimat pasif dan aktif dengan membuat berbagai macam teks. Misalnya dalam teks prosedur kamu menggunakan active voice, sedangkan teks eksplanasi bisa dibuat dalam kalimat pasif.
By the way, untuk lebih memahami jenis kalimat ini, kamu bisa bergabung dengan kelas English Academy. Di sana, kamu akan bertemu dengan guru berpengalaman dengan kurikulum internasional .
See? You never have to walk alone, my friend.
Tertarik? Coba Free Placement Test-nya aja dulu, klik banner di bawah ini ya!
Referensi:
Merriam-Webster. 2020. On Active and Passive Voice. [online] Available at: <https://www.merriam-webster.com/words-at-play/active-vs-passive-voice-difference> [Accessed 5 August 2021].
Traffis, C., 2021. Active vs. Passive Voice. [online] Grammarly. Available at: <https://www.grammarly.com/blog/active-vs-passive-voice/> [Accessed 5 August 2021].
Artikel ini pertama kali ditulis oleh Clara Pricilla Adiputra, lalu diperbarui pada tanggal 11 Maret 2022 oleh Intan Aulia Husnunnisa.





