5 Cara Mendukung Proses Belajar Bahasa Inggris Anak di Rumah

Clara Pricilla Adiputra Sep 4, 2021 • 10 min read


Academic_English_-_Inilah_3_Cara_Mudah_Mempelajari_Grammar_dalam_Bahasa_Inggris-01

Artikel ini akan membahas tentang cara mendukung proses belajar bahasa Inggris anak di rumah. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak pemaparan di bawah ini!

 --

Memiliki anak yang pandai dalam bahasa Inggris adalah mimpi sebagian besar orang tua, bukan? Yup, its definitely almost every parent's dream. Untuk mewujudkan mimpinya, mereka dengan penuh semangat mendaftarkan anaknya dalam kursus bahasa Inggris. Selain itu, mereka juga memastikan bahwa institusi pendidikan sang anak menjunjung tinggi pentingnya kemampuan bahasa Inggris.

Sayangnya, langkah-langkah di atas tidak jarang berubah menjadi kegeraman ketika orang tua melihat anaknya gagal di sekolah. Kegeraman tersebut tergambarkan dalam sikap defensif orang tua yang merasa bahwa segala sesuatu yang telah dilakukannya sudah benar. Dalam hal ini, mereka menolak untuk percaya akan adanya langkah yang mungkin mereka lupakan.

Padahal, mendukung proses belajar bahasa Inggris anak yang benar bukan semata-mata tentang mengirimkan mereka ke tempat kursus bahasa Inggris tertentu. Tetapi, dibutuhkan rumah dan orang tua yang bisa memanfaatkan waktu dan kegiatan untuk mendukung proses belajar bahasa Inggris anak. Seperti kata kebanyakkan orang, semua hal yang baik biasanya dimulai dari rumah.

Nah, tulisan ini dibuat khusus untuk Anda yang terdorong untuk merubah kegiatan dalam rumah menjadi media bagi anak untuk belajar bahasa Inggris. Penasaran bagaimana cara Anda dapat melakukannya? Yuk, simak pemaparan di bawah ini!

 

1. Dimulai dari Anda

Loh, bukannya yang harus belajar itu anak? Kenapa jadi kami para orang tua yang dituntut untuk belajar?” Waduh, pola berpikir demikian justru akan membuat Anda sebagai orang tua gagal mendukung proses belajar bahasa Inggris anak. Dalam hal ini, ketahuilah bahwa terutama pada usia dini (3-5 tahun), anak cenderung mengimitasi apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Nah, kecenderungan ini bisa ditransformasi menjadi sebuah kesempatan untuk membuat anak bersahabat dengan bahasa Inggris.

Sementara itu, anak-anak (5-13 tahun) dan orang dewasa (18 tahun ke atas) membutuhkan orang tua yang mendorong mereka untuk belajar bahasa Inggris. Sekarang, pertanyaan sesungguhnya adalah bagaimana orang tua dapat melakukannya? Jawabannya sederhana, orang tua harus terlebih dahulu memiliki kemauan untuk belajar sebelum menuntut sang anak untuk melakukan hal yang sama. Why is it so important? Simply because a kid tends to think of their parents as their role model.

Hm, Anda nggak mau kan mendengar anak Anda berkata: “Kok mama nyuruh aku belajar bahasa Inggris? Mama aja nggak bisa bahasa Inggris.” To avoid this question, you can start by learning English for yourself first. Dengan melakukan demikian, Anda akan membangun sikap positif anak terhadap pembelajaran bahasa internasional seperti bahasa Inggris. Khusus untuk Anda yang nggak mau belajar bahasa Inggris sendirian, Anda bisa melakukan belajar di rumah bersama dengan anak Anda, loh. See, isn’t it just amazing how learning English can unite one’s family?

 

2. Bermain dan Belajar

Mendukung proses belajar bahasa Inggris anak tidak hanya tentang mendampingi mereka di depan meja belajar. Terkadang, mendukung proses belajar bahasa Inggris anak adalah tentang membiarkan mereka melakukan aktivitas yang mereka sukai dan belajar melalui aktivitas tersebut. Pertanyaannya, apa sih hal yang pertama kali terlintas dalam pikiran Anda ketika berbicara tentang aktivitas yang disukai anak-anak? I guess the answer to this question is very clear. Yup, jawabannya tidak lain adalah bermain.

Tetapi, ingatlah bahwa bermain dalam konteks artikel ini adalah media belajar bahasa Inggris anak. Oleh karena itu, Anda harus tahu permainan apa yang dapat dijadikan media belajar bahasa Inggris dan bagaimana anak Anda dapat memanfaatkannya. Sebelum penulis memberikan contoh permainan yang dapat dijadikan media belajar bahasa Inggris, penulis memiliki satu pertanyaan yaitu, apakah anak Anda memiliki gadget? Jika memiliki, Anda bisa bertanya apakah anak Anda mengunduh game di dalam gadgetnya. Jika ya, mintalah anak Anda memainkan pengaturan bahasa dalam game yang diunduhnya dan memilih bahasa Inggris sebagai bahasa setelan.

Hm, memang apa sih keluaran yang akan dihasilkan? Kalau anak saya jadi tidak dapat memahami instruksi yang ada, bagaimana? It’s totally okay! Knowledge comes from curiosity and the urge to learn. Jika mereka tidak dapat memahami instruksi berbahasa Inggris dalam game yang mereka sukai, mereka akan merasa terpacu untuk mempelajari dan memahaminya demi memenangkan permainan. Alhasil, mereka pasti akan terbiasa untuk mempelajari instruksi yang berbahasa Inggris atau bahkan mempunyai kemampuan memahaminya. Sekarang, untuk Anda yang penasaran dengan contoh permainan yang dapat dijadikan media belajar bahasa Inggris, simak gambar di bawah ini, ya!

5_Cara_Mendukung_Proses_Belajar_Bahasa_Inggris_Anak_di_Rumah_-_General_English-02

 

3. Pilih Buku Cerita Pengantar Tidur Berbahasa Inggris untuk Anak

Apakah Anda masih membacakan buku cerita pengantar tidur berbahasa Indonesia kepada anak? Truly, its fine, however, you might want to step up your game. Penasaran bagaimana caranya? Nah, Anda bisa meningkatkan permainan Anda dengan mulai membeli buku cerita pengantar tidur berbahasa Inggris dan membacakannya kepada anak Anda. Tenang, penulis tidak sedang menyarankan Anda untuk berhenti membacakan buku cerita tidur berbahasa Indonesia kepada anak, kok. Tetapi, penulis sedang mendorong Anda agar mau memanfaatkan waktu bersama anak untuk memperkenalkan mereka dengan bahasa Inggris.

Hm, kira-kira Anda sudah tahu belum sih kalau a story can mean a lot to kids? Jika Anda belum mengetahui hal ini, sebuah cerita dapat tinggal di dalam hati seseorang pada waktu yang lama, loh. Bahkan, dalam beberapa kasus, terdapat orang dewasa yang tidak bisa melupakan detail buku cerita pengantar tidur favoritnya. Wait, maksudnya mereka sampai hafal dialog yang ada di dalam buku cerita pengantar tidur favoritnya, gitu? Benar sekali, some dialogues are simply too hard to forget

So, Anda bisa membayangkan bukan keluaran yang akan Anda lihat dari membacakan buku cerita pengantar tidur berbahasa Inggris untuk anak? Yup, Anda akan melihat anak Anda bersahabat dengan berbagai kosa kata hingga kalimat yang dituliskan dalam bahasa Inggris. Like I said, sometimes, you just have to step up your game a little bit

Eh, bagaimana kalau saya tidak merasa percaya diri untuk membacakan buku cerita pengantar tidur berbahasa Inggris untuk anak? No worries! Jika merasa ragu, Anda bisa mencari buku audio atau audio book secara online, kok. Trust me, it will works just fine karena anak Anda akan tetap memiliki kesempatan untuk belajar bahasa Inggris dengan mendengar, menyerap, dan memahami kosa kata hingga kalimat yang ada pada audio book tersebut.

5_Cara_Mendukung_Proses_Belajar_Bahasa_Inggris_Anak_di_Rumah_-_General_English-04

Baca juga: 5 Manfaat Belajar Bahasa Inggris yang Perlu Kamu Ketahui

 

4. Bersama Bermain Kerajinan Tangan

Membuat segala sesuatu berantakan sangat identik dengan anak-anak, bukan? Tetapi, kekacauan biasanya terjadi ketika mereka sedang membuat sesuatu dengan tangannya sendiri. In this case, Im talking about how kids love to get crafty. Wait, ada nggak sih contoh konkret dari aktivitas ini? Tentunya ada dan jawabannya adalah membuat karya hasil kerajinan tangan. Yes, I'm definitely talking about sticking, glueing, cutting, painting, et cetera

Nah, sebagai orang tua, Anda bisa menemani sekaligus membimbing anak Anda dalam proses membuat karya hasil kerajinan tangan. Eits, membimbing bukan sembarang membimbing, tetapi, Anda juga bisa menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dan memberikan arahan. This way, your kid will eventually try to understand what youre saying. If youre lucky, they might give you their response in English too! Untuk Anda yang belum mempunyai bayangan tentang apa yang harus Anda katakan ketika menemani anak bermain kerajinan tangan, simak contoh di bawah ini, ya!

Mom: Mark, why dont you start by dividing the paper into two parts? You can use your scissors to do it!

Mom: Mark, mengapa kamu tidak memulai dengan membagi kertas ke dalam dua bagian? Kamu bisa menggunakan gunting untuk melakukannya!

Mark: Thats the thing mom, I cant find my scissors. Do you have any idea where it is?

Mark: Itu dia bu, aku tidak dapat menemukan guntingku. Apakah ibu tahu dimana letaknya?

Mom: Its there, right next to the paper. Go grab it.

Mom: Ada disana, tepat di sebelah kertas. Pergi ambil itu.

Mark: Here I come. Do you need any more help, Mom?

Mark: Aku datang. Apakah ibu membutuhkan bantuan lagi?

Mom: Yes. Can you please hand me the glue?

Mom: Ya. Bisakah kamu memberikan ibu lem?

Mark: Sure, mom. Let me go get it for you.

Mark: Tentu, bu. Biarkan aku mengambilnya untuk ibu.

Mom: Thats very kind of you. Thank you, Mark!

Mom: Kamu baik sekali. Terima kasih, Mark!

 

5. Mintalah Teman Anda yang Fasih Berbahasa Inggris untuk Datang ke Rumah

Anda punya teman yang fasih berbicara dalam bahasa Inggris? Perfect! You definitely should invite them to your house. Eits, tidak sembarang mengundang, kerjasama dengan teman Anda dibutuhkan untuk mensukseskan misi Anda. For starters, I have to say that the idea I am about to propose is a little bit tricky but I can guarantee that youll love it. Pertama, Anda perlu memastikan bahwa teman yang Anda hendak undang ke rumah benar-benar fasih berbicara dalam bahasa Inggris. Dalam hal ini, Anda sebisa mungkin mengundang seseorang yang terlihat tidak mampu berbicara dalam bahasa daerah atau bahasa Indonesia. 

Kedua, Anda perlu mengatakan kepada teman Anda bahwa ia harus berbicara dalam bahasa Inggris selama bertamu. Ketiga, Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki cara untuk melibatkan anak Anda dalam percakapan berbahasa Inggris dengan teman Anda. Kalau saran penulis, Anda dapat melibatkan mereka dalam: In the Dining Table Conversation. Yup, Anda tinggal mengundang anak Anda untuk makan bersama-sama dengan teman Anda di meja yang sama. Before I forget, it would be nice if you can encourage your friend first to start the conversation! Anda sadar bahwa seorang anak terkadang bisa menjadi begitu pemalu di hadapan orang baru, bukan?

Nah, itulah 5 cara yang dapat diterapkan orang tua untuk mendukung proses belajar bahasa Inggris anak di rumah. Menurut penulis, terdapat setidaknya dua hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk mendukung proses belajar bahasa Inggris anaknya di rumah. Pertama, orang harus memiliki kemauan untuk belajar bahasa Inggris bagi dirinya sendiri terlebih dahulu. Kedua, orang tua harus mampu memikirkan cara-cara kreatif untuk mendukung proses belajar bahasa Inggris anak sebagaimana yang dicontohkan pada pemaparan di atas.

Akhirnya, penulis ingin mengajak para orang tua dan anak-anak untuk bergabung dalam kelas English Academy. You read it right, belajar bahasa Inggris tidak mengenal umur karena setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Nah, terutama di masa pandemi ini, kelas English Academy cocok untuk para orang tua dan anak-anak yang ingin belajar bahasa Inggris dari rumah saja. What are you waiting for then? Yuk, daftarkan dirimu untuk mengikuti les bahasa Inggris online di English Academy sekarang!

Referensi:

My EnglishTeacher. 2012. 7 Quick Games at Any Stage of an English Lesson. [online] Available at: https://www.myenglishteacher.eu/blog/5-quick-games-at-any-stage-of-an-english-lesson/ [Accessed 1 September 2021].

Stories to Grow by. 2021. Bedtime Stories | Free 5 Min Bedtime Stories for Kids Online. [online] Available at: https://storiestogrowby.org/bedtime-stories-kids-free/ [Accessed 1 September 2021].

Muniz, H., 2017. The 7 Best Games to Learn English In Groups and Alone. [online] PrepScholar. Available at: https://blog.prepscholar.com/games-learn-english [Accessed 1 September 2021].

British Council. 2015. Ten ways to support your child’s English-learning at home. [online] Available at: https://www.britishcouncil.org/voices-magazine/ten-ways-support-your-childs-english-learning-home [Accessed 1 September 2021].

New call-to-action

Profile

Clara Pricilla Adiputra

I am a 5th semester's student majoring in Sociology at the University of Indonesia. Being a part of the Faculty of Social and Political Science community have made writing became something that I truly love doing. The idea of being able to educate people through my writing is the icing on the cake.

Beri Komentar