190 Istilah Tenis Lapangan Bahasa Inggris, Olahraga Hits Para Artis

Kosakata olahraga tennis dalam bahasa Inggris

Di artikel ini, kita akan mengenal berbagai istilah dalam permainan tenis lapangan, lengkap dengan definisinya.

Kamu aktif di media sosial? Jika iya, kayaknya kamu sudah tau kalau tenis lapangan merupakan salah satu olahraga yang sedang nge-trend di kalangan artis dan influencer.

Kamu tertarik untuk mencoba olahraga satu ini? Pas sekali, nih. Kali ini, English Academy akan menuliskan list istilah-istilah tenis lapangan dalam bahasa Inggris. Yuk, kita mulai pembahasannya dengan mengenal lebih dalam definisi dari tenis lapangan!

Baca Juga: Jenis Olahraga dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Contohnya

 

Apa Itu Tenis Lapangan?

Tenis lapangan adalah olahraga yang dimainkan antara dua pemain (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) dengan cara memukul bola menggunakan raket di lapangan yang dibatasi oleh net.

Tujuannya adalah memukul bola agar lawan tidak bisa mengembalikannya dengan benar. Tenis lapangan berasal dari negara Prancis pada abad ke-12, namun bentuk modernnya yang dimainkan saat ini berkembang di Inggris pada abad ke-19.

Oh ya, tenis lapangan bahasa Inggrisnya disebut “lawn tennis” atau cukup “tennis.”

 

Istilah dalam Tenis Lapangan Bahasa Inggris dan Definisinya

Puluhan istilah tenis di bawah ini akan dibagi menjadi beberapa kategori, supaya kamu bisa lebih mudah untuk mengingatnya. Simak dengan baik ya~

 

Nama-Nama Peralatan Tenis dalam Bahasa Inggris

Raket tenis dalam bahasa inggris

(Badminton racket. Source: Freepik)

 

Sebagai permulaan, mari kenali apa saja istilah dasar dan peralatan yang digunakan dalam tenis:

  • Racket (Raket): Alat untuk memukul bola, terdiri dari gagang dan kepala raket berisi senar.
  • Tennis Ball (Bola Tenis): Bola kecil dengan permukaan berbulu, biasanya berwarna kuning terang.
  • Net (Jaring): Jaring yang membentang di tengah lapangan dan memisahkan area kedua pemain.
  • Grip (Pegangan): Bagian raket yang dilapisi bahan karet atau kain untuk cengkeraman yang nyaman.
  • Strings (Senar): Anyaman yang terpasang di kepala raket untuk memantulkan bola.
  • Head (Kepala Raket): Bagian raket tempat senar direntangkan, memengaruhi kontrol pukulan.
  • Handle (Gagang): Bagian raket yang dipegang oleh pemain, dilapisi dengan grip.
  • Sweatband (Ikat Keringat): Aksesori yang dikenakan di kepala atau pergelangan tangan untuk menyerap keringat.
  • Tennis Shoes (Sepatu Tenis): Sepatu khusus yang dirancang untuk stabilitas dan kelincahan di lapangan.
  • Bag (Tas Raket): Tas untuk menyimpan raket dan peralatan lainnya.
  • Ball Hopper (Keranjang Bola): Keranjang untuk menyimpan dan membawa bola saat latihan.
  • Dampener (Peredam): Alat kecil yang ditempatkan di senar untuk mengurangi getaran.
  • Overgrip (Lapisan Tambahan Pegangan): Lapisan tambahan pada pegangan untuk meningkatkan cengkeraman.
  • String Tension (Ketegangan Senar): Ketegangan pada senar yang memengaruhi kontrol dan daya pukul.
  • Ball Machine (Mesin Bola): Mesin otomatis dengan fungsi menembakkan bola untuk latihan.
  • Cyclops (Sistem Cyclops): Sistem elektronik yang digunakan untuk membantu mendeteksi pelanggaran foot fault dalam servis; sering digunakan di turnamen besar untuk memastikan akurasi.

 

Baca Juga: 125 Istilah Sepak Bola dalam Bahasa Inggris dan Artinya

 

Semua bisa bahasa Inggris dalam waktu 3 bulan! Emang bisa?
Bisa kalau belajarnya di English Academy pakai kurikulum internasional Cambridge! Konsultasi gratis buat tau caranya!

CTA English Academy Konsultasi Gratis

 

Istilah Jenis Pukulan Tenis dalam Bahasa Inggris

Pukulan tenis dalam bahasa Inggris

(Tennis stroke technique illustration. Source: Freepik)

 

Tak hanya smash, ada banyak sekali istilah pukulan tenis dalam bahasa Inggris, yaitu:

  • Serve (Servis): Pukulan pertama untuk memulai permainan di setiap poin, dilakukan dari belakang garis servis dan diarahkan ke area servis lawan.
  • Forehand (Pukulan Depan): Pukulan dasar yang menggunakan sisi dominan dari raket, biasanya dilakukan dengan tangan dominan menghadap net, menghasilkan pukulan kuat dan akurat.
  • Backhand adalah pukulan belakang, yakni pukulan menggunakan sisi raket yang berlawanan dari tangan dominan; bisa dilakukan dengan satu atau dua tangan, sering menyilang tubuh untuk memberikan kontrol pada bola.
  • Volley (Pukulan Voli): Pukulan yang dilakukan sebelum bola memantul di lapangan, biasanya digunakan ketika pemain berada di dekat net untuk mengatasi jarak dengan lawan.
  • Smash (Pukulan Smash): Pukulan keras yang diarahkan ke bawah, mirip dengan servis tetapi dilakukan saat bola berada di udara, sering digunakan untuk menyelesaikan poin.
  • Drop Shot (Pukulan Drop): Pukulan halus dan pendek yang diarahkan ke dekat net lawan, biasanya mengejutkan lawan dan membuat mereka harus bergerak cepat ke depan.
  • Lob (Pukulan Lambung): Pukulan yang mengangkat bola tinggi melewati lawan, sering digunakan untuk menghindari lawan yang berada dekat net.
  • Slice (Pukulan Potong): Pukulan dengan putaran ke bawah pada bola, yang menghasilkan gerakan bola yang melambat dan jatuh lebih cepat.
  • Drive (Pukulan Drive): Pukulan datar dan keras yang diarahkan dengan kecepatan dan kekuatan, biasanya dilakukan dari baseline untuk menyerang lawan.
  • Passing Shot (Pukulan Passing): Pukulan yang diarahkan melewati lawan yang berada di dekat net, sering digunakan untuk mencetak poin saat lawan maju.
  • Topspin (Pukulan Topspin): Pukulan yang menghasilkan putaran ke atas pada bola, membuat bola memantul lebih tinggi setelah menyentuh lapangan, sehingga sulit dijangkau lawan.
  • Flat Shot (Pukulan Datar): Pukulan yang dilakukan dengan sedikit atau tanpa putaran, menghasilkan bola yang bergerak cepat dan lurus ke arah lawan.
  • Half Volley (Pukulan Setengah Voli): Pukulan yang dilakukan tepat setelah bola memantul dari tanah, biasanya dilakukan dengan cepat saat pemain berada dekat net.
  • Backspin (Pukulan Backspin): Pukulan yang menghasilkan putaran ke bawah pada bola, sehingga bola bergerak lebih lambat dan dapat memantul rendah setelah menyentuh lapangan.
  • Inside-Out Forehand (Pukulan Forehand Dalam-Keluar): Pukulan forehand yang diarahkan melewati garis samping, memberikan sudut yang tajam dan sulit dijangkau lawan.
  • Cross-Court Shot (Pukulan Lintas Lapangan): Pukulan yang diarahkan secara diagonal dari satu sisi lapangan ke sisi lain, memanfaatkan ruang dan membuka peluang untuk menyerang.
  • Down-the-Line Shot (Pukulan Sepanjang Garis): Pukulan yang diarahkan langsung sepanjang garis samping, baik untuk mengelabui lawan yang berada di posisi tidak menguntungkan.
  • Moonball (Pukulan Bulan): Pukulan tinggi yang diluncurkan dengan topspin yang berlebihan, sering digunakan untuk membuat lawan kesulitan.
  • Screamer (Pukulan Screamer): Pukulan yang sangat kuat dan cepat, sering menghasilkan suara mencolok saat bola menyentuh raket, biasanya mengejutkan lawan.
  • Rally (Pukulan Rally): Pukulan yang dilakukan dalam rangkaian tanpa henti antara dua pemain, biasanya untuk membangun tempo dan mencari peluang menyerang.
  • Chip Shot (Pukulan Chip): Pukulan dengan sedikit putaran, menghasilkan bola yang bergerak rendah dan dapat digunakan untuk mengubah ritme permainan.
  • Angled Shot (Pukulan Sudut): Pukulan yang diarahkan ke sudut lapangan, seringkali sulit dijangkau lawan dan menciptakan peluang untuk poin.

 

Posisi dan area lapangan dalam bahasa inggris

(Volleyball player. Source: Freepik)

 

  • Overhead Smash (Pukulan Smash Atas): Pukulan keras yang dilakukan di atas kepala, biasanya setelah lawan melakukan lob.
  • Punt (Pukulan Punt): Pukulan yang dilakukan tanpa melakukan ayunan penuh, sering digunakan dalam situasi darurat ketika bola datang dengan cepat.
  • Catch-and-Release Shot (Pukulan Tangkap-Lepas): Pukulan yang dilakukan dengan cepat setelah bola memantul, mirip dengan half volley, tetapi lebih agresif.
  • Net Game (Permainan Net): Gaya permainan yang berfokus pada penggunaan pukulan voli dan smash di dekat net untuk menekan lawan.
  • Swing Volley (Pukulan Voli Ayun): Pukulan voli yang dilakukan dengan gerakan ayunan penuh, memberikan kekuatan dan kontrol lebih.
  • Underhand Serve (Servis Underhand): Servis yang dilakukan dengan pukulan dari bawah, mengejutkan lawan yang bersiap untuk servis keras.
  • Windmill Shot (Pukulan Kincir Angin): Pukulan yang dilakukan dengan gerakan raket yang lebar dan besar, memberikan daya dan kecepatan ekstra.
  • Counterpunch (Pukulan Kontrapukulan): Pukulan yang dilakukan untuk merespons serangan lawan dengan kuat, biasanya dilakukan dalam situasi defensif.
  • Ace adalah pukulan servis oleh pemain yang bolanya masuk dan tidak bisa dijangkau oleh pemain lawan.
  • Approach Shot (Pukulan Pendekatan): Pukulan yang digunakan untuk mempersiapkan diri maju ke depan net, biasanya menggunakan pukulan slice atau topspin yang lebih cepat dari pukulan dalam reli.
  • Backspin (Slice atau Underspin) (Pukulan Backspin): Pukulan yang menghasilkan efek putaran ke bawah setelah bola dipukul.
  • Big Serve (Servis Kencang): Pukulan servis yang kencang dan biasanya memberikan keuntungan bagi pemain tersebut.
  • Block (Pukulan Blok): Jenis pukulan yang hanya menggunakan sedikit ayunan, biasanya dilakukan saat mengembalikan servis atau return.
  • Buggy Whip (Pukulan Buggy Whip): Jenis pukulan forehand yang mengayun dari bawah ke atas, tanpa follow-through.
  • Cannonball (Pukulan Cannonball): Jenis servis yang flat dan keras, istilah lama yang jarang digunakan.
  • Can Opener (Pukulan Can Opener): Pukulan yang mendarat di pertemuan antara garis batas permainan single dan garis servis.
  • Carve (Pukulan Carve): Pukulan yang menggabungkan sidespin dan underspin.
  • Chip (Chip): Teknik untuk memblokir pukulan dengan underspin.
  • Chop (Pukulan Chop): Pukulan underspin yang ekstrem.
  • Clean the Line (Pukulan Clean the Line): Pukulan ketika sebagian dari permukaan bola mendarat di garis permainan.
  • Closed Stance (Posisi Tertutup): Cara memukul bola dengan posisi badan paralel dengan garis baseline.
  • Crosscourt (Pukulan Lintas Lapangan): Cara memukul bola secara menyilang ke area permainan lawan.
  • Deep (Pukulan Dalam): Pukulan ketika bola mendarat tidak jauh dari garis baseline.
  • Dink (Pukulan Dink): Pukulan lamban dan tidak kuat.
  • Down the Line (Pukulan Sepanjang Garis): Cara memukul bola secara lurus ke area permainan lawan.
  • Drop Volley (Pukulan Drop Volley): Pukulan drop shot yang berasal dari pukulan voli.
  • Fault (Kesalahan Servis): Kesalahan saat servis, yaitu ketika bola jatuh di luar area servis yang diperbolehkan.
  • First Service (Servis Pertama): Pukulan pertama dari dua kesempatan servis yang diberikan kepada seorang pemain.
  • Flat (Pukulan Datar): Pukulan yang tidak memiliki efek spin pada bola yang dipukul.
  • Follow Through (Follow Through): Gerakan ayunan lanjutan setelah pemain memukul bola.
  • Groundstroke (Pukulan Groundstroke): Jenis pukulan backhand atau forehand yang dilakukan setelah bola memantul di area sendiri.
  • Jamming (Pukulan Jamming): Pukulan servis atau pengembalian servis yang mengarah ke badan lawan.
  • Hail Mary (Pukulan Hail Mary): Jenis pukulan lob yang sangat tinggi dengan tujuan bertahan.

 

Baca Juga: 100 Istilah dalam Bola Basket Bahasa Inggris, Calon Atlet Merapat!

 

Istilah Posisi dan Area Lapangan Tenis dalam Bahasa Inggris

Lapangan tenis dalam bahasa Inggris

(Tennis court. Source: Freepik)

 

Lapangan tenis itu cukup luas, guys. Setiap bagian lapangan memiliki nama dan fungsinya masing-masing. Nah, berikut penjelasan istilah dan definisinya untukmu:

  • Alley (Lorong samping): Area sempit di antara garis samping tunggal dan ganda di lapangan; hanya digunakan dalam permainan ganda sebagai bagian dari area permainan yang sah.
  • Tennis court (Lapangan tenis): Area bermain yang dirancang untuk permainan tenis, biasanya berukuran 23.77 meter panjang dan 8.23 meter lebar untuk tunggal, serta 10.97 meter lebar untuk ganda, dengan permukaan yang bisa berupa tanah liat, rumput, atau keras.
  • Baseline (Garis dasar): Garis belakang lapangan, sekitar 11.88 meter dari net, tempat pemain sering memulai rally.
  • Service line (Garis servis): Garis yang berada sejauh setengah lapangan dari net dan menandai area di mana bola harus mendarat saat servis.
  • Center mark (Tanda tengah): Garis pendek yang terletak di tengah baseline dan membagi sisi kiri dan kanan untuk servis.
  • Sideline (Garis samping): Garis yang membatasi lebar lapangan; untuk tunggal, lebih sempit dibandingkan dengan ganda.
  • Doubles alley (Lorong ganda): Area di antara garis samping tunggal dan ganda, yang hanya dihitung sebagai bagian dari lapangan dalam permainan ganda.
  • Service box (Kotak servis): Dua kotak di setiap sisi lapangan, dibentuk oleh garis servis dan garis tengah, tempat bola harus mendarat saat servis.
  • No-man’s land (Area tak bertuan): Area antara garis servis dan baseline, di mana pemain jarang berada karena posisi ini dianggap kurang menguntungkan.
  • Backcourt (Bagian belakang lapangan): Area di sekitar garis baseline tempat pemain sering berada saat rally panjang.
  • Forecourt (Bagian depan lapangan): Area di sekitar net hingga garis servis, yang sering digunakan untuk pukulan voli.
  • Tramlines (Lorong samping): Istilah lain untuk lorong ganda atau doubles alley, area sempit di sisi lapangan yang hanya berlaku dalam permainan ganda.
  • Ad court (Lapangan sisi advantage): Sisi kiri lapangan dari perspektif pemain, tempat servis advantage dilakukan saat skor deuce.
  • Deuce court (Lapangan sisi deuce): Sisi kanan lapangan dari perspektif pemain, tempat servis dilakukan saat skor sama atau deuce.
  • Back fence (Pagar belakang): Pagar atau dinding yang berada di belakang baseline yang mencegah bola keluar dari area lapangan.
  • Clay court (Lapangan tanah liat): Jenis lapangan dengan permukaan tanah liat yang memberikan pantulan bola lebih lambat, populer di turnamen seperti French Open.
  • Grass court (Lapangan rumput): Jenis lapangan dengan permukaan rumput alami yang menghasilkan pantulan bola cepat dan rendah, seperti di Wimbledon.
  • Hard court (Lapangan keras): Lapangan dengan permukaan keras seperti beton atau aspal, menawarkan kecepatan dan pantulan bola yang lebih netral.
  • Indoor court (Lapangan dalam ruangan): Lapangan yang berada di dalam gedung, biasanya dengan lantai keras, digunakan untuk menghindari pengaruh cuaca.
  • Tennis post (Tiang net): Tiang di kedua sisi lapangan yang menahan net, biasanya setinggi 107 cm.
  • Service line extension (Perpanjangan garis servis): Garis imajiner yang memperpanjang garis servis hingga ke sisi lapangan untuk membantu menandai area permainan di servis ganda.

 

Baca Juga: Mengenal Syntax, Teori Struktur Kalimat dalam Linguistik Bahasa Inggris

 

Jenis-Jenis Peraturan Permainan Tenis dalam Bahasa Inggris

Tennis dalam bahasa inggris

(Tennis game. Source: Freepik)

 

Setiap olahraga memiliki peraturan yang berbeda-beda. Kalau di tenis lapangan, berikut istilah peraturan yang digunakan:

  • Let (Let): Situasi saat servis mengenai net tetapi tetap masuk ke area servis yang benar, sehingga servis diulang.
  • Double fault (Kesalahan ganda): Dua kali kesalahan dalam servis berturut-turut, memberikan poin pada lawan.
  • Code violation (Pelanggaran kode): Pelanggaran perilaku, seperti berteriak atau mengeluarkan kata kasar, yang dapat menghasilkan peringatan atau penalti.
  • Foot fault (Kesalahan kaki): Pelanggaran saat servis ketika kaki pemain menginjak atau melewati garis dasar sebelum bola dipukul.
  • Challenge (Tantangan): Permintaan dari pemain untuk meninjau ulang keputusan bola yang dinyatakan keluar oleh wasit, menggunakan teknologi Hawk-eye.
  • Call (Panggilan): Penilaian dari wasit garis yang menentukan apakah bola keluar dari area permainan.
  • Cross-over (Melewati net): Pelanggaran saat pemain melewati net dan memasuki area lawan.
  • Forced error (Kesalahan terpaksa): Situasi ketika lawan melakukan pukulan sulit sehingga pemain melakukan kesalahan karena tidak dapat menjangkaunya.
  • Walkover (Kemenangan tanpa tanding): Kemenangan yang diberikan ketika lawan tidak dapat atau tidak hadir untuk bertanding.
  • Warning (Peringatan): Teguran pertama untuk pelanggaran perilaku pemain; pelanggaran lanjutan bisa menyebabkan penalti.
  • Break point (Poin break): Situasi saat pemain hanya membutuhkan satu poin untuk memenangkan game pada servis lawan.
  • Bye (Lolos babak): Kondisi di mana pemain maju ke babak berikutnya dalam turnamen tanpa harus bermain.
  • Dead net (dead net cord) (Jaring mati): Kondisi ketika bola menyentuh net tetapi tetap masuk ke area lawan, menguntungkan pemain yang memukul.

 

Baca Juga: 100 Place Vocabulary yang Sering Dipakai Beserta Artinya

 

Nama-Nama Skor dan Sistem Penilaian Tenis dalam Bahasa Inggristennis dalam bahasa inggris

(Big congratulations illustration. Source: Freepik)

Yuk, kita move ke istilah-istilah yang berkaitan dengan sistem penilaian skor di tenis lapangan. Ssst, biar nggak dicurangin! Hihi

  • Love (Nol): Istilah untuk menunjukkan skor nol dalam tenis. Misalnya, “15-love” berarti pemain yang diservis telah memperoleh 15 poin sementara lawannya belum mendapat poin.
  • Fifteen (Lima Belas): Poin pertama yang diperoleh pemain dalam satu game, sehingga skor menjadi 15.
  • Thirty (Tiga Puluh): Poin kedua yang diperoleh pemain dalam satu game, sehingga skor menjadi 30.
  • Forty (Empat Puluh): Poin ketiga yang diperoleh pemain dalam satu game, sehingga skor menjadi 40.
  • Deuce (Deuce): Kondisi ketika kedua pemain mencapai skor 40-40 dalam satu game, sehingga pemain harus memenangkan dua poin berturut-turut untuk memenangkan game.
  • Advantage (Keunggulan): Poin yang didapatkan pemain setelah deuce, sehingga hanya perlu satu poin lagi untuk memenangkan game. Jika lawan mendapatkan poin, skor kembali ke deuce.
  • Game point (Poin game): Kondisi di mana pemain hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan game.
  • Set point (Poin set): Kondisi di mana pemain hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan set.
  • Match point (Poin pertandingan): Kondisi di mana pemain hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan seluruh pertandingan.
  • Tiebreak (Tiebreak): Sistem penentuan jika skor set mencapai 6-6, di mana pemain harus mencapai 7 poin dengan selisih minimal dua poin untuk memenangkan set.
  • Mini-break (Mini-break): Situasi saat pemain memenangkan poin dalam tiebreak pada servis lawan.
  • Straight sets (Set langsung): Kemenangan tanpa kehilangan satu set pun, biasanya dengan skor 2-0 pada pertandingan best-of-three atau 3-0 pada pertandingan best-of-five.
  • Rubber (Rubber): Dalam pertandingan tim, rubber adalah setiap pertandingan tunggal atau ganda yang dimainkan. Tim menang jika memenangkan mayoritas rubber.
  • Bagel (Kalah telak): Istilah tidak resmi yang digunakan ketika pemain menang dengan skor 6-0 dalam satu set, karena angka nol menyerupai bentuk bagel.
  • Double bagel (Kemenangan Tanpa Poin): Kemenangan sebuah tim dengan dua set langsung, di mana lawan tidak mendapatkan poin sama sekali, biasanya dengan skor 6-0 dan 6-0.
  • Golden set (Set emas): Set di mana pemain memenangkan setiap poin tanpa kehilangan satu poin pun, sehingga skornya menjadi 6-0 dengan poin 24-0.
  • Best-of-three (Terbaik dari tiga): Sistem pertandingan di mana pemain harus memenangkan dua set dari tiga set untuk menang.
  • Best-of-five (Terbaik dari lima): Sistem pertandingan di mana pemain harus memenangkan tiga set dari lima set untuk menang.
  • Round robin (Round robin): Format turnamen di mana setiap pemain di grup bermain melawan semua pemain lainnya, dan pemain dengan poin terbanyak maju ke babak berikutnya.
  • Default (Diskualifikasi): Situasi di mana pemain didiskualifikasi karena alasan tertentu, seperti perilaku tidak sportif, sehingga lawan dinyatakan menang.
  • Breadstick (Kekalahan Satu Poin): Kemenangan atau kekalahan dalam satu set dengan skor 6-1, di mana lawan hanya mendapatkan satu poin.

 

Baca Juga: Perbedaan Mr, Mrs, Ms, dan Miss dalam Bahasa Inggris

 

Istilah Teknik, Strategi, dan Gaya Bermain Tenis dalam Bahasa Inggris

Sebelum mencoba bermain tenis lapangan, ketahui dulu beberapa strategi bermainnya, yuk. Supaya kamu bisa menang! Let’s go ~

  • Doubles (Ganda): Permainan tenis yang melibatkan empat pemain, dengan masing-masing tim terdiri dari dua orang.
  • Golden set (Set Emas): Kemenangan dalam satu set tanpa kehilangan satu pun poin, sangat jarang terjadi.
  • Hold (Menang di Posisi Servis): Kemenangan dalam satu game saat pemain berada dalam posisi servis, menunjukkan bahwa mereka berhasil mempertahankan serve mereka.
  • I-formation (in doubles) (Formasi I dalam Ganda): Formasi di mana kedua pemain ganda berdiri di sisi lapangan yang sama sebelum melakukan servis, mempersiapkan untuk mengatasi bola return.
  • Inside out (Dalam ke Luar): Teknik di mana pemain berlari ke sisi berlawanan dan memukul bola secara menyilang ke sisi lawan.
  • Inside in (Dalam ke Dalam): Teknik di mana pemain berlari ke sisi berlawanan dan memukul bola secara lurus ke area lapangan lawan.
  • Insurance break (Break Cadangan): Kondisi di mana tim mendapatkan poin dari dua kali servis break, memberi mereka keunggulan tambahan.
  • Unforced error (Kesalahan Tak Terpaksa): Kesalahan yang dibuat oleh pemain tanpa tekanan dari lawan, seperti memukul bola keluar tanpa alasan yang jelas.
  • Break back (Mengembalikan Servis yang Hilang): Situasi di mana pemain memenangkan game setelah kehilangan serve sebelumnya, kembali ke posisi semula.
  • Chip and charge (Serangan dan Maju): Strategi di mana pemain mengembalikan servis lawan dengan pukulan underspin, lalu maju ke net untuk menekan lawan.
  • All-court (Lapangan Serba Bisa): Tipe permainan yang menggabungkan berbagai gaya bermain, seperti serve and volley dan baseline.
  • Australian formation (Formasi Australia): Formasi dalam permainan ganda di mana satu pemain berada di depan tengah net untuk menghadang bola yang diservis secara menyilang.
  • Break (Servis Putus): Kondisi di mana satu tim berhasil memenangkan game saat menerima servis, merugikan lawan yang sedang melakukan servis.

 

Baca Juga: Suka OOTD? Kenali Istilah Outfit dan Bedanya dengan Clothes

 

Istilah Organisasi, Turnamen, dan Kompetisi Tenis

tennis dalam bahasa inggris

(Tennis tournament illustration. Source: Freepik)

 

Apakah tenis sudah menjadi salah satu hobi kamu? Kalau iya, sesekali kamu bisa menonton turnamen atau kompetisinya, lho. Sebagai gambaran, berikut beberapa istilah terkait organisasi, kompetisi, dan turnamen tenis ~

  • ATP (Asosiasi Tenis Profesional): Organisasi yang mengatur tur tenis profesional pria di seluruh dunia, bertanggung jawab atas peringkat dan turnamen.
  • WTA (Asosiasi Tenis Wanita): Organisasi yang mengatur tur tenis profesional wanita, fokus pada pengembangan dan promosi tenis wanita di seluruh dunia.
  • Grand Slam (Turnamen Grand Slam): Empat turnamen tenis paling bergengsi dalam setahun: Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open, yang memberikan poin peringkat tertinggi.
  • Davis Cup (Piala Davis): Turnamen tenis internasional untuk tim putra, di mana negara-negara bersaing dalam format pertempuran antar tim nasional.
  • Fed Cup (Piala Fed): Turnamen tenis internasional untuk tim putri, mirip dengan Davis Cup, di mana negara bersaing di level tim.
  • Challenger Tour (Tur Challenger): Serangkaian turnamen tenis yang ditujukan untuk pemain yang sedang berusaha untuk meningkatkan peringkat mereka di ATP atau WTA.
  • Qualifying Rounds (Putaran Kualifikasi): Rounds awal dalam sebuah turnamen di mana pemain berjuang untuk mendapatkan tempat di babak utama.
  • Draw (Undian): Proses penempatan pemain dalam turnamen untuk menentukan siapa yang bertanding melawan siapa di setiap ronde.
  • Wild Card (Kartu Wild Card): Izin khusus untuk pemain yang diizinkan berpartisipasi dalam turnamen tanpa memenuhi syarat kualifikasi, sering diberikan kepada pemain muda atau lokal.
  • ITF (Federasi Tenis Internasional): Organisasi global yang mengatur tenis, termasuk peraturan, turnamen, dan pengembangan tenis di seluruh dunia.
  • Junior Championships (Kejuaraan Junior): Kompetisi tenis untuk pemain muda, bertujuan untuk mengembangkan bakat di kalangan anak-anak dan remaja.
  • Mixed Doubles (Ganda Campuran): Format pertandingan tenis yang melibatkan pasangan campuran, satu pria dan satu wanita, dalam satu tim.
  • Club Tournament (Turnamen Klub): Kompetisi tenis yang diadakan di klub lokal, melibatkan anggota klub dalam berbagai kategori dan tingkat keahlian.
  • Exhibition Match (Pertandingan Ekshibisi): Pertandingan tenis yang diadakan untuk tujuan hiburan atau promosi, bukan untuk keperluan kompetitif.
  • Lawn Tennis Association (Asosiasi Tenis Rumput): Organisasi yang mengatur dan mempromosikan tenis, khususnya di negara-negara dengan lapangan rumput.
  • Ranking System (Sistem Peringkat): Sistem yang digunakan untuk menentukan peringkat pemain berdasarkan hasil pertandingan mereka dalam turnamen resmi.
  • Masters 1000 (Masters 1000): Serangkaian turnamen tenis tingkat tinggi dalam kalender ATP yang memberikan poin peringkat signifikan kepada para pemain.
  • Entry List (Daftar Masuk): Daftar pemain yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam sebuah turnamen, mencakup pemain yang memenuhi syarat dan unggulan.

 

Baca Juga: 175 Istilah Penerbangan Bahasa Inggris, Wajib Tahu, Nih!

 

Istilah Cedera dan Kebugaran dalam Bahasa Inggris

tennis dalam bahasa inggris

(Sportman with knee sprain. Source: Freepik)

 

Pernah dengar ankle sprint, kan? Ini merupakan salah satu cedera yang umum di dunia olahraga. Kalau specifically dalam tenis, kira-kira apa saja istilah cedera dan kebugarannya? Yuk, cek di bawah ini!

  • Sprain (Keseleo): Cedera yang terjadi ketika ligamen di sekitar sendi meregang atau robek akibat gerakan tiba-tiba.
  • Strain (Kekaratan): Cedera pada otot atau tendon yang disebabkan oleh peregangan berlebihan, sering kali akibat pukulan yang kuat atau gerakan berulang.
  • Tennis Elbow (Siku Tenis): Nyeri pada bagian luar siku akibat peradangan otot dan tendon yang digunakan dalam gerakan memukul bola.
  • Achilles Tendinitis (Tendinitis Achilles): Peradangan pada tendon Achilles yang menghubungkan otot betis ke tumit, biasanya disebabkan oleh aktivitas berlebihan.
  • Plantar Fasciitis (Fasciitis Plantar): Peradangan pada fascia plantar, jaringan yang membentang dari tumit ke jari kaki, sering terjadi karena tekanan berlebih saat berlari.
  • Rotator Cuff Injury (Cedera Rotator Cuff): Cedera pada otot dan tendon di sekitar sendi bahu, yang sering terjadi akibat gerakan berulang saat melakukan stroke overhead.
  • Stress Fracture (Patah Tulang Stres): Cedera yang disebabkan oleh tekanan berulang pada tulang, biasanya akibat latihan yang terlalu berat.
  • Hamstring Injury (Cedera Hamstring): Cedera pada kelompok otot di belakang paha, sering kali terjadi saat sprinting cepat atau perubahan arah yang mendadak.
  • Core Stability (Stabilitas Inti): Merujuk pada kemampuan otot-otot inti untuk mendukung tubuh, yang penting untuk menghindari cedera saat bergerak.
  • Warm-up (Pemanasan): Aktivitas ringan yang dilakukan sebelum berolahraga untuk mempersiapkan tubuh dan mengurangi risiko cedera otot.
  • Cool-down (Pendinginan): Proses mengurangi intensitas setelah berolahraga, yang penting untuk menghindari kekakuan otot dan cedera.
  • Rehabilitation (Rehabilitasi): Proses pemulihan pasca-cedera yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi dan kekuatan tubuh.
  • Physical Therapy (Terapi Fisik): Penggunaan latihan untuk meningkatkan mobilitas dan kekuatan, yang sering direkomendasikan setelah cedera.
  • Injury Prevention (Pencegahan Cedera): Strategi yang diterapkan untuk mengurangi risiko cedera, penting bagi semua pemain tenis.
  • Hydration (Hidrasi): Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, yang esensial untuk mencegah kelelahan otot dan cedera.
  • Conditioning (Kebugaran): Pengembangan kekuatan dan daya tahan yang diperlukan untuk bermain tenis secara efektif dan aman.
  • Flexibility (Fleksibilitas): Kemampuan otot dan sendi untuk bergerak dengan bebas, yang penting untuk menghindari cedera saat beraksi.
  • Endurance (Daya Tahan): Kemampuan untuk bertahan dalam aktivitas fisik, yang dapat mempengaruhi teknik bermain dan risiko cedera.
  • Cross-training (Latihan Silang): Menggabungkan berbagai jenis latihan untuk mengurangi risiko cedera akibat penggunaan otot yang berlebihan.
  • Mobility (Mobilitas): Kemampuan sendi untuk bergerak bebas, yang penting untuk melakukan gerakan kompleks dalam permainan tenis.

 

Baca Juga: 105 Kosakata Tanaman Obat Bahasa Inggris, Hidup Sehat Yuk!

 

Nama-Nama Petugas/Pemain Tenis dalam Bahasa Inggris

tennis dalam bahasa inggris

(People looking game. Source: Freepik)

 

Guys, di atas adalah gambar dari Pak Bonit Wiryawan. Beliau merupakan pelatih tenis Timnas Indonesia. Selain pelatih, dalam tenis tentunya ada pemain dan petugas lain yang memiliki masing-masing tanggung jawab. Berikut daftarnya:

  • Umpire (Wasit): Petugas yang bertanggung jawab untuk mengawasi pertandingan, membuat keputusan mengenai peraturan, dan menilai poin.
  • Line Judge (Hakim Garis): Petugas yang bertugas untuk memantau garis permainan dan membuat keputusan apakah bola masuk atau keluar.
  • Chair Umpire (Wasit Kursi): Umpire yang duduk di kursi tinggi di sisi lapangan untuk mengawasi pertandingan dari sudut pandang yang lebih tinggi.
  • Ball Kid (Anak Bola): Seorang anak yang bertugas mengambil bola yang keluar dari permainan dan memberikan bola baru kepada pemain selama pertandingan.
  • Referee (Hakim Pertandingan): Petugas yang bertanggung jawab atas keseluruhan turnamen, mengawasi semua aspek pertandingan, termasuk keputusan umpires dan line judges.
  • Tournament Director (Direktur Turnamen): Orang yang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola semua aspek turnamen tenis, termasuk jadwal dan peraturan.
  • Coach (Pelatih): Individu yang melatih dan memberikan arahan kepada pemain untuk meningkatkan keterampilan dan strategi permainan mereka.
  • Player (Pemain): Individu yang berkompetisi dalam pertandingan tenis, baik sebagai individu (tunggal) maupun sebagai bagian dari tim (ganda).
  • Physiotherapist (Fisioterapis): Profesional kesehatan yang membantu pemain dalam pemulihan cedera dan menjaga kebugaran fisik mereka.
  • Commentator (Komentator): Orang yang memberikan komentar langsung tentang pertandingan tenis, menjelaskan strategi, dan memberikan analisis kepada penonton.
  • Spectator (Penonton): Orang yang menyaksikan pertandingan tenis, baik secara langsung di lokasi maupun melalui siaran televisi.
  • Statistician (Statistikawan): Individu yang mencatat dan menganalisis statistik selama pertandingan, memberikan data yang berguna untuk analisis performa pemain.
  • Ball Person (Petugas Bola): Seperti ball kid, orang yang membantu mengambil dan memberikan bola selama pertandingan, sering kali bertugas di turnamen besar.
  • Trainer (Pelatih Kebugaran): Profesional yang membantu pemain dalam program kebugaran dan latihan, menjaga kondisi fisik pemain.
  • Seed (Pemain Unggulan): Pemain dengan peringkat tertinggi di turnamen, diatur agar tidak bertemu di babak awal untuk memberikan keseimbangan.

Kudos buat kamu yang sudah membaca artikel ini sampai akhir! Gimana, siap untuk mulai bermain tenis? Semangat ya, semoga bisa menjadi hobi baru yang bikin kamu tambah sehat!

Ngomong-ngomong, selain tenis, segera tingkatkan juga skill bahasa Inggris-mu, bestie. Tujuannya ya.. supaya kamu nggak bingung saat bermain nanti.

Nah, English Academy bisa jadi tempat yang tepat untuk upgrade keterampilan bahasa Inggris. Soalnya, kamu bisa masuk ke kelas yang sesuai dengan kemampuanmu saat ini. Jadi, kamu bisa memahami materi dengan lebih mudah.

Mau? Cobain Kelas Gratis-nya dulu, yuk dengan klik banner di bawah ini ya!

Free Trial English Academy

Intan Aulia Husnunnisa

Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!