13 Jenis Pidato Bahasa Inggris Beserta Contoh dan Tips Membuatnya

Pidato bahasa Inggris

Melalui artikel ini, kita akan belajar jenis-jenis teks pidato dalam bahasa Inggris dan cara menulisnya dengan kreatif.

--

Halo, pernah gak sih dalam suatu kegiatan, kamu ditugaskan untuk memberi pidato di depan umum tentang topik tertentu atau sedang mempersiapkan naskah pidato untuk berpartisipasi dalam sebuah lomba, namun kamu malah terjebak dalam kebingungan saat mau menulis naskah pidato tersebut?

Sering kali kita bingung harus mulai dari mana dalam menulis naskah pidato, bahkan saat sedang menulis, tak jarang pula kita mengalami kebuntuan ide. Nah, jangan khawatir! karena di sini kita akan bahas bagaimana caranya melakukan brainstorming dengan mudah dan kreatif untuk menulis naskah pidato Bahasa Inggris, dan mengatasi kebuntuan ide tersebut. Yuk, simak!

Pidato adalah sebuah pembicaran yang diberikan kepada audiens, baik secara formal ataupun informal. Isi pidato yang dibacakan bisa berupa macam-macam, baik berupa isi pikiranmu atau opinimu terhadap sesuatu.. It could be about the environment, about your graduation, and many more. Terkadang pidato dilakukan tidak harus di atas podium. Kamu bisa melakukannya di sekeliling teman-temanmu. 

Karena pidato memiliki tujuan yang berbeda-beda tergantung tipenya, kamu harus mengetahui beberapa jenis pidato. Sehingga kamu dapat berbicara di depan umum terkait suatu hal dengan tepat. Berikut adalah jenis-jenis pidato beserta contohnya.

 

Jenis-jenis Pidato

 

1. Informative speech

Informative speech bertujuan untuk mengedukasi audiens terkait suatu hal. Agar pesan dalam pidato tersebut tersampaikan dengan baik, maka dibutuhkan fakta, data dan statistik yang bisa membantu audiens menangkap konsep yang disampaikan. Informative speech can cover social or economic topics.

 

2. Entertaining speech

Entertaining speech digunakan untuk menghibur sekumpulan orang. Pidato ini biasanya lebih pendek dan tidak lebih formal daripada jenis pidato lainnya. Biasanya dalam pidato ini berisi tentang cerita lucu atau humor. Pidato jenis ini disampaikan di acara pernikahan, ulang tahun, atau sebelum acara pertunjukkan bakat di sekolah. 

 

4. Demonstrative speech

Serupa dengan informative speech, demonstrative speech juga memiliki tujuan untuk mengedukasi audiens terkait hal yang mereka tidak ketahui sebelumnya. Oleh karena itu, pidato ini disampaikan dengan bantuan visual, dan mungkin bisa memberikan demonstrasi bagaimana cara melakukan sesuatu. Biasanya pidato tentang cara penggunaan produk baru yang dikeluarkan dari sebuah perusahaan.

 

4. Persuasive speech

Persuasive speech membantu pembicara untuk meyakinkan audiens terhadap suatu opini terhadap topik tertenntu. Biasanya persuasive speech berbicara mengenai berbagai macam hal, baik mengenai hiburan atau sesuatu yang lebih serius seperti politik.Kalau dalam pidato ini kamu juga membawa bukti-bukti yang dapat mendukung pidatomu, you’ll have a greater chance of receiving the audience’s support.

 

5. Oratorial speech

Oratorial speech dapat berisi tentang pembahasan mengenai suatu isu atau menyampaikan opini. Dalam keadaan tertentu, seperti upacara pemakaman atau  kelulusan, oratorial speech bisa berbentuk pidato yang panjang dan formal, tapi juga bisa juga berupa pidato pendek dan informal seperti saat ada di acara khusus atau saat sedang bersulang.

 

6. Debate speech

Debate speech biasanya ada pada saat perlombaan atau acara debat. Masing-masing tim memiliki waktu khusus untuk menyampaikan pidato mereka. Meskipun mirip dengan persuasive speech, yang meyakinkan audiens akan sesuatu, pidato debat mencoba meyakinkan audiens atau juri untuk mendapatkan dukungan atau justifikasi terkait opini mengenai suatu hal.

 

7. Special occasion speech

Pidato jenis ini sebenarnya tidak mengikuti kategori tertentu dan tidak menggunakan format tertentu. Biasanya pidato ini dibacakan ketika seseorang sedang menikah, award show, atau acara ulang tahun.Pidato ini bertujuan untuk menarik perhatian audiens dan menyampaikan pesan, sehingga tidak membutuhkan data atau statistik. Biasanya special occasion speech ini pendek, menarik perhatian, serta langsung ke topik utama.

 

8. Pitch speech

Pitch speech umumnya bertujuan untuk mendapat support dan persetujuan untuk sebuah ide, produk atau solusi. Misalnya kamu bekerja di sebuah perusahaan, dan kamu punya produk yang ingin diusulkan. Agar produkmu dapat diterima oleh pimpinan, kamu bisa membuat pidato terkait produk tersebut dan memberikan presentasi juga.

 

9. Motivational speech

Motivational speech bertujuan untuk menginspirasi audiens dan memberikan kepercayaan diri kepada mereka untuk berkembang dan melakukan sesuatu lebih baik. Biasanya juga bertujuan untuk membantu para audiens untuk tetap mencapai mimpi atau tujuannya. Dalam perusahaan, biasanya manajer akan membaut pidato untuk karyawanannya. Atau dalam olah raga, pelatih akan memberikan pidato untuk timnya agar bisa memberikan usaha terbaik mereka.

 

10. Impromptu speech

Dalam membuat pidato, biasanya kamu akan membutuhkan waktu untuk bersiap-siap. Tapi, jenis pidato ini dilakukan dibuat dengan spontan dan tanpa persiapan. Kalau kamu tidak terbiasa berbicara di depan umum, kamu bisa kesulitan ketika diminta secara tiba-tiba untuk berpidato. Tapi kalau kamu punya kemampuan public speaking yang baik, dan sudah sering berpidato, hal ini bukan masalah untukmu.

 

11. Farewell speech

Farewell speech dilakukan ketika kamu mau menyampaikan selamat tinggal kepada sekumpulan orang. Misalnya kamu pindah kerja dan ingin menyampaikan selamat tinggal kepada tim kerjamu, atau kepada pasanganmu ketika kamu pindah kerja ke luar negeri.

 

12. Explanatory speech

Mirip dengan demonstrative speech, explanatory speech memberikan penjelasan tentang bagaimana melakukan sesuatu dengan proses yang merinci. Bisanya tidak ada media visual seperti slide presentation untuk membantu audiens memahami apa yang sedang dibicarakan.

 

13. Eulogy or funeral speech

Eulogy atau funeral speech bertujuan untuk memberi penghormatan kepada seseorang yang telah meninggal di depan sekumpulan orang yang menghadiri upacara pemakaman. Biasanya pidato ini disampaikan oleh kerabat dekat atau pemimpin keagaaman. Pidato ini berisi tentang bagaimana kita bersyukur atas kehadirannya dan pencapaiannya.

 

Contoh Pidato

President Wilson, Trustees, Faculty, family, friends, and fellow graduates, I am honored to speak to you on this very important day.

First, I'd like to thank the administration and faculty of State University for their hard work and dedication on our behalf. I think that college students often take their college experience for granted, as just the step between high school and the real world.

As the first member of my family to graduate from college, I do not take one bit of it for granted. So, I thank every one of you who has made this university what it is and every one of you who has supported my fellow students and me along the way. We have received an excellent education here, which makes it far more than a step between high school and the real world but rather a stepping stone to our futures.

On a personal note, being the first college graduate in my family, I would like to honor my parents. Present in the audience, they encouraged me and supported me. Without them, my graduation would not have been possible. Thanks, Mom and Dad!

Fellow graduates, today we have finished something. Sometimes I think it is ironic that - in each endeavor in our academic lives - we learn and grow and achieve the highest level possible in that institution. Then, we graduate. The next year we are thrown back to being the "low man on the totem pole" in our future school.

Today, we are graduating seniors, and this summer or fall, many of us will be starting at those entry-level jobs that will be the beginning of our careers. Some of us will begin graduate school, once again on the bottom rung of the ladder. But thanks to everything we have learned so far, I am confident. We will keep climbing as if we are on an endless ladder to heights we've never achieved before. For that reason, I urge you to make sure that you are on the ladder which you genuinely WANT to be. Remember that it is YOUR LIFE.

Carl Jung said, "Your vision will become clear only when you can look into your own heart. Who looks outside, dreams; who looks inside, awakes." So, today I remind you all to look into your hearts and be awake before you embark upon a dream that is not your own.

Up to this point in many of our lives, most things have been decided for us. From now on, it is up to us to choose. So be sure to make your choices when you are fully awake, decisions that are informed by your heart and not by what others say or think or believe.

Our contribution to the world will not be measured by the money we make or the accolades we receive, but rather by how we share our unique gifts with the world. And the only place to find those gifts is to look within yourself.

So go forth class of 2015 and make your unique contribution!

Terjemahan:

(Presiden Wilson, Pembina, Fakultas, keluarga, teman, dan rekan lulusan, saya merasa terhormat untuk berbicara dengan Anda pada hari yang sangat penting ini.

Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada administrasi dan fakultas Universitas Negeri atas kerja keras dan dedikasi mereka atas nama kami. Saya pikir mahasiswa sering menganggap pengalaman kuliah mereka tidak bermakna, hanya fase yang dilewati antara sekolah menengah dan dunia nyata.

Sebagai anggota pertama dari keluarga saya yang lulus dari perguruan tinggi, saya tidak menyia-nyiakannya. Jadi, saya berterima kasih kepada Anda semua yang telah menjadikan universitas ini sesuai dengan tujuannya dan Anda semua yang telah mendukung rekan-rekan mahasiswa saya dan saya selama ini. Kami telah menerima pendidikan yang sangat baik di sini, yang membuatnya jauh lebih dari satu langkah antara sekolah menengah dan dunia nyata, melainkan batu loncatan untuk masa depan kami.

Sebagai catatan pribadi, sebagai lulusan perguruan tinggi pertama dari keluarga saya, saya ingin menghormati orang tua saya. Hadir di antara hadirin, mereka menyemangati dan mendukung saya. Tanpa mereka, kelulusan saya tidak akan mungkin terjadi. Terima kasih, Ibu dan Ayah!

Rekan-rekan wisudawan, hari ini kita telah menyelesaikan sesuatu. Kadang-kadang saya pikir ironis bahwa - dalam setiap upaya dalam kehidupan akademis kita - kita belajar dan tumbuh dan mencapai tingkat tertinggi di lembaga itu. Kemudian, kita lulus. Tahun berikutnya kkembali menjadi orang yang tidak tahu apa-apa di sekolah masa depan kita.

Hari ini, kita lulus dan musim panas atau gugur ini, banyak dari kita akan memulai pekerjaan tingkat awal yang akan menjadi awal karir kita. Beberapa dari kita akan mulai sekolah pascasarjana, sekali lagi di anak tangga terbawah. Tapi berkat semua yang telah kita pelajari sejauh ini, saya percaya diri. Kita akan terus mendaki seolah-olah kita berada di tangga tak berujung ke ketinggian yang belum pernah kita capai sebelumnya. Untuk alasan itu, saya mendorong Anda untuk memastikan bahwa Anda berada di tangga yang benar-benar Anda INGINKAN. Ingatlah bahwa ini adalah HIDUP ANDA.

Carl Jung berkata, "Visi Anda akan menjadi jelas hanya ketika Anda dapat melihat ke dalam hati Anda sendiri. Siapa yang melihat ke luar, bermimpi; siapa yang melihat ke dalam, bangun." Jadi, hari ini saya mengingatkan Anda semua untuk melihat ke dalam hati Anda dan bangun sebelum Anda memulai mimpi yang bukan milik Anda.

Sampai saat ini dalam banyak kehidupan kita, sebagian besar hal telah diputuskan untuk kita. Mulai sekarang, terserah kita untuk memilih. Jadi pastikan untuk membuat pilihan Anda ketika Anda sepenuhnya sadar, keputusan yang diinformasikan oleh hati Anda dan bukan oleh apa yang orang lain katakan atau pikirkan atau percayai.

Kontribusi kita kepada dunia tidak akan diukur dengan uang yang kita hasilkan atau penghargaan yang kita terima, tetapi lebih dari bagaimana kita berbagi hadiah unik kita dengan dunia. Dan satu-satunya tempat untuk menemukan karunia itu adalah dengan melihat ke dalam diri Anda sendiri.

Jadi, majulah angkatan 2015 dan berikan kontribusi unik Anda!)

 

Tips Membuat Naskah Pidato

 

1. Reading is a window to the world

Mungkin terlihat ringan, namun membaca memiliki kekuatan yang amat dahsyat. Membaca menjadi jendela pengetahuan, yang membuat kita terpapar terhadap berbagai informasi. Dalam membuat naskah pidato, kita harus bersedia menginvestasikan waktu kita untuk membaca hal-hal berkaitan dengan topik yang ingin kita angkat. Lalu, pertanyaannya adalah bagaimana melalukan proses reading yang efektif untuk brainstorming dalam membuat  naskah pidato bahasa inggris?

Hal yang perlu kamu lakukan pertama, tentukan topik bahasan yang ingin kamu angkat dalam pidato dan breakdown beberapa pertanyaan yang berusaha kamu jawab. Kedua, telusuri beberapa media untuk menemukan bacaan terkait topik tersebut (buku, majalah, berita online, bahkan sosial media), seringkali informasi yang diberikan melalui sosial media seperti thread Twitter atau postingan di Instagram sangat bermanfaat dan dapat menjadi referensi bacaan kita.

Ketiga, jangan lupa untuk cek terlebih dahulu apakah bacaan tersebut terverifikasi kebenarannya, seperti memiliki sumber yang jelas dan valid. Keempat, pada saat membaca arahkan pola pikir kita untuk berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah di breakdown pada awal step tadi, dan berusaha untuk menemukan insight baru terkait topik tersebut. Terakhir, kamu akan memperoleh hasil bacaan yang dapat menjadi bank pengetahuan untuk menulis naskah pidato bahasa inggris mu!

Baca juga: 5 Langkah Mudah Menyiapkan Presentasi Bahasa Inggris 

 

1. Watch and Learn

Selain membaca, video bisa menjadi media referensi kamu untuk mengumpulkan informasi dan terbuka terhadap berbagai ide-ide berkaitan dengan topik yang kamu cari. Contohnya, YouTube sudah menjadi platform dimana banyak sekali percakapan edukatif, webinar, wawancara, atau bahkan pidato-pidato yang akan memberikan pengetahuan dan pandangan baru untuk kamu, sekaligus mempermudah kamu dalam memahami topik tertentu. 

 

2. What do others say about it? let's discuss!

Cara yang ketiga, adalah berdiskusi! Kamu bisa mengajak teman sebaya, senior, guru, dosen, ataupun orang yang kamu anggap lebih paham untuk berdiskusi mengenai topik yang akan kamu angkat.

Hal yang harus kamu lakukan pertama-tama adalah, pastikan kamu sudah memilih topik dan melakukan riset terkait topik tersebut lebih dulu. Selanjutnya, kamu bisa merincikan beberapa pertanyaan atau hal-hal yang ingin didiskusikan kepada orang yang ingin kamu ajak berdiskusi. Lalu setelah siap, kamu bisa mengajak orang yang dituju untuk berdiskusi dengan mengajukan beberapa pertanyaan, dan bersikap terbuka terhadap pandangan lawan bicaramu.

 

3. Lakukan riset tentang audiens

Sejatinya dengan mengenal siapa audiens, kamu akan lebih mudah untuk menyampaikan pidatomu. Knowing your audicence can give you insights into their opinions, thoughts and how to reach them. Bahkan jika salah satu audiens bertanya, kamu bisa memberikan jawaban yang dapat memuaskan mereka.

 

4. Memiliki informasi yang seimbang

Katakanlah kamu memberi pidato yang berisi tentang suatu argument. Kamu harus menyediakan dua informasi yang seimbang, baik dari sisi pro atau sisi kontra. Dengan demikian, audiens akan mendapatkan kesimpulan sendiri terhadapnya.

 

5. Pertimbangkan acara

Kamu tentu bisa berpidato tentang apapun yang kamu mau. Tapi kamu harus berpidato sesuai tempatnya. Misalnya kamu berpidato di depan para pimpinan perusahaan, tentunya pidatomu harus formal. Sehingga pesan yang ingin kamu sampaikan akan diterima baik oleh audiens.

Nah, teman-teman, masih ada banyak lagi langkah-langkah yang bisa kamu explore dan coba untuk membantu kamu dalam brainstorming menulis naskah pidato bahasa inggris kamu. Dari ketiga cara diatas, mana nih yang mau kamu coba? Jangan lupa untuk terus belajar dimanapun kamu berada ya, dengan English Academy, kamu bisa belajar Bahasa Inggris tanpa ribet dan tentunya sangat efektif.

New call-to-action

Referensi:

Indeed Editorial Team. 2022. (Online) https://www.indeed.com/career-advice/career-development/types-of-speeches [accessed 14 June 2022]

Profile

Adella Indah Nurjanah