{"id":61,"date":"2026-09-14T07:00:00","date_gmt":"2026-09-14T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=61"},"modified":"2026-09-14T10:14:51","modified_gmt":"2026-09-14T03:14:51","slug":"conditional-sentences-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya","title":{"rendered":"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, &#038; Contoh Kalimatnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; height: auto; max-width: 100%;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg\" alt=\"conditional sentence\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>Terdapat 5 jenis conditional sentences, yaitu conditional sentence type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional atau type 4. Apa perbedaan dan rumus dari setiap tipe conditional sentence? Dapatkan penjelasannya dari English Academy!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cKalau si doi nggak ngabarin sehari aja, pasti aku galau deh!\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cSeandainya mencari uang itu mudah, aku pasti sekarang sudah kaya raya, nih!\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cAndai saja keluargaku ngajak pergi jalan-jalan, aku nggak akan gabut di kamar sekarang.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cAku bakalan jadi mahasiswa universitas favorit jika aku belajar dengan serius.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pasti sering\u00a0<em>deh<\/em>, melamun alias\u00a0<em>daydreaming\u00a0<\/em>untuk berkhayal dan berandai-andai kalau sedang berada di suatu kondisi yang bisa saja terjadi di masa depan, atau kondisi yang sama sekali nggak mungkin terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, secara struktur, <span style=\"font-weight: bold;\">untuk mengungkapkan pengandaian yang benar dalam bahasa Inggris,\u00a0<em>grammar\u00a0<\/em>yang digunakan adalah\u00a0<em>conditional sentence<\/em><\/span>\u00a0atau kalimat kondisional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui artikel ini, English Academy bakal merangkum secara lengkap tentang penggunaan\u00a0<em>conditional sentence,\u00a0<\/em>rumus tata bahasa (<em>grammar<\/em>), serta berbagai contohnya khusus buat kamu,\u00a0<em>guys<\/em>!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa yang Dimaksud dengan <em>C<\/em><em>onditional<\/em> <em>Sentence<\/em>?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Conditional artinya bergantung pada kondisi saat seseorang berbicara. Definisi c<em>onditional sentence<\/em> adalah k<strong>alimat yang digunakan untuk menyatakan hubungan antara suatu kondisi dan hasil atau konsekuensi yang berkaitan dengan kondisi tersebut.<\/strong>\u00a0Contoh, &#8220;<em>If the weather is nice, we can have a picnic<\/em>.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hal ini, kondisi tersebut mungkin saja berupa sesuatu yang bisa terjadi, atau bahkan mustahil untuk terwujud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Conditional sentence<\/em> terdiri dari dua bagian, yaitu<em> if-clause<\/em> (klausa kondisi) dan <em>result clause<\/em> (klausa hasil). Klausa kondisi menggambarkan kondisi atau situasi yang harus terpenuhi untuk menghasilkan tindakan yang dijelaskan dalam klausa hasil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Ingin memperdalam kemampuan bahasa Inggris dan memahami lebih banyak materi dengan cara yang seru dan mudah dipahami Yuk, belajar bareng di <strong>English Academy<\/strong> dan <strong>klik banner di bawah<\/strong> untuk <strong>pilih program belajar<\/strong> yang sesuai dengan kebutuhanmu!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/packages-list?tag=english-academy&amp;grade=kelas-12-ipa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/15ba9d01-f450-4fae-983a-41a677b53439.png\" alt=\"English Academy. Kursus Bahasa Inggris dengan Program Sesuai Jenjang Usia\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kapan Kita Bisa Menggunakan Kalimat <em>Conditional Sentence<\/em><\/span>?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat <em>conditional <\/em>dapat\u00a0dipakai saat menghadapi situasi seperti:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\">Menyatakan peristiwa yang\u00a0 tidak nyata; hanya seperti yang kita bayangkan,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mengungkapkan peristiwa yang mungkin terjadi di masa depan,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Menunjukkan peristiwa yang tidak mungkin terjadi,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Memperlihatkan kebenaran umum; kebiasaan yang sering terjadi,<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Memberitahu peristiwa masa lalu yang kejadiannya tidak sesuai harapan, lalu terjadi penyesalan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umumnya,\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\"><em>conditional sentence\u00a0<\/em><\/span>adalah kalimat yang<span style=\"font-weight: bold;\"> dikenal <\/span>juga<span style=\"font-weight: bold;\"> sebagai\u00a0<em>if conditional<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Fungsi dari <em>C<\/em><em>onditional<\/em> <em>Sentence<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan beberapa poin di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa, fungsi <em><span style=\"font-weight: bold;\">conditional sentence<\/span><\/em> adalah untuk menyatakan hubungan sebab-akibat antara suatu kondisi atau situasi tertentu dengan tindakan atau hasil yang mungkin terjadi atau tidak terjadi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga:<a href=\"\/blog\/cause-and-effect-sebab-akibat\" rel=\"noopener\"> Cause and Effect (Sebab Akibat): Definisi, Fungsi, dan Contoh Kalimat<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Apa Perbedaan <em>I<\/em><em>f clause<\/em> dan <em>If<\/em><em>\u00a0conditional<\/em>?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada artikel <span style=\"color: #3574e3;\"><a style=\"font-weight: bold; color: #3574e3;\" href=\"https:\/\/Types of Sentences Jenis Kalimat Bahasa Inggris\">Types of Sentences: Jenis Kalimat Bahasa Inggris<\/a> <\/span>kita sudah mempelajari bahwa sebuah kalimat minimal terdiri dari satu klausa, yaitu klausa utama (<em>main clause\/independent clause<\/em>) yang dapat berdiri sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istilah <em>&#8220;If clause<\/em>&#8221; biasanya mengacu pada frasa yang dimulai dengan &#8220;<em>if<\/em>&#8221; dalam <em>conditional sentence<\/em>, sedangkan &#8220;<em>If conditional<\/em>&#8221; bisa merujuk secara umum pada jenis-jenis\u00a0<em>conditional sentence<\/em> yang menggunakan frasa &#8220;<em>if<\/em>&#8221; kemudian <span style=\"font-weight: bold;\">diikuti oleh klausa lain<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Tipe <em>C<\/em><\/strong><strong><em>onditional Sentences <\/em><\/strong><strong>dan Contohnya (<em>Conditional Sentences Types<\/em>)<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Types<\/em> artinya tipe-tipe, <em>conditional <\/em>artinya pengandaian, dan <em>sentence <\/em>artinya kalimat. <em>Exactly<\/em>, pada poin ini, yang akan kita bahas adalah tipe-tipe kalimat pengandaian yang biasa digunakan dalam bahasa Inggris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>How many type of if clause<\/em>? Kalau bertanya tentang berapa banyak jenis klausa<em><span style=\"font-weight: bold;\"> if<\/span> <\/em>untuk mengungkapkan khayalan dan pengandaian pada kondisi yang berbeda, <span style=\"font-weight: bold;\">jawaban secara umum ada 4 <em>conditional sentence types<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, di artikel ini English Academy akan membahas 5 tipe\u00a0<em>conditional sentences\u00a0<\/em>supaya pengetahuan <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/cara-mudah-mempelajari-grammar-dalam-bahasa-inggris\" rel=\"noopener\"><em><span style=\"font-weight: bold;\">grammar\u00a0<\/span><\/em><\/a>kamu makin lengkap. Berikut gambaran singkatnya:<\/p>\n<table style=\"width: 99.5291%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"width: 18.8723%; text-align: center;\"><strong>Jenis<\/strong><\/th>\n<th style=\"width: 43.7284%; text-align: center;\"><strong>Fungsi<\/strong><\/th>\n<th style=\"width: 57.6736%; text-align: center;\"><strong>Rumus Umum<\/strong><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 18.8723%;\">Z<strong>ero Conditional<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 43.7284%;\">Fakta umum atau sesuatu yang selalu terjadi<\/td>\n<td style=\"width: 57.6736%;\">If + Simple Present, Simple Present<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 18.8723%;\"><strong>First Conditional<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 43.7284%;\">Kemungkinan nyata di masa depan<\/td>\n<td style=\"width: 57.6736%;\">If + Simple Present, will + V1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 18.8723%;\"><strong>Second Conditional<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 43.7284%;\">Situasi hipotetis atau tidak nyata saat ini\/masa depan<\/td>\n<td style=\"width: 57.6736%;\">If + Simple Past, would + V1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 18.8723%;\"><strong>Third Conditional<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 43.7284%;\">Situasi yang tidak terjadi di masa lalu<\/td>\n<td style=\"width: 57.6736%;\">If + Past Perfect, would have + V3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 18.8723%;\"><strong>Mixed Conditional<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 43.7284%;\">Menggabungkan waktu\/kondisi dari dua tipe<\/td>\n<td style=\"width: 57.6736%;\">Bergantung pada kombinasi yang digunakan<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1. Zero conditional sentence (Conditional Sentences Type 0)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><em>Conditional sentence<\/em> type 0 adalah kalimat untuk mengungkapkan kondisi berupa tindakan yang bersifat <strong>kebenaran umum<\/strong>, pernyataan yang sebenarnya (<em>general truth<\/em>), atau kejadian yang biasa terjadi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Rumus <span style=\"font-weight: bold;\">conditional sentence type 0 adalah If + Subject + Verb 1, Subject + Verb 1 +<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">Complement<\/span> yang mengadopsi formula dari<span style=\"font-weight: bold;\">\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/simple-present-tense-pengertian-kegunaan-rumus-dan-contoh-kalimat\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\"><em>simple present tense<\/em><\/span>.<\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Contoh kalimat:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cJika kamu menghabiskan makanan bekal, Ibuku akan merasa senang.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cIbu menenangkanmu jika kamu merasa takut.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cKalau warna merah dicampur dengan putih, pasti berubah jadi warna pink.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; height: auto; max-width: 100%;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditial-sentence-type-0.jpg\" alt=\"conditial-sentence-type-0\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh <em>conditional sentence type 0<\/em>:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em><strong>If\u00a0<\/strong>you\u00a0<strong>eat<\/strong>\u00a0your lunch box, mother\u00a0<strong>feels<\/strong>\u00a0happy.<br \/>\n<\/em>(Jika kamu memakan kotak makan siang-mu, Ibu merasa bahagia.)<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><em>Mother\u00a0<strong>comforts<\/strong> me <strong>if I<\/strong><strong>feel<\/strong>\u00a0scared.<br \/>\n<\/em>(Ibu menghibur saya jika saya merasa takut.)<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><em><strong>If<\/strong>\u00a0red\u00a0<strong>mixes<\/strong>\u00a0with white, it definitely\u00a0<strong>turns<\/strong>\u00a0out pink.<br \/>\n<\/em>(Jika merah bercampur dengan putih, pasti hasilnya jadi warna merah muda.)<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"\/blog\/simple-present-tense-vs-simple-past-tense-ketahui-perbedaannya?_ga=2.118991297.976812206.1649311551-421864198.1649311551\" rel=\"noopener\"><strong>Simple Present Tense Vs Simple Past Tense, Ketahui Perbedaannya!<\/strong><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. First conditional sentence (Conditional Sentences type 1)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada <em>conditional sentence type 1<\/em><em>,\u00a0<\/em>kamu dapat mengungkapkan kondisi yang mungkin terjadi di <strong>masa yang akan datang<\/strong>. Kalimat ini familiar juga dengan sebutan <em>future conditional type 1<\/em> karena menggunakan pola<a href=\"\/blog\/pengertian-dan-rumus-simple-future-tense\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\"> <em>simple future tense<\/em><\/span><\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus <em>conditional sentence type 1\u00a0<\/em><span style=\"font-style: normal;\">adalah\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If + Subject + Verb 1, Subject + Will + verb 1 + Complement<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-style: normal;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Contoh kalimat:<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cJika kamu ada disini, aku akan mengatakan perasaanku.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cAnto akan datang jika Putri mengundangnya ke pesta ulang tahun.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cKalau Desi dan Ratu telat makan malam, mereka akan masuk angin.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; height: auto; max-width: 100%;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentence-type-1.jpg\" alt=\"conditional-sentence-type-1\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari tiga kalimat di atas, langsung kita buat contoh\u00a0<em>conditional sentence type 1\u00a0<\/em>dengan struktur yang benar:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><em><span style=\"font-weight: bold;\">If <\/span><\/em><em><strong>you are<\/strong>\u00a0here, I\u00a0<strong>will tell<\/strong>\u00a0you my feelings.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta:\u00a0<\/strong>Kalau kamu ada di sini, mungkin aku berani mengungkapkan perasaanku. Kalau nggak ada? Yah, nggak aku ungkapin.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><em>Anto <strong>will<\/strong>\u00a0<strong>come<\/strong>\u00a0<strong>if<\/strong>\u00a0Putri\u00a0<strong>invites<\/strong>\u00a0him to her birthday party.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Anto bakalan datang ke pesta Putri jika diundang. Kalau nggak? Anto mungkin nggak datang.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>If<\/strong> <em>Desi and Ratu\u00a0<strong>have<\/strong>\u00a0their dinner late, they\u00a0<strong>will<\/strong>\u00a0<strong>catch<\/strong>\u00a0a cold.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Desi dan Ratu nggak akan masuk angin jika mereka makan malam tepat waktu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai catatan, <em>conditional sentence type<\/em> 1 ini bisa menggunakan selain <em>will\u00a0<\/em>untuk mengungkapkan kondisi yang mungkin terjadi. Kamu bisa juga memakai\u00a0<em>can, may,\u00a0<\/em>atau\u00a0<em>shall.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, rumus <em>conditinal sentence<\/em> yang digunakan adalah <em>subject\u00a0<\/em>+\u00a0<em>modal<\/em>\u00a0(<em>will, can, may, shall<\/em>) +\u00a0<em>verb\u00a0<\/em>1.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Buat kamu yang berusia <strong>15\u201318 tahun<\/strong> dan ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk sekolah, organisasi, sampai persiapan masa depan, <strong>program Ranger dari English Academy<\/strong> bisa jadi pilihan yang tepat, nih! <strong>Klik banner di bawah<\/strong> dan mulai belajar dengan cara yang lebih seru dan interaktif.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/ranger\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/2f49742d-ba83-4b10-a12c-c2def5e746f6.png\" alt=\"English Academy Ranger, kursus bahasa inggris untuk usia 15-18 tahun\" \/><\/a><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Second conditional sentence (Conditional Sentence Type 2)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Dalam\u00a0<em>conditional sentences, type<\/em> 2 ini mengacu kepada kondisi yang tidak mungkin terjadi (untuk saat ini atau masa depan).<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Dalam\u00a0<em>grammar,\u00a0<\/em>situasi yang sifatnya tak pasti (<em>uncertainty<\/em>) dinyatakan dengan\u00a0<em>simple past tense<\/em>. Sehingga, tipe\u00a0<em>second conditional\u00a0<\/em>pada kalimat kondisional diungkapkan dengan rumus <em>verb<\/em>\u00a02 pada\u00a0<em>if clause<\/em> disertai <em>would <\/em>pada <em>main clause<\/em>. Kamu ingat, kan? <em>Would<\/em> adalah verb 2 dari kata &#8220;will&#8221;.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Jadi, rumus\u00a0<em>conditional sentence type\u00a0<\/em>2 adalah\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If + Subject + Verb 2, Subject + Would + Verb 1 + Complement<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; height: auto; max-width: 100%;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentence-type-2.jpg\" alt=\"conditional-sentence-type-2\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cJika dia (perempuan) kaya, dia (perempuan) akan keliling dunia.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cKalau kamu berolahraga, kamu akan memiliki bentuk tubuh yang ideal\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cKami akan merasa grogi jika kami bertemu Presiden.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari ketiga contoh di atas, yuk kita ubah ke dalam contoh\u00a0<em>conditional sentence type 2<\/em>\u00a0 (contoh kalimat pengandaian tipe 2) dengan struktur yang benar!<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em><strong>If<\/strong>\u00a0she<strong>\u00a0were rich<\/strong>, she\u00a0<strong>would travel<\/strong>\u00a0the world.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Sekarang, dia (perempuan) belum kaya nih dan nggak mungkin untuk jalan-jalan keliling dunia. Dia (perempuan) berandai-andai kalau dia adalah orang kaya, dia akan jalan-jalan keliling dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Catatan:\u00a0<\/strong>Dalam\u00a0<em>conditional sentence,\u00a0<\/em>subjek yang bersifat\u00a0<em>singular\u00a0<\/em>seperti\u00a0<strong><em>he, she, it\u00a0<\/em><\/strong>menggunakan\u00a0<em>to-be<\/em>\u00a0<strong><em>were<\/em><\/strong><em>,\u00a0<\/em>bukan\u00a0<em>was.<\/em><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em><strong>If<\/strong> I <strong>had more free time<\/strong>, I <strong>would learn<\/strong> to play the guitar.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta:\u00a0<\/strong>Kamu nggak punya banyak waktu luang, jadi kamu ga bisa belajar main gitar. Makanya kamu berandai-andai kalau kamu punya banyak waktu luang, kamu bakal belajar main gitar.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em>We\u00a0<strong>would<\/strong>\u00a0feel nervous\u00a0<strong>if<\/strong>\u00a0we\u00a0<strong>met<\/strong>\u00a0the President<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta:\u00a0<\/strong>Kita tidak mungkin bertemu dengan Presiden. Jika bertemu secara langsung, kita akan merasa sangat gugup!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"\/blog\/perbedaan-kalimat-aktif-dan-kalimat-pasif-dalam-bahasa-inggris\" rel=\"noopener\"><strong>Perbedaan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif dalam Bahasa Inggris<\/strong><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>4. Third conditional sentence (Conditional Sentence Type 3)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"font-style: italic;\">C<\/span><em>onditional sentence type 3\u00a0<\/em>adalah bentuk kalimat untuk mengungkapkan bahwa seharusnya ada kondisi yang bisa terjadi di masa lalu, atau bisa juga untuk menyatakan situasi yang seharusnya bisa saja tidak terjadi di masa lalu, tapi\u00a0<em>malah<\/em> kejadian.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Maka dari itu, <em>simple past perfect<\/em>\u00a0yang menggunakan\u00a0<em>verb<\/em> 3 ditempatkan sebagai <span style=\"font-style: italic;\">i<\/span><em>f clause<\/em>, dan\u00a0<em>would have\u00a0<\/em>yang dikenal juga sebagai rumus\u00a0<a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/past-future-perfect-tense\" rel=\"noopener\"><em>past future perfect tense<\/em><\/a> digunakan pada <em>main clause<\/em>\u00a0sebagai keterangan ungkapan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Jadi, rumus\u00a0<em>conditional sentence type 3<\/em> yaitu\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If + Subject + Had + Verb 3, Subject + Would Have + Verb 3 + Complement<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block; height: auto; max-width: 100%;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentence-type-3.jpg\" alt=\"conditional-sentence-type-3\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Contoh kalimat:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>&#8220;Jika kamu lebih hati-hati, kamu pasti tidak akan mengalami kecelakaan.&#8221;<br \/>\n<\/em><em>\u201cSinta akan membantumu jika kamu memintanya.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cSeandainya dia (laki-laki) tahu, dia tidak akan melakukannya.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">English Academy langsung menjabarkan fakta dari ketiga contoh kalimat di atas dalam contoh\u00a0<em>conditional sentence type 3\u00a0<\/em>bahasa Inggris ya!<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong><em>If<\/em><\/strong><em> you <strong>had been <\/strong>more careful, you <strong>wouldn\u2019t have<\/strong>\u00a0<strong>had<\/strong>\u00a0an accident<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Mengulang ke masa lalu, kalau kamu lebih hati-hati, nggak akan terjadi kecelakaan. Berarti, waktu itu kamu\u00a0<em>ugal-ugalan\u00a0<\/em>sampai akhirnya terjadi kecelakaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Catatan:\u00a0<\/strong><em>Kok sudah pakai\u00a0<\/em><strong><em>have<\/em><\/strong><em>, ada\u00a0<\/em><strong><em>had\u00a0<\/em><\/strong><em>lagi? Kan artinya sama!\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hihihi<\/em>, faktanya fungsi\u00a0<em>have\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>had\u00a0<\/em>di sini berbeda,\u00a0<em>lo!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\"><em>Have\u00a0<\/em>pada kalimat di atas merupakan bagian dari<em>\u00a0past future perfect tense<\/em>. Semua bentuk kalimat\u00a0<em>perfect<\/em>\u00a0menggunakan variasi\u00a0<em>have\u00a0<\/em>(<em>has\/have\/had<\/em>) yang diikuti oleh kata kerja bentuk ketiga (<em>verb<\/em>\u00a03). Sementara itu, <em>had\u00a0<\/em>pada kalimat di atas termasuk dalam\u00a0<em>verb<\/em>\u00a03 dari\u00a0<em>have,\u00a0<\/em>yang memiliki arti memiliki\/mendapatkan\/mengalami.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em>Sinta\u00a0<strong>would have<\/strong>\u00a0<strong>helped<\/strong>\u00a0you\u00a0<strong>if<\/strong> you <strong>had <\/strong><strong>asked<\/strong>\u00a0for it<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Karena kamu nggak meminta pertolongan ke Sinta, Sinta akhirnya nggak membantu. Seandainya waktu itu kamu langsung meminta pertolongan, Sinta akan membantu kamu, kok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Catatan:\u00a0<\/strong>Walaupun subjek bersifat\u00a0<em>singular\u00a0<\/em>(He, she, it, atau 1 orang),\u00a0<em><strong>would\u00a0<\/strong><\/em>tetap ditemani oleh\u00a0<strong><em>have<\/em>.\u00a0<\/strong><em>Would\u00a0<\/em>di sini berfungsi sebagai\u00a0<em>modal auxiliary.\u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Oh ya<\/em>,\u00a0<em>modals\u00a0<\/em>meliputi\u00a0<strong><em>can, could, may, might, will, would, must, shall, should, ought to, have to<\/em>.<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em><strong>If<\/strong> he <strong>had known<\/strong>, he <strong>wouldn\u2019t have<\/strong>\u00a0<strong>done<\/strong>\u00a0that<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Seandainya saja dia (laki-laki) tahu, dia seharusnya nggak melakukan hal tersebut. Nyatanya, dia nggak tahu apa-apa dan melakukan hal tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/future-continuous-tense\" rel=\"noopener\">Future Continuous Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh Kalimat<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>5. Mixed conditional sentence<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><em>Mixed type<\/em> atau <em>mixed conditional sentence <\/em>\u00a0ini merupakan kalimat yang merujuk ke masa lalu, untuk menunjukan kondisi kamu saat ini. Juga sebaliknya, <em>mixed conditional <\/em>berlaku untuk menggambarkan kondisi di masa lalu dengan tindakan kamu di masa kini.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Sehingga, rumus dalam <em>mixed conditional sentence <\/em>adalah kombinasi antara tipe <em>second conditional<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>third conditional<\/em>.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa <em>mixed conditional\u00a0<\/em>adalah tipe kalimat kondisional yang menyatakan\u00a0<strong>situasi masa lalu ataupun masa kini yang tidak terjadi.<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Contoh kalimat:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cSeandainya kamu ngajarin aku gimana cara bikin brownies, aku nggak akan beli di toko.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cKalau mereka adalah pemain yang bagus, tim mereka bakal mencetak lebih banyak gol kemarin.\u201d<br \/>\n<\/em><em>\u201cKeluarga mereka akan membeli rumah di Bandung jika salah satu anak mereka diterima di Institut Teknologi Bandung.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk, langsung kita susun <em>mixed<\/em>\u00a0<em>conditional sentence <\/em>dari contoh di atas!<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em><strong>If<\/strong>\u00a0you\u00a0<strong>had taught<\/strong>\u00a0me how to make brownies\u00a0<\/em><strong>(Third conditional; simple past perfect)<\/strong><em>, I\u00a0<strong>wouldn\u2019t buy<\/strong>\u00a0it in the store<\/em>\u00a0<strong>(Second conditional; simple past tense)<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Yah, seandainya waktu itu kamu ngajarin aku gimana caranya bikin brownies, aku nggak bakalan deh beli di toko. Nyatanya, kamu nggak ngajarin aku. Jadinya, aku masih terus beli brownies di toko sampai sekarang.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"font-style: italic;\"><strong>If<\/strong>\u00a0they\u00a0<strong>were good players<\/strong><\/span><strong>\u00a0(Second conditional;\u00a0<a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/simple-past-tense-pengertian-rumus-fungsi-dan-contoh-kalimat\" rel=\"noopener\">simple past tense<\/a>)<\/strong>,\u00a0<span style=\"font-style: italic;\">their team\u00a0<strong>would have scored<\/strong>\u00a0more in the match yesterday<\/span>\u00a0<strong>(Third conditional; past future perfect)<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Kalau dalam tim para pemain punya\u00a0<em>skill\u00a0<\/em>yang bagus, seharusnya mereka bakalan banyak mencetak skor di pertandingan. Nyatanya, di pertandingan kemarin para pemain nggak banyak mencetak skor.<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><em>Their family\u00a0<strong>would buy<\/strong>\u00a0<strong>\u00a0<\/strong>a house in Bandung\u00a0<\/em><strong>(Second conditional; simple past tense)<\/strong><em><strong> if<\/strong>\u00a0one of their children\u00a0<strong>had been accepted<\/strong>\u00a0to Bandung Institute of Technology\u00a0<\/em><strong>(Third conditional; simple past perfect).<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fakta<\/strong><strong>:\u00a0<\/strong>Coba waktu itu salah satu anak mereka lolos ke ITB. Ya sudah, keluarga mereka bakal beli rumah di Bandung. Eh, anak mereka jadinya lolos ke UI. Yah, nggak jadi beli\u00a0<em>deh<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Catatan:\u00a0<\/strong><em>Lho, kok\u00a0<\/em><strong><em>had been accepted? \u201c<\/em><\/strong><em>Accept\u201d itu verb, jadi \u201caccepted\u201d juga verb, dong!\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kalimat tersebut, <em>a<\/em><em>ccept\u00a0<\/em>memang\u00a0<em>verb<\/em>, tetapi\u00a0<em>accepted\u00a0<\/em>di sini berubah menjadi\u00a0<strong><em>adjective<\/em>.\u00a0<\/strong>Kalimat\u00a0<em>had been accepted\u00a0<\/em>merupakan bentuk kalimat dari\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/past-perfect-tense\" rel=\"noopener\"><em>past perfect tense<\/em><\/a>,\u00a0<\/strong>dimana\u00a0<strong>s<em>ubject + had + been + adjective\/ noun<\/em>.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Buat kamu yang berusia<strong> 18 tahun ke atas<\/strong> dan ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk kuliah, karier, atau persiapan studi ke luar negeri,<strong> program Explorer dari <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">English Academy<\/a><\/strong> siap bantu kamu belajar lebih percaya diri! <strong>Klik banner di bawah<\/strong> untuk ikuti programnya!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/explorer\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/966ad822-af7b-4da3-9fef-701b58317ef8.png\" alt=\"English Academy Explorer, kursus bahasa inggris untuk usia 18 tahun ke atas\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Lirik Lagu yang Mengandung <em>Conditional Sentence<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu media yang digunakan untuk belajar tentang kalimat pengandaian adalah lagu. Biasanya, seseorang akan lebih mudah untuk memahaminya. Berikut beberapa contoh <em>conditional tense<\/em> dalam lirik lagu:<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>1. Lagu &#8220;I&#8217;d lie&#8221; by Taylor Swift<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lirik dari lagu ini adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yes I could tell you<\/em><br \/>\n<em>His favorite color&#8217;s green<\/em><br \/>\n<em>He loves to argue<\/em><br \/>\n<em>Oh, and he kills me<\/em><br \/>\n<em>His sister&#8217;s beautiful<\/em><br \/>\n<em>He has his father&#8217;s eyes<\/em><br \/>\n<em>And if you ask me if I love him..<\/em><br \/>\n<em>If you ask me if I love him..<\/em><br \/>\n<em>I&#8217;d lie<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Analisis:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>If clause<\/em> pada lirik di atas yaitu, &#8220;<em>If you ask me if I love him..I&#8217;d lie<\/em>&#8221; , artinya adalah &#8220;&#8221;Jika kamu bertanya apakah aku mencintainya, aku akan berbohong.&#8221; Dalam kalimat tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">menggunakan tipe 0 dengan rumus <em>simple present tense.<\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Lagu &#8220;If Only&#8221; by Hoobastank<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lagu yang selanjutnya datang dari Hoobastank. Berikut liriknya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>If only I had been less blind,<\/em><br \/>\n<em>I&#8217;d have someone to hold onto.<\/em><br \/>\n<em>If only I could change your mind.<\/em><br \/>\n<em>If only I had known, if only I had you.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Analisis:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba kita ambil salah satu\u00a0<em>conditional sentence<\/em> dari lirik di atas, yaitu &#8220;<em>If only I had been less blind, I&#8217;d have someone to hold onto<\/em>,&#8221; yang memiliki arti &#8220;Andai saja aku tidak terlalu buta, Aku akan memiliki seseorang untuk dipegang.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Struktur kalimat yang satu ini <span style=\"font-weight: bold;\">rumusnya adalah kombinasi antara\u00a0<em>second type<\/em> dan juga\u00a0<em>third type<\/em>. Tepat! Lirik tersebut masuk ke dalam tipe\u00a0<em>mix conditional sentence<\/em>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 18pt;\"><strong>Siap Berandai-andai Menggunakan 5 <em>Types of C<\/em><\/strong><strong><em>onditional Sentences<\/em>?<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesimpulannya, berikut rumus dari 5 <em>conditional sentences<\/em> dan contoh kalimatnya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Conditional Sentence Type 0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus:\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\"> If + Subject + Verb 1, Subject + Verb 1 +<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">Complement<\/span><br \/>\nContoh kalimat: <span style=\"font-weight: bold;\">If it rains, I stay at home<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Conditional Sentence Type 1<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus: <span style=\"font-style: normal;\">\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If + Subject + Verb 1, Subject + Will + Verb 1 + Complement<\/span><\/span><br \/>\nContoh kalimat: <span style=\"font-weight: bold;\">If I see her, I will say hello<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Conditional Sentence Type 2<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus: <span style=\"font-weight: bold;\">If + Subject + Verb 2, Subject + Would + Verb 1 + Complement<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.\u00a0<\/span><br \/>\nContoh kalimat:\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If I had money, I would buy a new car<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Conditional Sentence Type 3<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus: <span style=\"font-weight: bold;\">If + Subject + Had + Verb 3, Subject + Would Have + Verb 3 + Complement<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><br \/>\nContoh kalimat:\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If you had told me earlier, I would have come to the party<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Mixed Conditional Sentence\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus: <span style=\"font-weight: bold;\">Kombinasi\u00a0<em>conditional sentence type\u00a0<\/em>2 dan\u00a0<em>conditional sentence type\u00a0<\/em>3<\/span>.<br \/>\nContoh kalimat:\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">If he had finished his work earlier, he would be able to join us for dinner<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">tonight<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya\" rel=\"noopener\">80 Latihan Soal Bahasa Inggris untuk SD, SMP, dan SMA, Plus Jawabannya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Ingin mempersiapkan <strong>TOEFL<\/strong> dengan lebih percaya diri dan hasil yang maksimal? Yuk, tingkatkan kemampuan bahasa Inggris kamu bareng <strong>English Academy<\/strong> dan <strong>klik banner di bawah<\/strong> untuk pilih <strong>program TOEFL<\/strong> yang sesuai dengan kebutuhanmu!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/packages-list?tag=english-academy&amp;grade=kelas-12-ipa&amp;filter=.%2Cenglishacademy_level.toefl-itp-preparation%2Cenglishacademy_tier.englishacademy-premium\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/06e66022-2493-42b1-a651-4bac893da134.png\" alt=\"Kursus bahasa Inggris TOEFL, English Academy\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Perbedaan Zero, First, Second, dan Third Conditional<\/span><\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Supaya lebih mudah membedakannya, perhatikan tabel berikut:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table style=\"width: 98.2256%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<th style=\"width: 10.08%; text-align: center;\"><strong>Tipe<\/strong><\/th>\n<th style=\"width: 28.48%; text-align: center;\"><strong>Kondisi<\/strong><\/th>\n<th style=\"width: 17.92%; text-align: center;\"><strong>Waktu<\/strong><\/th>\n<th style=\"width: 109.6%; text-align: center;\"><strong>Contoh<\/strong><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 10.08%;\">Z<strong>ero<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 28.48%;\">Fakta umum<\/td>\n<td style=\"width: 17.92%;\">Present<\/td>\n<td style=\"width: 109.6%;\">If you heat ice, it melts.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 10.08%;\"><strong>First<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 28.48%;\">Kemungkinan nyata<\/td>\n<td style=\"width: 17.92%;\">Future<\/td>\n<td style=\"width: 109.6%;\">If it rains, I will stay home.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 10.08%;\"><strong>Second<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 28.48%;\">Situasi hipotetis<\/td>\n<td style=\"width: 17.92%;\">Present\/Future<\/td>\n<td style=\"width: 109.6%;\">If I had more time, I would travel.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 10.08%;\"><strong>Third<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 28.48%;\">Situasi yang tidak terjadi<\/td>\n<td style=\"width: 17.92%;\">Past<\/td>\n<td style=\"width: 109.6%;\">If I had studied, I would have passed.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Cara paling mudah mengingatnya:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li class=\"isSelectedEnd\"><strong><em>Zero<\/em> = selalu benar<\/strong><\/li>\n<li class=\"isSelectedEnd\"><strong><em>First<\/em> = mungkin terjadi<\/strong><\/li>\n<li class=\"isSelectedEnd\"><strong><em>Second<\/em> = andaikan sekarang\/masa depan<\/strong><\/li>\n<li class=\"isSelectedEnd\"><strong><em>Third<\/em> = andaikan masa lalu<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Common Mistakes dalam Conditional Sentence<\/span><\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sudah memahami rumusnya? Hati-hati, ada beberapa kesalahan yang cukup sering terjadi saat menggunakan conditional sentence.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Menggunakan \u201cwill\u201d setelah \u201cif\u201d<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan <strong><em>will<\/em><\/strong> langsung setelah <em>if<\/em> dalam <em>first conditional.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u274c<strong> If it will rain, I will stay home.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>\u2705 If it rains, I will stay home.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dalam first conditional, gunakan <strong>Simple Present<\/strong> setelah <em>if<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Menggunakan \u201cwould\u201d setelah \u201cif\u201d pada Second Conditional<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u274c <strong>If I would have more money, I would travel.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u2705 <strong>If I had more money, I would travel.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pada second conditional, gunakan <strong>Simple Past<\/strong> setelah <em>if<\/em>, kemudian <strong>would + V1<\/strong> pada main clause.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Menggunakan \u201cwould have\u201d tanpa Past Perfect pada Third Conditional<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u274c <strong>If I would have studied harder, I would have passed.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u2705 <strong>If I had studied harder, I would have passed.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pola yang benar adalah:<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>If + had + V3, would have + V3<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Salah membedakan Second dan Third Conditional<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Perhatikan perbedaannya:<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Second Conditional:<\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>If I had more time, I would join the club.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Situasinya berkaitan dengan <strong>sekarang atau masa depan<\/strong>.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Third Conditional:<\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>If I had had more time, I would have joined the club.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Situasinya berkaitan dengan <strong>masa lalu<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Lupa menggunakan bentuk verb yang tepat<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Pastikan bentuk kata kerja sesuai dengan conditional yang digunakan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Misalnya:<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u274c <strong>If I had studied harder, I would passed the test.<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u2705 <strong>If I had studied harder, I would have passed the test.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">20 Contoh Conditional Sentence<\/span><\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Berikut beberapa contoh conditional sentence dari berbagai tipe:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Zero Conditional<\/span><\/h3>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"1\" data-spread=\"true\">\n<li><em><strong>If you heat water to 100\u00b0C, it boils.<\/strong><\/em><br \/>\nJika kamu memanaskan air hingga 100\u00b0C, air tersebut mendidih.<\/li>\n<li><em><strong>If plants don&#8217;t get enough sunlight, they grow poorly.<\/strong><\/em><br \/>\nJika tanaman tidak mendapatkan cukup sinar matahari, tanaman tersebut tumbuh dengan kurang baik.<\/li>\n<li><em><strong>If you mix red and blue, you get purple.<\/strong><\/em><br \/>\nJika kamu mencampurkan warna merah dan biru, kamu mendapatkan warna ungu.<\/li>\n<li><em><strong>If I don&#8217;t get enough sleep, I feel tired.<\/strong><\/em><br \/>\nJika aku tidak cukup tidur, aku merasa lelah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">First Conditional<\/span><\/h3>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"5\" data-spread=\"true\">\n<li><em><strong>If I finish my homework early, I will watch a movie.<\/strong><\/em><br \/>\nJika aku menyelesaikan PR lebih awal, aku akan menonton film.<\/li>\n<li><em><strong>If she studies tonight, she will be ready for the test tomorrow.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dia belajar malam ini, dia akan siap menghadapi ujian besok.<\/li>\n<li><em><strong>If we leave now, we will arrive on time.<\/strong><\/em><br \/>\nJika kita berangkat sekarang, kita akan tiba tepat waktu.<\/li>\n<li><em><strong>If the weather is good tomorrow, we will go to the park.<\/strong><\/em><br \/>\nJika cuaca besok bagus, kita akan pergi ke taman.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Second Conditional<\/span><\/h3>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"9\" data-spread=\"true\">\n<li><em><strong>If I had more free time, I would learn to play the guitar.<\/strong><\/em><br \/>\nJika aku punya lebih banyak waktu luang, aku akan belajar bermain gitar.<\/li>\n<li><em><strong>If she knew the answer, she would tell us.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dia tahu jawabannya, dia akan memberi tahu kita.<\/li>\n<li><em><strong>If I were you, I would ask for help.<\/strong><\/em><br \/>\nJika aku menjadi kamu, aku akan meminta bantuan.<\/li>\n<li><em><strong>If we lived near the beach, we would go there every weekend.<\/strong><\/em><br \/>\nJika kami tinggal dekat pantai, kami akan pergi ke sana setiap akhir pekan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Third Conditional<\/span><\/h3>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"13\" data-spread=\"true\">\n<li><em><strong>If I had set an alarm, I would have woken up earlier.<\/strong><\/em><br \/>\nJika aku memasang alarm, aku pasti sudah bangun lebih awal.<\/li>\n<li><em><strong>If she had studied harder, she would have passed the exam.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dia belajar lebih giat, dia pasti sudah lulus ujian.<\/li>\n<li><em><strong>If we had left earlier, we would have arrived on time.<\/strong><\/em><br \/>\nJika kami berangkat lebih awal, kami pasti sudah tiba tepat waktu.<\/li>\n<li><em><strong>If they had invited me, I would have attended the event.<\/strong><\/em><br \/>\nJika mereka mengundangku, aku pasti sudah menghadiri acara tersebut.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Mixed Conditional<\/span><\/h3>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"17\" data-spread=\"true\">\n<li><em><strong>If I had taken that job, I would live in Jakarta now.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dulu aku mengambil pekerjaan itu, sekarang aku akan tinggal di Jakarta.<\/li>\n<li><em><strong>If she had learned English earlier, she would be more confident now.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dulu dia belajar bahasa Inggris lebih awal, sekarang dia akan lebih percaya diri.<\/li>\n<li><em><strong>If he had listened to the advice, he would be in a better situation now.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dulu dia mendengarkan nasihat tersebut, sekarang dia akan berada dalam situasi yang lebih baik.<\/li>\n<li><em><strong>If we had planned the trip better, we would have more time to explore the city now.<\/strong><\/em><br \/>\nJika dulu kami merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sekarang kami akan memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi kota.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">FAQ tentang Conditional Sentence<\/span><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Apa itu conditional sentence?<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Conditional sentence adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan hubungan antara suatu <strong>kondisi<\/strong> dan <strong>hasil atau konsekuensi<\/strong> dari kondisi tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Ada berapa jenis conditional sentence?<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Secara umum, terdapat empat tipe utama, yaitu <strong>zero, first, second, dan third conditional<\/strong>. Selain itu, terdapat <strong>mixed conditional<\/strong> yang menggabungkan pola conditional dengan waktu yang berbeda.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Apa perbedaan conditional sentence Type 1 dan Type 2?<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>First conditional<\/strong> digunakan untuk kemungkinan yang realistis di masa depan.<\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\">If I study hard, I will pass the exam.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, <strong>second conditional<\/strong> digunakan untuk situasi hipotetis atau yang tidak nyata\/kecil kemungkinannya terjadi.<\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\">If I had more time, I would study abroad.<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Apa perbedaan Type 2 dan Type 3?<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Second conditional<\/strong> membicarakan situasi hipotetis yang berkaitan dengan sekarang atau masa depan, sedangkan <strong>third conditional<\/strong> membicarakan situasi masa lalu yang tidak terjadi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Apakah mixed conditional sama dengan Type 4?<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><em>Mixed conditiona<\/em>l <strong>bukan tipe keempat yang wajib dipelajari setelah Type 0\u20133<\/strong>. Istilah ini digunakan untuk <em>conditional sentence<\/em> yang menggabungkan pola dan referensi waktu dari conditional yang berbeda.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Apakah \u201cif\u201d selalu digunakan dalam conditional sentence?<\/span><\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Tidak selalu. <em><strong>If<\/strong><\/em> adalah <em>conjunction<\/em> yang paling umum digunakan, tetapi ada <em>conjunction<\/em> lain yang dapat digunakan untuk menyatakan kondisi, seperti <em><strong>unless<\/strong>,<\/em> yang berarti \u201ckecuali jika\u201d.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Contoh:<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Unless you study, you won&#8217;t pass the test.<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Kecuali kamu belajar, kamu tidak akan lulus ujian.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-style: italic;\">Well<\/span> <span style=\"font-style: italic;\">done<\/span><span style=\"font-style: normal;\">! <\/span>Kalau masih bingung, artinya kamu harus pahami kembali penjelasan di artikel ini, lalu perbanyak latihan. Soalnya, <em>conditional sentences <\/em>ini sering muncul dalam <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/mengenal-tipe-tipe-soal-dalam-tes-toefl-itp-bonus-contoh-soal-dan-pembahasannya\" rel=\"noopener\">soal TOEFL<\/a> pada kategori <em>grammar, guys!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-style: normal;\">Biar makin jago, kamu juga bisa memahami <\/span>5 tipe <em>conditional sentences <\/em>dan berbagai <em>grammar <\/em>lainnya di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/?_ga=2.118991297.976812206.1649311551-421864198.1649311551\" rel=\"noopener\">English Academy<\/a> bersama para pengajar berpengalaman dan tersertifikasi internasional. Kelasnya juga interaktif, <span style=\"font-style: italic;\">loh<\/span><span style=\"font-style: normal;\">!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"526\" data-end=\"709\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Sebelum mulai belajar, cek dulu kemampuan bahasa Inggris kamu lewat <strong><em>placement test<\/em> gratis<\/strong> dengan <strong>klik <em>banner<\/em> di bawah ini<\/strong>. Setelah selesai, kamu juga bisa mendapatkan sertifikat, <em>lho<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/placement-test\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/dbac05ce-c6f9-4d9d-88d9-be64cd84d29a.png\" alt=\"Placement Test English Academy\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jones, Matthew. (2021). <em>The Four Types of Conditionals and How to Use Them<\/em>. Magoosh. [daring]. https:\/\/magoosh.com\/ielts\/the-four-types-of-conditionals-and-how-to-use-them\/<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manuel, Jose. (2021). <em>Mixed Conditionals: Guide &amp; Examples. <\/em>EnglishPost.org. [daring].\u00a0 https:\/\/englishpost.org\/mixed-conditionals\/<\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\">Wall Street English. (2021). <em>How to use conditionals in English: zero, first, second, third and mixed. <\/em>Wall Street English. [daring]. https:\/\/www.wallstreetenglish.com\/exercises\/how-to-use-conditionals-in-english-zero-first-second-third-and-mixed<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Benjamin, Candice. (2021). <em>5 Types of Conditional Sentences in English (+ Examples). <\/em>Preply. [daring]. https:\/\/preply.com\/en\/blog\/5-types-of-conditional-sentences-in-english\/#scroll-to-heading-5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><em>Artikel ini pertama kali ditulis oleh Kusariani Adinda, lalu diperbarui pada tanggal 07 April 2023 oleh Intan Aulia Husnunnisa.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Terdapat 5 jenis conditional sentences, yaitu conditional sentence type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional atau type 4. Apa perbedaan dan rumus dari setiap tipe conditional sentence? Dapatkan penjelasannya dari English Academy! &#8212; \u201cKalau si doi nggak ngabarin sehari aja, pasti aku galau deh!\u201d \u201cSeandainya mencari uang itu mudah, aku pasti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":61,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg"],"_edit_lock":["1789427132:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2023-04-07","2024-02-28","2024-09-03","2025-01-28","2025-10-06"],"_aioseo_title":["Conditional Sentences: Tipe, Rumus, &amp; Contoh Kalimatnya"],"_aioseo_description":["Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_alt":["conditional sentence"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["18"],"_yoast_wpseo_title":["Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?"],"_yoast_wpseo_focuskw":["conditional sectences"],"_yoast_wpseo_linkdex":["71"]},"categories":[1],"tags":[4],"class_list":["post-61","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-academic-english"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Conditional Sentences: Tipe, Rumus, &amp; Contoh Kalimatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, &amp; Contoh Kalimatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-14T00:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-14T03:14:51+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Intan Aulia Husnunnisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Intan Aulia Husnunnisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"18 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya\",\"url\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya\",\"name\":\"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-14T00:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-14T03:14:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93\"},\"description\":\"Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, &#038; Contoh Kalimatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/\",\"name\":\"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93\",\"name\":\"Intan Aulia Husnunnisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Intan Aulia Husnunnisa\"},\"description\":\"Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!\",\"url\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/author\/intan-aulia-husnunnisa\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya","description":"Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya","og_description":"Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?","og_url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya","og_site_name":"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy","article_published_time":"2026-09-14T00:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-09-14T03:14:51+00:00","author":"Intan Aulia Husnunnisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Intan Aulia Husnunnisa","Est. reading time":"18 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya","url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya","name":"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, & Contoh Kalimatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg","datePublished":"2026-09-14T00:00:00+00:00","dateModified":"2026-09-14T03:14:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93"},"description":"Conditional sentences adalah kalimat pengandaian dengan 5 tipe, yaitu conditional type 0, type 1, type 2, type 3, dan mixed conditional. Apa ya bedanya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/conditional-sentences.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/conditional-sentences-dan-contohnya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Conditional Sentences: Tipe, Rumus, &#038; Contoh Kalimatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/","name":"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93","name":"Intan Aulia Husnunnisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g","caption":"Intan Aulia Husnunnisa"},"description":"Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!","url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/author\/intan-aulia-husnunnisa"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7131,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions\/7131"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}