{"id":2367,"date":"2025-08-25T08:47:28","date_gmt":"2025-08-25T01:47:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/?p=2367"},"modified":"2026-02-15T19:58:40","modified_gmt":"2026-02-15T12:58:40","slug":"istilah-saham-bahasa-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris","title":{"rendered":"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png\" alt=\"Istilah Saham Bahasa Inggris\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Saham merupakan salah satu investasi yang bisa kasih kamu banyak keuntungan. Supaya makin cuan, ayo pelajari dulu istilah-istilah saham dalam bahasa Inggris di artikel ini ya!<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>As we know<\/em>, <em>investment<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah istilah yang identik dengan kegiatan menanam modal untuk mendapat keuntungan di masa depan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, salah satu jenis investasi yang populer adalah saham. Namun, sebelum mencobanya, kamu perlu mempelajari dulu istilah-istilah saham dalam bahasa Inggris.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Why<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">? Melalui langkah ini, <\/span><em>hopefully<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">ke depannya kamu dapat meminimalisir berbagai jenis kerugian dan menghindari aktivitas investasi <\/span><em>abal-abal<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Oh ya<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, di dunia investasi, istilah yang digunakan memang dominan berbahasa Inggris. Jadi, selain bisa jadi bekal untuk terjun di dunia saham, artikel ini juga akan menambah <\/span><em>English vocabulary<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">kamu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">English Academy akan mengawali artikel ini dengan definisi saham terlebih dahulu. Simak sampai tuntas ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Saham (Stock)<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Stock<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah istilah saham dalam bahasa Inggris, tetapi beberapa orang menyebutnya juga dengan <\/span><em>share<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Apa bedanya? <\/span><em>Stock<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan versi American English, sementarara<\/span><em> share<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah versi British English.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjut, <strong>saham adalah tanda penyertaan kepemilikan atau modal seseorang \/ perusahaan yang terdapat dalam suatu perusahaan atau Perseroan Terbatas (PT)<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, pemegang saham memiliki hak atas bagian dari laba perusahaan serta memiliki hak suara dalam keputusan-keputusan penting dalam perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saham sering diperdagangkan di pasar saham, di mana harganya dapat naik atau turun berdasarkan permintaan dan penawaran dari para investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika harga saham naik, kamu akan mendapat keuntungan berupa dividen dan <\/span><em>capital gain<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, investasi saham pun cukup berisiko. Pasalnya, nilai saham bersifat fluktuatif. Hal ini bergantung pada kinerja perusahaan dan kondisi pasar secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, sebelum memutuskan <\/span><em>investment<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu wajib <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlebih dahulu mengenai perusahaannya dan bagaimana <\/span><em>track record<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> kinerja mereka. Jangan sampai <\/span><em>loss<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/perbedaan-dan-contoh-american-english-vs-british-english\">American English vs British English: 7 Perbedaan &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Isti<\/b><\/span><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>lah-istilah Saham dalam Bahasa Inggris, Lengkap dengan Penjelasannya!<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah belajar terkait saham, kamu bisa menyimak pengertian dari berbagai istilah saham di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Stock (Saham)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti penjelasan di atas, <strong>saham adalah instrumen keuangan yang mewakili kepemilikan sebagian dari suatu perusahaan.<\/strong> Sebagai contoh, jika kamu membeli saham dari perusahaan ABC, artinya kamu menjadi bagian dari kepemilikan perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Market Capitalization (Kapitalisasi Pasar)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Market capitalization<\/em> <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>merupakan nilai total semua saham suatu perusahaan yang beredar di pasar.<\/strong> Hal ini dihitung dengan mengalikan harga saham dengan jumlah saham yang beredar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika perusahaan ABC memiliki 1 juta saham yang beredar dan harga sahamnya Rp 1.000 per saham, maka kapitalisasi pasar perusahaan tersebut adalah Rp 1 miliar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Dividends (Dividen)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dividen merupakan hal yang selalu ditunggu-tunggu oleh para investor. <strong>Dividen adalah bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham<\/strong>. Biasanya dibagikan secara periodik, seperti per kuartal atau per tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ringkasnya, dividen adalah salah satu keuntungan yang didapat investor sebagai pengembalian atas investasinya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Initial Public Offering (IPO)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang masih ingat ketika Gojek dan Tokopedia meluncurkan IPO mereka? Sudah tahu apa itu IPO? Jadi,<strong> IPO atau <\/strong><\/span><strong><em>initial public offering<\/em> terjadi ketika sebuah perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik untuk dibeli.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah cara bagi perusahaan untuk mendapatkan modal baru dengan menjual saham kepada investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Earnings per Share (EPS)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Earning per share<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">yaitu istilah yang digunakan untuk<strong> mengukur profitabilitas suatu perusahaan per saham yang dihitung dengan membagi total laba bersih perusahaan dengan jumlah saham yang beredar<\/strong>. Semakin tinggi EPS, semakin menguntungkan perusahaan bagi pemegang saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Bear Market (Pasar Beruang)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasar beruang atau <\/span><em>bear market<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> merujuk pada <strong>kondisi pasar di mana harga saham secara umum cenderung menurun.<\/strong> Kondisi ini sering terjadi saat ekonomi melambat dan investor cenderung menjual saham mereka untuk menghindari kerugian lebih lanjut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Bull Market (Pasar Banteng)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebalikan dari <\/span><em>bear market<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, istilah<\/span><strong><em> bull market <\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>atau pasar banteng adalah kondisi pasar di mana harga saham secara umum cenderung naik<\/strong>. Tentunya hal ini biasanya terjadi ketika ekonomi tumbuh dan investor optimis tentang prospek pasar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Blue Chip Stocks (Saham Blue Chip)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Saham blue chip merujuk pada saham-saham dari perusahaan besar, mapan, dan stabil<\/strong>. Biasanya perusahaan-perusahaan ini memiliki catatan keuangan yang kuat dan dianggap sebagai investasi yang relatif aman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh di Indonesia yang termasuk <\/span><em>blue chip stocks<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> ada dari Bank Mandiri atau Telkom Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sebelum lanjut, kamu tahu gak, kalau semua bisa bahasa Inggris dalam waktu 3 bulan! Emang bisa?<\/em><br \/>\n<em>Bisa kalau belajarnya di English Academy pakai kurikulum berstandar internasional! Konsultasi gratis buat tau caranya!<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?phone=6282211221820&amp;text=Halo%2C%20saya%20lihat%20info%20dari%20blog%20dan%20mau%20tahu%20lebih%20lanjut%20tentang%20English%20Academy\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3664d894-ee2c-4107-9018-390384669786.png\" alt=\"CTA English Academy Konsultasi Gratis\" width=\"820\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Volatility (Volatilitas)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Volatilitas mengacu pada tingkat fluktuasi harga saham dari waktu ke waktu<\/strong>. Volatilitas tinggi berarti harga saham berubah secara drastis dalam jangka waktu singkat, sementara volatilitas rendah menunjukkan perubahan harga yang lebih stabil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Dividend Yield (Imbal Hasil Dividen)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Dividend yield<\/em> diartikan sebagai <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>persentase dari dividen tahunan yang dibayarkan oleh sebuah perusahaan dibandingkan dengan harga saham saat ini.<\/strong> Melalui imbal hasil dividen,investor dapat mengetahui berapa banyak dividen yang mereka terima relatif terhadap harga saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh perhitungan <\/span><em>dividend yield <\/em><span style=\"font-weight: 400;\">adalah jika sebuah saham membayar dividen tahunan sebesar Rp 500 per saham, dan harga saham saat ini adalah Rp 10.000 per saham, maka dividend yield-nya adalah (500 \/ 10.000) x 100% = 5%.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-istilah-dunia-kerja-dalam-bahasa-inggris\">39 Istilah-Istilah Dunia Kerja dalam Bahasa Inggris dan Artinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>11. Stock Split (Pemecahan Saham)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Jika sebuah perusahaan membagi saham yang ada menjadi lebih banyak saham dengan harga yang lebih rendah,<\/strong> maka ini disebut dengan <\/span><em>stock split<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemecahan saham tidak mempengaruhi nilai total perusahaan, tetapi membuat saham lebih terjangkau bagi investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, saat ini, perusahaan Telkom Indonesia melakukan stock split dengan rasio 1:2, di mana setiap saham lama diganti dengan dua saham baru dengan harga setengahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>12. Market Order (Perintah Pasar)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perintah pasar atau <\/span><em>market order<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah <strong>instruksi yang diberikan oleh seorang investor kepada broker untuk membeli atau menjual saham pada harga terbaik yang tersedia saat itu di pasar<\/strong>. Tujuannya adalah memastikan bahwa transaksi dapat dilakukan segera dengan harga pasar yang berlaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>13. Limit Order (Perintah Batasan)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beda dengan <\/span><em>market order<\/em>, <em>limit order<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> berfungsi sebagai <strong>instruksi dari investor pada broker untuk menunggu hingga harga saham mencapai harga spesifik atau lebih baik sebelum dublin atau dijua<\/strong>l. Melalui limit order, para pemegang saham mampu mengontrol harga yang mereka bayarkan atau terima untuk sahamnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>14. Broker (Makelar)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Broker merupakan perantara yang memfasilitasi perdagangan saham antara investor dan pasar saham.<\/strong> Mereka menerima perintah dari investor dan mengeksekusi perdagangan atas nama<\/span><em> broker<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> itu sendiri. Di Indonesia, ada beberapa broker saham terkemuka seperti Mandiri Sekuritas, dan Indo Premier Securities.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>15. Stock Exchange Traded Funds (ETFs)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>ETF adalah dana investasi yang diperdagangkan di bursa saham seperti saham biasa<\/strong>. ETF biasanya melacak indeks pasar saham tertentu atau kumpulan aset lainnya. Investor dapat membeli atau menjual ETF seperti saham biasa. Contoh di Indonesia adalah ETF yang melacak IHSG (Indonesia Composite Index).\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">16. Circuit Breaker (Penghenti Darurat)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Circuit breaker, yaitu istilah yang biasa hadir ketika ada <strong>mekanisme untuk menghentikan perdagangan saham sementara saat terjadi fluktuasi harga yang terlalu besar dalam waktu singkat<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penurunan harga yang ekstrem dan memberikan waktu bagi investor untuk mengevaluasi situasi. Di Indonesia, BEI memiliki aturan tentang penghentian darurat untuk menjaga stabilitas pasar saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>17. Proxy Voting (Pemungutan Suara Pengganti)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proxy voting adalah <strong>proses di mana pemegang saham memberikan hak suara mereka kepada pihak lain untuk memilih dalam rapat pemegang saham atau RUPS<\/strong> (rapat umum pemegang saham).\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Proxy voting<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">kerap digunakan ketika seorang investor tidak dapat menghadiri rapat pemegang saham secara langsung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>18. Short Selling (Penjualan Pendek)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu strategi yang digunakan investor di dunia saham adalah <\/span><em>short selling<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu kondisi di mana <strong>investor meminjam saham dan menjualnya dengan harapan dapat membelinya kembali dengan harga yang lebih rendah di masa depan.\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui bahwa, di Indonesia,<\/span> <em>short selling <\/em><span style=\"font-weight: 400;\">diatur oleh BEI (bursa efek Indonesia) dan harus dilakukan melalui broker yang berwenang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>19. Preferred Stock (Saham Preferen)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saham preferen adalah <strong>jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya dibandingkan dengan saham biasa<\/strong>. Misalnya, pemegang saham preferen biasanya memiliki prioritas dalam pembayaran dividen dan likuidasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>20. Common Stock (Saham Biasa)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, <\/span><strong><em>common stock<\/em> <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>atau saham biasa menjadi jenis saham yang paling umum dibeli oleh investor.<\/strong> Jenis saham ini dapat memberikan hak kepemilikan dan partisipasi dalam keuntungan perusahaan kepada pemegangnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun pemegang saham biasa tidak memiliki prioritas dalam pembayaran dividen atau likuidasi seperti saham preferen, mereka tetap memiliki hak untuk memberikan suara dalam rapat pemegang saham, <\/span><em>kok<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/apa-itu-diagram-bahasa-inggris-jenis-dan-cara-membacanya\">Apa itu Diagram Bahasa Inggris, Jenis, dan Cara Membacanya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>21. Market Maker (Pembuat Pasar)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Market maker<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> merupakan pihak yang menyediakan likuiditas di pasar saham dengan selalu siap membeli atau menjual saham.<\/strong> Mereka membantu memastikan bahwa ada cukup pembeli dan penjual di pasar untuk memfasilitasi perdagangan. Di Indonesia, market maker dapat berperan dalam menjaga likuiditas saham-saham tertentu di BEI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>22. Day Trading (Perdagangan Harian)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Ketika kamu membeli dan menjual saham dalam satu hari untuk memperoleh keuntungan dari fluktuasi harga saham yang cepat<\/strong>, maka hal tersebut dikenal dengan istilah <\/span><em>day trading<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, <\/span><em>day trading<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> memerlukan pemahaman yang kuat tentang pasar dan analisis teknis. Di negara kita tercinta ini, perdagangan harian dapat dilakukan oleh investor individu atau institusional. <\/span><em>Oh ya<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, aktivitas yang satu ini tampaknya tidak dianjurkan untuk pemula, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>23. Diversification (Diversifikasi)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diversifikasi adalah <strong>strategi <\/strong><\/span><strong><em>investment<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> yang melibatkan penyebaran dana ke berbagai aset atau sektor untuk mengurangi risiko<\/strong>. Dengan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, investor dapat mengurangi paparan mereka terhadap risiko tertentu dan meningkatkan peluang mendapatkan pengembalian yang seimbang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Fyi<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, investor di Indonesia sering disarankan untuk melakukan diversifikasi portofolio mereka dengan berinvestasi dalam saham-saham dari berbagai sektor ekonomi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>24. Dividend Reinvestment Plan (DRIP)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">DRIP atau <\/span><em>dividend reinvestment plan<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">merujuk pada <strong>program yang memungkinkan pemegang saham untuk secara otomatis menggunakan dividen yang diterima dengan membeli lebih banyak saham dari perusahaan yang sama.<\/strong>\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui DIRP, investor dapat memperluas kepemilikan saham secara bertahap tanpa harus menambahkan dana tambahan. Namun, strategi ini masih belum banyak dilakukan di Indonesia, <\/span><em>guys<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>25. Capital Gain (Keuntungan Modal)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Capital gains<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih antara harga jual dengan harga beli suatu aset investasi,<\/strong> seperti saham atau properti. Misalnya, jika seseorang membeli saham seharga Rp 1.000 dan kemudian menjualnya seharga Rp 1.500, maka ia akan mendapatkan <em>capital gain<\/em> sebesar Rp 500.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>26. Capital Loss (Kerugian Modal)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, <\/span><strong><em>capital losses <\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>adalah kerugian yang dialami ketika harga jual suatu aset lebih rendah daripada harga belinya.<\/strong> Contoh, kamu membeli saham seharga Rp 1.000 dan kemudian menjualnya seharga Rp 800, artinya kamu mengalami<\/span> <em>capital loss<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">sebesar Rp 200.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>27. Assets (Aset)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Assets<\/em> <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau individu yang memiliki nilai ekonomi<\/strong>. Ini bisa termasuk saham, obligasi, properti, dan uang tunai. Aset merupakan sumber daya yang dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan atau memberikan manfaat di masa depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>28. Principal (Pokok)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong><em>Principal<\/em> adalah jumlah uang yang diinvestasikan atau dipinjamkan, yang kemudian diharapkan akan menghasilkan pendapatan atau keuntungan di masa depan.<\/strong> Misalnya, dalam investasi obligasi, principal adalah jumlah uang yang dipinjamkan kepada penerbit obligasi dan akan dikembalikan kepada pemegang obligasi pada jatuh tempo.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>29. Bonds (Obligasi)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya kita sudah banyak membahas obligasi. Jadi, <strong>obligasi atau <\/strong><\/span><strong><em>bonds<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan untuk mendapatkan dana pinjaman dari investor<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, pemegang obligasi akan mendapat pembayaran bunga secara berkala dan pengembalian pokok pada jatuh tempo. Obligasi dianggap sebagai instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan dengan saham karena memiliki tingkat risiko yang lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>30. Rate of Return (Imbal Hasil)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Rate of return<\/em> <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>merupakan persentase pengembalian atau keuntungan yang diperoleh dari sebuah investasi selama periode tertentu<\/strong>. Imbal hasil yang satu ini memberi ukuran kinerja investasi dan dapat dihitung sebagai rasio antara keuntungan bersih dengan jumlah modal awal yang diinvestasikan. Semakin tinggi tingkat pengembalian, semakin menguntungkan investasi tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingat, <\/span><em>rate of return<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">berbeda dengan <\/span><em>dividen yield<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut contoh penghitungannya:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Jika seseorang menginvestasikan Rp 10 juta dalam saham dan akhir tahun nilainya menjadi Rp 12 juta, maka rate of return-nya adalah ((12 juta &#8211; 10 juta) \/ 10 juta) x 100% = 20%.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>31. Stock Market (Pasar Saham)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering dengar soal Bursa Efek Indonesia lias BEI? <\/span><em>Yap<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, BEI merupakan pasar saham utama di Indonesia. <strong>Pasar saham atau <\/strong><\/span><strong><i>stock market<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> adalah tempat di mana saham-saham dari berbagai perusahaan diperdagangkan.<\/strong>\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini, pada investor dapat membeli atau menjual saham mereka, dan harganya pun ditentukan oleh penawaran dan permintaan dari para investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>32. Lot<\/b><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di dunia saham, kamu akan sering dengar pertanyaan seperti, \u201cSaham X harga 1 Lot-nya berapa?\u201d <\/span><em>Hmm<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, jadi apa itu Lot? <strong>Lot dalam konteks pasar saham mengacu pada jumlah saham yang diperdagangkan dalam satu transaksi<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satu lot biasanya memiliki jumlah saham yang telah ditentukan, yang dapat bervariasi tergantung pada kebijakan bursa atau broker. Misalnya, satu lot saham mungkin terdiri dari 100 saham, sehingga jika seseorang membeli satu lot saham, mereka akan membeli 100 saham perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lot digunakan untuk mempermudah perdagangan dan memungkinkan pengelolaan risiko yang lebih baik bagi investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>33. Buying on Margin<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Buying on margin<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> adalah kondisi di mana seorang investor meminjam sebagian dari dana yang diperlukan untuk membeli saham dari broker mereka<\/strong>. Dalam hal ini, investor hanya perlu membayar sebagian kecil dari total nilai saham yang dibeli sebagai margin, sedangkan sisanya dipinjam dari broker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi ini berfungsi untuk meningkatkan daya beli investor, sekaligus meningkatkan risiko karena mereka harus membayar bunga atas pinjaman dan <\/span><em>margin call<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">dapat terjadi jika nilai portofolio turun di bawah batas tertentu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>34. Brokerage Account (Akun Pialang)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Brokerage account<\/em><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong> merujuk pada sebuah rekening yang dibuka oleh investor dengan sebuah perusahaan pialang atau broker saham<\/strong>. Melalui rekening tersebut, pemegang saham dapat melakukan pembelian dan penjualan saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya di pasar saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Brokerage account<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">juga biasanya digunakan untuk menyimpan dan melacak investasi investor serta menerima laporan transaksi dan informasi keuangan lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>35. Halt<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Halt<\/em> <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>adalah momen penghentian sementara perdagangan saham pada sebuah bursa atau pasar tertentu<\/strong>. Penghentian ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti pengumuman berita penting tentang perusahaan terkait, ketidakstabilan pasar yang signifikan, atau masalah teknis yang mengganggu perdagangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selama masa <em>halt<\/em>, perdagangan saham dihentikan untuk memberikan waktu bagi investor untuk mengevaluasi situasi sebelum perdagangan dilanjutkan kembali.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/contoh-percakapan-telepon-bahasa-inggris-bisnis\">150+ Frasa &amp; Contoh Percakapan Telepon Bahasa Inggris untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Kosakata Tentang Saham dalam Bahasa Inggris Lainnya<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain 35 istilah di atas, masih banyak kosakata dan istilah saham lainnya yang perlu kamu kuasai. Contohnya seperti:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. <strong>Ask Price (Harga Penawaran)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Harga di mana seseorang dapat membeli saham dari pasar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. <strong>Closing Price (Harga Penutup)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Harga terakhir di mana saham diperdagangkan pada hari perdagangan tertentu. Ini adalah harga penutup yang digunakan untuk menghitung kinerja saham pada hari itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. <strong>Bid (Penawaran)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Harga di mana pembeli bersedia membayar untuk membeli saham. Ini adalah harga terbaik yang tersedia pada saat tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. <strong>Spread<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Selisih antara harga penawaran (ask price) dan harga penawaran (bid price).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">5. <strong>Volume<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Jumlah saham yang diperdagangkan dalam satu periode tertentu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">6. <strong>Market Cap (Kapitalisasi Pasar)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Nilai total semua saham yang beredar dari suatu perusahaan, dihitung dengan mengalikan harga saham dengan jumlah saham yang beredar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7. <strong>Ticker Symbol (Simbol Ticker)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi saham suatu perusahaan pada pasar saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">8. <strong>Dividend Payout Ratio (Rasio Pembayaran Dividen)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Persentase dari laba bersih perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kepada pemegang saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">9. <strong>Blue Sky Laws<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Peraturan keuangan yang bertujuan melindungi investor dari penipuan atau praktik penjualan saham yang tidak etis.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">10. <strong>Long Position (Posisi Beli Panjang)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Situasi di mana seorang investor membeli saham dengan harapan harga saham tersebut akan naik sehingga dapat dijual dengan keuntungan di masa depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">11. <strong>Short Position (Posisi Jual Pendek)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Situasi di mana seorang investor menjual saham yang tidak dimilikinya dengan harapan harga saham tersebut akan turun sehingga dapat dibeli kembali dengan harga yang lebih rendah di masa depan untuk mendapatkan keuntungan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">12. <strong>Margin Call<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Pemberitahuan kepada seorang investor oleh broker bahwa margin akun mereka telah turun di bawah batas minimum yang diizinkan, dan mereka harus menambahkan dana ke akun mereka atau menutup posisi untuk menghindari risiko lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">13. <strong>Institutional Investor (Investor Institusional)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Entitas besar seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, atau dana investasi yang melakukan investasi besar dalam saham dan aset keuangan lainnya. Biasanya memiliki pengaruh besar dalam pasar saham.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">14. <strong>Market Index (Indeks Pasar)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Serangkaian saham yang digunakan sebagai representasi atau pengukuran kinerja pasar saham secara keseluruhan. Contohnya adalah IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">15. <strong>Current Ratio (Rasio Lancar)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Rasio keuangan yang mengukur kemampuan sebuah perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar. Formula umumnya adalah aset lancar dibagi dengan kewajiban lancar. Semakin tinggi rasio ini, semakin sehat keuangan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">16. <strong>Allotment (Penugasan)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Proses di mana saham atau obligasi baru dialokasikan atau ditawarkan kepada investor yang mengajukan permintaan selama penawaran umum perdana (IPO) atau penawaran sekunder. Jumlah saham yang dialokasikan kepada setiap investor disebut sebagai allotment.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">17.<strong> Underwriter (Penjamin Emisi)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Pihak atau lembaga keuangan yang bertanggung jawab untuk membeli saham atau obligasi yang tidak terjual selama penawaran umum perdana (IPO) dan menjamin bahwa semua saham atau obligasi tersebut akan terjual.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">18. <strong>Portofolio<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Kumpulan investasi yang dimiliki oleh seorang individu atau entitas, seperti dana pensiun atau perusahaan. Portofolio bisa terdiri dari berbagai jenis aset, termasuk saham, obligasi, dan properti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">19. <strong>Quotation (Kutipan)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Informasi tentang harga terbaru dari saham yang diperdagangkan di pasar saham. Kutipan umumnya mencakup harga penawaran (bid price), harga penawaran (ask price), dan volume perdagangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">20. <strong>Trading Volume (Volume Perdagangan)<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">: Jumlah saham yang diperdagangkan dalam suatu periode waktu tertentu di pasar saham. Ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang terjadi di pasar, yang dapat memberikan gambaran tentang minat dan partisipasi investor dalam saham tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/kosakata-bank-vocabulary\">60 Kosakata tentang Bank (Vocabulary Bank) Bahasa Inggris<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengenal puluhan istilah-istilah saham dalam bahasa Inggris di artikel ini, apakah kamu sudah yakin untuk \u201cnyebur\u201d di dunia saham?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai <\/span><em>reminder<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, akan lebih baik untuk berinvestasi saham jika kondisi <\/span><em>financial<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">kamu sudah dalam keadaan stabil ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>So<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, pastikan kebutuhan harianmu sudah tercukupi, dana darurat aman terkendali, barulah kemudian gunakan \u201cuang dingin\u201d-mu untuk berinvestasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Oh ya<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, banyak orang juga mengatakan bahwa jenis investasi yang paling baik adalah investasi leher ke atas, yaitu dengan cara menghabiskan uang dan waktu untuk mengembangkan ilmu dan <\/span><em>skill<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dimiliki seseorang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, kalau kamu ingin mengasah keterampilan bahasa Inggris dalam aspek <\/span><em>reading<\/em>,<em> listening<\/em>,<em> writing<\/em>, <span style=\"font-weight: 400;\">dan juga <\/span><em>speaking<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, saatnya untuk berinvestasi di kelas bahasa Inggris English Academy! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat mengakselerasi kemampuan tersebut di Kelas Professional English Academy. Terdapat pilihan kelas untuk\u00a0<em>group, team, semi-private, private,\u00a0<\/em>sampai<em>custom,\u00a0lho!\u00a0Yuk,<\/em>\u00a0temukan kelas yang cocok untukmu!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/corporate\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7a33fb01-fc3b-478c-9028-00da569be6a4.jpeg\" alt=\"CTA English Academy for Professional\" \/><\/a><\/p>\n<div class=\"content\">\n<div class=\"content-body\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi Gambar:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teacher young instructor in office suit in the class with computer and whiteboard teaching. [daring]. Tautan: https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/teacher-young-instructor-office-suit-class-with-computer-whiteboard-teaching_26212516.htm#fromView=search&amp;page=3&amp;position=48&amp;uuid=27c698f6-aa2b-4df9-ae46-db75f373f37e (Diakses: 7 Mei 2024)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saham merupakan salah satu investasi yang bisa kasih kamu banyak keuntungan. Supaya makin cuan, ayo pelajari dulu istilah-istilah saham dalam bahasa Inggris di artikel ini ya! &#8212; As we know, investment adalah istilah yang identik dengan kegiatan menanam modal untuk mendapat keuntungan di masa depan. Nah, salah satu jenis investasi yang populer adalah saham. Namun, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":2367,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1771160323:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["#post_title"],"_aioseo_description":["Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png"],"_knawatfibu_alt":["Istilah Saham Bahasa Inggris"],"_wp_old_date":["2024-05-13"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["14"],"_yoast_wpseo_title":["%%title%%"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!"]},"categories":[1],"tags":[10],"class_list":["post-2367","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-business-english"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-25T01:47:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-15T12:58:40+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Intan Aulia Husnunnisa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Intan Aulia Husnunnisa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris\",\"url\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris\",\"name\":\"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png\",\"datePublished\":\"2025-08-25T01:47:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-15T12:58:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93\"},\"description\":\"Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/\",\"name\":\"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93\",\"name\":\"Intan Aulia Husnunnisa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Intan Aulia Husnunnisa\"},\"description\":\"Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/intanauliahusnunnisa\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/author\/intan-aulia-husnunnisa\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya","description":"Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya","og_description":"Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris","og_site_name":"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy","article_published_time":"2025-08-25T01:47:28+00:00","article_modified_time":"2026-02-15T12:58:40+00:00","author":"Intan Aulia Husnunnisa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Intan Aulia Husnunnisa","Est. reading time":"14 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris","url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris","name":"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png","datePublished":"2025-08-25T01:47:28+00:00","dateModified":"2026-02-15T12:58:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93"},"description":"Mau coba investasi saham, tapi bingung harus start dari mana? Yuk, mulai dari kenalan sama istilah-istilah saham bahasa Inggris di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bcd4e267-d4e3-486a-9de1-19b82b969747.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/istilah-saham-bahasa-inggris#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/","name":"Belajar Bahasa Inggris Gratis &amp; Mudah | Blog English Academy","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/943a2b22ccd8f08cdedab3bff39d0c93","name":"Intan Aulia Husnunnisa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f7e1631eb1abecd0768987d3c71207455526c758cb28590e1958f25ba66754ae?s=96&d=mm&r=g","caption":"Intan Aulia Husnunnisa"},"description":"Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/intanauliahusnunnisa\/"],"url":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/author\/intan-aulia-husnunnisa"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2367"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2367\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5052,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2367\/revisions\/5052"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}